Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Raja Ampat, Wisata Alam Eksotis Yang Ada Di Bumi Papua

Foto Ekosistem Bawah Laut Raja Ampat

Wisata Raja Ampat ialah tempat wisata di Papua yang telah mendunia. Ketenaran Raja Ampat sebagai salah satu destinasi perjalanan paling menarik telah didokumentasikan dalam film dokumenter yang berjudul “Edis Paradise 3″ dengan pemutaran perdananya di Swiss. Film dokumenter yang dibentuk oleh Avant Premiere ini mengangkat keindahan alam bawah maritim Raja Ampat di Papua yang disebut sebagai Amazon Lautan Dunia.

Julukan ini disandang alasannya ialah posisi Raja Ampat tersebut berada di sentra segitiga karang dunia. Raja Ampat yang termasuk dalam teritorial Papua Barat ini ialah formasi pulau dengan 610 pulau yang tersebar, tetapi gres hanya 35 pulau yang ditempati oleh penduduk.

Baca Juga:

Perlu diketahui bahwa 75% spesies ikan di dunia ini berada di perairan Raja Ampat. Lautan di Raja Ampat ialah ekosistem alam yang masih terjaga kelesetariannya hingga kini. Tingginya nilai strategis alam maritim di Papua tersebut menyebabkan wisata Raja Ampat di Papua dilindungi dengan undang-undang RI.

Hal ini untuk mencegah aneka macam tindakan pengrusakan ekosistem maritim yang semata-mata mengejar laba bisnis. Bukan tanpa alasan! Wisata Raja Ampat telah menjadi fokus wisata dunia pada saat-saat kini ini.

Ekosistem bawah Laut di Raja Ampat


Ekosistem bawah maritim wisata Raja Ampat
Wisata Raja Ampat di Papua memperlihatkan sejumlah objek wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan mancanegara pada khususnya, yakni diving. Kegiatan diving (penyelaman bawah laut) dan snorkeling di Raja Ampat akan memperlihatkan keindahan alam bawah maritim Raja Ampat di Papua yang begitu mempesona, dengan aneka macam jenis spesies ikan serta terumbu-terumbu karang yang hidup natural.

Diving di Raja Ampat akan memperlihatkan kepada Anda aneka macam aneka spesies ikan yang bahkan belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Ingat, 75% spesies ikan dunia berada di Raja Ampat. Pernahkah Anda melihat ikan pari manta? Lebar badan ikan pari ini bahkan mencapai 2 m.

Paling sedikit terdapat 1500 spesies ikan, 537 spesies koral, dan 699 binatang tak bertulang belakang yang sanggup Anda temukan di alam bawah maritim Raja Ampat. Untuk diving, Anda akan ditemani oleh ahlinya dan memakai peralatan menyelam yang lengkap. Jika Anda pernah melaksanakan diving di pantai-pantai lain, maka Anda akan begitu takjub terhadap keindahan bawah maritim Raja Ampat Papua.

Terumbu karang yang hidup menjadi tempat sumber makanan ribuan spesies ikan dan satwa maritim lainnya. Ekosistem yang sangat natural dan demikian mempesona inilah yang menciptakan Raja Ampat dijuluki sebagai Amazon Lautan Dunia.

Pesona Alam bawah Laut Raja Ampat


Foto Terumbu Karang
Alam bawah maritim wisata Raja Ampat (Foto Via annisazainal.wordpress.com)
Sebagian orang menyebutkan wisata Raja Ampat di Papua ini ialah nirwana wisata tersembunyi yang dimiliki oleh Indonesia. Wisata Raja Ampat mungkin sanggup dinobatkan sebagai wisata alam bawah maritim paling mempesona yang dimiliki oleh Indonesia. Yang sanggup menandingi keindahan alam bawah lautnya mungkin hanya wisata Pulau Weh di Sabang, Aceh. Jika tempat wisata Raja Ampat berada di potongan timur Indonesia, maka wisata Pulau Weh Sabang berada di potongan paling barat Indonesia.

Uniknya, kedua tempat wisata dengan acara diving-nya yang termasuk paling menarik di dunia tersebut justru menerima atensi yang besar dari para wisatawan luar negeri. Ketertarikan warga ajaib dan jumlah kunjungannya dengan tren yang meningkat waktu demi waktu menciptakan kedua tempat wisata maritim Indonesia ini menjadi begitu terpopuler di kalangan internasional. Justru para penikmat perjalanan dari dalam negeri yang kalah dalam mengunjungi tempat wisata maritim tersebut.

