Showing posts with label Jawa Tengah. Show all posts
Showing posts with label Jawa Tengah. Show all posts

7 Objek Wisata Romantis di Semarang yang Harus Kamu Kunjungi

Semarang  sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah, tentunya menjadi salah satu destinasti wisata favorit di Jawa Tengah. Di Semarang sendiri terdapat banyak sekali jenis wisata, mulai dari wisata religi, sejarah, alam hingga kuliner.

Nah, dari banyaknya wisata di Semarang, terdapat beberapa wisata yang memiliki suasana cukup romantis, bagi kamu yang sedang mencari tempat romantis di Semarang, dibawah ini 7 tempat wisata romantis yang harus kamu kunjungi dengan pasanganmu.

1. Lawang Sewu

Objek wisata Lawang Sewu
Foto : @bangkitbagaskr

Salah satu tempat wisata yang terbilang cukup romantis di pusat kota Semarang adalah Lawang Sewu, ya, siapa yang tidak tahu mengenai Lawang Sewu, tempat wisata ini sudah menjadi ikon bagi pariwisata di Semarang.

Lawang Sewu memiliki arsitektur yang cukup menarik dan fotogenik, sebenarnya Lawang Sewu tidak memiliki seribu pintu layaknya nama tempat itu sendiri, namun karena terlalu banyak pintu di bangunan ini jadi untuk mempermudah, disebut saja dengan nama Lawang Sewu (Pintu Seribu).

Ajaklah pasanganmu berlibur kesini, berkeliling di Lawang Sewu melihat keunikan arsitektur bangunan bersama pasangan menjadikan suasana kian romantis, apalagi jika kamu datang ketika sore menjelang malam, maka kamu akan disuguhkan lampu-lampu cantik yang menghiasi bangunan Lawang Sewu.

Lokasi wisata : Komplek Tugu Muda, Jalan Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah.

2. Citra Grand


bianglala. foto : @andi_apallya

Citra Grand merupakan salah satu perumahan elit di Semarang, perumahan ini mengusung konsep City Of Festival, dimana terdapat taman dan wahana bermain yang bisa kita coba. Salah satu wahana populer di Citra Grand Semarang adalah Bianglala yang memiliki tinggi sekitar 30 meter.

Setiap harinya Citra Grand selalu ramai oleh pengunjung, terutama kalangan anak muda, biasanya mereka datang di malam hari untuk merasakan suasana yang lebih nyaman. Nah, kamu bisa mengajak pasangan naik Bianglala di kawasan Citra Grand.

Dengan ketinggian 30 meter, kita bisa melihat Kota Semarang dari atas, pemandangan dan suasananya akan membuatmu terlihat seperti pasangan romantis ketika mengajak pasangan datang kesini.

Lokasi Objek Wisata : Jl. Kompol R. Soekanto, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

3. Sam Poo Kong



pelataran utama klenteng sam poo kong. foto : @iphinuno

Sam Poo Kong adalah sebuah tempat wisata bernuansa Budha, karena memang Sam Poo Kong merupakan bangunan Klenteng yang digunakan untuk beribadah para umat Budha di Semarang. Namun terlepas dari fungsi utamanya itu, Sam Poo Kong ternyata memiliki pemandangan dan arsitektur yang keren lho.

Klenteng Sam Poo Kong merupakan peninggalan Laksamana Cheng Ho, bagi kamu yang sedang mencari tempat wisata sederhana namun menyenangkan dan cukup murah, maka kamu harus berkunjung ke Sam Poo Kong.

Setiap harinya Sam Poo Kong selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama kalangan anak muda, disini kita bisa berkeliling Klenteng atau hanya sekedar duduk bersantai di kursi-kursi yang sudah disediakan.

Lokasi tempat wisata: Simongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

4. Bukit Gombel



citylights semarang. foto : @adityanurfadly

Nah, kalau tempat wisata yang satu ini pasti semua setuju jika Bukit Gombel merupakan salah satu tempat wisata paling romantis dan direkomendasikan di Semarang. Bukit Gombel terletak di dataran tinggi Semarang, bukit ini menawarkan pemandangan kota Semarang dari ketinggian yang terlihat sangat cantik.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Bukit Gombel adalah saat malam hari, dari bukit ini kita bisa melihat kerlap-kerlip lampu kota Semarang yang terlihat layaknya bintang di Bumi. Mengajak pasangan bersantai di Bukit Gombel ditemani dengan pemandangan indah dan jagung bakar akan membuatmu tak mau ingin berlama-lama disini.

Lokasi tempat wisata : Jl. Setyabudi, Semarang, Jawa Tengah

5. Pantai Marina



Foto : @mhdbalae

Beralih sejenak ke wisata pantai, di Semarang terdapat pantai yang sudah sangat populer, yaitu Pantai Marina, memang pemandangan di Pantai Marina tak seindah di pantai-pantai di Bali maupun Lombok. Walaupun begitu, objek wisata Semarang satu ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Datanglah saat sore hari bersama pasangan, maka kamu akan mendapatkan suasana pantai Marina yang sedikit lebih sepi dari biasanya, bersantai di pinggir pantai dengan backsound deburan ombak, angin sepoi-sepoi dan pemandangan indahnya matahari terbenam akan membuatmu lupa waktu.

Lokasi tempat wisata : Jalan Yos Sudarso, kompleks PRPP (singkatan dari Pekan Raya Promosi dan Pembangunan), kelurahan Tawangsari, Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah.

6. Candi Gedong Songo



Foto : @liarahma05

Inilah tempat wisata alam yang sangat populer di Kabupaten Semarang, Candi Gedong Songo merupakan sebuah komplek candi yang terletak di lereng gunung Ungaran, komplek ini tebilang cukup luas karena tersebar di lereng gunung Ungaran dari bawah hingga atas.

Di Gedong Songo terdapat 5 Candi utama, untuk menuju ke Candi V (5) maka kamu harus berjalan sekitar 30 menit dari tempat parkir, komplek Candi Gedong Songo dikelola dengan baik sehingga terlihat terawat.

Ajaklah pasanganmu berkeliling dari Candi I hingga Candi V, selama perjalanan kamu bisa membahas banyak hal, contohnya pemandangan indah yang ditawarkan objek wisata ini.

Disini kita bisa melihat samar-samar gunung Merbabu dan Sumbing yang terlihat gagah berdiri, selain itu kamu juga bisa berkeliling dengan menunggangi kuda lho, di kawasan wisata ini juga terdapat pemandian air panas yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit, tertarik ?

Lokasi : Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang

7. Setiya Aji Flower Farm



Setiya Aji Flower Farm merupakan sebuah kebun bunga krisan yang terletak di Bandungan, tempat wisata satu ini sudah cukup populer dikalangan anak muda, terutama para cewek. Nah bagi kamu yang sedang mencari wisata romantis murah di Bandungan, datang saja ke Setiya Aji Flower Farm.

