3 Destinasi Wisata Religi di Negeri Leluhur Walisongo Yang Jarang Diketahui

Walisongo Jpg
3 Destinasi Wisata Religi di Negeri Leluhur Walisongo - Wali Songo dikenal sebagai penyebar Islam di Jawa. Namun mereka aslinya dari Vietnam dan Malaysia. Tempat asal mereka pun sudah jadi destinasi wisata.

Masih sangat jarang orang yang mengupas asal-muasal nama dan daerah asal Wali Songo. Mereka berdakwah di Jawa, tapi dari mana mereka berasal? Data sejarah di Indonesia simpang siur, namun justru catatan kesultanan-kesultanan Malaysia lebih rapih dan terdokumentasi secara digital di royalark.net, selain juga terselip dalam buku History of Java karya Thomas Stanford Raffles. Tempat asal usul leluhur walisongo sudah jadi destinasi wisata bagi traveler atau wisatawan yang mencintai sejarah dan mendalami napak tilas walisongo bermula dari leluhur meraka.

Syekh Jumadil Kubro sang pionir Wali Songo, yang menjadi ayah dari Syekh Maulana Maghribi (Sunan Gresik) dan Syekh Ibrahim Asmorokondi (ayah Sunan Ampel) tercatat tinggal di Kelantan.

Kesultanan Kelantan erat kaitannya dengan Wali Songo, yang bertugas menyebarkan Islam di Tanah Jawa. Keturunan cucu Nabi Muhammad SAW yakni Sayyid Hussein Jumadil Kubra merantau ke Kelantan tahun 1349 Masehi. Jumadil Kubro menikahi putri keluarga Diraja Imperium Chermin (Kelantan Purba). Keturunan beliau adalah Maulana Malik Ibrahim, sang pelopor Wali Songo, Sunan Ampel dan keluarganya, Sunan Gunung Jati dan Sunan Giri beserta keluarganya.

Kerajaan Chermin luasnya dari Aceh, Kelantan di Malaysia dan Champa di delta Sungai Mekong, Vietnam Selatan. Hari ini, Malaysia dan Vietnam masih menyimpan baik-baik destinasi wisata sejarah Wali Songo yang tidak diketahui orang Indonesia, sebagai berikut:

1. Danau Tok Uban, Malaysia
Di daerah Rong Chenok, sekitar 45 menit dari Kota Bharu yang merupakan ibukota Negara Bagian kelantan, Malaysia, ada objek wisata alam yaitu Danau Tok Uban. Di sanalah, traveler bisa melihat masjid putih yang cantik di tepian Danau Tok Uban.

Masjid itu didanai langsung oleh Sultan Brunei Hassanal Bolkiah dan diresmikan tahun 1992 oleh Sultan Kelantan. Keberadaan masjid itu diduga sebagai penanda untuk menguatkan legenda tentang hilangnya kota Jiddah Riyadatussalam secara gaib.

Jiddah adalah ibukota Kerajaan Chermin tempat hijrah Syekh Jumadil Kubro dari Timur Tengah. Legendanya, kota ini hilang secara gaib karena diserang Kerajaan Siam. Anaknya yang bernama Ali Nurul Alam (kakek dari Sunan Gunung Jati) mengungsikan keluarga kerajaan ke Champa.

2. Masjid Kampung Laut, Malaysia
Di Kota Bharu, Kelantan, ada masjid tertua di Malaysia sejak abad ke-16 dan cagar budaya nasional, namanya Masjid Kampung Laut. Uniknya, masjid ini mirip dengan Masjid Agung Demak.

Penelitian oleh Ahmad Sanusi Hassan dari Universiti Sains Malaysia dalam International Transaction Journal of Engineering, Management & Applied Sciences & Technologies menyebutkan, masjid tersebut dibangun di zaman Wali Songo. Dalam literatur lain disebutkan wali yang dimaksud adalah Sunan Giri dan Sunan Bonang.

Masjid Kampung Laut dilestarikan di dalam kampus Sultan Ismail Petra International Islamic College di Jalan Kuala Krai, Nilam Puri, Kelantan. Wisatawan yang ingin menikmati jejak wisata Wali Songo di Malaysia, bisa datang langsung karena masjid ini terbuka untuk pengunjung umum di luar mahasiswa.

3. Cham Village, Vietnam
Cham Village ada di wilayah Delta Mekong, tepatnya Chau Doc, Provinsi An Giang, Vietnam yang berbatasan dengan Kamboja. Kampung ini menjadi salah satu lokasi yang banyak dihuni oleh Suku Cham yang beragama Islam sejak zaman Kerajaan Champa masih berkuasa.

Pasca eksodus perang dari Kelantan, keluarga kerajaan Chermin beranak pinak di Champa yang separuh berdarah oriental dari bangsa China selatan/Indo China. Sunan Ampel lahir di sini, keponakannya yang bernama Sunan Gunung Jati juga lahir di sini dalam catatan royalark.net.

Bekas Kerajaan Champa hari ini disebut Cham Village. Wisatawan bisa datang dengan jalur sungai untuk menikmati suasana pedesaan Islam. Ada masjid, madrasah, pemakaman Islam, wisata kuliner serabi dan pisang goreng. Bahasa mereka pun masih serumpun dengan Aceh.

Demikian lah sekulumit cerita tentang 3 Destinasi Wisata Religi di Negeri Leluhur Walisongo, Kalau masih belum percaya negeri leluhur Wali Songo ada di Kelantan, Malaysia dan delta Sungai Mekong di Vietnam, coba saja datangi langsung 3 destinasi wisata yang sudah dijelaskan di atas. Sejumlah travel blogger Asia Tenggara sudah mencobanya, mungkin berikutnya giliran Anda.
(rdy/fay)

Semoga bermanfaat
#happytraveling