Tampilkan postingan dengan label Peralatan Gunung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peralatan Gunung. Tampilkan semua postingan

Cara Berpakaian Yang Sempurna Dikala Mendaki Gunung dengan Metode Layering System


Gunung - Saat mendaki gunung banyak dari kita yang tidak terlalu memperdulikan problem berpakaian, terkesan asal padahal dikala ditanya, beberapa pendaki sudah paham betul ihwal cara berpakaian yang sempurna tetapi dalam prakteknya tetap saja asal enak.

Misalnya problem penggunaan celana jeans yang sangat tidak di anjurkan untuk mendaki, tetapi hingga hari ini tetap saja dikala mendaki gunung tertinggi atau gunung yang standar untuk di daki dan bertemu dengan teman pendaki lain yang menggunakan celana tersebut. Tak ada yang salah dengan hal tersebut selama perjalanan lancar-lancar saja dan nyaman buat pendaki.

Namun demikian setiap pendaki haruslah mengetahui cara berpakian yang benar. Walau nanti diaplikasikan berbeda bisa dimaklumi itu niscaya alasannya alasan penyesuaian saja. Cara Pakaian terbaik dikala mendaki gunung ialah yang menganut layering system, bagi yang belum tahu apa itu layering system simak pejelasan berikut.

Layering System


Layering system atau sytem pelapisan sangat membantu anda dalam hal mengatur keadaan badan terhadap cuaca dikala mendaki. Ada 3 lapis pakaian dalam system ini, yaitu :

- Base Layer (Lapisan pertama)
- Mid Layer (Lapisan kedua)
- Shell Layer (Lapisan ketiga)

Layering System mendaki Gunung
Base Layer; Polyester

Base Layer


Lapisan pertama ialah pakaian yang pribadi menyentuh kulit, fungsi dari lapisan pertama ini ialah untuk menyerap keringat sesudah menyerap kemudian menguapkannya ke udara atau ke lapisan berikutnya. Bahan yang punya sifat demikian bisa dari jenis sintetis atau wool, pola :

Bahan sintetis : polyester, polyamide, elastane, polypropylene, lycra
Bahan wool : smartwool, merino wool

Bahan – materi tersebut mempunyai sifat menyerupai yang telah diterangkan sebelumnya, jika diperhatikan tak ada materi katun disitu. Ini artinya materi katun tidak disarankan untuk dijadikan lapisan pertama, hal ini alasannya walaupun materi katun menyerap keringat tetapi tidak menguapkannya ke udara, semakin digunakan baju dari materi katun malah semakin berair dan lepek, kondisi ini bisa menigkatkan hipotermia. Maka untuk lapisan pertama sebaiknya berbahan sintetis atau wool, jika masih bingung, pakai saja baju jersey, umumnya baju jersey berbahan polyester.

Baca: Tips Bagi yang pertama kali Naik Gunung

Mid Layer; Polar

Mid Layer


Tips berpakaian yang benar mendaki gunung dengan cara Mid Layer Lapisan kedua atau tengah, ini berfungsi untuk menghangatkan tubuh, ‘jaket hangat’ sebagian orang menyebutnya, berbahan polar atau sejenisnya. Lapisan kedua ini hanya menghangatkan badan tetapi tidak bisa menahan angin, udara lembap apalagi air hujan.


Shell Layer


Lapisan ketiga atau lapisan terluar, lapisan ini harus mempunyai kemampuan menahan angin, udara lembab dan air hujan. Jenis terbaiknya ialah jaket waterproof, alasannya yang waterproof sudah niscaya windproof. Ini potongan terpenting untuk pertahanan, jika lapisan terluar ini tembus maka punahlah system layer.

Yang perlu diketahui ialah bukan alasannya system 3 lapis kemudian anda selalu menggunakan ketiganya sekaligus selama pendakian. Ini hanyalah salah satu cara untuk berpakaian yang benar, dalam aplikasinya sangat tergantung pada keadaan. Misalnya dikala mendaki sebaiknya hanya menggunakan lapisan pertama (base layer) semoga keringat gampang kering, tak perlu layer kedua apalagi hingga layer ketiga (jaket waterproof).

