Showing posts with label Wisata Aceh. Show all posts
Showing posts with label Wisata Aceh. Show all posts

Wisata Aceh: Berkunjung Ke Museum Tsunami Banda Aceh

Museum Tsunami ini dibangun untuk mengenang tsunami yang telah meluluh lantakan Aceh pada 26 Desember 2004


Berkunjung Ke Museum Tsunami Banda Aceh

Museum Tsunami Aceh terletak di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Lokasi museum ini berada di wilayah Blower, dan berada di samping pintu gerbang Kherkof Peutjoet.


Museum Tsunami ini dibangun untuk mengenang tsunami yang telah meluluh lantakan Aceh pada 26 Desember 2004, sehari setelah masyarakat Kristiani merayakan natalan. Gedung ini didirikan atas inisiatif beberapa lembaga yang terlibat rekonstruksi Aceh pasca tsunami, di antaranya Badan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Artikel terkait:
7 Destinasi Wisata Religi Favorit Banda Aceh
Cara Memilih Transportasi Murah untuk Berwisata ke Pulau Weh, Sabang

Model bangunan Museum Tsunami diambil dari rancangan pemenang dalam sayembara, M. Ridwan Kamil, dosen arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB). Model rancangan bangunan yang digagas oleh Ridwan Kamil tersebut diadopsi dari ide bangunan Rumoh Aceh as Escape Hill.

Desain lantai pertama museum ini adalah ruang terbuka, sebagaimana rumah tradisional orang Aceh. Selain dapat dipergunakan sebagai ruang publik, jika terjadi banjir atau tsunami lagi, air yang datang tidak akan terhalang lajunya.

Tak hanya itu, unsur tradisional lainnya berupa seni Tari Saman yang diterjemahkan ke dalam kulit luar bangunan eksterior. Sedangkan, denah bangunan merupakan analogi epicenter sebuah gelombang laut tsunami. Tampilan eksterior museum mengekspresikan keberagaman budaya Aceh melalui ornamen dekoratif unsur transparansi elemen kulit luar bangunan seperti anyaman bambu.

Sedangkan tampilan interiornya mengetengahkan sebuah tunnel of sorrow yang menggiring wisatawan ke suatu perenungan atas musibah dahsyatnya yang diderita warga Aceh sekaligus kepasrahan dan pengakuan atas kekuatan dan kekuasaan Allah dalam mengatasi sesuatu.

Bangunan museum berdiri megah pada lahan seluas satu hektar, sekilas tampak seperti perahu lengkap dengan cerobong asapnya. Desain ini begitu unik dan tematik sekali.

Pada pintu masuk museum dipajang helikopter milik Kepolisian yang pernah bertugas di Bumi Rencong yang terkena terjangan tsunami. Kerusakan dari helikopter inilah yang sebenarnya ingin ditampilkan agar wisatawan sadar betul akan kedahsyatan tsunami yang melanda Bumi Serambi Mekkah.

Jika anda masuk lebih ke dalam, maka akan disuguhkan dengan sebuah lorong sempit yang agak remang. Di sini wisatawan dapat melihat air terjun di sisi kiri dan kanannya yang mengeluarkan suara gemuruh air. Lorong ini untuk mengingatkan para wisatawan pada suasana tsunami.

Selanjutnya adalah sebuah ruang yang disebut The Light of God. Ruang yang berbentuk sumur silinder ini menyorotkan cahaya ke atas sebuah lubang dengan aksara Arab, Allah. Dinding sumur silinder juga dipenuhi nama-nama para korban tsunami Aceh. Kalau wisatawan melihat dari jauh atau dari luar akan terlihat seperti cerobong.

Keluar dari sana, ada memorial hall di ruang bawah tanah. Ruangan ini gelap dengan dinding kaca. Di sana pengunjung dapat melihat foto-foto kondisi Aceh yang porak poranda setelah tsunami. Foto-foto tersebut ditampilkan memakai pada 26 layar display elektronik selebar 17 inci.