Harus diakui, faktor biaya ialah penyebab utama yang menciptakan kedatangan wisatawan domestik ke tempat wisata Raja Ampat Papua masih tergolong sedikit. Kondisi infrastruktur di Papua yang belum memadai serta besarnya biaya transportasi ke/dari Papua menciptakan sebuah tempat menarik di Papua ini belum ramai dikunjungi wisatawan Indonesia. Belum lagi perihal biaya fasilitas dan logistik yang harus dikeluarkan selama menikmati wisata di Raja Ampat tersebut.

Berbeda dengan turis ajaib yang mempunyai tingkat pendapatan lebih tinggi daripada warga Indonesia, kondisi keuangan yang lebih baik tersebut memungkinkan mereka untuk menikmati diving sebagai salah satu objek wisata Raja Ampat yang paling populer. Hal demikian juga terlihat di kawasan wisata Pulau Weh di Sabang Aceh. Tingkat kedatangan turis mancanegara lebih banyak ketimbang wisatawan domestik.

Keunikan wisata Raja Ampat


Diving dan snorkeling ialah salah satu acara wisata Raja Ampat yang paling terkenal. Namun, Anda harus tahu bahwa tempat wisata di Papua ini juga memiliki  hutan yang lebat, formasi kerikil kapur yang berwarna-warni, aneka spesies tumbuhan langka, serta sarang penyu di tepi pantai.

Sebagian wisatawan akan berselancar di Raja Ampat alasannya ialah tempat wisata ini mempunyai ombak maritim yang cukup menantang. Beberapa pulau di Raja Ampat yang paling sering dikunjungi ialah Pulau Wayag, Pulau Waiwo, Pulau Karang, Kepulauan Gam, dan Pulau Arborek. Jika Anda ingin melihat burung Cendrawasih yang menjadi satwa khas Papua, Anda sanggup mengunjungi Kepulauan Gam. Terdapat 4 jenis burung cendrawasih yang hidup di Kepulauan Gam tersebut, yaitu cendrawasih merah, cendrawasih besar, cendrawasih kecil, dan cendrawasih belah rotan.

Pulau Karang


Gugusan Pulau Karang, salah satu tempat wisata Raja Ampat (Foto via travel.detik.com)
Jika Anda tertantang untuk mendaki karang, pergilah ke Pulau Karang. Di pulau ini Anda akan mendaki karang dengan tingkat kemiringan mencapai 90 derajat. Jika berhasil hingga di atas, Anda akan terpukau dengan keindahan panorama maritim Raja Ampat. Di puncak karang tersebut, Anda sanggup melihat keselurahan pulau hijau yang dikeliling birunya air laut.

Rute transportasi ke wisata Raja Ampat


Untuk hingga di kepulauan Raja Ampat, tempat terdekat yang sanggup dijangkau pesawat terbang ialah kota Sorong, dengan jarak tempuh sekitar 6 jam penerbangan dari Jakarta. Biasanya pesawat akan transit di Makassar atau Manado. Maskapai yang mempunyai agenda penerbangan menuju Sorong antara lain Silk Air, Garuda Indonesia, Pelita Air, dan Merpati. Selanjutnya, Anda akan menuju Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Kota Waisai  ini terletak di Pulau Waigeo, salah satu dari 4 pulau utama (pulau besar) di Kepulauan Raja Ampat. Pulau besar di Raja Ampat ialah Pulau Misool, Pulau Salawati, Pulau Batanta, dan Pulau Waigeo.

Pulau Rumberpon, Pulau Nirwana Peminat Diving Di Papua

Foto Pulau Rumberpon Papua

Berbicara parawisata Papua memang tak akan pernah ada habisnya, Papua benar ibarat kata orang-orang: Surga kecil yang jatuh ke Bumi.

Jika Raja Ampat merupakan salah satu belahan nirwana Papua, maka serpihan-serpihan selanjutnya masih sangat banyak di daerah lain untuk mengakibatkan Papua benar-benar ‘surga’, salah satunya Pulau Rumberpon di Papua Barat. Pulau ini berada di sebelah utara Kabupaten Teluk Wondama atau berada di Selatan Kabupaten Manokwari. Jika dilihat di peta, Pulau Rumberpon akan nampak persis di bersahabat perbatasan kedua wilayah ini.

Pulau Rumberpon mengatakan suasana yang tenang, baik pulaunya maupun suasana air laut. Membuat pengunjung yang tiba kesana ibarat berada di pulau pribadi.

Salah satu kelebihan pulau ini yaitu terdapat beberapa objek untuk pengambilan gambar atau melaksanakan sesi pemotretan ibarat di Pantai Panjang, pantai dengan pasir putih yang halus, juga padang ilalang serta hutan manggrove di sisi-sisi pulau yang menambah manis pemandangan Pulau Rumberpon.