Setelah hingga di camp site bisa menambah layer kedua semoga tetap hangat dikala beraktifitas di campsite, jika cuaca mulai hujan barulah tambah layer ketiga. Tetapi sebaiknya, jika di campsite cukup hangat anda bisa melepas layer kedua dan beraktifitas hanya menggunakan base layer saja. Dengan memahami penggunaan system layer ini anda akan lebih gampang beradaptasi dengan perubahan cuaca yang terjadi dikala di gunung.

Nah, itulah tips cara berpakaian yang benar, namun untuk berpakaian dalam mendaki gunung tergantung dari pendaki bagaimana tingkat kenyamanan dan melihat geografis dan karakter gunung yang akan di jelajahi.

Tips Memilih Jaket Untuk Mendaki Gunung

Gunung - Saat ini ada beberapa pilihan jaket yang sanggup anda temukan dipasaran yang dirancang sesuai dengan kebutuhan. Bagi anda yang menyukai kegiatan di alam bebas sangat disarankan untuk mempunyai atau menentukan jaket yang paling sesuai dengan kegiatana anda. Berdasarkan bahannya ada 3 jenis jaket yang perlu diketahui diantaranya yaitu :

Tips Memilih Jaket Untuk Mendaki Gunung
Jaket Warm up

WARM UP


Jaket jenis ini berfungsi untuk mempertahankan panas badan biar tidak banyak keluar, untuk jenis bahannya terbuat dari materi polar jadi biasa disebut juga jaket polar, jaket ini sangat cocok digunakan untuk pendakian pada demam isu kemarau.

Saat demam isu kemarau biasanya suhu udara lebih hambar daripada demam isu hujan hal ini alasannya yaitu pada demam isu kemarau jumlah air di daratan berkurang sehingga daya yang sanggup dipantulkan juga sedikit oleh risikonya pada demam isu kemarau biasanya menjadi lebih dingin. Bahan polar ini biasanya juga diaplikasikan di jenis jaket water proof untuk sirkulasi udara ketika demam isu hujan.

JAKET WARM UP

WINDPROOF

Jaket anti angin ini sangat cocok digunakan untuk acara traveling atau berkendara, tetapi hanya untuk demam isu kemarau saja, ciri jaket ini yaitu jikalau bahannya anda goresan terasa licin. Perbedaan jaket windproof dengan waterproof yaitu di seemsheeld atau perisai jahitan, biasanya pada jaket jenis windproof di jahitan sambungan materi atau resleting tidak terdapat seemsheeld.

JAKET WINDPROOF

WATERPROOF

Semakin tinggi sifat waterproof pada sebuah jaket semakin tinggi juga sifat windproofnya artinya jaket waterproof sudah niscaya bersifat windproof tetapi berbanding terbalik dengan sifat dalam melepas panas tubuh. Oleh alasannya yaitu itu pemilihan jaket waterproof dengan system breadhable (system keluar masuk udara) yang baik juga menjadi pertimbangan yang sangat penting. Untuk jaket jenis waterproof ketika ini banyak dibentuk memakai teknologi Gore-tex, yaitu sebuah teknologi materi yang anti air, kedap udara tetapi tetap sanggup mengalirkan panas jaket keluar.

Bahan goretex terbagi tiga yaitu :

Gore-tex Standar : Cocok untuk aktifitas sehari-hari menyerupai berkendara dan sanggup melindungimu dari air dan angin pada  demam isu hujan

Gore-tex Active : Sangat sesuai digunakan untuk aktifitas yang lebih ektrim menyerupai mendaki gunung, jenis ini disain bahannya lebih kuat dari gore-tex standar sehingga cocok digunakan untuk medaki di demam isu hujan.

Gore-tex Pro : Untuk pendakian dengan cuaca yang extreme menyerupai puncak cartenz jaket jenis ini yaitu yang paling sesuai, desainnya lebih kuat berkali-lipat sehingga lebih tahan air, angin dan lebih awet.

