10 Kuliner Banda Aceh Dan Sekitarnya Selain Mie Aceh Yang Harus Anda Coba

Kuliner Banda Aceh dan sekitarnya memang sangat menggoyang lidah penikmat masakan. Semangat silaturahmi dan kebersamaan di kalangan masyarakat Aceh mengakibatkan budaya makan di provinsi ini semarak, dan tentu menginspirasi masakan yang dihasilkan. Umumnya, acara masak-memasak di Aceh diadakan gotong royong dengan banyak orang. Menarik, kan?

Pengaruh moral Melayu, Asia Selatan, dan Timur Tengah juga menciptakan masakan Aceh cenderung berlemak dan beraroma kuat. Penasaran mirip apa masakan Banda Aceh dan sekitarnya? Cek rekomendasi masakan Banda Aceh dan Sekitarnya.


Kuah Beulangong


Kuah Beulangong. Foto: Instagram
Pada hari raya Lebaran yang lalu, Kuah Beulangong sanggup gampang ditemukan di banyak sekali tempat di Aceh. Maklum, masakan Banda Aceh sekitarnya ini memang kerap dipersiapkan untuk menyambut hari-hari besar keagamaan.

Foto : @fadly_batubara
Berdasarkan moral setempat, hidangan kari daging kambing atau sapi ini hanya boleh dimasak oleh laki-laki. Apalagi, proses memasaknya cukup rumit. Selain persiapan yang menghabiskan tenaga, Kuah Beulangong biasa disajikan dalam porsi besar untuk dinikmati oleh orang satu kampung. Maklum, nama ‘beulangong’ sendiri berasal dari kata ‘belanga’, atau kuali besar.

Kuliner Banda Aceh dan sekitarnya tidak kalah dari masakan Padang 10 Kuliner Banda Aceh dan Sekitarnya Selain Mie Aceh yang Harus Kamu Coba
Image credit: @mrzki_a
Untuk rasa, tak perlu diragukan lagi. Karena dimasak dalam waktu usang (sekitar 2-4 jam), daging kambing atau sapi menjadi sangat empuk. Plus, rempah-rempahnya meresap sempurna! Sedikit rasa pedas semakin melengkapi gurihnya Kuah Beulangong. Tripzilla tidak tanggung jawab kalau kau hingga kalap, ya!

Lokasi: Warung Nasi Kambing Lem Bakrie, Jl. Prof. Ali Hasyimi, Lamteh, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh

Jam Buka: Setiap hari, 11.00 hingga 15.00

Harga: Mulai dari 35,000 IDR per porsi



Sate Matang



Image credit: @salman_atjeh
Jangan tertipu dengan penampilan Sate Matang yang tampak ‘mini’. Dibuat dari daging sapi atau kambing, sate ini dilumuri lemak sapi atau kambing lagi (sesuai materi dasarnya) sebelum dibakar. Lalu, sate disajikan dengan bumbu kacang dan kuah kaldu yang dibentuk dari tulang sapi atau kambing. Pasti menggugah selera!
Image credit: @medanfoodblog
Cabai rawit dicampur ke kuah kaldu atau bumbu kacang, sehingga kau bisa memesan sesuai keinginanmu. Di Bireuen, Aceh, kebanyakan warung Sate Matang buka 24 jam. Kamu sanggup menentukan untuk menikmati Sate Matang pada ketika sarapan, makan siang, atau makan malam.

Lokasi: Warung Sate Matang Yakin Rasa, Jl. Taman Sri Ratu Safiatuddin No.82, Bandar Baru, Kuta Alam, Kota Banda Aceh

Jam Buka: Setiap hari, 16.00 hingga 02.00

Harga: Mulai dari 35,000 IDR untuk satu porsi



Sie Reuboh



Image credit: @deni_friady
Secara harfiah, Sie Reuboh berarti daging rebus. Namun masakan Sie Reuboh ini mengacu pada daging sapi campur lemak dan tetelan, yang dimasak dengan rempah-rempah mirip cabe merah, bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, dan sebagainya. Yang menciptakan unik Sie Reuboh ialah penggunaan cuka Aceh. Masakan dengan taste asam-pedas ini pun menjadi harum.
Image credit: @agamcotgud
Kuliner Banda Aceh dan sekitarnya ini memang memanfaatkan ‘cuka enau’, yang juga kerap disebut ‘cuka gampong’ atau ‘cuka ijuk’. Selain untuk menguatkan rasa, cuka yang banyak dijual di pasar tradisional ini bisa melunakkan daging dan mengawetkan masakan secara alami. Tak heran jikalau masyarakat Aceh rela berlama-lama memasak Sie Reuboh. Sekali masak, Sie Reuboh bisa tahan hingga berbulan-bulan!