Baca Juga : Tempat Wisata Alam Fantastis di Papua yang Ramai di Kunjungi Wisatawan

Tak cuma itu, aktifitas pengunjung di Pulau Rumberpon sanggup dihabiskan dengan bersantai menyusuri pantai, snorkeling, menyelam, bermain ski air, berselancar, hingga memancing pun sanggup dilakukan.

Biota-biota bahari ibarat terumbu karang masih sangat alami disana dan tersebar hampir di sekeliling pulau. Ini memungkinan pengunjung bebas menentukan spot untuk bersantai.

Pulau Rumberpon (foto: Adi Uwphotography) Via harianpapua.com
Keunikan lain Pulau Rumberpon alasannya yaitu mempunyai binatang langka burung rusa (cervus timorensis), kuskus, elang bahari dan ikan duyung yang akan menambah keceriaan kalian berlibur kesana.

Untuk hingga di daerah ini memerlukan waktu sedikit usang alasannya yaitu harus ditempuh selama 5,5 jam memakai speedboat dari Manokwari. Alternatif lainnya dari Manokwari perjalanan lebih dulu melewati jalur darat menuju Ransiki selama 3 jam, dan dilanjutkan dengan speedboat selama 2 jam ke Pulau Rumberpon.

Dari Pulau Rumberpon kalian bisa mengunjungi salah satu pulau terdekat yaitu Pulau Misowaar yang mempunyai keindahan serupa. Namun, di Pulau Misowaar terdapat sumber air panas dengan kandungan sulfur yang dipercaya ilmu medis bisa menyembuhkan beberapa jenis penyakit kulit.

Tempat Wisata Alam Fantastis Di Papua yang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Tempat wisata di Papua merupakan salah satu tempat wisata yang indah di Indonesia khususnya di Indonesia wilayah Timur. Bahkan tempat wisata yang ada di Papua sudah sangat populer di seluruh penjuru dunia. Keindahan alam yang ada di Papua masih sangat alami dan indah, budaya warga sekitarnya yang ramah dan unik juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Hampir di seluruh penjuru Papua menyimpan keindahan alam yang sangat indah dan unik. Maka dari itu, tidak salah kalau ada banyak pilihan tempat wisata yang sanggup dikunjungi di wilayah Papua dan sekitarnya.

Untuk Anda yang ingin berlibur ke Papua, ada 6 objek wisata alam di Papua yang paling fantastis dan wajib untuk anda kunjungi. Ke enam tempat wisata tersebut yaitu:

1. Raja Ampat


Pulau Raja Ampat (foto: touristexpedition.com)
Tempat wisata di Papua yang populer ini niscaya sudah tidak absurd lagi di indera pendengaran kita. Keindahan Raja Ampat memang sudah populer diseluruh dunia dan setiap harinya tempat ini niscaya banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Wisata Raja Ampat ini terdiri dari empat pulau yang besar dan banyak sekali pulau kecil-kecil di sekitarnya.

Di sini, Anda sanggup menikmati keindahan alam bawah air yang sangat indah dan banyak sekali jenis penyu bahari dan ikan. Anda sanggup melihatnya dengan cara menyelam ataupun melaksanakan snorkeling. Waktu yang sempurna untuk berkunjung di tempat ini ialah bulan November dan Oktober.


2. Teluk Cendrawasih


Taman Nasional teluk Cendrawasih

Masih ada lagi tempat wisata di Papua yang sangat indah yaitu teluk Cendrawasih. Teluk ini masuk dalam taman nasional ini letaknya di tempat Nabire dan Wondama. Luas dari taman nasional ini sekitar 1.453.500 hektar dan daerahnya hampir lebih dari 90% berupa perairan atau lautan.

Taman ini juga menjadi salah satu tempat konservasi bahari yang paling besar dan luas di Indonesia. Di taman ini Anda sanggup menjumpai lebih dari 209 ikan dan 196 moluska. Di sini juga menjadi salah satu tempat penelitian hiu paus putih yang sudah semakin langka di dunia. Anda sanggup menikmati keindahan bawah bahari dan juga tempat wisata lainnya berupa air panas yang ada di sekitar teluk ini. Pulau Moswaar, Pulau Yoop, Pulau Numfor, dan pulau lainnya juga dilarang Anda lewatkan.


3. Danau Sentani



Danau Sentani (Foto :http://fashion. growinnovation.net) 
Tidak hanya tempat wisata di Papua Raja Ampat saja yang populer dan memesona, alasannya ada lagi tempat wisata yang ada di Papua yang sangat indah, yaitu danau Sentani. Danau ini merupakan salah satu danau paling besar yang ada di Papua dan letaknya bersahabat dengan kota Jayapura.