Cara Mencuci Jaket Waterproof Dengan Benar


Mencuci jaket berbahan gore-tex memerlukan perlakuan khusus mengingat kesalahan dalam mencuci sanggup besar lengan berkuasa terhadap daya tahannya terhadap air. Jaket jenis ini jangan dicuci memakai deterjen atau apapun yang mengadung soda sebaiknya memakai air saja. Kalau ada bab yang kotor sebaiknya bersihkan memakai sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut di bab yang kotor saja. Cukup demikian dan jangan berlebihan. Menjemurnya juga tidak perlu terkena matahari eksklusif ini alasannya yaitu sifatnya yang tidak menyerap air jadi cukup di angin-anginkan saja ditempat yang teduh. Jika sudah kering sebaiknya jangan dilipat tetapi digantung memakai hanger.

Jaket gak mesti dicuci tiap kali habis melaksanakan pendakian cukup bersihkan saja bab yang kotor, jangan terlalu rajin mencuci jaket. Kalau jaket rada amis itu masuk akal lagipula tiap jaket baunya berbeda khas amis pemiliknya, selama pemiliknya masih nyaman anggap saja amis jaket sebagai terapi yang membuat tidur gampang terlelap jadi gak perlu dicuci.

Cara Menentukan Carrier Yang Benar Untuk Naik Gunung

Carrier atau enaknya disebut keril yakni peralatan utama yang harus dibawa ketika mendaki alasannya yakni semua perlengkapan dan kebutuhan penting pendakian dibawa dalam carrier tersebut. Sebenarnya carrier bukan hanya dipakai untuk mendaki, dapat saja untuk keperluan lain ibarat traveling dan sebagainya. Tetapi label ‘pendaki’ akan eksklusif tersemat ketika anda memakai carrier.
Tips memilih tas gunung

Ada beberapa tips ketika akan membeli carrier untuk aktifitas mendaki atau traveling yang perlu anda pertimbangkan antara lain :


Pilih Merek Terkenal


Merek yang sudah populer dan disukai oleh banyak pendaki tentu menjadi jaminan dan menjadi pertimbangan ketika akan menentukan carrier, memang harga akan tidak mengecewakan mahal tetapi cukup sekali beli dan anda tak akan kecewa dalam waktu yang lama. Brand luar negeri ibarat Deuter, Osprey, Salewa menjadi jaminan untuk kualitas, untuk merk local ada Eiger, Consina, Avtech dll juga sudah cukup baik.


Lihat Kapasitas Carrier


Setelah menentukan merek, selanjutnya tentukan kapasitas carrier, kapasitas carrier ditentukan oleh jenis aktivitas dan usang aktivitas rata – rata yang anda lakukan, dibawah ini yakni table untuk kapasitas carrier :




Perhatikan Kenyamanan Saat Digunakan


Ada beberapa parameter untuk kenyamanan memakai carrier, ibarat anda harus menyesuaikan carrier dengan berat badan, ukuran tubuh terutama punggung, sesuai dengan lingkar pinggang, strap yang besar lengan berkuasa dan tidak gampang kendor.  Selain itu carrier juga di desain menurut jenis kelamin, untuk perempuan sebaiknya jangan menentukan carrier standar tetapi carrier dengan label women series alasannya yakni sudah didesain sesuai anatomi tubuh wanita.


Perhatikan Kelengkapan Fitur


Pilih carrier yang mempunyai fitur lengkap, ibarat daerah khusus sleeping bag, daerah rain cover, mempunyai beberapa kantong untuk penyimpanan dan yang tak kalah penting pilih sesuai gaya anda supaya persentase ketamvanan anda kian meroket.

