WNI Dapatkan Akomodasi Gratis Biaya Visa Sri Lanka

Tertarik liburan ke Sri Lanka? Jika iya, ada kabar besar hati buat kamu. Selama enam bulan ke depan, pemegang paspor Indonesia mendapat akomodasi gratis biaya pembuatan visa Sri Lanka. Fasilitas bebas visa sampai 30 hari ini sanggup didapatkan di bandara setempat.


Wni Dapatkan Akomodasi Gratis Biaya Visa Sri Lanka

Dilansir dari Reuters, Minggu (4/8), pemerintah Sri Lanka menyetujui dan mensahkan kebijakan untuk menghapuskan biaya pembuatan visa Sri Lanka, yang biasanya dihargai sebesar $20 ( 283,909IDR) sampai $40 ( 567,818IDR), dan pengajuan harus dilakukan secara online atau tiba eksklusif ke kedutaan dan konsulat Sri Lanka. Kebijakan ini mulai berlaku semenjak 1 Agustus 2019.

“Penawaran ini hanya akan bertahan selama enam bulan dan pemerintah akan melihat berapa hilangnya jumlah pendapatan dari visa sehabis enam bulan,” demikian pernyataan dari ofisial Kementerian Pengembangan Pariwisata Sri Lanka kepada Reuters.

Tidak hanya Indonesia, digratiskannya biaya pembuatan visa Sri Lanka ini juga menjadi hak warga dari 47 negara, di antaranya Thailand, Malaysia, Singapura, Kamboja, negara Uni Eropa, Australia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Kanada dan beberapa negara lainnya.

Perdana Menteri Ranil Wickremeshinghe mengungkapkan dibebaskannya biaya pembuatan visa Sri Lanka untuk wisatawan dari 48 negara diperlukan sanggup meningkatkan pertumbuhan ekonomi negaranya.

“Hilangnya pemasukan dari biaya pembuatan visa akan dikompensasi dengan bertambahnya jumlah wisatawan yang akan masuk. Dengan banyaknya wisatawan yang datang, ekonomi akan mengalami peningkatan,” harapnya.

PM Sri Lanka tersebut juga mempromosikan sejumlah daya tarik pariwisata di negaranya, termasuk di antaranya adanya sejumlah pameran budaya yang akan digelar bulan Agustus dan September.

“Pada bulan Agustus dan September, kami akan menggelar sejumlah pameran tradisional, termasuk Kandy Esala Perahera dan prosesi lain yang mempunyai kaitan, menyerupai Mahiyangaya sampai Devinuwara. Festival Hindu di Jaffna dan di Colombo juga akan diselenggarakan,” ujarnya berpromosi, sembai menambahkan pihaknya akan menjamin keamanan dan keselamatan bagi semua wisatawan.

Kebijakan digratiskannya biaya visa Sri Lanka ini menjadi langkah yang diambil pemerintah untuk menarik wisatawan dari luar negeri sehabis sempat sebelumnya dunia pariwisata mereka terpukul menyusul serangan tentara militan pada 21 April, yang melaksanakan pengeboman pada gereja dan hotel glamor di Sri Lanka, yang merenggut korban jiwa sampai 250 orang, termasuk di antaranya 42 warga negara asing. Karena kejadian itu pula, sejumlah negara mengeluarkan travel warning ke Sri Lanka, yang berakibat pada menurunnya jumlah wisatawan sampai 70,8 persen pada bulan Mei, yang merupakan jumlah terendah semenjak berakhirnya perang sudara Sri Lanka satu dekade silam.

Nah, apakah kau tertarik berkunjung ke Sri Lanka dalam waktu dekat?