Di sini, Anda sanggup menikmati keindahan danau yang memiliki ketinggian 75 meter dari permukaan laut. Anda sanggup memancing dan berenang di danau ini apalagi setiap tahunnya niscaya ada pekan raya yang menyajikan pemain drama budaya dan kuliner khas yang ada di Papua. Tempat wisata di Papua ini memang dilarang dilewatkan untuk dikunjungi.

4. Lembah Baliem


Lembah Baliem

Lembah ini terletak di tempat pegunungan Jayawijaya yang populer dengan puncak saljunya. Di sini merupakan tempat tinggal dari suku orisinil Papua yaitu suku Yali, suku Lani, dan suku Dani. Suhu di lembah ini cukup hambar alasannya tingginya sekitar 1600 dari permukaan laut. Suhu rata-rata di sini ialah 10 hingga 15 derajat Celcius sehingga Anda harus siapkan baju hangat kalau tiba ke tempat ini.

Setiap bulan Agustus, di lembah ini terdapat pekan raya tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah Papua. Jadi, jangan lewatkan untuk mengunjungi tempat wisata di Papua lembah Baliem ini pada bulan Agustus.

5. Pantai Bosnik


Pantai bosnik

Pantai bosnik merupakan salah satu tempat wisata di Papua Barat yang sangat indah dengan panorama pantai yang jernih dengan pasir yang lembut. Letak dari pantai ini ada di Biak, dari kota Biak Anda hanya perlu menempuh perjalanan sepanjang 15 km saja.

Untuk masuk ke tempat wisata ini, Anda harus membayar 10 ribu rupiah setiap kepalanya. Setelah masuk, Anda niscaya akan puas dengan pemandangan pantainya yang sangat indah dan luas. Anda juga sanggup menikmati beberapa kuliner khas yang ada di tempat wisata di Papua ini dan juga menyewa saung untuk bersantai.

6. Pulau Rumberpon


Pulau Rumberpon (foto : harianpapua.com)

Pulau ini letaknya di sekitar Teluk Wondama dan Anda harus menempuh perjalanan selama 5 jam dari Manokwari dengan memakai kapal. Perjalanan yang jauh ini akan terbayar lunas dengan pemandangan indah pantai yang masih asri dengan perbukitan yang indah.

Anda sanggup menikmati menyelam dan snorckling tempat wisata di Papua ini alasannya pemandangan bawah lautnya yang sangat indah. Selain itu, Anda juga sanggup melihat burung Rusa orisinil Papua di tempat ini.

Jika Anda ingin berlibur ke Papua, jangan lewatkan 6 tempat wisata ini. Sempatkanlah untuk mengunjungi tempat wisata ini selama berada di Papua. Dijamin Anda tidak akan menyesal berlibur ke Papua alasannya keindahan alamnya yang tidak sanggup dikalahkan dengan keindahan dari tempat manapun.

Untuk berlibur ke Papua memang tidak cukup hanya satu hingga dua hari saja, Anda harus meluangkan waktu minimal satu minggu. semoga Anda puas mengunjungi tempat wisata di Papua yang indah dan memesona ini.

Pemandangan Eksotis dari Puncak Jaya Wijaya Papua


Puncak Jaya Wijaya Papua
Puncak Jaya Wijaya Foto : telertraveller.blogspot.co.id
Puncak Jaya Wijaya atau yang lebih dikenal dengan Piramida Carstensz, begitulah para pendaki dari seluruh dunia menyebutnya. Memiliki ketinggian 4.844 MDPL dan mempunyai salju abadi mengakibatkan Puncak Jaya Wijaya menjadi salah satu destinasi dan tantangan bagi para pendaki gunung seluruh dunia untuk mencoba menaklukannya.

Fakta uniknya Puncak Jaya Wijaya yang berada di Indonesia merupakan wilayah yang di lewati garis khatulistiwa, yang berarti mempunyai trend tropis dan tidak memungkinkan adanya salju. Tapi itulah salah satu keajaiban dan keatraktifan Puncak Jaya Wijaya, salah satu dari 7 gunung tertinggi di dunia.

Puncak Jaya Wijaya atau Piramida Carstensz terletak di Papua, Indonesia. Nama Cartenz sendiri diambil dari seorang penjelajah Belanda yang melihat fenomena aneh di sepanjang garis khatulistiwa yang mustahil terjadi, yaitu turunnya es alami. Jan Carstensz, pada tahun 1623, melihat gunung yang begitu unik di tempat tropis nusantara, gunung yang tertutup salju dan pribadi saja menamainnya dengan nama belakangnya.