Cara Menentukan Sleeping Bag Yang Paling Sesuai Untuk Mendaki Gunung

Sleeping bag atau biasanya para pendaki sering menyebutnya dengan ‘SB’ yaitu termasuk dalam perlengkapan langsung dalam mendaki gunung, artinya setiap pendaki harus punya sleeping bag. Saat ini ada beberapa jenis sleeping bag dipasaran, sebelum membeli ada baiknya anda mempunyai pengetahuan wacana barang tersebut, diantaranya yaitu :

Jenis Sleeping Bag


Berdasarkan bentuk sleeping bag terbagi 3 yaitu :

Gambar Sleeping Bag Untuk Naik Gunung

Human Shape : Bentuk dari sleeping bag ini mengikuti bentuk badan insan atau lebih tepatnya ibarat baju asronot.


Rectangular Shape : Bentuknya ibarat tikar, sangat terkenal di Indonesia alasannya yaitu resletingnya dapat dibuka sehingga dapat dialih fungsi menjadi selimut atau sebagai alas. Sleeping bag jenis ini favorit para traveler dan backpacker.


Mummy Shape : Sleeping bag jenis ini lebih mudah dan banyak digunakan oleh para pendaki gunung alasannya yaitu lebih hangat dari pada bentuk tikar.

Bahan Sleeping Bag


Ada 3 jenis materi pembuatan sleeping bag antara lain :

Polar : Memiliki 2 lapisan dapat dari materi polar atau parasut, tidak mengecewakan tipis dan menciptakan badan cepat hangat, kekurangannya yaitu alasannya yaitu lapisannya cenderung tipis jadi gampang ditembus oleh udara dingin, jadi tidak disarankan untuk gunung yang sangat dingin.

Dacron : Untuk jenis ini biasanya ada 3 lapis didalamnya, ibarat isi boneka. Sangat efektif menahan udara hambar dari luar, kelemahannya yaitu tebal sehingga membutuhkan space yang lebih luas di carrier.

Kombinasi Polar dan Dacron : Bahan polar anggun untuk menghangatkan badan dari dalam sedangkan materi dacron dapat menghalangi udara hambar dari luar. Kombinasi keduanya akan memperlihatkan kehangatan yang sangat baik. Tetapi tentu saja harganya juga lebih mahal.

Selain sleeping bag dari materi – materi sintetis di atas ada juga sleeping bag dari materi bulu angsa, terbaik dalam menjaga badan tetap hangat tetapi umumnya tidak cocok untuk gunung – gunung di Indonesia.

Setelah mengetahui jenis dan materi sleeping bag, barulah anda sesuaikan dengan kebutuhan pendakian, ada beberapa pertimbangan dalam menentukan sleeping bag diantaranya yaitu :

Ukuran Sleeping Bag


Pilih ukuran yang sesuai dengan tinggi anda, terlalu besar akan boros ruang dan kinerjanya berkurang alasannya yaitu ruang kosong yang terlalu besar didalam, terlalu kecil pun jangan apalagi hanya dapat menghangatkan dari kaki ke pinggang saja. 

Resleting Berkualitas


Resleting sleeping bag harus yang lancar dan berkualitas, merek terbaik untuk resleting yaitu YKK. Sebaiknya pilih celah resleting ukuran kecil alasannya yaitu lebih efektif menghalau udara luar. Terutama untuk sleeping bag jenis tikar paling banyak rusak dibagian resletingnya.

Tingkat Kehangatan


Perhatikan rating kehangatan dari sleeping bag yang tertera di covernya, biasa di singkat EN, disana ada comfort rating, limit rating, extreme dan lain-lain.

Cara Merawat Sleeping Bag


Sebelum dimasukan ke dalam carrier sebaiknya gunakan pelapis perhiasan ibarat dimasukan kedalam plastic kresek, ikat dan pastikan tidak akan bocor bila kecemplung kedalam air. Hal ini penting mengingat dikala digunakan sleeping bag harus benar-benar kering supaya anda nyaman istirahat sepanjang malam. 

Saat memakai sleeping bag sebaiknya melepas jaket waterproof alasannya yaitu jaket tersebut dapat menghambat pelepasan uap ditubuh ini dapat menyebabkan anda dehidrasi.