Lokasi: Rumah Makan Delima Baru, Jalan Lintas Medan-Jalan Banda Aceh, Ingin Jaya, Aceh Besar

Jam Buka: Setiap hari, 10.00 hingga 16.00

Harga: Mulai dari 30,000 IDR per porsi



Martabak Telur



Image credit: @keuno.id
Kuliner Banda Aceh dan sekitarnya ini memang sudah merambah ke banyak sekali kawasan di Indonesia. Tampak mirip telur dadar, martabak telur punya ‘kulit’ di dalam dan dilumuri telur kocok di luar. Kulit tersebut berbahan dasar sama mirip gabungan roti canai, sehingga martabak telur ini tidak lembek.
Image credit: @bungamiranti
Di samping acar bawang, martabak telur juga sering dihidangkan dengan kari kambing atau ayam sebagai pelengkap. Celupkan potongan martabak ke kuah kari, kemudian nikmati. Berapa potong yang kira-kira sanggup kau habiskan?

Lokasi: Canai Mamak KL, Jl. Teuku Umar No.51, Seutui, Baiturrahman, Kota Banda Aceh

Jam Buka: Setiap hari, 10.00 hingga 23.00

Harga: Mulai dari 15,000 IDR



Kue/Kueh Bhoi



Image credit: @linalesmana77
Kue/kueh Bhoi atau bolu khas Aceh juga sering disajikan pada hari raya Lebaran. Dulunya bentuk masakan ringan manis ini ibarat ikan, namun kini sudah dimodifikasi menjadi aneka ragam mirip bunga atau hewan lainnya, sehingga sering menarik perhatian anak-anak. Kue Bhoi juga dijadikan sebagai isi seserahan dari calon pengantin lelaki kepada calon pengantin perempuan.
Image credit: @kue_bhoi_khas_aceh
Berbahan dasar tepung terigu, telur, dan gula; masakan ringan manis ini bisa kau temukan di pasar-pasar tradisional di Aceh, contohnya di Pasar Aceh atau Pasar Seutui. Kamu juga bisa membelinya di toko-toko di kawasan Lampisang/Lhoknga, Aceh Besar;; pantai utara di Keude Lueng Putu Pidie Jaya, Beureunuen; dan kota Sigli.

Lokasi: Sentra Kue Tradisional Gampong Lampisang, Aceh Besar

Harga: Sekitar 1,000 – 2,000 IDR per buah


Eungkot Keumamah


Image credit: Beritagar.id
Wilayah Aceh yang dikelilingi perairan menciptakan masyarakat Aceh bersahabat dengan hasil laut. Yang paling mahsyur semenjak dahulu ialah ikan tongkol atau ‘Engkot Suree’. Proses memasak ‘Eungkot Keumamah’ yang melibatkan perebusan, pengasapan, dan penjemuran di terik matahari mengakibatkan ikan tongkol bertekstur keras mirip kayu. Namun begitu, hal ini mengakibatkan masakan tersebut awet, tahan lama, dan tidak gampang basi.
Image credit: Website Gampong Lampulo
Eungkot Keumamah sanggup diolah lagi menjadi banyak sekali masakan. Karena harganya terjangkau, masyarakat Aceh gemar mengonsumsi dan menyimpan materi masakan ini untuk dimasak sewaktu-waktu. Beberapa produsen juga sudah mulai menyediakan produk Eungkot Keumamah dalam kemasan per 100 gram atau per kilogram. Cocok untuk oleh-oleh, nih.

Lokasi: Tersedia hampir di seluruh rumah makan di Banda Aceh (dengan ragam olahannya)

Harga: Mulai dari 10,000 IDR per porsi atau mulai dari 45,000 IDR per 100 gram (kemasan oleh-oleh)



Ayam Tangkap



Image credit: @rosmina.ng
Kuliner Banda Aceh dan sekitarnya yang satu ini, juga cukup terkenal. Pertama, ayam digoreng dengan bumbu-bumbu sebagaimana ayam goreng pada umumnya. Saat ayam setengah matang, kemudian dimasak dengan daun-daun mirip daun kari, potongan daun pandan, dan salam koja. Tidak hanya menjadi pemanis sajian, masyarakat Aceh biasa memakan dedaunan tersebut, lho. Penasaran?