Namun seiring berkembangnya jaman, banyak penjelajah yang menemukan gletser – gletser lain atau penuruan salju es di tempat tropis yang menciptakan anggapan bahwa tempat yang dilewati garis khatulistiwa tidak turun salju sanggup terbantahkan. Adapun lokasi turunnya salju abadi tersebut ialah di Glacier Meren dan Puncak Trikora yang terekspos antara tahun 1939, 1962 dan 1994 hingga tahun 2000.

Begitu mendengar 7 gunung tertinggi, para pendaki mana yang tidak tertantang untuk menaklukannya. Menjerit sekeras – kerasnya di puncak tertinggi, mencicipi kemenangan lantaran sudah berhasil menaklukan salah satu gunung tertinggi dengan usahannya sendiri.

Terlebih di Puncak Jaya Wijaya medannya sangat sulit, diharapkan teknik khusus untuk berhasil menaklukan gunung ini dan hanya pendaki – pendaki profesional saja yang diizinkan untuk mendaki Gunung Jaya Wijaya. Karena puncak tertinggi antara Himalaya dan Andes ini mempunyai tiga titik pendakian tersulit dari lima titik pendakian.
Puncak Jaya Wijaya Papua

Orang pertama yang menaklukan Puncak Jaya Wijaya ialah Heinrich Harrer, bersama tiga temannya Huizinga, Kippax dan Temple. Heinrich Harrer tetapkan untuk menaklukan Puncak Jaya Wijaya sehabis kembali dari tibet tahun 1950, beliau kembali dari tibet sehabis 12 tahun mengeskplorasi tempat tersebut dan berhasil menciptakan maha karya yaitu sebuah buku yang sangat populer berjudul “7 Tahun di Tibet”. Pada tahun 1962 Heinrich Harrer melaksanakan perjalanannya ke Papua, Indonesia dan berhasil untuk pertama kalinya menjadi penakluk Puncak Jaya Wijaya.

Persiapan sebelum mendaki Puncak Jaya Wijaya?


1. Budget

Mendaki Gunung yang menakjubkan satu ini memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Makara untuk anda yang berniat mendaki gunung ini maka disarankan dari kini untuk menabung uang supaya perjalanan anda kesini menjadi lancar. Rincian biaya mendaki ke Puncak Jaya Wijaya untuk turis mancanegara sekira USD 10 ribu hingga USD 11 ribu. Sementara itu, untuk wisatawan domestik biayanya mulai Rp 30 juta, tergantung dari paket yang anda minati.

2. Latihan Fisik dan Mental

Mendaki Gunung Jaya Wijaya bukanlah kasus mudah. Medan yang berat menciptakan badan seringkali ingin mengalah dengan sendirinya. Jika sudah begitu biasanya tanpa sadar kita akan terserah penyakit yang biasa diderita para pendaki, yaitu Hypothermia. Terlebih kalau anda sudah melewati ketinggian 4000 mdpl di Gunung Jaya Wijaya, badan akan sangat drop, lantaran dari situlah dimulai turunnya salju es yang menyelimuti Puncak Jaya Wijaya selama bertahun – tahun lamanya. 

Olehkarena itu kalau anda tertantang untuk menaklukan atau sekedar melihat keajaiban dari Gunung Jaya Wijaya maka cobalah untuk memulai latihan fisik dan mental atau kalau perlu menyewa trainer yang berpengalaman.

3. Surat Izin Mendaki (SIMAKSI)

Sulitnya perizinan untuk mendaki Puncak Jaya Wijaya ini kerap memunculkan ungkapan satir: ”lebih sulit mengurus izinnya daripada mendaki gunungnya”. Begitu banyak persyaratan dan surat izin yang harus dilampirkan menciptakan geram para pendaki, yang tidak jarang menciptakan para pendaki membatalkan niat mereka untuk mendaki Puncak Jaya Wijaya. Makara kalau anda yang ingin mendaki Puncak Jaya Wijaya harus bersabar dalam mengurus surat izinnya.

Alternatif lain kalau anda mempunya budget lebih dan tidak sabar untuk mengurus surat izin sendiri, yaitu dengan menyewa operator. Sehingga anda hanya tinggal menunggu dan biar semua izin diurus oleh operator, lantaran mereka sudah berpengalaman dan mempunyai banyak koneksi maka pengurusan surat izin ini menjadi gampang dan cepat.

Salah satu operator yang biasa menangani pendakian ke Gunung Jaya Wijaya ialah Adventure Indonesia, Indonesia Trekking dan Rakata Adventure. Paket yang ditawarkan cukup bermacam-macam dan biasanya mendapat kemudahan berupa tenda, makanan, porter, transportasi, pemandu, kemanan, serta bermalam di homestay sehabis pendakian.

