Showing posts with label Banten. Show all posts
Showing posts with label Banten. Show all posts

Tips Pendakian Gunung Pulosari Banten

Gunung Pulosari adalah sebuah gunung mungil yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, bisa dibilang Gunung Pulosari adalah gunung paling populer di Banten karena selain tidak terlalu tinggi, pemandangan yang ditawarkan juga cukup indah.

Gunung Pulosari sendiri memiliki ketinggian 1346 Mdpl, walaupun tingginya yang tidak melebihi Gunung Andong di Magelang, tapi jangan salah, jalur pendakian di Gunung Pulosari cukup menguras tenaga lho.

Bagi masyarakat sekitar, Gunung Pulosari adalah gunung yang penuh misteri karena ditemukan banyak arca dan situs-situs kuno disekitar kawasan gunung.

Di Museum Nasional Indonesia di Jakarta terdapat sejumlah arca yang disebut "arca Caringin" karena pernah menjadi hiasan kebun asisten-resisten Belanda di tempat tersebut. Arca tersebut dilaporkan ditemukan di Cipanas, dekat kawah Gunung Pulosari.

Menurut pengalaman para pendaki yang sudah mendaki di Gunung Pulosari, walaupun tingginya hanya 1346 Mdpl, namun jalur pendakiannya hampir mirip dengan jalur Gunung Cikuray dan Gunung Gede via Putri.

Nah, bagi kamu yang ingin mendaki di Gunung Pulosari, sebelumnya kamu bisa membaca informasi berikut sebagai referensi.

Cara Menuju ke Basecamp Gunung Pulosari


Untuk menuju ke Basecamp Gunung Pulosari, kita bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, namun lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Dari Pandeglang kamu tinggal menuju kearah pertigaan Mengger, setelah sampai di Mengger kamu tinggal lurus saja menuju Mandalawangi, tetap lurus hingga kamu sampai di Pari hingga kamu menemukan Pasar Pari.

Tidak jauh dari Pasar Pari akan terdapat petunjuk bertuliskan Tempat Wisata Pulosari, ikuti saja petunjuk tersebut hingga kamu sampai di lokasi.

Sedangkan bagi kamu yang ingin menggunakan transpotrasi umum, kamu bisa naik kereta dengan jalur :
Tanah Abang/Duri - Rangkasbitung, St. Rangkas - Terminal Mandala, Terminal Mandala - Pandeglang, Pandeglang - Pasar Pari, dari Pasar Pari menuju Warung/Basecamp harus naik ojek.

Atau kamu juga bisa menggunakan bus dengan jurusan Kalideres – Labuan dan turun di pertigaan Mengger lalu dilanjutkan dengan naik angkot menuju Pari dan dilanjutkan lagi dengan ojek menuju Basecamp.

Biaya Retribusi Gunung Pulosari


Rp. 10.000/orang
(harga tiket bisa berubah kapanpun)

Lokasi Camp Terbaik


Lebih disarankan untuk mendirikan tenda di sekitar kawah karena areanya yang sangat luas dibandingan di puncak yang cukup sempit dan akan langsung penuh saat banyak pendaki.

Sumber Air di Gunung Pulosari


Ya, di Gunung Pulosari terdapat sebuah air terjun bernama Curug Putri yang dijadikan sebagai tempat wisata, lokasi Curug Putri setelah kita melewati Pos 1, biasanya para pendaki lebih memilih berlama-lama disini untuk bersantai.

Apakah Terdapat Warung di Jalur Pendakian Gunung Pulosari ?


Terdapat warung di Basecamp dan Kawah, namun untuk warung di area kawah biasanya memiliki harga yang cukup mahal.

Apakah Jalur Pendakian Gunung Pulosari Mudah ?


Sesuai pengalaman para pendaki, jalur pendakian Gunung Pulosari bisa dibilang cukup menguras tenaga, jalur akan semakin berat setelah kita melewati Curug Putri, dari situ jalur lebih didominasi oleh tanjakan dan sangat minim “bonus”.

Berapa Lama Pendakian di Gunung Pulosari ?


Rata-rata waktu pendakian di Gunung Pulosari sekitar 3 jam, tergantung kecepatan kita dalam berjalan, terutama ketika dari kawah menuju puncak, disini terdapat dua jalur yang bisa kita pilih.

Pertama dengan mendaki melalui jalur Vertikal dengan kemiringan hampir 70 derajat namun hanya memakan waktu kurang lebih 45 menit saja, atau memutari punggung gunung tapi memakan waktu lebih lama, yaitu sekitar 1 jam lebih.

Tips Mendaki di Gunung Pulosari Banten :
  • Waktu terbaik untuk mendaki di Gunung Pulosari adalah saat musim kemarau, karena saat musim hujan jalur akan sangat licin.
  • Sumber air yang jernih adalah di Curug Putri, selain itu biasanya keruh karena ulah para pendaki nakal.
  • Lokasi camp terbaik adalah di Kawah.
  • Di Kawah terdapat warung dan kamar mandi, jadi kamu tidak perlu kawatir buang air sembarangan.
  • Disarankan utnuk melatih fisik seminggu sebelum mendaki, karena walaupun tidak terlalu tinggi tapi Gunung Pulosari memiliki jalur yang cukup susah.