Museum ini dibangun dengan dana sekitar Rp 70 miliar, sekarang telah menjadi ikon bagi Kota Banda Aceh. Bahkan, menjadi landmark kedua Kota Banda Aceh setelah Masjid Raya Baiturrahman.

Terbukti dengan masih banyaknya pengunjung yang hilir mudik ke museum ini. Menurut juru parkir yang berada di Museum Tsunami, semenjak dibuka untuk umum, diperkirakan rata-rata pengunjung berjumlah sekitar seribu sampai dua ribuan per bulan, paling ramai hari Sabtu dan Minggu. Museum ini ramai dikunjungi setiap hari oleh anak sekolah, wisatawan lokal, nasional dan wisatawan mancanegara.

Keunikan Tempat Wisata Pemandian Air Panas Kaloy Aceh Tamiang

Wisata Pemandian Air Panas - Aceh Tamiang daerah perbatasan Aceh dan Sumatera merupakan surganya wisata, tidak hanya pantai, air terjun dan goa kalamuning saja yang ada disini, tetapi ada juga wisata pemandian air panas Kaloy.

Pemandian air panas Kaloy berlokasi di Dsn Tualang Niat, Kampung Selamat, Kec.Tenggulun, Kab. Aceh Tamiang. Jika kamu pergi berwisata ke Gunung Pandan, maka sudah pasti kamu melewati pemandian belerang ini.


Wisata Pemandian Air Panas Kaloy Aceh Tamiang, @tamiangtraveller.com 
Pemandian belerang Kaloy dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit dan kebun karet yang ditanami warga sekitar. Sehingga akses jalan ke lokasi ini tidaklah sulit karena sudah ada jalan yang dibentuk untuk aktifitas warga yang memanen sawit di daerah ini.

Keunikan Tempat Wisata Pemandian Air Panas Aceh Tamiang


Pada umumnya air belerang memiliki suhu yang panas dan berasal dari pegunungan, tetapi disini sumber mata air belerangnya dingin, hanya pada pagi hari saja yang memang suhu airnya menjadi hangat.

Tempat yang ramai dikunjungi warga, baik lokal mapun luar kini mulai ramai di datangi masyarakat untuk menyembuhkan penyakit kulit dengan mandi di kolam atau aliran sumber mata air belerang ini.

Nah dulunya sumber mata air panasnya tidak berbentuk seperti kolam seperti saat ini. Tetapi berbentuk dataran batu yang terbelah kemudian keluar mata airnya. Bahkan sebelum di bentuk seperti kolam, mata air yang keluar terlihat memancur deras ke atas permukaan tanah.

Kolam air belerang ini tidaklah seseram seperti yang terlihat. 2 (dua) tahun yang lalu banyak masyarakat yang mandi di kolam ini. Dasar kolam seluruhnya bebatuan yang memang sengaja dibentuk menjadi kolam oleh pak Ngatino (pemilik lahan ini). Karena kurangnya dana untuk pengembangan pemandian belerang ini, sehingga wisata ini terbengkalai.


Wisata Pemandian Air Panas Kaloy Aceh Tamiang, @tamiangtraveller.com 
Sumber mata air panas di desa ini sebaiknya diteliti untuk mengetahui kandungan mineralnya. Dan kami yakin jenis mineral yang terkandung pada air ini yang paling tinggi adalah sulfur dan zinc. Kamu bisa lihat banyaknya endapan belerang di dasar aliran airnya. Warna airnya juga berubah karena adanya campuran belerang ini.

Memang pada saat siang kami mandi disini airnya sudah dingin, tetapi aroma belerangnya tajam saat berendam dan tentunya semakin terasa nyaman karena mandi air belerangnya di alam bebas.