Di kebun bunga Bandungan ini kita bisa melihat cantiknya warna warni bunga krisan, selain itu kita juga bisa membeli bunganya juga lho, romantis kan?

Lokasi : Dusun Ngasem, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Nah, itulah 7 tempat wisata romantis di Semarang yang bisa kamu kunjungi bersama pasangan, sedikit saran, jika kamu ingin lebih puas berkeliling di tempat-tempat wisata tersebut, datanglah ketika hari biasa (senin-kamis) karena biasanya saat hari libur dan weekend akan ramai oleh pengunjung.

Wisata Alam Paling Favorit di Kudus, Air Terjun Montel dengan Ketinggian 50 Meter

air terjun montel. foto : @dwi_komara

Kudus adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang kurang dilirik wisatawan, bukan tanpa alasan. Kudus memang tidak memiliki banyak tempat wisata yang dapat kita kunjungi.

Terlepas dari itu, ternyata di Kudus ada satu wisata alam yang layak dan harus kamu kunjungi, yaitu Air Terjun Montel


Menarik untuk ditelusuri Apa yang Menarik di Air Terjun Montel Kudus? Akomodasi (Penginapan), dan Tips Berlibur ke Air Terjun Montel Kudus.

Air Terjun Montel terletak di Daerah Colo, Kudus, tepatnya di kaki Gunung Muria, yaitu gunung paling terkenal di Kabupaten Kudus.




Foto 2 : @saiffuul

Bisa dibilang Air Terjun Montel merupakan primadonanya wisata alam di Kudus, Air Terjun Montel menjadi wisata alam paling populer di Kabupaten ini yang tak boleh kamu lewatkan.

Karakteristik dari Air Terjun Montel ini tak jauh berbeda dengan Curug Lawe dan Grojogan Sewu, hanya saja Air Terjun Montel lebih kecil.

Suasana di tempat wisata Kudus satu ini bisa dibilang cukup sejuk karena berada di dataran tinggi, ditambah dengan rimbunnya pepohonan dan tanaman hijau yang berada di sekitar air terjun membuatnya terlihat alami.

Air Terjun Montel memiliki ketinggian kurang lebih 50 meter dengan debit air yang cukup deras, tepat di bawah air terjun terdapat kolam alami yang bisa digunakan untuk mandi atau sekedar membasuh muka.


Dari tempat parkir kita harus berjalan kaki sekitar 10 menit, ada dua pilihan, kamu bisa naik ojek atau jalan kaki, tapi lebih disarankan jalan kaki saja karena jaraknya yang tidak terlalu jauh.

Selain itu terdapat dua jalur yang dapat kita lalui untuk bisa sampai di lokasi air terjun, ketika kamu sampai di tempat parkir (kiri jalan) kamu akan melihat papan petunjuk bertuliskan “jalur alternatif Air Terjun Montel” di sebelah kanan, jika kamu melalui jalur alternatif tersebut, kamu akan sampai di lokasi air terjun dengan melewati sisi sebelah kanan.


Sedangkan apabila kamu melewati jalur utama (masih keatas lagi) kamu akan melewati sebelah kiri air terjun.

Air Terjun Montel cukup direkomendasikan bagi pecinta wisata alam atau pecinta fotografi karena pemandangannya yang indah, hanya saja, saat musim liburan Air Terjun Montel akan sangat dipadati oleh wisatawan.



Foto 3 : @robbikepet

Fasilitas objek wisata alam air terjun Montel :


- Warung Makan
- WC
- Ojek
Tempat Parkir
- Mushola


Harga Tiket Masuk Air Terjun Montel :


Rp. 7.500/orang

Akomodasi (Penginapan)


Sudah terdapat penginapan tak jauh dari Air Terjun Montel, jadi kamu tidak perlu kawatir.

Lokasi :
Alamat : Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
19 Km dari Alun Alun Kudus (Simpang 7) melalui Jl. Raya Kudus-Colo (37 menit)
(perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)


Rute Menuju Air Terjun Montel Kudus :


Akses menuju Air Terjun Montel sangatlah mudah, kamu bisa mengikuti rute di bawah ini.

- Menggunakan Kendaraan Pribadi


Dari Simpang 7 Kudus, ambil arah menuju Colo/Makam Sunan Muria, cukup ikuti jalan hingga kamu sampai di tempat parkir Makam Sunan Muria, dari situ kamu masih harus lurus lagi hingga menemukan belokan di kiri jalan (ikuti arah tukang ojek).

Silahkan belok (kiri), tetap ikuti jalan hingga kamu sampai di tempat parkir Air Terjun Montel

- Menggunakan Transportasi Umum


Dari pusat Kota Kudus, kamu bisa menuju ke Terminal Kudus, di terminal silahkan naik angkutan umum dengan jurusan Colo dan turun di Makam Sunan Muria. Dari Makam Sunan Muria kamu bisa naik ojek sampai lokasi atau memilih jalan kaki dengan mengikuti arah para tukang ojek.


Tips Berlibur ke Air Terjun Montel Kudus :


  1. Waktu terbaik berkunjung ke Air Terjun Montel adalah saat hari biasa, sebab saat liburan biasanya akan banyak sekali wisatawan yang berkunjung.
  2. Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi.
  3. Datanglah saat pagi untuk merasakan udara yang masih sejuk dan suasana yang lebih nyaman.
  4. Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan ya.


Demikianlah sekilas informasi pendukung wisata alam tentang objek wisata air terjun montel di Jawa Tengah.

10 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Klaten, Jawa Tengah

Klaten, sebuah Kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan provinsi Yogyakarta, di kota yang memiliki slogan “Klaten Bersinar” ini terdapat banyak sekali tempat wisata menarik dan keren yang wajib kita kunjungi.


Tempat Wisata hits di Klaten sendiri didominasi oleh wisata alam dan candi, walaupun masih kalah populer dengan Kota-Kota tetangganya seperti Bantul dan Solo, tapi jangan pernah remehkan wisata di Kabupaten ini ya.


Objek Wisata Populer dan Instagramable di Klaten



Bagi kamu yang sedang berlibur di Klaten tapi bingung mau kemana, berikut  wisata - wisata favorit di Klaten Kabupaten Jawa Tengah:

1. Umbul Ponggok


Umbul Ponggok
Tempat Wisata Umbul Ponggok Klaten, Jawa Tengah
Tempat wisata di Klaten pertama adalah Umbul Ponggok, tempat wisata satu ini memang sudah terkenal hingga ke luar daerah, bahkan Umbul Ponggok kini menjadi ikon wisata kota Klaten.