Nah, jadi kapan kamu berencana mendaki di Gunung Pulosari

Telaga Biru Cigaru, Danau Cantik dari Tangerang

foto telaga biru cigaru
telaga biru cigaru. foto : @tantiisiregar

Sebelum merangkak ke objek wisata favorit di Tangerang, banyak wisatawan yang mengira jika Tangerang tidak memiliki tempat wisata keren. Namun di Tangerang ada tempat wisata yang akan membuat anda terasa dimanjakan oleh alam.

Telaga Biru Cigaru menawarkan sebuah danau dengan pemandangan yang cukup menarik untuk kita abadikan kedalam kamera. Dari panamaan Telaga sudah dapat anda bayangkan bagaimana menariknya tempat ini bila anda abadikan pemandangannya bersama keluarga atau partner.

Sebelum anda berkunjung ke Telaga Biru Cigari sebaiknya anda mencari data tentang Apa yang menariknya tempat wisata ini, bagaimana fasilitas, rute untuk menuju tempat wisata, tiket masuk, akomodasi, dan waktu pas untuk berkunjung, sehingga kedatangan anda memiliki nilai dan kesan dalam berwisata.

Keunikan di Telaga Biru Cigaru Tangerang


Telaga Biru Cigaru merupakan salah satu dari banyaknya wisata Indonesia yang terbentuk akibat bekas ulah manusia.

telaga biru cisoka cigaru
pemandangan di telaga biru cigaru. foto : @heydwiki

Awalnya Telaga Biru Cigaru adalah sebuah pertambangan batu, akibat sering digali untuk diambil bebatuannya, menjadikan terbentuknya lubang-lubang besar di kawasan ini, lalu lubang-lubang tersebut mulai terisi air ketika hujan, jadilah pemandangan layaknya sebuah telaga.

Yang membuat Telaga Biru Cigaru menarik wisatawan adalah warna airnya yang terlihat berwarna biru kehijauan layaknya Danau Kaolin di Bangka Belitung.

Di area tempat wisata Telaga Biru Cigaru terdapat sekitar dua danau, danau di sebelah kanan warna airnya berwarna biru, sedangkan di sebelah kiri cenderung berwarna hijau.

Telaga Biru Cigaru ini sangat cocok dikunjungi bagi kamu yang ingin mencari spot keren untuk berfoto di Tangerang, ditambah lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota membuat wisata Tengerang satu ini cepat ngehits dikalangan anak muda.


foto pemandangan telaga biru cigaru
pemandangan dari atas. foto : @uchim_

Fasilitas :
  • Gazebo
  • Warung 
  • Tempat Parkir
  • Perahu

Harga Tiket Masuk Telaga Biru Cigaru :
RP. 10.000/orang

Naik Perahu Keliling Danau :
Rp. 20.000

Jam Buka :
Pagi – Sore hari

Akomodasi (Penginapan)
Untuk penginapan, kamu bisa mencarinya di pusat Kota Tangeran, karena tempat wisata ini tak jauh dari pusat kota.

Lokasi :
  • Alamat ; Dusun Cigaru, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tanggerang.
  • 38 Km dari pusat Kota Tangerang melalui Jl. Aria Jaya Santika (1 jam 5 menit)
  • (perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)

Rute Menuju Telaga Biru Cigaru Tangerang


Akses menuju Telaga Biru Cigaru sangatlah mudah, bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Menggunakan Kendaraan Pribadi
Dari Pusat Kota Tangerang kamu bisa melalui Jl. Pemda Tigaraksa hingga kamu sampai di Bunderan Tigaraksa, dari bunderan tersebut silahkan belok kanan menuju Cisoka.

Ikuti jalan hingga kamu menemukan plang petunjuk SMPN 1 Cisoka, lalu ikuti petunjuk tersebut, dari sini kamu bisa bertanya ke warga sekitar.

Menggunakan Transportasi Umum
Jika kamu dari Jakarta, kamu bisa menggunakan kereta api dari Stasiun Kebayoran Lama menuju Stasiun Tigaraksa Tangerang.

Setelah sampai di Stasiun Tigaraksa, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju pertigaan gang SMPN 8 Cisoka dengan menggunakan angkot (pangkalan angkot berada di sebelah kiri Stasiun), setelah sampai di pertigaan SMPN 8 Cisoka kamu bisa naik ojek untuk mengantarkanmu ke lokasi.

Tips Berlibur ke Telaga Biru Cigaru :

  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke Telaga Biru Cigaru adalah saat pagi dan sore hari karena saat itu sinar matahari tidak terlalu terik.
  • Pilihlah hari yang tepat, yaitu di musim kemarau dan di hari biasa, sebab saat weekend dan hari libur biasanya cukup ramai.
  • Hati hati terhadap pungli
  • Dan hati hati juga ketika berada di lokasi wisata, sebab danau terletak tepat di sebelah lubang bekas tambang yang rawan longsor.
  • Lebih disarankan untuk menggunakan transportasi umum.
  • Cobalah naik perahu untuk berkeliling danau bersama pasangan agar suasana kian romantis.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.