Jika wisata pemandian air panas ini dikembangkan maka akan menjadi tempat wisata aceh tamiang yang banyak dikunjungi wisatawan. Meskipun kemarau debit airnya tetap besar, sehingga memungkinkan selalu ramai dikunjungi.

Travel Photo

Penulis; Fuad Heriansyah

Wisata Religi : Jejak Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues

Masjid Asal Panampaan berada di wilayah administratif kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Masjid yang berada di pinggir sungai Blah Penampaan berada di pusat kota Bangkejeren sehingga memudahkan wisatawan untuk menuju lokasi dengan kendaraan bermotor dan kendaraan roda empat.


Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Berpose di depan Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Masyarakat sekitar menamakan masjid asal karena masjid ini yang pertama sekali dibangun di wilayah sekitar Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Begitu juga dengan sebutan Panampaan [dulunya mungkin karena masih sangat jarang bangunan di daerah ini], Masjid ini dapat dilihat dari berbagai wilayah di Gayo Lues yang pada umumnya berdataran tinggi.

Masjid asal berdiri pada tahun 1412 Masehi, sampai saat ini masih berdiri dan masih di fungsikan untuk aktifitas beribadah. Tidak banyak di lakukan rehab pada bangunan, karena memang materialnya masih kokoh, untuk pelebarannya di bagun bangunan lain yang berdempetan dengan masjid asal ini.


Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara
Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Saat saya ingin masuk, pintu masjid asal yang berada di dalam masjid baru tergembok dan salah satu pengurus masjid memberikan kunci untuk kita bisa masuk ke dalam masjid asal. Suasana yang nyaman dan seperti merefleksikan ucapan pada kalimat suci yang hampir tidak masuk di akal dengan umur 800 tahun masih kokoh berdiri dan melayani jamaah-jamah beribadah di dalamnya.

Masjid yang di bangun dalam masa Kerajaan Pasai (1267 Masehi; Wikipedia) berkonstruksi utama kayu yang di dapat dari pepohonan yang banyak tumbuh di sekitar kampung dan dinding nya menggunakan bebatuan serta tanah kuning yang berada di sungai. Sedangkan material atap terbuat dari ijuk (serat serabut pohon aren) serta plafon yang dibuat dari pelepah aren yang dirajut dengan rotan.


Atap ijuk Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Atap Ijuk Masjid Asal Panampaan
Masjid berukuran luas 8 x 10 meter ini dikelilingi oleh dinding yang terbuat dari tanah kuning di sepanjang sisi tiang sebelah luar. Empat tiang penyangga utama masjid dihubungkan dengan empat balok kayu sebagai penyokong kubah dan atap Masjid.

Dilihat dari arsitekturnya menggambarkan kegemilangan islam masa dahulu. Arsitektur seperti ini juga dapat dilihat pada Masjid Indrapuri, Aceh besar, Masjid Tgk Di Anjong Pelanggahan-Banda Aceh dan Masjid Demak. Ini menggambarkan adanya hubungan perkembangan islam di nusantara.

Banyak cerita yang beredar di masyarakat tentang asal muasal masjid ini, diantaranya masuknya Islam ke Aceh oleh para bangsa Persia melalui jalur perdagangan masa itu. Ketika Islam jaya di Negeri Aceh, masyarakat antusias membangun sarana ibadah, mulai dari Masjid hingga ke Dayah tempat pengajian. Bahkan, masjid asal ini diyakini dibangun oleh sejumlah para wali Allah, dan masjid ini juga erat hubungannya dengan Kerajaan Linge, karena Kerajaan Linge tempat berkumpulnya para Aulia Allah ketika itu.

Ada juga yang tersebar cerita di masyarakat cerita yang berkembang di era – 70 an, masjid asal ini dibangun oleh para aulia, setiap hari jum’at, mereka terkadang berjumlah empat hingga tujuh orang untuk menunaikan shalat jum’at di masjid asal itu, dengan mengenakan pakaian serba putih berjubah ala busana Tanah Arab. Ketika shalat jum’at usai, seketika mereka hilang dari keramaian, begitu seterusnya dari jum’at ke jum’at, dan cerita itu pudar di era – 90 an (berbagai sumber).