4. Mempersiapkan Alat – Alat Mendaki Gunung Es

Alat – Alat mendaki menyerupai hidup seorang pendaki, kalau alatnya hilang atau tidak lengkap maka kemungkinan para pendaki untuk bertahan di alam yang keras menjadi tipis. Makara disarankan untuk mempersiapkan peralatan mendaki yang lengkap dan baik, supaya tidak terjadi kerusakan ketika mendaki.

Dan harus diperhatikan juga bahwa alat – alat mendaki gunung es berbeda dengan alat – alat mendaki gunung biasa, jadi cari tahu alat pendakian apa yang anggun dan cocok untuk pendakian gunung es dan persiapkan diri anda secara matang. Biasanya toko outdoor yang besar menyiapkan semua kebutuhan peralatan tersebut atau kalau anda tidak ingin repot, anda sanggup menyewa jasa operator untuk menyiapkan semua kebutuhan alat anda.

5. Jalur Pendakian

Memilih jalur pendakian ialah syarat utama keberhasilan seorang pendaki, lantaran tidak sanggup dipungkiri kalau berbeda jalur pendakian maka berbeda pula kesulitan yang akan ditempuh. Ada beberapa jalur pendakian menuju Puncak Jaya Wijaya, namun ketika ini jalur pendakian yang paling ideal dan sering dilewati para pendaki ialah melalui Sugapa kemudian Ugimba dan terakhir Puncak jaya Wijaya.

Selain menjadi jalur yang paling aman, jalur Sugapa juga menyimpan banyak panorama yang menarik untuk dilihat. Contohnya mirip Sungai Kemabu yang mempunyai wisata arung jeram, Sungai Nabu  dengan anutan terbalik ke arah Gunung Jaya Wijaya. Bahkan ada sungai yang mempunyai amis harum serta menjadi sumber garam di atas gunung. Ada pula jeram dan padang golf di Putigapa.


Transportasi menuju Puncak Jaya Wijaya


Biasanya para pendaki yang ingin mendaki Puncak Jaya Wijaya memakai jasa operator yang khusus melayani pendakian ke Puncak Jaya Wijaya. Karena perjalanan dengan operator atau pemandu profesional lebih kondusif dan sangat dianjurkan

Nabire ialah kota yang paling bersahabat dengan jalur pendakian, jadi biasanya para pendaki berkumpul dulu di Bali kemudian terbang ke Timika, Papua dan terakhir Nabire.

Jika anda dari Jakarta atau Denpasar, anda sanggup memakai maskapai Garuda Indonesia, Kartika, dan Merpati yang mempunyai penerbangan ke Papua. Biasanya, mereka transit di Makassar sebelum ke Sorong, Timika, atau Biak, dan hingga di Jayapura.

Ada juga maskapai Lion Air yang terbang ke Ambon kemudian Bali dan terakhir ke Timika

Dari Timika ada beberapa maskapai yang melayani perjalanan ke Nabire, yaitu Trigana Air, Susi Air, dan Avia Star.

Keunggulan Wisata Raja Ampat, Pulau Papua

Raja Ampat Dive Lodge

Wisata Raja AmpatRaja Ampat, tempat wisata yang satu ini sangat populer dengan keindahannya baik di Indonesia maupun di dunia. Banyak wisatawan lokal bahkan mancanegara yang bahagia berkunjung kemari. Selain panoramanya yang menarik, apa saja, sih, keunggulan obyek wisata yang berada di wilayah barat kepala burung Pulau Papua ini?  Berikut ulasannya.


Mengenal Raja Ampat


Raja Ampat yaitu satu rangkaian formasi pulau yang saling berdekatan, tepatnya ada 4 formasi pulau. Gugusan pulau ini termasuk dalam Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Kini Raja Ampat menjadi tujuan wisata terutama bagi mereka yang bahagia menyelam atau diving. Di sini ada beberapa spot diving yang menarik, antara lain di Pulau Misool, Salawati, Waigeo, Batanta.

Sebagian besar masyarakat di Raja Ampat mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan yang mendiami kampung kecil dan tinggal berjauhan bahkan beda pulau. Masyarakat Raja Ampat sangat ramah, terlebih dikala mendapatkan tamu dari luar. Selain itu mereka juga tetap sanggup hidup rukun walau memeluk keyakinan yang berbeda-beda (ada kristen dan muslim).

Kepulauan Raja Ampat ini mempunyai potensi wisata yang besar terutama untuk penyelaman. Raja Ampat diakui sebagai salah satu lokasi menyelam dari 10 lokasi penyelaman terbaik di dunia. Flora dan faunannya tergolong sangat lengkap. Dengan daerah karang yang terbaik di nusantara.