Adakalanya sleeping bag tidak hangat saat berada di temperature udara yang rendah. Nah agar Sleeping Bag hangat, anda dapat memasukkan botol berisi air hangat ke dalamnya sebelum digunakan.

Cara Menentukan Tenda Dome Yang Sesuai Untuk Mendaki Gunung

Gambar Tenda Dome Yang Sesuai Untuk Mendaki Gunung

Tenda Dome tergolong perlengkapan kelompok yang paling utama yang harus disediakan dikala akan melaksanakan aktivitas di alam bebas seperti mendaki gunung atau camping. Tenda ialah pelindung utama dari terpaan cuaca dingin, hujan atau panas dikala mendaki.

Dalam menentukan tenda dome haruslah benar-benar baik semoga nyaman dikala digunakan dan tahan lama. Ada beberapa tips yang harus anda perhatikan dalam menentukan tenda yang baik dan benar semoga sesuai dengan kebutuhan anda, diantaranya ialah :

Ukuran Tenda


Saat pertama kali ingin membeli tenda pertanyaan pertama yang muncul ialah ukuran tenda atau kapasitas tenda, tentukan dulu ingin membeli tenda untuk kapasitas berapa orang. Syukur – syukur anda dapat membelinya secara pribadi, maklum saja harga tenda tidak mengecewakan mahal. Bagi sebagian pendaki alasannya tenda akan digunakan secara bersama – sama maka dibeli secara patungan.

Baca: Cara Memilih Sleeping Bag untuk mendaki Gunung

Jenis Tenda


Walaupun ada beberapa jenis tenda tetapi berdasarkan penulis tenda terbaik untuk camping ialah jenis tenda dome, dikala ini tenda mempunyai system 2 pelapis perlindungan, yaitu bab dalam terbuat dari jarring untuk pernafasan juga anti serangga dan lapisan kedua terluar ialah materi waterproof. Prinsip tersebut untuk mengatasi faktor kondensi yang dihasilkan oleh badan dan aktivitas memasak.

Berat Tenda


Tenda memang tidak mengecewakan berat dan cukup menguras daerah didalam carrier apalagi untuk kapasitas yang besar. Hal ini alasannya pada tenda dome terdiri dari beberapa layer, frame dan pasak yang terbuat dari aluminium semoga kekuatannya optimal. Walaupun memang tidak mengecewakan berat tetapi carilah berat tenda yang masuk nalar dengan dimensi yang kecil sehabis dikemas.

Warna Tenda


Warna tenda juga perlu jadi perhatian, salah satu fungsinya semoga lebih gampang menandai mana tenda anda, selain itu warna tenda juga dapat menjadi signaling yang anggun dari kejauhan, anda akan gampang melihat lokasi tenda walau dari kejauhan. Pilihlah warna tenda yang terang atau kontras dengan alam, jangan menentukan warna gelap ibarat hitam, coklat dll kecuali untuk keperluan tertentu ibarat penelitian hingga dapat menyatu dengan binatang liar.

Perhatikan Detail Tenda


Periksa semua komponen detail tenda, jangan ada yang cacat ibarat detail jahitan, resleting dan bab lainnya pada tenda. Mintalah tenda di dirikan terlebih dahulu semoga lebih rinci dalam melihat detailnya. Terakhir mintalah garansi, kalau ada.

Cara Menentukan Jenis Sepatu Yang Paling Cocok Untuk Mendaki Gunung

Gambar sepatu gunung

GunungSepatu Gunung merupakan perlengkapan mendaki yang juga sangat penting, kesalahan dalam menentukan jenis sepatu dapat menciptakan anda sangat tidak nyaman mendaki gunung, bahkan dapat mebuat kaki terluka.

Sepatu gunung mempunyai disain yang lebih kokoh dan berpengaruh dari pada sepatu sport atau sepatu untuk jalan datar biasa. Saat ini banyak sekali sepatu gunung dengan banyak sekali merek dan kelebihan oleh lantaran itu pinter  -pinterlah menentukan sepatu yang paling sesuai.

