19 Destinasi Wisata Di Sawahlunto Yang Unik Dan Instagenik

Sawahlunto merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat. Meskipun kotanya tidak terlalu luas, Sawahlunto merupakan sentra penambangan watu bara pada zaman penjajahan Belanda. Kini cadangan batubara Sawahlunto telah habis dan menyisakan bangunan serta pesona alam yang penuh sejarah.


Jika kau sedang berwisata ke Kota Padang, tidak ada salahnya mampir ke Sawahlunto. Berikut ini 19 destinasi wisata di Sawahlunto untuk liburan yang asyik dan menyenangkan.

1. Danau Biru


Menikmati Pesona Bekas Galian Batu Bara. Image credit: @serly_gusnaini (kiri), @luthfikaarfiana (kanan atas), @a.raziefalz (kanan bawah)

Meski menyisakan kerusakan lingkungan yang parah, namun bekas galian tambang batubara di Sawahlunto ternyata juga meninggalkan potensi wisata yang besar. Layaknya Danau Kaolin di Pulau Bangka Belitung, Danau Biru tercipta akhir bekas galian tambang batubara yang telah ditinggalkan. Jalanan sekitar danau yang berbatu menciptakan rute perjalanan menuju Danau Biru ini cukup menantang.

Perjalanan yang panjang dan memacu adrenalin akan terbayar lunas setibanya kau di lokasi danau. Meski sudah viral di media sosial, akomodasi pendukung untuk wisatawan masih sangat minim. Pastikan untuk membawa bekal masakan yang cukup ya, semoga tidak kelaparan dan kelelahan selama perjalanan.


2. Danau Kandih


Eksotisme Perbukitan Cadas Danau Kandih. Image credit: @ronitidin

Selain Danau Biru ternyata ada danau bekas galian tambang batubara yang telah lebih dulu populer, namanya Danau Kandih. Meski airnya tidak berwarna biru menyerupai di danau biru, panorama alam perbukitan bekas area tambang di sini tidak kalah menariknya.

Air di danau Kandih ini bersumber dari Sungai Batanghari. Tidak heran bila ada sebagian orang yang memancing di tepian danau. Fasilitas wisata yang ada di sini juga sangat lengkap, ada sepeda air, banana boat, dan bahkan area outbond.


3. Lubang Mbah Soero


Menjelajahi Terowongan Masa Lalu Sawahlunto, Lubang Mbah Soero. Image credit: @cihuhuy (kiri), @kuntumchairaa (kanan)

Siapa sangka bila di bawah Kota Sawahlunto terdapat terowongan sepanjang 1,5 kilometer? Terowongan ini merupakan salah satu objek wisata andalan Sawahlunto, namanya Lubang Mbah Soero. Lubang ini dulunya merupakan salah satu akomodasi untuk penambangan watu bara. Nama Soero diambil dari nama mandor tambang batubara kala itu.

Untuk sanggup masuk ke sini kau wajib mengenakan helm pengaman serta safety shoes ya. Kamu sanggup mendengar pribadi dongeng lengkap sejarah lubang Mbah Soero ini dari pemandu yang akan menemani sepanjang perjalanan menyusuri terowongan. Meski suasana di dalam terowongan agak seram, dijamin tidak rugi deh tiba kemari.


4. Spot Instagenik Di Hotel Ombilin Dan Kota Tua


Image credit: @tsanjaya_

Sekitar 100 meter dari lapangan segitiga, terdapat sebuah hotel bau tanah dan legendaris yaitu Hotel Ombilin. Sejak zaman penjajahan Belanda, hotel ini telah menjadi tempat menginap bagi para tamu-tamu terhormat dari Belanda. Bangunannya sangat unik dan menyisakan beberapa belahan yang masih asli.

Image credit: @fadilpororo (kiri), @babbytiaraa (kanan)

Tidak jauh dari area hotel kau sanggup mengeksplorasi sentra kota bau tanah Sawahlunto yang menyisakan banyak bangunan cagar budaya unik dan instagramworthy. Kalau pergi ke Sawahlunto jangan lupa menginap di sini ya.


5. Museum Kereta Api Sawahlunto


Menelusuri Jejak Sejarah Panjang Perjalanan Mak Itam. Image credit: @karakkaraknasi

Museum kereta api ini awalnya merupakan stasiun Sawahlunto yang menjadi belahan dari jaringan rel kereta api Sumatera. Sejak tahun 2005, stasiun ini berubah fungsi menjadi museum kereta api dengan koleksi gerbong, lokomotif uap dan aneka dokumentasi kereta api di Sumatera.

Museum Kereta Api Sawahlunto yaitu museum kereta api tertua kedua di Indonesia sehabis Museum Kereta Api Ambarawa. Pada hari ahad kau sanggup mencoba naik kereta wisata yang ditarik dengan lokomotif uap ikonik Mak Itam. Seru sekali, bukan?