Image credit: @susiasih
Ayam tangkap disajikan dengan nasi gurih, atau yang kita ketahui sebagai nasi uduk. Rasa pedas ayam goreng yang menggelitik, berpadu dengan amis dedaunan, plus lezatnya nasi pulen, yakin cukup sepiring?

Lokasi: Warung Nasi Kambing Lem Bakrie, Jl. Prof. Ali Hasyimi, Lamteh, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh

Jam Buka: Setiap hari, 11.00 hingga 15.00

Harga: Mulai dari 30,000 IDR per porsi



Rujak Aceh



Rujak Aceh
Image credit: @juwitacc
Setelah menyantap beberapa masakan berlemak di atas, tentu butuh pencuci lisan yang segar dan tidak bikin enek. Kuliner Banda Aceh dan sekitarnya yang terkenal di seantero Aceh dan Sumatera Utara ini, harus kau coba. Rujak Aceh juga kerap disebut dengan nama rujak serut atau rujak kweni. Yang wajib ada di Rujak Aceh ialah buah bengkuang, belimbing, nanas, timun, dan mangga; sisanya terserah penjual atau tergantung pada musim.
Image credit: @chi189
Di samping disajikan dengan saus berbahan gula jawa dan asam jawa, para penjaja Rujak Aceh kerap mencampur rujak dengan manisan mirip salak atau jambu, lengkap dengan sedikit kuah. Hasilnya, Rujak Aceh bercita rasa asam, manis, dan crunchy.

Lokasi: Jalan Tgk. Pulo Dibaroh (di belakang Masjid Raya Baiturrahman), Banda Aceh

Harga: Sekitar 5,000 – 15,000 IDR per porsi



Bubur Kanji Rumbi



Image credit: @sya_zub
Bulan bulan pahala lalu, Bubur Kanji Rumbi sering disediakan sebagai sajian buka puasa, terutama di masjid-masjid. Buburnya sendiri mirip dengan bubur ayam yang dijual di daerah-daerah lain di Indonesia. Namun, yang membedakan ialah topping yaitu udang atau potongan daging, dan sayuran mirip wortel atau kentang.
Image credit: @yuneth_79
Terinspirasi dari tradisi India, bubur ini mengandung rempah-rempah, termasuk kapulaga hijau yang dipercaya sanggup menenangkan perut sehabis berpuasa. Di banyak sekali kota dan desa di Aceh, Bubur Kanji Rumbi dimasak di panci atau kuali besar alasannya ialah akan disuguhkan kepada ratusan, atau bahkan ribuan orang! Di luar bulan puasa, tidak banyak rumah makan yang menyajikan masakan ini. Akan tetapi, kau bisa coba bertanya ke rumah makan khas Aceh yang bersahabat dengan penginapanmu.

Lokasi: Rumah Makan Aceh Rayeuk,  Jl. Mr. Muhammad Hasan, Lueng Bata, Kota Banda Aceh

Jam Buka: Setiap hari, 8.00 hingga 22.00

Harga: Mulai dari 10,000 IDR



Es Timun Serut



Image credit: @tarivc
Petualangan berburu masakan Aceh dan sekitarnya harus ditutup dengan minuman yang berkesan. Kalau kau sudah pernah mencoba kopi telur yang legendaris, kali ini kau bisa memesan es timun serut, atau dalam bahasa Aceh disebut “ie boh timon”. Menu ini hampir ada di setiap rumah makan masakan Aceh di Banda Aceh.
Image credit: @mery_link
Es timun serut yang memakai timun sayur ini disajikan dengan sirup manis khas Aceh dan es batu. Selain segar, es timun serut berguna untuk mengurangi rasa mual dan mengembalikan selera makan. Makanya, minuman ini semakin melejit pada bulan bulan pahala sebagai takjil.

Lokasi: Tersedia hampir di seluruh rumah makan di Banda Aceh

Harga: Sekitar 10,000 – 15,000 IDR


Berwisata ke Banda Aceh, jangan terlewat untuk merasakan masakan khasnya. Sebagian memang hanya bisa kau temui di kota atau waktu tertentu, tetapi mumpung di Aceh, coba saja berburu masakan ke pasar lokal atau rumah makan setempat. Kamu juga akan mendapat pengalaman tak terlupakan!