Umbul Ponggok merupakan sebuah kolam renang alami yang bersumber langsung dari mata air asli. Di Umbul Ponggok Klaten kita bisa melakukan beberapa aktivitas seru, seperti snorkeling dan berfoto dibawah air dengan berbagai macam alat, mulai dari kursi, laptop, tenda hingga motor yang diletakkan di dasar kolam.

Tak hanya itu, dasar kolam Umbul Ponggok merupakan pasir dan bebatuan yang menjadi habitat ikan-ikan air tawar, jadi pemandangan terlihat sangat alami

Selain itu objek wisata Klaten ini juga sering digunakan untuk berlatih diving.Umbul Ponggok menjadi wisata paling populer di Klaten, selain karena keunikan foto-foto bawah airnya, juga karena akses menuju lokasi yang sangat mudah, jadi apabila kamu sedang berada di Klaten, tak adil rasanya jika tidak berkunjung di Umbul Ponggok.
Pict; @intanpermatasoe

2. Mata Air Cokro Tulung


Tempat Wisata Mata Air Cokro Tulung
Tempat Wisata Mata Air Cokro Tulung, @valitaclaudya
Wisata Klaten memang tak bisa dipisahkan dari mata airnya, salah satu mata air yang cukup populer di Klaten selain Umbul Ponggok dan Umbul Kemanten adalah Mata Air Cokro Tulung.

Objek wisata satu ini sedikit berbeda dengan kebanyakan wisata mata air di Klaten. Mata Air Cokro Tulung lebih mirip waterpark mini dengan banyaknya wahana menarik yang bisa kita coba, selain itu suasana alam di objek wisata Klaten ini juga cukup menyenangkan, ditambah lagi dengan airnya yang berasal dari mata air asli yang menjadikannya terasa segar.

3. Umbul Kemanten


tempat wisata Umbul Kemanten
Tempat wisata Umbul Kemanten
Nah, inilah tempat wisata mata air populer ketiga di Klaten setelah Umbul Ponggok, untuk Umbul Kemanten atau juga bisa disebut Umbul Manten ini sedikit berbeda dengan Umbul Ponggok.

Walaupun sama-sama berasal dari mata air, namun suasana dan pemandangan di Umbul Manten lebih terlihat masih alami, selain itu dasar kolam Umbul Manten bukanlah pasir, melainkan bebatuan, di sekitar kolam juga ditumbuhi oleh pohon-pohon besar.

Kedua objek wisata Klaten ini, yaitu Umbul Ponggok dan Umbul Manten masih terletak di satu Kecamatan, jadi apabila kamu sudah bosan atau malas dengan keramaian di Umbul Ponggok, kamu bisa datang ke Umbul Manten, dimana suasana lebih terasa alami dan tak seramai Umbul Ponggok.

4. Umbul Jolotundo


Tempat wisata Umbul Jolotundo
Tempat wisata Umbul Jolotundo, @pradanta_mfvnt
Masih seputar wisata mata air, salah satu tempat yang bisa menjadi wisata alternatifmu di Klaten adalah Umbul Jolotundo. Wisata air satu ini merupakan sebuah kolam renang yang cukup tua di Klaten karena menurut informasi Umbul Jolotundo dibangun pada tahun 1924.

Berbeda dengan kebanyakan wisata Umbul di Klaten, kolam renang Umbul Jolotundo dipisahkan menurut kedalamanya masing-masing, jadi sangat cocok dikunjungi apabila kamu tidak bisa berenang namun ingin mandi di kolam renang.

Lokasi : Jl. Klaten - Jatinom, Jambeyan, Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

5. Museum Gula Jawa Tengah

Museum Gula Jawa Tengah
Museum Gula Jawa Tengah, @khusumanusa
Selain mata air dan candi, Klaten juga memiliki jenis wisata lainnya, yaitu wisata Sejarah di Museum Gula Jawa Tengah. Objek wisata Klaten satu ini juga dikenal dengan nama Museum Gula Gondang Winangoen, lalu apa sih menariknya Museum Gula Gondang Winangoen ini? Museum Gula Gondang Winangoen Klaten ini pernah menjadi Museum Gula terbesar di Asia Tenggara, dengan luas sekitar 100 hektar, luas kan?

Di Museum Gula ini kita bisa menemukan banyak koleksi mulai dari foto-foto bersejarah, alat-alat komunikasi lama, lokomotif kereta tebu. Replika peralatan pembuat gula hingga diorama pabrik gula dan pabrik tebu. Tak hanya itu saja, bagi kamu yang ingin belajar lebih jauh, kamu bisa masuk ke Perpustakaan dikawasan Museum ini.

Museum Gula ini diresmikan oleh Soepardjo Roestam (Gubernur Jawa Tengah kala itu) pada tanggal 11 September 1982. Bagi anda yang penasaran apa saja sih keunikan Objek wisata ini :
  1. Serambi bangunan utama museum yg berisi kursi-kursi antik;
  2. Ruangan utama dari museum gula, berisi peta sebaran pabrik gula di Jawa Tengah, berbagai jenis tebu yang diawetkan serta peralatan dan teknik menanam tebu;
  3. Ruangan kedua yang berisi peralatan laboratorium untuk menguji kualitas gula
  4. Ruangan ketiga berisi foto-foto pabrik gula yang tersebar di Jawa Tengah dan maket salah satu pabrik gula
  5. Ruangan terakhir berisi tempat kerja pejabat pabrik gula Gondang Winangoen, foto-foto pimpinan pabrik gula dan alat ketik kuno berbagai jenis dan bentuk;
  6. Perpustakaan yang terpisah dari bangunan utama museum dan hal yang unik disini adalah tersediannya foto-foto album kenangan kegiatan di pabrik gula Gondang Winangoen dari tahun 1980-an.
Lokasi : Jalan Yogyakarta-Solo Km. 25, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

6. Makam Sunan Pandanaran/Makam Tembayat


Makam Sunan Pandanaran/Makam Tembayat
Makam Sunan Pandanaran/Makam Tembayat, @mimidynta2627
Klaten ternyata tak hanya memiliki wisata sejarah dan alam saja lho, di Kabupaten ini juga memiliki wisata religi yaitu Makam Sunan Pandanaran atau Makam Tembayat. Kawasan ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Sunan Tembayat yang merupakan salah satu murid dari Sunan Kalijaga.

Lokasi Makam Tembayat ini berada di perbukitan Jabalkat, dimana untuk bisa sampai di lokasi Makam kita harus menaiki ratusan anak tangga seperti halnya ketika ingin menuju ke Makam Sunan Muria, Kudus.

Lokasi : Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

7. Masjid Al Aqsa


Wisata Religi Masjid Al Aqsa Klaten
Wisata Religi Masjid Al Aqsa Klaten, @wanto_puetra
Masih seputar wisata Religi, di Klaten terdapat sebuah Masjid dengan arsitektur yang sangat indah lho, namanya Masjid Al Aqsa. Masjid ini terletak tepat disebelah jalan raya utama menuju pusat Kota Klaten, sehingga cukup mudah untuk ditemukan.