6. Uji Nyali Di Makam Belanda Sawahlunto


Uji Nyali Di Makam Belanda Sawahlunto. Image credit: @m.iqbal.noviandri

Selain di Aceh, ternyata makam Belanda sanggup kita temui di Sawahlunto. Walaupun bulu kuduk sanggup merinding ketika memasuki area pemakaman, kompleks pemakaman yang terletak di area perbukitan Lubang Panjang ini menghadirkan keindahan tersendiri.

Di dalam kompleks pemakaman, tercatat setidaknya 90 makam dengan bentuk nisan yang berbeda-beda. Kompleks pemakaman ini tidak jarang dikunjungi oleh turis Belanda yang ingin mencari keberadaan makam nenek moyangnya juga lho.


7. Museum Goedang Ransoem


Berfoto Dengan Gaya Vintage Di Area Museum Goedang Ransoem. Image credit: @sunildvt (kiri atas), @ejaanisa (kiri bawah), @cinderalin (kanan)

Banyak sekali bangunan bersejarah yang tersebar di Kota Sawahlunto. Salah satu yang terkenal yaitu Museum Goedang Ransoem. Museum ini menempati bekas area dapur umum para pekerja tambang dan telah didirikan semenjak tahun 1918.

Meski sudah berumur satu abad, namun bangunan ini tetap berdiri kokoh. Tempat ini sering dijadikan tempat berfoto ria alasannya yaitu banyak spot-spot vintage unik yang sayang untuk dilewatkan.


8. Masjid Agung Nurul Islam


Indahnya Masjid Bekas PLTU, Masjid Agung Nurul Islam. Image credit: @tantokdikdik

Masjid ini tergolong unik alasannya yaitu merupakan bekas bangunan sentra pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Bangunan ini dialihfungsikan menjadi masjid semenjak tahun 1952, sudah sangat bau tanah sekali ya umurnya. Bagian kubah merupakan belahan pelengkap yang dipakai untuk menutupi cerobong asap.


9. Gereja Nasrani Santa Barbara


Gereja Unik Peninggalan Belanda, Gereja Nasrani Santa Barbara. Image credit: @chacoffee (kiri), @grld_amtr (kanan)

Dari luar, bangunan gereja ini terlihat anggun, sehingga menciptakan banyak wisatawan berhenti sejenak untuk sekedar berfoto. Gereja ini sudah ada semenjak tahun 1920-an lho, jadi arsitektur belahan luarnya pun merupakan arsitektur gereja khas Belanda. Sedangkan belahan dalamnya banyak didominasi oleh perabotan kayu yang menciptakan kesan bersahaja begitu terasa. Untuk sanggup masuk ke dalam gereja, jangan lupa meminta izin pada penjaga ya.


10. Asyiknya Melihat Kota Tua Sawahlunto Dari Puncak Cemara


Image credit: @nitarahmaputri10
Puncak Cemara berlokasi di area perbukitan yang tidak jauh dari sentra Kota Sawahlunto. Posisinya yang berada di ketinggian membuatnya menjadi tempat yang pas sebagai view point pemandangan Kota Sawahlunto.

Tidak hanya sekedar menikmati pemandangan kota, kau juga sanggup bermain di arena playground atau bersantai di gazebo dengan ditemani simpanse ekor panjang yang sesekali muncul.


11. Lubang Kalam, Saksi Bisu Rute Perdagangan Batu Bara Ombilin


Image credit: @aditya_suci

Lubang kalam merupakan terowongan kereta api terpanjang di Sumatera. Terowongan ini menembus kaki Bukit Barisan sejauh 835 m. Meski sudah tidak aktif, terowongan ini masih berpengaruh berdiri. Film Law of The Jungle bahkan pernah mengambil setting adegan di sini lho.

Terowongan kereta api ini menghubungkan Stasiun Kereta Api Sawahlunto dengan Stasiun Kereta Api Muara Kalaban yang berjarak 7 km. Lubang Kalam dikala ini hanya dilewati oleh Mak Itam, kereta wisata uap legendaris ikon Kota Sawahlunto.


12. Puncak Batu Runcing Dan Puncak Microwave


Menantang Adrenalin Di Puncak Batu Runcing Dan Puncak Microwave. Image credit: @tantodikdik (kiri), @m.abdulrais (kanan)

Meski mempunyai kemiripan, yakni sama-sama merupakan puncak bukit batu, Puncak Batu Runcing dan Puncak Microwave terletak di lokasi yang berbeda. Puncak Batu Runcing terletak di Kecamatan Silungkang sedangkan Puncak Microwave terletak di Lumindai Kecamatan Barangin.

Batuan kapur ini terbentuk oleh pelapukan air hujan selama ratusan bahkan ribuan tahun. Tidak banyak yang mengetahui lokasi persis kedua puncak watu ini. Untuk menuju lokasi ini kau harus menyewa guide semoga tidak tersesat. Jangan lupa untuk tetap utamakan keselamatan bila ingin menaiki puncaknya.


13. Nuansa Pedesaan Di Tengah Areal Pertambangan, Air Terjun Sungai Bikan (Desa Wisata Rantih)


Image credit: @rean_zain99 (kiri), @liadwipuspitasari (kanan)

Selain destinasi wisata kota bau tanah dan bangunan cagar budaya, Sawahlunto juga ternyata mempunyai panorama alam pedesaan yang indah lho. Desa Rantih yaitu salah satu desa di Sawahlunto yang telah dikembangkan menjadi desa wisata. Desa rantih bahkan pernah menjadi tuan rumah kejuaraan silat internasional pada 2012 lalu.