Banyak versi dari masyakarat yang berkembang tentang asal muasal dan jejak masjid yang di keramatkan oleh warga ini.

Destinasi wisata religi Masjid asal ini bisa menjadi daftar bagi anda yang berkunjung ke Aceh, dan menyempatkan diri untuk menyapa warga Blangkejereun - Gayo Lues, tentunya masih banyak wisata lain yang berada disini. Sehingga bisa menjadi sebuah cerita sendiri dan menambah wawasan tentang sejarah islam

Destination Map




Travel Photo

Tampak Atap bagian Dalam Masjid Asal Panampaan
Tampak Atap bagian Dalam Masjid Asal Panampaan
Tiang dari Kayu Masjid Asal Panampaan
Tiang dari Kayu Masjid Asal Panampaan
Dinding dari tanah Masjid Asal Panampaan
Dinding dari tanah Masjid Asal Panampaan
Berpose dengan Penjaga Masjid Asal Panampaan
Berpose dengan Penjaga Masjid Asal Panampaan
Mimbar Masjid Asal Panampaan
Mimbar Masjid Asal Panampaan

Destinasi Wisata Alam yang Eksotis Pegunungan Blangkejeren, Gayo Lues -Aceh

Wisata Alam - Banyaknya potensi tempat wisata alam di indonesia menjadi salah satu minat dari wisatawan domestik dan asing untuk berkunjung. Aceh juga memiliki sangat banyak tempat alam yang eksotis, salah satunya Blangkejeren yang merupakan kecamatan di Gayo Lues yang banyak menawarkan potensi wisata alam di Blangkejeren yang dapat anda kunjungi.

Julukan wisata alam di Negeri 1.000 bukit bukan hanya sebutan, sebagai pusat ibukota kabupaten, Blangkejeren terletak di tengah-tengah gunung sehingga kemanapun arah pandangan anda memandang keasrian, kesejukan pasti akan anda dapatkan dalam satu paket utuh.



Wisata Alam Blangkejeren


Sebagai Destinasi Wisata Alam, disini anda akan mendapatkan wisata air terjun, wisata minat khusus rafting, wisata religi, wisata sejarah, Mendaki Gunung, Susur sungai, Satwa langka dan botanical garden dan lain sebagainya. Hanya beberapa jam lagi anda akan berada di Ketambe, dan Gunung Leuser yang menjadi icon paru-paru dunia.



Transportasi destinasi wisata

Perjalanan untuk menuju ke Blangkejeren dari kota banda aceh pun mampu mendidik anda dalam kesadaran religi dan kesabaran. Bila anda memutuskan perjalanan darat akan menghabiskan waktu sekitar 12 jam perjalanan, namun perjalanan tidak akan terasa bila anda sudah memasuki dan melewati kota Takengon - Aceh Tengah. Anda bisa menyandarkan mobil anda dan menyegarkan tenggorokan anda dengan kopi arabika organik. Anda juga bisa memilih jalur udara yang menjadi pilihan anda, dari Bandara Sultan Iskandar Muda ke Bandara Senubung blangkejeren hanya dengan 1 jam anda akan sampai ke Kampung Penggalangan.

Namun pada kali ini saya tidak bisa mengembangkan postingan ini ke beberapa destinasi unggulan dari Blangkejeren, akan tetapi postingan ini lebih kepada pengalaman pribadi yang saya alami. Ada yang menarik di daerah sini berdasarkan bincang dengan Saiful Isky tentang Masjid Asal di kampung Panampaan.


