10 Destinasi Wisata Turki Yang Wajib Anda Kunjungi

Cappadocia
Sejarah Turki tidak terlepas dari penyebaran agama Islam di Eropa. Turki adalah destinasi yang menawan sebagai titik pertemuan dua benua.Turki yang didominasi oleh mayoritas umat Muslim juga tak lepas dari pengaruh Kesultanan Utsmaniyah atau yang disebut juga Kesultanan Ottoman. Pada awalnya, Turki disebut sebagai Semenanjung Anatolia. Dahulu kerajaan muncul silih berganti hingga dikuasai Yunani pada tahun 1200 SM. Turki dikuasai Alexander Agung pada tahun 334 SM dan berpindah kembali ke tangan Romawi dan menjadi Byzantium dengan ibukota Konstantinopel. Dinasti Seljuk menaklukan Turki di abad ke-11 dan membawa Islam ke negeri kebab itu.

Turki mencapai kejayaan bersama Kesultanan Ottoman pada abad ke-16 dan 17 di bawah kepemimpinan Sulaiman. Saat itu pasukan Ottoman sempat masuk ke Eropa Tengah dan terlibat perang dengan pasukan Kekaisaran Romawi. Begitu juga dengan Safavid Persia di Timur dan Rusia setelahnya.

Awal abad ke-19 menjadi awal jatuhnya Kesultanan Ottoman. Selain menurun secara militer dan kesejahteraan, sejumlah sentimen dan konflik politik mulai terjadi di dalam negeri. Puncaknya adalah kekalahan Kesultanan Ottoman pada Perang Dunia I dan terciptanya Republik Turki di bawah Mustafa Kemal Ataturk.

Hingga kini, agama Islam pun menjadi mayoritas di Turki. Sejumlah bangunan bersejarah yang lekat dengan Islam pun masih berdiri tegak dan menjadi saksi dari kejayaan Islam di Eropa.

Turki merupakan sebuah negara besar di Eurasia yang terkenal akan bangunan-bangunan, kuliner, dan budayanya. Negara yang menjadi asal makanan kebab ini pun tidak jarang dijadikan sebagai tujuan berlibur oleh para pelancong.

Berikut adalah 10 objek wisata yang menarik di Turki:

1. Blue Mosque
Blue Mosque
Masjid yang terletak di Istanbul ini dijuluki sebagai Blue Mosque karena dinding interiornya yang dihiasi dengan 20.000 keping keramik berwarna biru. Masjid dengan nama asli Masjid Sultan Ahmed ini memiliki gaya arsitektur Islam dan klasik Ottoman.

Masjid ini memiliki sembilan kubah antara lain 1 kubah utama, 8 kubah sekunder dan 6 menara masjid. Masjid ini didirikan antara tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed I. Sultan Ahmad I kemudian dimakamkan di halaman masjid ini. Blue Mosque hingga sekarang masih digunakan sebagai masjid dan merupakan masjid utama yang ada di Istanbul.

2. Hagia Sophia
Hagia Sophia
Hagia Sophia berlokasi di Istanbul dan merupakan bangunan bekas gereja dan masjid. Hagia Sophia berarti “Kebijaksanaan Suci”.  Jika Blue Mosque masih digunakan untuk ibadah, Hagia Sophia kini sudah menjadi museum. Haga Sophia merupakan salah satu icon dari Turki.

Sejak dibangun pada tahun 532-537 M, Hagia Sophia merupakan sebuah gereja orthodox hingga kemudian dialihfungsikan menjadi sebuah masjid ketika Konstantinopel jatuh ke tangan Kaisar Ustmani. Sebelum Blue Mosque menjadi masjid utama di Istanbul, Hagia Sophia sempat menjadi masjid utama.

3. Cappadocia
Cappadocia
Cappadocia merupakan sebuah wilayah di Provinsi Nevşehir bagian Asia yang memiliki banyak daya tarik, baik dari budaya, sejarah, maupun geologis. Cappadocia terkenal dengan situs batunya yang luas dan unik, terutama menara dan rumah-rumah batu kuno yang membuat Anda merasa seperti sedang berfantasi.

Di Cappadocia, Anda dapat melihat bangunan-bangunan yang terbuat dari batu utuh yang kemudian dilubangi. Anda juga dapat menyaksikan kota-kota bawah tanah yang unik. Apabila Anda ingin merasakan sesuatu yang berbeda, Anda dapat naik balon udara karena wilayah Cappadocia sangatlah luas.

4. Selcuk
Selcuk
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sejarah Romawi Kuno dan Yunani, Selcuk merupakan kota yang tepat. Di kota yang berada di Izmir ini terdapat sebuah objek wisata bernama Ephesus Archaeological Site. Di sini Anda dapat menjumpai berbagai peninggalan seperti Library of celcius, Kuil Arteemis, The Great Theater, dan Terrace House.