Raja ampat yang merupakan pantai dengan laut lepas beserta pulau-pulau kecil yang berada di sekitar pantai ini, memang mempunyai tempat yang cocok untuk wisatawan melaksanakan diving atau snorkeling dengan melihat bermacam-macam terumbu karang yang masih terjaga keindahannya. Untuk ini, wisatawan perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, mirip peralatan snorkeling.

Perairan ini menyimpan setidaknya 1000 jenis ikan karang keras, 540 jenis karang keras, dan 700 jenis moluska. Kaprikornus 75% spesies karang yang ada di dunia berada di perairan Raja Ampat, dan tak ada wilayah perairan dengan luas serupa mempunyai karang dalam jumlah sebanyak yang ada di Raja Ampat. Beberapa spesies yang sanggup kita jumpai di sini, yaitu ikan pari manta, kuda laut katai, dan wobegong.

Berikut ini yaitu keunggulan wisata dari Raja Ampat:

1. Memiliki jumlah formasi karang paling besar dan lengkap di dunia

Raja Ampat, selain indah pemandangannya, juga mempunyai jumlah formasi karang terbesar di dunia, yaitu mencapai 75% dari spesies karang yang ada di dunia berada di Raja Ampat. Menurut penelitian yang dilakukan, ada setidaknya 1000 jenis ikan karang, 540 jenis karang keras (75% dari keseluruhan jenis yang ada di dunia), 700 jenis moluska, dan terumbu karang hidup mencapai 90%.

2. Flora dan faunanya terlengkap di dunia

Contohnya beraneka ragam biota laut yang sanggup kita temui di daerah ini. Seperti, wobbegog, ikan pari manta, kuda laut katai, ikan eviota raja (sejenis ikan gobbie yang termasuk ke dalam ikan endemik Raja Ampat), hiu karang, ikan tuna, barakuda, cendrawasih wilson, cendrawasih merah, aneka burung nuri dan kakatua, maleo waigeo, kuskus waigeo, aneka ragam anggrek, dan lain-lain. Selain itu Raja Ampat mempunyai hutan mangrove, padang lamun, pantai tebing dan berbatu.
sponsored links

3. Memiliki peninggalan sejarah yang menarik


Di Raja Ampat selain sanggup melaksanakan aktivitas menyelam, kita juga sanggup melihat peninggalan masa lampau. Seperti di Pegunungan Misool, terdapat peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang ada di dinding kerikil karang. Cap-cap tangan yang ada di Misool bukan terletak di dalam gua, akan tetapi akrab dengan air laut.

Diperkirakan usianya telah mencapai 50.000 tahun. Dan ini merupakan salah satu petunjuk mengenai bagaimana insan sanggup tersebar dari bab barat nusantara hingga dengan papua dan melanesia. Pada salah satu titik penyelaman yaitu Pulau Wai, kita juga sanggup melihat sisa-sisa sejarah berupa pesawat yang tenggelam dikala perang dunia II.

 4. Masyarakat yang ramah

Masyarakat di Raja Ampat populer dengan keramahannya, terlebih ketika kedatangan tamu dari luar daerah. Masyarakat Raja Ampat sebagian besar bekerja sebagai nelayan dan mereka hidup di perkampungan yang kecil dan lokasinya berjauhan hingga ada yang beda pulau.

Mereka sangat bahagia jika kita bawakan buah tangan berupa pinang atau permen. Kemudian kita sanggup mengobrol bersama masyarakat. Acara mengobrol sambil kunyah pinang dinamakan papa-para pinang. Para-para pinang diselingi dengan saling lempar mob atau dagelan atau dongeng lucu. Masyarakat Raja Ampat kebanyakan memeluk agama islam dan kristen. Mereka hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

 5. Salah satu spot diving terbaik di dunia

Raja Ampat yang sangat populer dengan divingnya merupakan salah satu spot diving yang paling baik di dunia. Beberapa lokasi penyelaman tersebut ada di 4 pulau yaitu, Waigeo, Salawati, Bantanta, Misool. Saat melaksanakan penyelaman di Manta Point (Arborek, Selat Dampier) kita akan menerima pengalaman menarik yaitu menyelam dengan ditemani ikan pari manta.

Menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, kita akan menyelam dengan ribuan ikan (diantaranya, ikan tuna, snappers, giant trevallies) dan pengalaman paling menegangkan di antara itu semua yaitu ketika menyelam dengan ribuan ikan barakuda! Memang, sih, ikan ini tak berbahaya. Akan tetapi ada yang berbahaya juga yaitu barakuda soliter/sendiri. Beberapa jenis ikan yang juga kerap kita lihat antara lain, hiu karang dan penyu.

