Cara Camping Ala Pemanjat Tebing

Cara Camping Ala Pemanjat Tebing

Bagi sebagian orang mungkin masih ingin tau bagaimana seorang pemanjat tebing bertahan hidup di tengah jalur panjat yang sangat tinggi yang harus ia selesaikan. Sebagaimana diketahui untuk menuntaskan jalur panjat tebing yang sangat tinggi biasanya pemanjat memakai satu dari dua sistem panjat yaitu Alpine strategi atau Himalaya taktik, kedua system tersebut dipakai hanya untuk jalur tebing yang cukup tinggi biasanya sanggup memakan waktu berhari-hari untuk mencapai puncak.

Perbedaan yang paling fundamental dari kedua system tersebut yakni pada Alpine strategi pemanjat yang sudah naik tidak turun lagi kebawah untuk istirahat, makan dan lain-lain semua dilakukan ditengah jalur pemanjatan, sementara Himalaya strategi pemanjat akan turun kebawah untuk melaksanakan aktifitas lainnya selain acara memanjat. Dari perbedaan fundamental ini tentu saja mensugesti hal lainnya menyerupai perlengkapan, personil, waktu pemanjatan dan sebagainya. 

Untuk teknik pemanjatan yaitu bagaimana cara pemanjat sanggup menuntaskan jalur panjat yang sangat tinggi tersebut penulis sarankan untuk membaca artikel sebelumnya yaitu:


Pada artikel kali ini penulis hanya akan membahas bagaimana pemanjat tebing berkemah (camping) di tebing menuntaskan jalur pemanjatan tanpa turun kembali kebawah yang biasa dilakukan pada system pemanjatan Alpine taktik. Namun demikian melaksanakan semua aktifitas di jalur panjat tidak harus dilakukan dikala anda sedang melaksanakan pemanjatan acara ini sanggup saja dilakukan untuk tujuan rekreasi dimana anda ingin mencicipi sesuatu yang berbeda, dan hal ini sudah banyak dilakukan di beberapa daerah di banyak sekali Negara.

Saat pemanjat tidak lagi turun kebawah ini berarti pemanjat akan camping di tebing, yup itu artinya pemanjat akan melaksanakan semua aktifitas di tebing menyerupai makan, tidur, serpihan dan sebagainya menyerupai yang biasa dilakukan dikala camping ditanah datar atau bidang horizontal, perbedaannya yakni kali ini dilakukan di bidang vertical. Bagi pemanjat cara ini terkadang harus dilakukan dengan alasan efesiensi dalam menuntaskan jalur panjat, namun bagi anda yang hanya sekedar untuk tujuan rekreasi, cara camping menyerupai ini tentu menjadi sebuah pengalaman paling berkesan yang tak pernah anda lupakan. 
Source : https://www.reddit.com/

Ada beberapa sebutan untuk camping ektreme ini, ada yang menyebutnya high mountain extreme camping ada juga yang meyebutnya sky camping dll. Sebenarnya camping ala pemanjat tebing ini bukanlah hal baru, lantaran sudah dilakukan semenjak tahun 50-an, perbedaannya kalau dulu untuk camping para memanjat akan mencari teras tebing, namun untuk dikala ini lantaran kemajuan teknologi telah ada tenda khusus untuk itu dan para pemanjat sanggup memasang tenda tersebut dimana saja di permukaan tebing. 

Peralatan Utama Untuk Camping Di Permukaan Tebing


Sebagaimana diketahui yang namanya camping berarti peralatan utamanya yakni tenda, dan tenda yang biasa dipakai untuk ditebing disebut Portaledge, Tenda ini dirancang khusus untuk para pemanjat yang akan menghabiskan waktu berhari-hari di tebing, Tenda gantung ini terbuat dari rangka logam yang menggantung ke satu titik dilengkapi dengan tali suspensi yang sanggup di atur dan disekelilinyanya di tutupi dengan kain (biasa disebut stormfly) sebagai pelindung, materi ini sangat kuat, stabil dan tentunya tahan air.


(Portaledge)
Source : www.blackdiamondequipment.com

Beberapa mekanisme yang harus diperhatikan sebelum memasang tenda contohnya pastikan di serpihan atas tenda tidak ada potensi ancaman menyerupai potensi batuan yang rentan lepas atau jatuh mengarah ke tenda, pemasangan anchor berlapis, dan terpisah antara anchor untuk tenda dan badan si pemanjat. Walaupun terlihat berbahaya akan tetapi kalau dilakukan dengan mekanisme yang benar, camping memakai Portaledge sangat kondusif untuk dilakukan. 

CARA PEMANJAT TEBING CAMPING DI JALUR PANJAT

Seperti halnya camping di gunung atau hutan, dikala berada  di tenda anda akan melaksanakan segala aktifitas di lokasi tersebut, acara menyerupai memasak, makan, tidur, buang air dll semua anda lakukan di lokasi tenda.

Dibawah ini beberapa cara melaksanakan aktifitas tersebut:

MEMASAK DAN MAKAN

Source : https://www.dailymail.co.uk/

Untuk memasak biasanya pemanjat memakai kompor porteble ringkas yang kondusif dan pastinya makanan yang disiapkan juga yang mudah biasanya makanan kaleng begitu juga dengan persediaan air untuk minum. Saat memasak nesting atau alat masak selalu dikaitkan dengan sebuah carabiner biar tidak tumpah dan tetap stabil.

BUANG AIR KECIL DAN BAB

Source : https://www.reddit.com/r/climbing/

Saat ingin buang air kecil yang perlu diperhatikan yakni tidak dilakukan di jalur panjat, anda harus berjalan beberapa meter dari jalur dan sanggup pribadi membuangnya kebawah. Sementara untuk BAB biasanya pemanjat sanggup menahannya hingga 3 hari tetapi kalau terdesak ada kantong plastik yang memang sudah dipersiapkan sebelumnya.

SANTAI DAN TIDUR

Source : https://www.outsideonline.com/

Untuk sekedar santai atau istirahat dilakukan di portaledge, kalau cuaca cerah sanggup dilakukan tanpa memasang kain epilog (cover), dalam kondisi menyerupai ini pemanjat akan menerima bonus (view) pemandangan yang sangat indah tentunya dari ketinggian. Untuk tidur kain pelindung (cover) portaledge harus terpasang biar terlindung dan pemanjat sanggup istirahat dengan nyaman. Sementara untuk menghemat ruang peralatan panjat bahkan stok makanan biasanya akan di gantung di luar portaledge.

Beberapa lokasi camping extreme yang paling terkenal di dunia menyerupai di pegunungan Himayala, Antartika, Taman Nasional Yosemite di California Amerika Serikat dan Afrika. untuk di Indonesia sendiri ada beberapa lokasi tebing yang cocok untuk melaksanakan acara tersebut, baik untuk acara panjat tebing ataupun sekedar untuk tujuan rekreasi terutama lokasi tebing yang tinggi menyerupai di gunung bendo Purwakarta, tebing citatah 125 Bandung, Lembah Harau di Sumatera Barat dan masih banyak lagi lokasi lainnya.