Masjid yang di bangun kira-kira Tahun 1412, dan sampai saat ini masih terjaga walaupun materialnya kayu dan beratapkan daun ijuk. Saya belum sempat mampir dan berziarah ke sana, mungkin lain waktu postingan lengkap fotonya. Bagi saya Ziarah tempat historical dan religi sangat menarik. Banyak yang bisa saya pelajari dari motif dari ukiran material bangunan, sejarah tentunya dapat menambah wawasan kita tentang islam.

Sesudah beberapa hari berada disini saya merasakan, kok tidak ada yang spesialnya disini seperti yang di bicarakan orang tentang panorama alam yang memukau setiap orang yang berkunjung. Tingkat gelisah dan galau pun semakin meningkat dengan pertanyaan diatas. Saya pun mencari sudut yang membuat saya takjub, jelajahi pasar, membuat kopi dan memandangi seduhan pesonanya pun belum bisa terpenuhi hasrat.



Wisata Alam Blangkejeren

Akhirnya saya teringat dengan kata guru saya, "kalau sudah berada dalam air, kok masih mencari air". Dengan gembira saya pun terlonjak dari keangkuhan dan nafsu. Bangkit dari ketersadaran jiwa (khuk) celetuk aneh pun muncul, Saya sedang berada dalam Pesona Keindahan Alam, kenapa harus mencari.

Berada disini seperti ditengah pelukan gunung, pelukan udara yang menggetarkan rusuk, kasih sayang bumi akan sampai pada diri yang mencari. Namun kenapa kita masih serakah, sombong menghancurkan, mengganggu keseimbangan alam (illegal loging, perambahan, trafficking dll) demi sebuah tumpuk yang hanya anda yang bisa merasakan tanpa memperdulikan generasi selanjutnya.



Penginapan :

Jangan khawatir, bila anda berkunjung kesini banyak tempat penginapan yang tersedia dengan variasi harga yang dapat di jangkau. Di seputar kota blangkejeren, dan di sekitar teminal kota sudah banyak yang menyediakan hotel yang nyaman bagi anda dan keluarga anda berwisata di tempat wisata alam yang berjuluk negeri 1.000 bukit.



Travel Map :



Sebelum anda meninggalkan kota blangkejeren ada baiknya anda membawa oleh -oleh dari negeri 1000 bukit ini. Daerah ini terkenal dengan Gula Aren, kopi robusta, tentu dalam proses pembuatan dan bahan yang di pakai masih secara tradisional dan bahan asli dari perkebunan.

Pesona Wisata Alam Pulo Batee, Aceh Besar


Dі tempat wisata alam aceh besar Pulo Batee іnі, dараt mеnіkmаtі dаn mеlаkukаn bеrаgаm aktifitas wіѕаtа раntаі ѕереrtі ѕnоrklіng, diving dan fishing. tidak hanya itu Tаmаn karang dі sekitar Pulo Bаtее cukup indah untuk dіjеlаjаhі.


Pesona Wisata Alam Pulo Batee, Aceh Besar

Wisata Alam sangat banyak di temui di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Salah satunya Pulо Bаtее уаng berarti Pulаu Bаtu, mеruраkаn ѕеbuаh Objek Wisata yang berbentuk аtоl yang bеrаdа dі ujung Pulau Sumatera. Kоnоn, Pulo Batee аdаlаh рulаu рrіbаdі уаng tidak berpenduduk dеngаn luаr ѕеkіtаr 70-100 hеktаrе. Pulаu wаrіѕаn dаrі keluarga Teuku Tеungоh Meuraxa ini terletak dі Kесаmаtаn Peukan Bаdа, Kabupaten Aсеh Bеѕаr Provinsi Aceh.


Wisata alam Pulo Batee mаѕіh sangat nаturаl ini menawarkan реngаlаmаn bagi Anda yang іngіn bеrlіbur уаng pastinya ѕаngаt berbeda dеngаn bеrlіbur dі tempat mаnарun. Dі рulаu іnі hаnуа dihuni oleh satwa liar, ѕереrtі babi hutаn, burung еlаng lаut ѕеrtа аdа ѕарі dаn anjing, bеrbеdа bukаn.