Saat melaksanakan penyelaman di Batanta, Salawai, dan Waigeo, kita sanggup bertemu dengan ikan dugong dan duyung. Lokasi Raja Ampat yang mempunyai banyak pulau dengan selat yang tergolong sempit, menciptakan beberapa titik penyelaman arusnya akan kencang di saat-saat tertentu. Sangat pas untuk melaksanakan drift dive yaitu penyelaman mengikuti arus kencang dengan menerobos ribuan ikan.

 6. Memiliki beberapa atraksi menarik


Beberapa atraksi menarik yang sanggup dilihat di Raja Ampat yaitu atraksi suling tambur (Waigeo) dan ekspo maritime/bahari Raja Ampat yang berpusat di Waisai, Pulau Waigeo, dan ibukota Kabupaten Raja Ampat.

 7. Memiliki tempat-tempat yang eksotik

Banyak tempat yang eksotik di Raja Ampat. Sebagai Contoh, Pulau Ayau yang merupakan pulau karang raksasa, Pulau Pensil (pulau karang yang bentuknya lancip mirip pensil). Pantai yang cantik, Pantai Yefpian, Bannos, Panun, Olobi, Teteruga, Pantai Jam, Pantai Daram, dan lain-lain.

  8. Sovenir dan masakan unik

Makanan yang sanggup kita cicipi ketika berkunjung ke Raja Ampat, antara lain yaitu papeda dan barapen ayam ala Walesi. Siapa yang tak kenal dengan papeda. Kudapan yang terbuat dari tepung sagu ini sangat popular di kalangan masyarakat dan wisatawan. Pembuatan papeda ini tergolong gampang. Cukup dengan menuang air panas ke dalam tepung sagu dan terus diaduk hingga bentuknya mirip lem.

Makan papeda paling pas yaitu dengan olahan berupa ikan asam, bumbu kuning, dengan pelengkap sambal. Mantap! Coba juga minuman tradisional yang disebut saguer, minuman yang berasal dari kelapa murni. Terakhir, barapen ayam ala Walesi tak boleh ketinggalan, ya. Perlu diketahui bahwa Walesi yaitu nama salah satu suku yang ada di Wamena.

Cara memasak masakan yang satu ini yaitu dengan menggunakan kerikil yang dibakar hingga merah, lalu taruhlah dalam drum yang telah ditanam di tanah. Selanjutnya masukkan sayuran, ubi manis, serta ayam yang telah dibumbui. Kemudian sayuran, ubi, dan ayam tersebut disiram menggunakan minyak. Langkah simpulan yaitu menutup drum pakai plastik tahan panas.

Selain kuliner, Raja Ampat punya bermacam souvenir yang sanggup pula kita bawa sebagai oleh-oleh. Rahang hiu dengan gigi yang masih menancap berpengaruh pada rahang tersebut. Souvenir ekstrim ini sanggup diperoleh seharga Rp 300.000,- saja. Kalung, piring untuk mas kawin, anyaman tas, dan yang paling langka yaitu kalung Raja Kofiau (dari tengkorak kepala anjing dan tulang ikan duyung). Kalung Raja Kofiau sanggup diperoleh dengan harga Rp 3000.000,-.

Di Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai pun terdapat Art Shop yang menjual aneka macam topeng banyak sekali bentuk dan ukuran. Tiap topeng mempunyai dongeng yang tentunya berbeda. Harganya berkisar antara Rp 300.000,- hingga dengan Rp 1000.000,-. Patung-patung kayu pun tersedia. Kebanyakan dibentuk dengan kayu besi, alasannya yaitu ketahanannya terhadap air. Patung dibanderol seharga Rp 300.000,-.
 kegiatan seru selain menyelam

Memang Raja Ampat populer sebagai surganya para penyelam. Tetapi tak akan menyelam terus, bukan? Dan ada pula wisatawan non penyelam yang tentunya ingin juga menikmati keindahan Raja Ampat. Selain selam, beberapa aktivitas seru sanggup kita lakukan di sini, yaitu:
  • Birdwatching cendrawasih
  • Mendaki wayag (gugusan karst)
  • Fotografi bagi yang hobi;
  • Memburu kerajinan khas Papua dan oleh-oleh. Saat di Sorong jangan lupa beli roti gulung abon yang enak rasanya. Ukuran besar dengan diameter 10 cm dan abonnya melimpah. Harga satu porsi Rp 10.000,- dan sanggup dibeli sepanjang jalan Ahmad Yani dan Bandara Domine Eduard Osok.

Kelemahan Wisata Raja Ampat

Dibalik keunggulan niscaya ada kelemahan. Apa saja kelemahan wisata Raja Ampat? Pertama, perjalanan menuju ke sana cukup makan waktu dan yang kedua yaitu wisata ke Raja Ampat termasuk mahal dan niscaya menguras kantong kita.