Sebelumnya anda harus tahu dulu bagian dari sepatu, dengan mengetahui jenis dan fungsi bagian masing – masing sepatu tersebut anda akan lebih jeli dalam menilai sepatu.

Jenis Sepatu Naik Gunung


Outsole : bersentuhan dengan permukaan tanah, fungsinya yaitu menunjukkan traksi antara kaki dan permukaan tanah,batu dll.

Insole :  Bagian yang berkenaan langsung dengan telapak kaki. Insole yang nyaman akan menciptakan kaki juga makin terasa nyaman untuk memijak.

Midsole : bagian ini terletak antara Outsole dan Insole. Berfungsi sebagai peredam antara kaki dengan permukaan bidang yang akan dilalui.

Padding engkel : Bagian yang persis mengenai engkel kaki, berkhasiat untuk melindungi engkel kaki.

Lidah Sepatu : Bagian ini berkhasiat untuk melindungi kaki kepingan atas.

Upper : Bagian yang melindungi permukaan kaki termasuk kepingan engkel kaki. Khusus untuk sepatu yang waterproof, kepingan ini yaitu yang menciptakan sepatu gunung menjadi anti air.

Rubber toe bumper : Bagian terdepan dari sepatu, tepatnya di jari-jari kaki. Fungsinya melindungi dan meredam ujung kaki dari dampak terkena benturan kerikil atau benda keras lain.

Backstray : fungsinya melindungi tendon achiles belakang kaki dan melindungi jahitan sepatu kepingan belakang yang memungkinkan friksi lantaran terkena batuan atau benda keraslainya.

Untuk soal kekuatan, sepatu gunung rata-rata di disain memang harus berpengaruh mengingat beratnya medan yang akan dilalui, apalagi sepatu dengan merk yang sudah cukup terkenal. Kaprikornus pertimbangan utama dalam menentukan sepatu gunung sebetulnya yaitu soal kenyamanan. Dibawah ini akan dijelaskan beberapa hal penting yang menjadi pertimbangan dalam menentukan sepatu.

Memiliki Sol Medium


Outsole atau sol sepatu, untuk ukuran medan pendakian di Indonesia sol dengan tingkat kekerasan medium yaitu yang paling disarankan. Soft sol sangat manis dipakai di permukaan yang keras ibarat bebatuan dan hard sol baik dipakai di tanah becek.

Tetapi untuk ukuran jalur pendakian di gunung – gunung Indonesia kombinasi dari jalur bebatuan keras, tanah lembek hingga berlumut menimbulkan medium sol pilihan yang terbaik. Untuk materi terbaik yaitu dari karet atau sintetis dengan permukaan sol bergerigi atau tidak gampang terpeleset.


Sepatu Berleher Tinggi



Ada 3 jenis leher sepatu yaitu berleher pendek, sedang dan berleher tinggi. Untuk jenis pendakian yang cukup terjal apalagi dalam waktu yang usang pilihan terbaik yaitu sepatu berleher tinggi lantaran akan melindungi mata kaki dan kaki secara keseluruhan dari cedera. Sepatu leher pendek tidak melindungi mata kaki tetapi masih nyaman dipakai untuk olahraga outdoor atau pendakian – pendakian ringan yang tidak begitu terjal. Sedangkan sepatu dengan leher sedang tidak melindungi mata kaki secara keseluruhan, sudah manis tetapi masih dapat menimbulkan kaki cedera pada jalur yang cukup terjal.

Waterproof



Kaki yang berair lantaran rembesan dari sepatu tentu menciptakan kaki bahkan kondisi tubuh jadi tidak nyaman apalagi anda harus berjalan seharian dalam kondisi tersebut dan kondisi ini dapat menciptakan resiko cedera semakin besar. Menjaga kaki tetap kering sangat penting salah satunya dapat mencegah hipotermia dikala mendaki di cuaca sedang sangat dingin. Oleh lantaran itu sebaiknya pilih sepatu yang sudah waterproof.