Arsitektur Masjid Al Aqsa Klaten didominasi oleh warna coklat dan putih, menjadikannya terlihat sangat megah, selain itu halaman depan Masjid juga cukup luas, ditambah dengan adanya sebuah menara yang kian membuat Masjid Al Aqsa terlihat semakin keren.

Lokasi : Jl. Jogja - Solo, Jonggrangan, Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

8. Riverboarding Kali Pasur


Riverboarding Kali Pasur, @avatarxazalea
Nah, bagi kamu pecinta wisata memacu adrenalin, kamu harus coba riverboarding di Kali Pasur, Klaten ini, selama menyusuri sungai kita akan melewati 3 desa di Kecamatan Tulung dan Kecamatan Polanharjo.

Riverboarding di Kali Pasur ini sudah cukup populer dikalangan para pecinta petualang, derasnya aliran air di sungai Pasur akan membuat nyalimu terasa tertantang, apa kamu berani?

Lokasi : Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

9. Candi Lumbung

Beralih ke Kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Prambanan, di Kecamatan ini terdapat banyak sekali Candi-Candi keren yang bisa kita kunjungi, salah satunya adalah Candi Lumbung.


Candi Lumbung
Candi Lumbung, @spuguh
Candi ini masih satu kompleks dengan Candi Prambanan, tepatnya di sebelah Candi Bubrah. Candi Lumbung memang masih kalah populer dengan wisata Klaten lainnya, namun bagi kamu pecinta wisata sejarah tak ada salahnya untuk berkunjung ke candi satu ini, objek wisata ini bisa menjadi alternatifmu dikala berkunjung ke Candi Prambanan.

Lokasi : Taman Wisata Candi Prambanan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

10. Candi Plaosan


Inilah objek wisata Candi paling populer kedua di Klaten setelah Candi Pramabanan, Candi Plaosan terletak tak jauh dari Taman Wisata Candi Prambanan, walaupun Candi ini tidak sepopuler Candi Prambanan ataupun Candi Borobudur dimata wisatawan luar daerah, namun.


Candi Plaosan
Candi Plaosan, norel08
Bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya, Candi Plaosan merupakan salah satu Candi dengan pemandangan cantik di Klaten. Candi Plaosan juga dikenal dengan nama candi kembar karena disini berdiri dua candi besar dengan ukuran dan bentuk hampir sama, candi yang berdiri disebelah selatan bernama candi kidul, sedangkan yang disebelah utara bernama candi lor.

Komplek Candi Plaosan terdiri dari dua bagian, yaitu Candi Plaosan Lor dan Kidul, dua bagian tersebut dipisahkan oleh dinding batu, biasanya wisatawan yang baru saja berkunjung di Candi Prambanan menjadikan Candi Plaosan sebagai tujuan wisata keduanya.

Lokasi : Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Nah, itulah daftar tempat wisata Populer di Klaten yang harus kamu kunjungi minimal salah satunya ketika sedang berkunjung di Kabupaten ini.

Pantai Goa Cemara, Tempat Wisata Fotogenik dan Instagramable Jogjakarta

Pantai Goa Cemara Jogjakarta
Sunset di Pantai Goa Cemara
Wisata Jogjakarta - Mungkin kamu berpikir jika di Jogjakarta hanya di Kabupaten Gunung Kidul saja yang memiliki pantai-pantai indah. Tapi jangan salah, di Kabupaten Bantul juga terdapat objek wisata pantai dengan dengan deretan pantai di Gunung Kidul.

Salah satu tempat wisata pantai di Jogjakarta Kabupaten Bantul yang sudah sangat populer adalah Pantai Parangtritis. Namun, selain pantai tersebut masih terdapat pantai lainnya yang tak kalah keren untuk kita kunjungi, yaitu Pantai Goa Cemara.

Pemandangan nya tak kalah cantik dengan tempat wisata pantai lainnya di Jogjakarta, Pantai Goa Cemara sesuai dengan sebutannya pohon cemara banyak tumbuh di sekitar pantai dan membentuk seperti Goa. Banyak pengunjung yang tidak melewatkan kesempatan untuk mengabadikannya di tempat wisata ini.

Keunikan Wisata Pantai Goa Cemara

Pantai Goa Cemara memang masih kalah populer dengan pantai lainnya di Kabupaten Bantul, seperti Pantai Depok dan Parangtritis. Walaupun begitu, Pantai Goa Cemara memiliki karakteristik unik yang memikat hati wisatawan agar datang mengunjunginya.

Hanya berjarak sekitar 20 Km dari Pantai Parangtritis, kedua tempat wisata Jogja ini sebenarnya memiliki karakteristik yang hampir sama. Pantai Goa Cemara juga memiliki pasir coklat kehitaman dengan garis pantai yang cukup panjang, namun bukan pasirnya yang menjadi daya tarik utama dari wisata ini.

Sesuai namanya, di kawasan Pantai Goa Cemara terdapat banyak sekali pohon cemara yang tumbuh rimbun disekitar pantai. Pepohonan cemara inilah yang menarik minat wisatawan untuk datang. Saking rimbunnya, untuk bisa menuju ke bibir pantai kita harus berjalan diantara pepohonan cemara tersebut.

Objek Wisata Fotogenik Jogjakarta
Pemandangan Pantai Goa Cemara
View itulah yang menjadi asal usul nama dari tempat wisata Jogjakarta satu ini, rimbunnya pohon cemara seakan menciptakan sebuah goa dengan pemandangan yang sangat keren. Panjang goa ini sekitar 200 meter menuju bibir pantai.

Karena keunikannya, kini Pantai Goa Cemara menjadi salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi di Jogja, terutama bagi pecinta fotografi, formasi-formasi dari pohon cemara di pinggir pantai membuat para fotografer tertarik untuk mengabadikannya kedalam kamera.

Aktivitas Wisata Pantai Goa Cemara

Sama halnya dengan kebanyakan pantai di Jogja, Pantai Goa Cemara juga memiliki ombak yang cukup besar, jadi bagi kamu yang ingin berenang, diharapkan untuk tetap hati-hati. Dan bagi kamu yang tidak ingin berenangpun masih terdapat banyak kegiatan seru yang bisa kita lakukan di Pantai Goa Cemara.

Seperti bermain ATV, bersantai di pinggir pantai, hunting foto, melihat sunset hingga sunrise. Selain itu, lokasinya yang bersebelahan dengan Pantai Pandansari menjadikannya kian menarik, karena di Pantai Pandansari terdapat sebuah mercusuar yang bisa kita naiki baik melalui Pantai Pandansari itu sendiri ataupun melalui Pantai Goa Cemara.