5. Pamukkale
Pamukkale
Pamukkale atau Benteng Kapas ini merupakan sebuah objek wisata alam berupa pemandian air panas yang terbentuk secara alami akibat gempa bumi yang terjadi ribuan tahun yang lalu. Secara alami, kawasan ini membentuk kolam-kolam dengan air panas yang mengalir seperti air terjun. Pamukkale memiliki 17 kolam yang terletak berundak-undak dengan suhu air berkisar antara 37 derajat hingga 100 derajat celcius.

Hamparan bebatuan berwarna putih di sekitar kolam yang tampak seperti kapas merupakan mineral kalsium yang terbentuk melalui fenomena alam. Kawasan ini merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

6. Istana Topkapi
Istana Topkapi
Istana ini merupakan sebuah kompleks istana yang pernah dijadikan tempat tinggal Sultan Ottoman Turki dan pejabat istana, serta sebagai pusat pemerintahan, tempat diselenggarakannya acara kenegaraan, dan hiburan kerajaan. Pada puncaknya, istana ini dihuni oleh 4.000 orang.

Istana ini dibangun pada tahun 1459. Kini, Istana Topkapi dijadikan museum. Di sini Anda dapat melihat barang-barang koleksi istana seperti perhiasan dan harta peninggalan Kekaisaran Ottoman. Sebagai kawasan yang berada di tanah yang berbukit-bukit di antara Laut Marmara dan Selat Bosphorus, Anda dapat melihat pemandangan indah ketika Anda mengunjungi tempat ini.

7. Gunung Aratat
Gunung Aratat

Gunung Aratat merupakan titik tertinggi di Turki. Menurut legenda, gunung Aratat merupakan tempat berlabuhnya Bahtera Nabi Nuh setelah terjadinya banjir yang sangat besar. Selain menjadi objek wisata yang penuh sejarah ini, Anda juga dapat melihat pemandangan negara-negara lain seperti Iran dan Armenia dari puncaknya.

8. Istiklal Street
Istiklal Street
Istiklal Street merupakan kawasan khusus pejalan kaki yang sangat terkenal di Turki. Jalan yang menjadi pusat perbelanjaan di Turki ini selalu dipadati pengunjung. Pada akhir pekan, sebanyak 3 juta orang datang ke tempat ini. Istiklal Street merupakan kawasan pusat belanja, hiburan, dan kehidupan malam di Turki dengan suasana Eropa.

Bangunan-bangunan di sini memiliki gaya arsitektur klasik dengan banyak sentuhan seni. Jalanan in dikelilingi oleh bangunan-bangunan penting seperti bangunan konsulat, perguruan tinggi, masjid, gereja, dan lain-lain. Istiklal Street juga merupakan jalur dari Trem yang sudah digerakkan dengan listrik.

Trem berwarna merah ini bergerak sepanjang Istiklal Street menuju stasiun Tunel yang berada di ujung jalan ini. Bagi para wisatawan yang ingin berbelanja di daerah sini, Anda diharapkan untuk berhati-hati karena Istiklal Street merupakan daerah yang sering dijadikan tempat penipuan.

9. Galata Bridge
Galata Bridge
Jembatan Galata merupakan jembatan yang menghubungkan bagian kota "lama" (yang berpusat di Sultanahmet) dan "baru" dari Kota Istanbul (Galata) bagian Eropa. Jembatan ini memiliki panjang 490 meter dan lebar 42 meter. Selain untuk jalur kendaraan bermotor, Jembatan Galata juga memiliki jalur untuk kereta trem dan dua jalur khusus bagi pejalan kaki. 

Letaknya yang strategis membuat jembatan ini menjadi tujuan wisata yang cukup terkenal di Turki. Dari atas Jembatan galata, Anda dapat menikmati pemandangan laut sambil melihat kehidupan rakyat setempat. Di lantai bawah jembatan ini, terdapat banyak restauran-restauran dan cafe yang menjual berbagai jenis makanan dengan harga yang cukup murah. Jadi, sembari menikmati hidangan yang lezat, Anda dapat menikmati pemandangan tepi laut, puncak Galata Tower, dan perahu-perahu yang melewati jembatan ini.

10. Bosphorus Bridge
Bosphorus Bridge
Jembatan Bosphorus yang dibuat di atas sebuah selat bernama Bosphorus ini merupakan objek wisata yang sering dijadikan target para fotografer. Selain memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi, jembatan ini juga dapat dibilang indah. Ada sekitar 8 jalur di jembatan ini, namun yang digunakan hanya 6 jalur saja, 2 jalur sisanya digunakan sebagai jalur darurat sekaligus trotoar.

Setiap bulan Oktober, Turki menggelar sebuah event bernama Istanbul Eurasia Marathon Intercontinental. Anda diperbolehkan untuk mendaftarkan diri pada ajang maraton itu. Jembatan ini—menurut para turis—paling indah ketika sore hari, tepatnya saat matahari terbenam.


Semoga Bermanfaat
#KeepBlogging