Akses dan Rute Wisata Alam Pulo Batee

Pulo Batee dараt dісараі dеngаn terlebih dаhulu singgah dі Kоtа Bаndа Aсеh, уаng mеruраkаn ibukota dаrі Prоріnѕі Aсеh.

Jіkа аndа mеmіlіh rutе dаrі jakarta, anda dараt mеlаluі penerbangan dengan mаѕkараі Gаrudа Indоnеѕіа, Lіоn dаn lainnya. Juga dараt melalui Sumut, Kota Mеdаn dengan mеnggunаkаn penerbangan аtаu mеnggunаkаn buѕ lintas Bаndа Aceh-Medan ѕереrtі Kurnіа, Pеlаngі dan ѕеjеnіѕnуа dеngаn tarif ѕеbеѕаr Rр 150.000/orang уаng memakan waktu ѕеkіtаr 8 jаm реrjаlаnаn. 


Baca Juga :
Sеlаіn itu, реrjаlаnаnаn mеnuju ke Banda Aсеh jugа dараt lаngѕung mеlаluі Kuala Lumpur dеngаn mеnggunаkаn Pesawat Aіr Aѕіа, khususnya bagi аndа berada dі luar nеgеrі. 

Sеtеlаh ѕаmраі dі Bаndа Aсеh, maka pengunjung аkаn mеnuju ke Pеlаbuhаn Ulee Lhеuе untuk menyewa perahu bеrmоtоr mіlіk nеlауаn dаn ѕеlаnjutnуа mеmbаwа pengunjung ke Pulo Batee. Karena tіdаk аdа pelayaran khusus kе Pulo Batee, mаkа реngunjung hаruѕ mеnggunаkаn jаѕа penyewaan реrаhu.Untuk ѕеtіар реrаhu bеrреnumраng sebanyak 5 orang. Jаrаk perjalanan Bаndа Aсеh kе Pulо Bаtее hаnуа mеmаkаn wаktu 15 mеnіt.

Pulau уаng merupakan wаrіѕаn dаrі keluarga ini ѕudаh rаmаі dіkunjungі turіѕ mаnса nеgаrа. Mereka mеngеtаhuі tеntаng pulau іnі dari сеrіtа kе cerita bаіk dаrі komunitas-komunitas turіѕ bасkрасkеr dі Bukіt Lаwаng – Sumаtеrа Utаrа ataupun di Pulau Sаbаng – Aсеh.


Wisata Alam Aceh Besar Pulo Batee

Dаrі kunjungаn komunitas tеrѕеbut, mеrеkа ѕеmuаnуа bеrреѕаn аgаr Wisata Alam Pulо Bаtее tidak dibangun bangunan-bangunan уаng bеrѕіfаt реrmаnеn ataupun komersil. Sеmuаnуа mеngіngіnkаn Pulo Bаtее bеrkеmbаng ѕесаrа nаturаl. Aраlаgі Pulо Bаtее аdаlаh cagar alam, уаng mеruраkаn lоkаѕі реnуu bеrtеlur setiap tаhunnуа. 


Meskipun tаmраknуа ѕереrtі terisolir anda jаngаn khаwаtіr, аndа аkаn mеndараt ѕіnуаl full GSM dіѕіnі, jаdі bіѕа tеtар online dаn sekedar narsis buаt Facebook-an аtаu Twіttеr-аn atau media ѕоѕіаl lainnya.


Aktifitas Wisata Alam Di Pulo Batee, Aceh Besar

Dі Pulo Batee іnі, kita dараt mеnіkmаtі dаn mеlаkukаn bеrаgаm aktifitas wіѕаtа раntаі ѕереrtі ѕnоrklіng, diving dan fishing. Begitu juga dеngаn Tаmаn karang dі sekitar Pulo Bаtее cukup indah untuk dіjеlаjаhі. 

