6 Tips Mengatasi Post Vacation Blues

Jika pada weekday kedua ini Anda masih merasa malas, melankolis, mengingat-ingat betapa serunya liburan kemarin, maka besar kemungkinan Anda terkena post vacation blues. 

Banyak orang mengalami post vacation blues. Perasaan "berat" usai liburan panjang ketika mengingat file skripsi, tugas, atau tumpukan email pekerjaan. Belum lagi macetnya lalu lintas, serta rentetan agenda meeting yang harus dilakukan.

Post vacation blues tidak bisa diremehkan. Selain menurukan produktivitas, hal tersebut juga bisa berdampak depresi jika dibiarkan dalam waktu lama. Hal tersebut diungkapkan Melinda Beck, penulis kolom kesehatan di situs berita Wall Street Journal.

Berikut 6 Tips Mengatasi Post Vacation Blues;
 
1. Unggah foto ke sosial media 

Saat traveling, janganlah Anda mengunggah foto terus-menerus di media sosial. Hal itu akan mengganggu agenda jalan-jalan Anda. Simpanlah beberapa foto untuk diunggah kemudian hari, di sela-sela waktu kerja saat ini misalnya.

Hal itu diungkapkan Rita Anya Nara, penulis buku "The Anxious Traveler" seperti dikutip dari situs berita Huffington Post. Rita menegaskan, menggunggah foto di media sosial akan membantu Anda melepas post vacation blues sedikit demi sedikit.

2. Istirahat lebih banyak 

Saat bepergian, tubuh Anda cenderung aktif sehingga besar kemungkinan Anda beristirahat dengan maksimal. Saat hari kerja, olahraga diperlukan agar tubuh Anda tetap aktif. Istirahat pun menjadi lebih banyak dan efektif.

The National Sleep Foundation merekomendasikan, orang dewasa antara usia 26-64 tahun tidur antara 7-9 jam per malam.

3. Digital detox

Digital detox, alias mematikan semua jaringan internet pantas dilakukan begitu Anda mengalami post vacation blues. Namun, jangan sampai hal tersebut mengganggu pekerjaan Anda.

Mengutip situs berita New York Daily News, lakukanlah digital detox menjelang tidur. Nyalakanlah alarm pada jam manual jika memang perlu. Matikan ponsel dan semua gadget sehingga Anda terbebas dari "serangan" suara email. Urusan pekerjaan bisa dilanjutkan esok pagi, ketika Anda sudah benar-benar terbangun.
 

4. Olahraga

Mungkin Anda tidak menyadari, traveling membuat tubuh bergerak lebih banyak. Itulah mengapa Anda merasa lebih sehat dan fit saat jalan-jalan.

Oleh karena itu, imbangilah dengan berolahraga. Anda bisa mampir ke gym sebelum atau setelah jam kerja. Berolahraga di taman kota atau berenang juga bisa jadi pilihan.

5. Hindari lembur

Lembur adalah salah satu hal yang wajib dihindari saat mengalami post vacation blues. Gunakanlah waktu kerja Anda sebaik-baiknya, jangan sampai Anda larut dalam pekerjaan terlalu lama.

Selesaikanlah hal-hal yang tercecer keesokan harinya, jika Anda memang tidak sempat mengerjakannya. Lembur akan memperparah post vacation blues, bahkan tak jarang, membuat penderitanya depresi.

6. Rencanakan perjalanan selanjutnya

Di sela-sela jam istirahat, cobalah buka kalender dan perhatikan jadwal libur tahun ini hingga tahun depan. Coba rencanakan perjalanan selanjutnya, mungkin ke destinasi incaran Anda.

Mulailah mencari penginapan, tiket pesawat, dan membuat itinerary kasar untuk perjalanan Anda selanjutnya. Hal ini akan membawa semangat baru meski Anda berada dalam kubikel kantor.

Jika hal tersebut dirasa mustahil, cobalah rencanakan perjalanan dekat di akhir pekan ini. Mungkin Anda bisa berkeliling kota, berwisata kuliner, atau menyambangi kota-kota terdekat. Ajaklah teman atau keluarga agar libur akhir pekan Anda berkesan.
Writer; Sri Anindiati Nursastri

Semoga bermanfaat
#KeepBlogging