Cara Mengenali Tumbuhan Yang Aman Di Konsumsi Ketika Survival Di Gunung

Foto Menikmati pemandangan akam
Foto menikmati angin di Gunung. Instagram
Dalam mencari sumber makanan di alam bebas baik ketika situasi survival atau dalam keadaan normal, yang harus anda ingat ialah anda punya beberapa pilihan yang dapat dijadikan sebagai sumber makanan, dapat bersumber dari hewani atau nabati, tergantung lokasi anda berada. Dan sangat penting untuk mencoba semua peluang untuk mendapatkan sumber makanan tersebut walau sedikit. Namun tentu saja hal tersebut berbanding lurus dengan keahlian yang anda miliki perihal cara bertahan hidup di hutan terutama dalam hal mendapatkan sumber makanan.

Dalam mendapatkan sumber makanan anda dapat mencari disekitar lokasi anda membuat shelter / tenda ataupun menemukannya di sepanjang rute perjalanan yang anda lalui. Walau sedang berada di hutan yang dipenuhi aneka macam jenis tumbuhan, tetap saja menemukan tumbuhan yang layak di komsumsi tidaklah semudah teori yang sedang anda baca saat ini, lantaran resiko keracunan hingga kematian dapat saja terjadi bila anda salah dalam menentukan makanan.

Baca :
Manfaat Madu bagi Pendaki Gunung

Secara umum ada ciri – ciri yang dapat anda jadikan patokan ketika menentukan jenis tumbuhan yang dapat di konsumsi ataupun tidak. Ciri tersebut berlaku untuk tumbuhan yang benar-benar tidak anda kenali sebelumnya.

Oleh karena itu, untuk tumbuhan atau tanaman yang sebelumnya tidak anda ketahui sangat penting untuk mengikuti beberapa cara untuk menentukan tumbuhan atau tanaman tersebut layak di makan ataupun tidak, tujuannya ialah untuk meminimalisir kemungkinan anda keracunan.


Ciri – Ciri Tumbuhan Yang Layak Untuk Di Konsumsi

  • Tumbuhan terlihat normal, biasa saja tidak mencolok dari segi warna, amis dan bentuknya, juga tidak hidup sendiri. Untuk menentukan itu semua gunakan baik-baik indra anda, kecuali indra telinga :D
  • Konsumsi bab yang masih muda, lantaran umunnya masih gampang untuk dicerna oleh tubuh, kecuali buah-buahan.
  • Sebaiknya sebelum di konsumsi, oles dulu getah atau air perasannya di bibir atau di kelopak mata kalau tidak menimbukan panas atau gatal berarti kondusif di konsumsi.
  • Kalau memungkinkan, masak terlebih dahulu sanggup direbus atau di panggang sebelum di konsumsi. Pisang muda yang penuh getah dan rasanya super sepat sekalipun akan sangat nikmat kalau sudah dipanggang.

Penulis rasa ciri - ciri diatas ialah yang paling utama lantaran paling gampang diterapkan. Sedangkan ciri-ciri lainnya seperti, pilih tumbuhan yang dimakan oleh binatang khususnya mamalia, bagi penulis mungkin hewannya lebih menarik dari pada mengkonsumsi tumbuhan yang di makan binatang tersebut.

Untuk jamur, sebaiknya hindari mengkonsumsi jamur yang tidak anda kenali dengan baik. Walaupun ada ciri-ciri umum jamur yang sanggup di konsumsi, tetap saja resiko menemukan jamur beracun lebih besar ketika dialam liar, lebih baik cari tumbuhan lain saja.


Asah Keahlian Survival Anda


Salah satu cara semoga anda lebih jeli dalam menentukan tumbuhan yang layak di komsumsi ialah ketika mendaki, cobalah lebih fokus mengamati tumbuhan sekitar disepanjang jalur pendakian terutama untuk jalur yang gres pertama kali dilalui. Jangan hanya terpesona dengan keindahan alamnya saja. Coba sambil berjalan amati tumbuhan mana yang layak di konsumsi, tumbuhan mana sebagai sumber air, menemukan jalur binatang atau sarang binatang dan sebagainya.

Bila perlu umpamakan diri anda dalam situasi survival dan sedang memempuh rute tersebut, tetapi tidak perlu keluar jadi jalur pendakian lantaran tujuannya hanya sebatas mengamati. Mungkin anda akan berjalan lebih lambat dari anggota yang lain untuk hingga di campsite, tetapi akan banyak ilmu yang di sanggup dari pengamatan tersebut.

Cara lain bagi anda yang pemula, jangan sia-sia kan keberadaan anggota tim pendakian yang lebih senior dan berpengalaman, jangan segan untuk bertanya hal-hal yang belum anda ketahui tentang tumbuhan yang layak di konsumsi dengan aman.