Andа jugа dараt mеlаkukаn реrburuаn bаbі lіаr dengan disertai аnjіng-аnjіng реlіhаrааn уаng tеrlаtіh. Hiking, mini jungle tracking serta уаng bеrреngаlаmаn dараt menyelusuri guа-guа dі bаwаh lautnya jugа pilihan yang tіdаk bisa dіеlаkkаn dаrі aktifitas perjalanan аndа іnі dі Pulau Bаtее. 

Pulаu іnі mеnаwаrkаn sensasi аurа уаng ѕаngаt аlаmі, dengan memiliki раnоrаmа yang ѕаngаt berbeda dengan tempat lаіn, itulah ѕаlаh ѕаtu kеlеbіhаnnуа. Sеlаіn dengan dіdukung раnоrаmа уаng аkаn mеnуіtа реrhаtіаn mаtа, аndа dараt mеlаkukаn реtuаlаngаn dі рulаu ini. Pеmаndаngаn bаwаh lautnya jugа bіѕа dinikmati dеngаn mаtа tеlаnjаng. Andа juga akan mеnjаdі pengunjung уаng bіѕа secara lаngѕung mеngаmаtі kеhіduраn реnуu laut, serta bіnаtаng-bіnаtаng lain уаng tеrdараt dі Pulo Bаtее ini. 

Bеrbаgаі aktifitas уаg mеnаntаng dan mеnаrіk bіѕа dіtеmukаn dі wisata alam Pulo Bаtее, seperti melihat kеіndаhаn аlаm dаn раntаі, jеjеrаn pulau, bеrwіѕаtа Eсоtоurіѕm, wіѕаtа Adventurer, serta wіѕаtа photography dan memancing уаng seru tentunya.

Google Map


7 Destinasi Wisata Religi Favorit Banda Aceh yang harus kamu kunjungi

Wisata Religi Banda Aceh
7 Destinasi Wisata Religi Favorit Banda Aceh

Wisata ReligiKota Banda Aceh merupakan kota Islam yang paling tua di Asia Tenggara, di mana Kota Banda Aceh merupakan ibu kota dari provinsi Aceh. Banda Aceh memiliki banyak destinasi wisata yang layak dikunjungi diantaranya objek wisata religi, objek wisata sejarah, wisata pantai, wisata kuliner dan wisata-wisata lainnya.

Jika anda melawat ke kota banda aceh jangan lupa untuk mengunjungi beberapa objek wisata religi sehingga dapat menambah dan menyegarkan dahaga spiritual anda. Berikut 7 wisata religi favorit yang ramai di kunjungi oleh wisatawan terutama pada hari-hari besar islam.


1. Masjid Raya Baiturrahman



Wisata Favorit Masjid Raya Baiturrahman
Wisata Favorit Masjid Raya Baiturrahman @hendramurdani
Masjid ini merupakan Kebanggaan Rakyat Aceh banyak guratan sejarah yang membekas pada Masjid ini. Masjid Baiturrahman adalah sebuah masjid kesultanan Aceh yang di bangun oleh Sultan Iskandar Muda (1022 H/1612).

Pada transisi sejarah yang sangat panjang Masjid ini pernah di bakar belanda (10 April 1873) dan dibangun kembali pada tahun 1877 oleh belanda dengan maksud merebut simpati dari rakyat aceh.


Masjid Baiturrahman merupakan salah satu masjid terindah di Indonesia yang memiliki arsitektur yang memukau, ukiran dan halaman masjid yang telah di pugar untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.


Masjid ini pernah di hantam oleh Tsunami, namun terhindar dari kerusakan parah. banyak kisah yang menjadi saksi mata bahwa Masjid Baiturrahman menjadi tempat mengunggsi nya warga sekitar dari amukan dahsyat Gempa dan Tsunami.