Dari puncak mercusuar kita bisa melihat keindahan pantai-pantai di Bantul, terutama Pantai Goa Cemara ini. Setelah puas berkeliling, kamu bisa bersantai di warung-warung pinggir pantai sambil menyantap makanan atau minum kelapa muda.

Selain beragam kegiatan seru diatas, masih terdapat satu kegiatan lagi yang sangat sayang untuk dilewatkan. Di Pantai Goa Cemara terdapat Balai Konservasi Penyu, dimana pada bulan tertentu akan melakukan pelepasan tukik (anak penyu) ke laut lepas.

Fasilitas :
  • Toilet 
  • Warung Makan 
  • Toko Souvenir 
  • Mercusuar 
  • Tempat Parkir 
  • ATV 
  • Mushola 
Harga Tiket Masuk Pantai Goa Cemara
Rp. 5.000/orang

Jam Buka :
24 Jam

Akomodasi (Penginapan)

Bagi kamu yang ingin menginap, terdapat dua pilihan, pertama dengan berkemah di pinggir pantai (membawa peralatan sendiri), kedua dengan mencari penginapan disekitar Pantai Parangtritis yang terletak tak jauh dari Pantai Goa Cemara.

Lokasi :
Alamat ; Jalan Lintas Selatan, Desa Patehan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Jogja.
29 Km dari pusat Kota Jogja melalui Jl. Bantul-Jl. Pantai Samas (1 jam 2 menit)
38 Km dari Bandara Adi Sucipto melalui Jl. Pantai Samas (1 jam 12 menit)
(perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)


Objek Wisata Fotogenik Jogjakarta
Mercusuar Pantai Goa Cemara

Rute Menuju Pantai Goa Cemara

Akses menuju Pantai Goa Cemara sangatlah mudah, dari pusat Kota Jogja kamu tinggal menuju kearah Pojok Benteng Kulon, dilanjutkan dengan melalui Jalan Bantul. Ikuti saja jalan tersebut hingga kamu sampai di Gerbang Retribusi Pantai Samas.Setelah sampai di Gerbang Retribusi, silahkan bertanya pada penjaga gerbang mengenai arah Pantai Goa Cemara, lokasinya tak jauh dari gerbang masuk tersebut.

Tips Berlibur ke Pantai Goa Cemara :

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pantai Goa Cemara adalah saat musim kemarau dan di hari biasa, karena saat weekend dan hari libur biasanya cukup ramai oleh pengunjung.
Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor.
Sangat cocok untuk lokasi hunting foto di Jogja.

Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.

Travellink Map


foto:@dedyharmanto@eko_supiyandi 

Pesona Sunset di Pantai Wediombo, Jogjakarta

Pesona Sunset di Pantai Wediombo, Jogjakarta

Wisata Jogjakarta - Pantai Wediombo memiliki ombak terbaik di pulau Jawa tengah, tapi tentunya bagi masyarakat Jawa Tengah dan Jogjakarta lokasi Pantai G-Land terlalu jauh untuk dijangkau.

Nah, tenang, terdapat pantai alternatif di Jogja yang juga memiliki ombak tak kalah kerennya dari Pantai G-Land lho, yaitu Pantai Wediombo di Gunung Kidul, berbeda dengan kebanyakan pantai di Gunung Kidul, karakteristik dari Pantai Wediombo lebih mirip dengan pantai di Bali.


Keunikan Pantai Wediombo

Pantai Wediombo merupakan pantai yang cukup lengkap di Gunung Kidul, karakateristik Pantai Wediombo sedikit berbeda dengan kebanyakan pantai di Gunung Kidul. Dimana biasanya pantai dihiasi oleh hamparan pasir putih yang luas, Pantai Wediombo malah dihiasi oleh bebatuan di pinggir pantainya.

Bentuk dari Pantai Wediombo layaknya sebuah teluk yang menjadikan ombak disini cukup stabil, Pantai Wediombo juga dikelilingi oleh bukit bukit karst yang menjadi ciri khas pantai selatan. Ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan disini, mulai dari surfing, snorkeling, memancing hingga hunting foto keren.

Nah, bagi kamu yang tidak bisa surfing, bisa mencoba untuk snorkeling, di kawasan Pantai Wediombo terdapat dua spot snorkeling populer, yang pertama terletak didekat pantai dan bisa kita tempuh dengan berjalan kaki.

Sedangkan yang kedua terletak dibelakang ombak atau tak jauh dari tengah laut, untuk menuju ke spot kedua kita harus menyewa perahu terlebih dahulu. Tak hanya itu saja, selain surfing dan snorkeling ada kegiatan keren lainnya yang tak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Pantai Wediombo, yaitu melihat sunset.

Berbeda dengan kebanyakan pantai di Gunung Kidul yang menghadap ke selatan, Pantai Wediombo sedikit condong ke barat. Pada bulan tertentu kita bisa melihat matahari tenggelam tepat di garis horizon laut yang menjadikan pemandangan sangat indah dan sayang untuk dilewatkan, sambil menunggu momen sunset kamu bisa menghabiskan waktu dengan memancing.

Pantai Wediombo tak hanya menawarkan keindahan alamnya saja, melainkan juga menjadi habitat ikan yang sangat cocok bagi kamu pecinta mancing.

Ombak di Pantai Wediombo terbilang cukup besar, jadi sangat berbahaya untuk anak-anak, sebagai alternatifnya terdapat kolam-kolam alami di pinggir pantai yang terbentuk dari bebatuan, kolam alami ini menjadi daya tarik tersendiri dari Pantai Wediombo.

Selain itu kolam alami tersebut juga dijadikan lokasi berenang favorit oleh wisatawan yang takut untuk berenang ketengah. Setiap tahunnya lokasi wisata Pantai Wediombo Gunung Kidul juga dijadikan sebagai tempat Upacara Ngalagi, yaitu upacara adat masyarakat setempat sebagai tanda syukur atas hasil panen ikan yang melimpah.

Selain melarung sesaji ke laut, dalam ritual Ngalangi ini juga ada aktivitas menangkap ikan menggunakan gawar (jaring dari pohon wawar). Ikan-ikan tersebut kemudian akan dimasak dan dimakan bersama pada acara kenduri besar.

Fasilitas :

  • Toilet
  • Gazebo
  • Warung
  • Sewa Motor Trail
  • Sewa Tenda
  • Sewa Peralatan Snorkeling
  • Parkir
Harga Tiket Masuk :
  • Tiket masuk: Rp 5.000
  • Parkir motor Rp 2.000: menginap Rp 4.000
  • Parkir mobil Rp 5.000: menginap Rp 10.000
  • Surfing: Rp 100.000 (surf board, pemandu, foto)
  • Snorkeling: Rp 30.000 (lokasi di area pantai), Rp 80.000 (lokasi ke tengah laut dan harus naik kapal. Minimal 6 orang).
  • Sewa motor trail: Rp 100.000
  • Sewa surfboard: Rp 50.000
  • Sewa body boot: Rp 20.000
  • Sewa payung: Rp 15.000
  • Sewa tenda kapasitar 4 orang: Rp 35.000

Akomodasi (Penginapan)

Bagi kamu yang ingin menginap, disekitar kawasan wisata Pantai Wediombo Gunung Kidul belum terdapat hotel, sebagai gantinya kamu bisa menginap dikawasan Pantai Indrayanti, atau bisa juga mendirkan tenda di pinggi pantai.