Lebihkan Satu Nomor dalam memilih Ukuran


Sebaiknya lebihkan satu nomor dari ukuran sepatu yang biasa anda pakai, contohnya ukuran sepatu anda 40 maka untuk sepatu gunung sebaiknya 41, hal ini berfungsi untuk tetap menciptakan ujung jari kaki dan tumit tetap nyama dikala melalui medan tanjakan atau turunan yang terus menerus. Dengan melebihkan satu ukuran akan mengurangi dampak sentuhan pribadi ujung jari dengan ujung sepatu yang menciptakan ujung jari kaki anda sakit.

Bobotnya Cukup Ringan


Mungkin diawal-awal anda masih cukup nyaman memakai sepatu yang sebetulnya cukup berat, tetapi akan terasa tidak nyaman bahkan sangat menggangu dikala anda mulai menanjak dengan medan terjal. Oleh lantaran itu pilihlah sepatu yang mempunyai bobot cukup ringan.

Demikianlah 5 hal yang harus diperhatikan dikala menentukan sepatu gunung, singkatnya poin yang perlu anda ingat dikala sedang menentukan sepatu untuk kegiatan mendaki gunung. Kcuali jenis sepatu untuk kebutuhan di medan khusus mungkin akan berbeda pertimbangannya.

Cara Menentukan Senter yang Cocok Untuk Para Petualang Mendaki Gunung

Senter Naik Gunung

Salah satu sumber cahaya mudah yang kita punya ketika berada di alam bebas yaitu senter. Senter sangat bermanfaat selain untuk penerangan, senter juga dipakai untuk signaling dalam kondisi darurat.

Oleh sebab itu masuk akal saja bila senter juga termasuk dalam salah satu perlengkapan dalam survival kit. Saat ini banyak sekali jenis senter yang ada dipasaran dengan banyak sekali merek dan keunggulan. Mulai dari senter emergency, medis, penyelam juga untuk para petualang mempunyai senter yang sesuai dengan kegiatan mereka.

Baca: Cara Berpakaian yang Sempurna Dikala Mendaki Gunung

Untuk para petualang ada beberapa tips dalam menentukan senter yang paling sesuai kebutuhan, diantaranya yaitu :

Gambar Head lamp Naik Gunung


Menentukan Jenis Senter


Ada dua jenis senter yaitu senter yang dipegang pakai tangan atau yang digantung dikepala (headlhamp). Kedua jenis senter tersebut mempunyai keunggulan masing – masing tergantung kegunaannya. Untuk anda yang tidak ingin ribet ketika menjelajah dapat menentukan headlhamp alasannya lebih leluasa untuk bergerak. Namun untuk ketika ini senter yang normalnya dipegang juga sudah dapat di gantung di helm atau ujung senjata dengan menambahkan dudukan diperalatan tersebut.

Pilih Berdasarkan Jenis Baterai 


Baterai senter ada yang jenis sekali pakai ada yang dapat di charge ulang, pilihlah yang paling sesuai kebutuhan, namun untuk kebutuhan camping dalam waktu yang usang disarankan menentukan baterai sekali pakai, alasannya anda tinggal menyiapkan beberapa baterai cadangan untuk memakai senter dalam waktu yang lama. Namun ada sebagian pendaki yang menentukan senter menurut merek, hal ini juga tak ada yang salah, toh ada harga ada kualitas, selama sesuai dengan kebutuhan.

Multifungsi


Beberapa jenis senter telah menyediakan fitur – fitur suplemen ibarat pengaturan intensitas cahaya, hingga dapat memberi sinyal SOS. Selain itu pertimbangan merek juga sangat besar lengan berkuasa terhadap kualias, namun merek terbaik biasanya berbanding lurus dengan harga yang akan dikeluarkan.

Melihat kegunaan yang sangat penting dalam pendakian gunung, senter merupakan salah satu peralatan gunung yang harus dibawa pada setiap aktifitas naik gunung. Beberapa tips diatas semoga akan menjadi pertimbangan bagi pendaki.