Salah satu objek wisata yang jadi daya tarik utama desa ini yaitu teladas sungai Bikan. Air terjun di tengah hutan ini seolah menjadi oase segar di Kota Sawahlunto. Di area teladas terdapat bumi perkemahan yang dijadikan tempat menginap bagi para pecinta alam. Selain air terjun, kau sanggup berjalan-jalan di area persawahan serta jembatan gantung unik Sungai Bikan.


14. Padang Savana ala Sawahlunto, Kolok


Image credit: @auliafeldautari93

Di Sawahlunto kau juga sanggup menemukan padang savana ala Sumbawa lho. Padang savana ini letaknya di Desa Kolok, tepatnya di area perbatasan Talawi dan Sulit Air. Lokasinya memang belum persis sempurna termuat di peta, namun kau sanggup bertanya pada warga sekitar mengenai lokasi padang savana ini.


15. Gedung Pusat Kebudayaan


Mengunjungi Gedung Pesta Zaman Kolonial. Image credit: @bams_gusti

Masih di daerah bangunan peninggalan Belanda, Gedung Pusat Kebudayaan ini dulunya merupakan tempat berpesta para pejabat Belanda. Setelah pendudukan Hindia Belanda berakhir, gedung ini menjadi gedung pertemuan masyarakat kemudian diubah lagi menjadi kantor Bank Dagang Negara dan kesudahannya menjadi kantor Bank Mandiri hingga tahun 2005.

Dari luar, bangunan gedung ini tampak sangat menarik, terutama dari segi ciri khas bangunan gaya Belanda. Buat kau yang suka berburu foto kota tua, gedung sentra kebudayaan ini jadi spot yang dihentikan kau lewatkan.


16. Museum Tambang Batubara Ombilin


Napak Tilas Sejarah Penambangan Batu Bara, Museum Tambang Batubara Ombilin. Image credit: @iga_yolanda

Ombilin merupakan nama salah satu areal pertambangan watu bara yang terkenal di Sawahlunto. Di museum ini kau sanggup melihat aneka macam macam artefak dan dokumentasi sejarah penambangan watu bara, khususnya yang ada di Sawahlunto.

Gedung bangunan museum juga merupakan gedung bersejarah yang sempat dijadikan rumah peristirahatan mantan presiden Soeharto lho!


17. Alun Alun Sawahlunto, Lapangan Segitiga


Image credit: @exploresawahlunto

Lapangan segitiga berlokasi di seberang kantor PT Bukit Asam UPO (Unit Pertambangan Ombilin). Lapangan yang berbentuk segitiga ni seolah menjadi alun-alun kota bagi masyarakat Sawahlunto.

Tidak hanya menyediakan arena playground untuk anak-anak, kantor ini juga menyediakan ruang terbuka hijau yang asyik untuk dinikmati di kala jalan-jalan sore. Kantor PT BA UPO sendiri mempunyai arsitektur unik sekaligus landmark Kota Sawahlunto.


18. Taman Satwa Kandih


Wisata Seru Bareng Keluarga.. Image credit: @marisa_rzzn (kiri), @alazhar_desi (kanan)

Taman satwa ini ternyata dulunya merupakan areal penambangan PT Bukit Asam. Kini, daerah tersebut direklamasi menjadi taman tanaman dan fauna. Selain sanggup melihat aneka satwa, kau juga sanggup melaksanakan aneka macam macam kegiatan seru bersama keluarga, mulai dari aneka permainan air, flying fox, hingga paintball. Taman Satwa Kandih sangat cocok dijadikan tempat liburan final pekan.


19. Cantiknya Pemandangan Sawahlunto Dari Puncak Polan


Image credit: @aditya_suci (kiri), @robby_andiska (kanan)

Tidak jauh dari Puncak Cemara, ada view point lain di kota Sawahlunto yang tidak kalah menarik; namanya Puncak Polan. Tidak hanya menyajikan pemandangan kota bau tanah Sawahlunto, di sini kau juga sanggup melaksanakan kegiatan olahraga paralayang lho. Jika ingin menikmati pemandangan dari Puncak Polan lebih lama, kau sanggup menginap di homestay unik berbentuk rumah gadang.


Bonus: Sawahlunto International Music Festival (SimFest)

Image credit: @jessonatine

Untuk meningkatkan musim para wisatawan abnormal ke Sawahlunto, pemerintah menggelar event internasional tahunan bertajuk Sawahlunto International Music Festival. Festival ini biasanya diadakan pada bulan Oktober dan mengundang musisi musik etnik dari aneka macam benua.

Seru sekali ya bermacam-macam destinasi wisata yang ada di Sawahlunto. Meski hanya merupakan kota kecil, namun keindahan dan potensi wisata Sawahlunto tidak sanggup dipandang sebelah mata. Yuk, liburan ke Sawahlunto!