Lokasi :

Alamat ; Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Gunung Kidul, Yogyakarta
73 Km dari pusat Kota Yogyakarta melalui Jl. Nasional III (2 jam 6 menit)
35 Km dari pusat kota Wonosari melalui Jl. Nasional III (1 jam 1 menit)
(perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)

Tips Berlibur ke Pantai Wediombo Gunung Kidul

Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor karena jalan menuju ke lokasi wisata terbilang cukup sempit.

Untuk kamu yang ingin melihat indahnya Sunset di Pantai Wediombo, datanglah pada bulan November-Mei, karena saat itu matahari lebih condong ke selatan, jadi kita bisa melihat matahari tenggelam dilaut.

Bagi yang ingin surfing atau snorkeling namun tidak mempunyai peralatannya, tenang, di Pantai Wediombo sudah terdapat banyak tempat penyewaan peralatan snorkeling maupun surfing.

Jika kamu tidak ingin menginap, disarankan untuk pulang tidak terlalu malam, karena jalan menuju Pantai Wediombo cukup sepi.

Pict: nasigandulpakbo
Vid: miftakhurridzo





Tips Pendakian Gunung Merapi

Wisata Gunung - Merapi, salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, sebelumnya terdapat 3 jalur pendakian di Gunung Merapi, yaitu melalui babadan, kineharjo dan new selo, namun sejak erupsi merapi tahun 2010 jalur via babadan dan kineharjo sudah tidak digunakan lagi.


sunrise indah di puncak gunung merapi
sunrise dari puncak gunung merapi
Kini di Gunung Merapi hanya terdapat dua jalur pendakian saja, yaitu melalui kecamatan selo, boyolali, jawa tengah, dan jalur Sapuangin yang terletak di Dukuh Pajegan, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, kabupaten Klaten.
foto : @officialbayu


Rute Menuju Basecamp Selo

Akses menuju Basecamp Gunung Merapi via Selo bisa dibilang susah susah gampang, untungya masih satu jalur dengan Basecamp Gunung Merbabu via Selo, Omah Bambu Merapi dan wisata Bukit Gancik.

Jadi patokannya adalah ketiga tempat tersebut, Basecamp Gunung Merapi via Selo bernama Barameru yangberada di ketinggian sekitar 1600 mdpl dibawah wisata Omah Bambu Merapi.

Sesampainya di basecamp, istirahatlah dahulu, sambil melakukan registrasi, biaya registrasi sekitar Rp. 16.000/orang dengan meninggalkan kartu identitas, di basecamp terdapat warung, kita bisa makan siang dulu disini sebelum melakukan pendakian.


foto view gunung merbabu dari gunung merapi
view merbabu dari gunung merapi. foto : @detahibatulwafi
Biasanya para pendaki mulai naik saat malam, ya, karena pendakian Gunung Merapi via Selo bisa dibilang cukup singkat seperti di gunung prau wonosobo, untuk sampai ke pasar bubrah dari basecamp kira-kira memakan waktu sekitar 4 jam, tergantung kecepatan kita saat mendaki.


Pendakian Gunung Merapi via Selo

Mulai dari basecamp, kita masih melewati jalan beraspal hingga ke New Selo (wisata Omah Bambu Merapi), yaitu sebuah gardu pandang dimana kita bisa melihat pemandangan alam dengan gunung merbabu yang kokoh berdiri didepan mata

Untuk sampai di New Selo, dari basecamp memakan waktu sekitar 15 menit, jika kamu tidak mau susah, kamu juga bisa menyewa ojek untuk mengantarkan langsung ke New Selo, tempat ini mudah dikenali karena terdapat tulisan New Selo yang sangat besar seperti di Hollywood.

Nah, dari New Selo pendakian sebenarnya akan dimulai, jalur pertama yang akan kita lewati adalah perkebunan warga dengan trek menanjak namun sudah di paving, setelah kurang lebih 1 jam perjalanan, kita akan menemukan shelter (tempat istirahat) di samping gerbang taman nasional Gunung Merapi.

Beristirahatlah dahulu disini, karena trek yang akan kita lalui adalah jalur menanjak dan terjal hingga pasar bubrah, untuk sampai di pos 1 memakan waktu sekitar 1 jam dari shelter tadi, jalur tersebut masih berupa tanah yang licin, jadi kamu harus berhati hati.

Setelah sampai di pos 1 untuk menuju ke pos 2 kita akan melewati jalur terjal menanjak yang didominasi oleh bebatuan besar, banyak pendaki yang mengaku jika jalur inilah yang paling berat.

Sesampainya di pos 2 kita bisa mendirikan tenda, lokasi inilah yang paling aman untuk mendirikan tenda karena masih terdapat banyak pepohonan, namun untuk sampai ke puncak masih cukup jauh.

Setelah beberapa menit melewati pos 2 kita akan sampai di batas vegetasi, dimana sudah tidak terdapat lagi pepohonan, hanya ada bebatuan besar dan pasir, menandakan jika pasar bubrah sudah dekat, namun kamu harus berhati hati karena kabut sering turun disini yang menyebabkan jarak pandang sangat pendek.

Untuk sampai ke pasar bubrah memakan waktu sekitar 1 jam, jalur yang harus kita lewati adalah bebatuan dan kerikil yang sering membuat terpeleset, sesamapinya di pasar bubrah kita akan melihat hamparan luas seperti lapangan yang hanya terdapat bebatuan kecil dan beberapa batu besar.

Biasanya para pendaki mendirikan tenda di pasar bubrah, namun kita harus hati hati karena tidak ada penghalang angin seperti pepohonan, jadi cukup berbahaya jika terjadi badai, disini kita bisa melihat puncak merapi yang menjulang tinggi.

Batas aman pendakian Gunung Merapi hanya sampai di pasar bubrah, jika pendaki ngeyel ingin menuju ke puncak, pihak Barameru tidak bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu, sudah terdapat banyak papan peringatan yang terpampang di sekitar pasar bubrah.

Pendakian menuju puncak dari pasar bubrah memakan waktu kurang lebih 1 jam, biasanya pendaki mulai naik pukul 4 pagi untuk melihat sunrise dari puncak, jalur yang harus kita lalui tidaklah mudah, yaitu berupa pasir dan bebatuan yang sering jatuh, jadi kamu harus ekstra hati hati saat mendaki ke puncak.

Sesampainya di puncak kita akan disambut oleh kawah merapi yang masih mengeluarkan gas belerang, puncak garuda yang terkenal dulu, kini sudah tidak ada akibat erupsi merapi tahun 2010, kini ketinggian Gunung Merapi hanya 2913 mdpl saja.


foto pemandangan di gunung merapi
Pose di Puncak Gunung Merapi. foto : @banggdul

Itinerary :

  • Basecamp – New Selo (15 menit)
  • New Selo – Gerbang TNGM (1 jam)
  • Gerbang TNGM – Pos 1 (1 jam)
  • Pos 1 – Pos 2 (1 jam)
  • Pos 2 – Pasar Bubrah (1 jam)
  • Pasar Bubrah – Puncak Merapi (1 jam)
  • Total : 5 jam 15 menit (tergantung kecepatan kita saat mendaki)

Pendakian Gunung Merapi via Sapuangin Klaten

Jalur pendakian Gunung Merapi via Sapuangin merpuakan jalur baru, banyak pendaki tidak merekomendasikan jalur Sapuangin karena berbagai alasan.

Ada yang bilang jalur ini cukup ekstrim, biaya retribusi yang mahal, lamanya waktu yang harus ditempuh dan berbagai alasan lainnya. Dikalangan pendaki, jalur Sapuangin terkenal dengan julukan jalur komersil karena biayanya yang cukup mahal yaitu sekitar Rp. 41.000.


Rute Menuju Basecamp Gunung Merapi via Sapuangin

Akses menuju Basecamp Sapuangin juga bisa dibilang susah susah gampang, untuk menuju kesini kamu harus menggunakan GPS karena tidak ada petunjuk arah dan banyak warga sekitar yang juga tidak tahu mengenai Basecamp Merapi via Sapuangin tersebut.

Disarnkan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil karena tidak ada transportasi umum menuju Basecamp Sapuangin

Itinerary :

Basecamp – Pos 1 (2 jam)
Pos 1 – Pos 2 (2 jam)
Pos 2 – camp yoyok – Pos 3 (2 jam)
Pos 3 – Pos 4 (2 jam)
Pos 4 – Pasar Bubrah (45 menit)
Pasar Bubrah – Puncak (1 jam)

Total : 9 Jam 45 menit (tergantung kecepatan kita saat mendaki)


Tips Saat Mendaki Gunung Merapi :
  • bawalah persediaan air minum yang cukup, karena tidak terdapat sumber air.
  • jalurnya berupa bebatuan besar dan terus menanjak hingga puncak, hanya ada sedikit bonus.
  • biasanya para pendaki mulai mendaki saat malam.
  • udara disini cukup dingin, jangan lupa membawa jaket tebal.
  • cuaca tidak bisa diperkirakan, jangan lupa membawa jas hujan.
  • dari gunung merapi kita bisa melihat gunung andong dan merbabu.
  • jika takut sendiri, kamu bisa menyewa porter

Mencari Spot Foto Keren di Purbalingga ? Yuk Ke Wisata-Wisata Ini Aja

Purbalingga merupakan sebuah Kabupaten di Jawa Tengah, bersama Kebumen dan kota tetangga lainnya, Purbalingga juga terkenal dengan bahasa Ngapak yang khas dan unik.

Di Kabupaten Purbalingga sendiri terdapat banyak tempat wisata keren yang bisa kita kunjungi, mulai dari wisata alam, sejarah, hingga wisata memacu adrenalin seperti rafting.

Namun kali ini BroBali akan merangkum tempat-tempat keren di Purbalingga yang akan membuat fotomu makin kece, anak muda biasa menyebutnya spot instagramable, dimana sajakah itu ? yuk kita simak.





Curug Nini

curug nini purbalingga
keren kan air terjunnya? foto : @ivansupandi 

Kabupaten Purbalingga juga terkenal dengan julukan Kota Seribu Curug karena banyaknya air terjun yang bisa kita temukan di Kabupaten ini.

Salah satu air terjun populer di Purbalingga adalah Curug Nini, walaupun tidak terlalu tingga, tapi suasana dan pemandangan alam di Curug Nini terasa masih alami, sebab lokasinya yang juah dari perkotaan.


Lokasi : Desa Cipaku, Kecamatan Mbrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.






Jembatan Cinta

foto jembatan cinta purbalingga
romantis nih kalau ngajak pasangan kesini. foto : @agusz_bramasta

Jembatan Cinta merupakan sebuah objek wisata yang cukup unik di Purbalingga, Jembatan Cinta adalah sebuah jembatan yang dibangun dari bambu wulung dan terletak diatas persawahan yang dikelilingi bukit dan sungai sehingga suasananya terasa alami.

Wisata ini sangat cocok bagi kamu yang sedang mencari spot fotogenik di Purbalingga, pemandangan alam indah dengan arsitektur jembatan yang unik merupakan perpaduan keren untuk menghasilkan foto yang memikat hati.


Lokasi : Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.




Gunung Slamet

foto sunrise keren di puncak gunung slamet
sunrise di puncak gunung slamet. foto : @akmaldidicky

Tempat wisata di Purbalingga kedua yang memiliki pemandangan mempesona adalah Gunung Slamet, gunung satu ini memiliki ketinggian lebih dari 3.400 Mdpl dan merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah, tak heran jika Gunung Slamet memiliki pemandangan indah, terutama lautan awannya.

Namun untuk mendaki di Gunung Slamet tidaklah mudah, kita harus memiliki stamina ekstra karena jalur pendakian Gunung Slamet yang terbilang cukup sulit.

Tapi sesampainya di puncak Slamet kamu akan melihat keindahan sunrise dan lautan awan yang menyelimuti kota-kota di sekitarnya, dijamin hasil fotomu akan serasa di negeri atas awan.

Lokasi : Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Baca Juga :
inilah Seven Summits of Indonesia yang harus kamu tahu





Igir Wringin

foto pemandangan keren di igir wringin purbalingga
pemandangan di wisata alam igir wringin purbalingga foto : @dzilarsy

Setelah Jogja dengan Kalibiru dan Kebumen dengan Bukit Pentulu Indahnya yang menarik banyak wisatawan, Purbalingga juga tak mau kalah dengan memunculkan sebuah tempat wisata bernama Igir Wringin, sebuah tempat wisata berupa bukit dengan gardu pandang dari kayu layaknya Kalibiru.

Igir Wringin menjadi spot favorit kalangan muda untuk mendapatkan foto keren di Kabupaten Purbalingga, di Igir Wringin, kita bisa melihat pemandangan alam Kabupaten Purbalingga dari ketinggian lho.

Igir Wringin biasanya ramai dikunjungi saat akhir pekan, selain itu wisatawan yang datang didominasi oleh anak muda, wisata Purbalingga satu ini akan membuat fotomu makin cantik dengan background alam yang indah.

Lokasi : Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.








Curug Sumba

foto curug sumba purbalingga
indah kan? foto : @fiqrisahaja

Jika dilihat dari namanya, air terjun ini mirip dengan nama Kabupaten di Kepulauan Nusa Tenggara, yaitu Sumba, namun nyatanya nama tersebut tidak terinspirasi dari Kabupaten Sumba kok.

Curug Sumba terletak tak jauh dari alun-alun kota Purbalingga, hanya berkendara sekitar 30 menit kita sudah sampai di lokasi air terjun Sumba.

Yang membuat Curug Sumba terlihat keren adalah kolam di bawah air terjunnya, kolam tersebut memiliki warna air biru tosca, keindahan kolam inilah yang akan membuat fotomu makin kece dan membuat teman-temanmu iri.

Aliran air terjunnya sendiri tidaklah deras apabila musim kemarau, waktu terbaik untuk berkunjung kesini adalah saat musim hujan, jadi debit air di Curug Sumba bisa lebih besar.


Lokasi : Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.






Museum Uang

museum uang purbalingga
yuk intip koleksi uang kuno. foto : @latifsofiana

Selain wisata alam, Purbalingga juga memiliki Museum, salah satu Museum populer di Purbalingga adalah Museum Uang.

Di tempat wisata Purbalingga satu ini kita bisa melihat koleksi uang-uang dari zaman dulu hingga zaman modern sepetri sekarang, tak hanya uang Indonesia saja, melainkan juga terdapa uang-uang dari negara lain.


Lokasi : Jalan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.






Purbasari Pancuran Mas

sea world di purbalingga
berasa di sea world. foto : @lilisanggunita

Kamu pernah berkunjung ke Sea World ? ternyata di Purbalingga terdapat tempat wisata yang hampir mirip dengan Sea World lho.

Tempat wisata Purbalingga ini mengusung konsep yang cukup edukatif dengan dilengkapi gao akuarium yang nampak layaknya Sea World, tentu lokasi ini akan membuat fotomu terlihat unik.


Lokasi : Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.






Kampung Kurcaci

rumah hobbit di kampung kurcaci
rumah hobbit di kampung kurcaci. foto : @rini_keep_smile

Sebelum ngehitsnya wisata rumah hobbit, ternyata di Purbalingga sudah terdapat wisata dengan konsep seperti itu. Rumah hobbit di Purbalingga ini bernama Kampung Kurcaci.

Tak hanya Rumah hobbit saja, di wisata alam Kampung Kurcaci juga terdapat banyak fasilitas yang bisa kita gunakan, selain itu Kampung Kurcaci juga memiliki Sekolah Alam yang akan menambah wawasanmu tentang alam lebih jauh lagi.


Lokasi : Desa Serang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.







Watu Geong

foto pemandangan di watu geong
pemandangannya mirip di bukit cumbri ya. foto : @agusz_bramasta

Wisata Purbalingga selanjutnya yang cocok untuk berburu foto adalahWatu Geong. Watu Geong merupakan sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 580 Mdpl.

Tidak terlalu tinggi memang, namun Watu Geong memiliki pemandangan alam yang sangat indah lho, apalagi jika cuaca cerah kita bisa melihat wilayah Rembang dan sekitarnya.

Kamu tidak akan merasa bosan ketika mendaki menuju puncak Watu Geong karena akan ditemani oleh sejuknya hembusan angin dan hamparan bunga pacar air yang tumbuh di sepanjang jalur.

Wisata Purbalingga satu ini terkenal dengan pemandangan sunsetnya yang indah, jika kamu ingin kesini disarankan datang saat musim kemarau, karena biasanya saat musim hujan kabut sering menyelimuti daerah Watu Geong yang menjadikan pandanganmu terhalang, apakah siap mengabadikan foto siluet kerenmu disini?

Lokasi : Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.







Puncak Sendaren

foto pemandangan keren di puncak sendaren purbalingga
kece abis! foto : @kholidur_rochman

Objek wisata alam Pucak Sendaren sudah cukup populer di kalangan wisatawan, Puncak Sendaren menawarkan pemandangan alam Kabupaten Purbalingga.,

Untuk sampai di puncaknya sendiri kita akan melewati 3 pos, tapi tenang, jalur pendakian Puncak Sendaren cukup mudah kok.

Agar lebih puas menikmati pemandangan di Puncak Sendaren disarankan agar kamu datang saat hari biasa, karena saat weekend tempat wisata Purbalingga satu ini akan banyak dikunjungi wisatawan yang ingin melihat keindahan Kota Purbalingga.

Lokasi : Dusun Karang Gedang, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.






Goa Lawa

foto goa lawa purbalingga
yuk menyusuri perut bumi. foto : idahceris.com

Ternyata tak hanya di Bali saja yang mempunyai Goa Lawa, Purbalingga-pun juga memiliki tempat wisata Goa Lawa, hanya saja berbeda dengan yang ada di Bali.

Nama Goa Lawa diambil karena biasanya goa tersebut dihuni oleh ribuan kelelawar, di Jawa sendiri Goa Lawa paling terkenal terletak di Trenggalek, namun Goa Lawa di Purbalingga ini juga tak kalah indah kok.

Di dalam goa kita bisa melihat bebatuan stalaknit dan stalakmit yang terlihat sangat keren, selain itu juga terdapat ribuan kelelawar yang menghiasi langit-langit goa, jadi jangan heran jika terkadang masih tercium bau pesing bekas kotoran kelelawar, Goa Lawa ini siap membuat hasil fotomu makin keren dengan background bebatuan stalaknit dan stalakmitnya.

Lokasi : Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.





Bukit Kelir

foto pemandangan puncak bukit kelir
wow, ada lautan awannya. foto : @rully_alvarez

Ternyata nama Kelir tak hanya ada di Ambarawa saja, melainkan di Purbalingga juga terdapat bukit dengan nama sama.

Bukit Kelir Purbalingga memiliki ketinggian sekitar 1.300 Mdpl, bukit ini sering dijadikan sebagai pemanasan oleh pendaki pemula yang akan memulai pendakian ke gunung-gunung tinggi di Indonesia.

Pengunjung yang datang ke tempat wisata Purbalingga ini juga tak sedikit lho, selain untuk mengisi akhir pekan, Bukit Kelir memang menawarkan pemandangan alam yang cukup indah, jika kamu takut mendaki di Gunung Slamet maka mendakilah di Bukit Kelir, kamu akan tetap bisa menghasilkan foto landscape yang keren.

Lokasi : Desa Wisata Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.





Nah itulah spot-spot keren di Purbalingga yang akan membuat fotomu makin kece dengan pemandangan alam yang sangat indah, jadi kapan kamu akan hunting foto kesana?