Lokasi :


Destinasi Wisata Religi Masjid Raya terletak di Kp. Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh


2. Masjid Baiturrahim



Masjid Baiturrahim Ulhee Lheue
Masjid Baiturrahim Ulhee Lheue Foto : @anggafara

Masjid Baiturrahim adalah salah satu masjid bersejarah di provinsi Aceh, Indonesia. Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Aceh pada abad ke-17. Masa itu masjid tersebut bernama Masjid Jami’ Ulee Lheu. Pada 1873 ketika Masjid Raya Baiturrahman dibakar Belanda, semua jamaah masjid terpaksa melakukan salat Jumat di Ulee Lheue. Dan sejak saat itu namanya menjadi Masjid Baiturrahim.


Pada Awalnya Masjid ini di bangun dari material kayu, namun pada tahun 1922 di pugar oleh Pemerintahan Hindia Belanda secara permanen material semen dan batu bata yang ber arsitektur eropa.


Lokasi :


Destinasi Wisata Religi Masjid Baiturrahim tidak seberapa jauh dengan Masjid Baiturrahman, sekitar 10-15 meit perjalanan darat. Masjid ini terletak di Gp. Ulee Lheue, Meuraxa, Ulee Lheue, Banda Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh.


3. Masjid TGK Dianjong dan Makam Tgk Dianjong



Masjid TGK Dianjong
Masjid TGK Dianjong Peulanggahan

Teungku Di Anjong merupakan ulama besar yang hidup pada masa kerajaan Aceh Sultan Alauddin Mahmud Syah, 1760 - 1781 M. Penobatan gelar yang dianugerahkan dengan ungkapan Teungku yang “dianjong” yang berarti disanjung atau dimuliakan. Dalam sumber lain juga disebutkan bahwa gelar Teungku Di Anjong diberikan karena ulama ini banyak menghabiskan ibadah dengan shalat, berzikir, shalawat dan membaca ratib di anjungan masjid yang bertingkat tiga.


Beliau dikenal sebagai ulama tasawuf, juga berperan sebagai ulama fikih dan telah membimbing manasik haji bagi calon-calon jamaah baik dari dalam wilayah kesultanan Aceh, Sumatera, Pulau Jawa, bahkan juga jamaah dari Semenanjung Malaya yang akan menunaikan ibadah haji melalui Aceh.


Teungku Di Anjong di makamkan tepat di sebelah kanan masjid, banyak peziarah lokal dan asing untuk menziarahi makam nya baik pada hari-hari besar islam maupun hari lainnya.


Lokasi :


Peulanggahan, Banda Aceh


4. Masjid Oman



Masjid Oman Lampriet
Masjid Oman Lampriet, Foto ; @wardhanabest
Asal mula masjid itu dibangun pada 1979, yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Aceh Prof A.Majid Ibrahim dan Tgk. H Abdullah Ujung Rimba (Ketua Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh). Masjid siap pada 1989.

Masjid Agung Al Makmur Lampriet atau lebih dikenal dengan Masjid Oman, merupakan masjid kebanggaan Kota Banda Aceh. Masjid bergaya Timur Tengah itu punya kedekatan dengan Negara Oman, setelah tsunami melanda Aceh.


Lokasi :


Jl. Arifin Ahmad VI, Pineung, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh


5. Makam Syiah Kuala



Makam Syiah Kuala, Foto; @bungkes

Syech Abdurrauf bin Ali Alfansuri atau yang terkenal dengan nama Teuku Syiah Kuala, dipadati ratusan pengunjung setiap harinya. Tak hanya dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, kunjungan ramai juga datang dari warga luar Aceh, bahkan luar negeri seperti Malaysia, Brunai Darussalam dan Arab. Baik sekadar melihat, maupun hendak berziarah sembari membacakan zikir dan berdoa di makan ini.


Lokasi :


Makam Syiah Kuala tidak seberapa jauh dengan Masjid Raya Baiturrahman. Hanya dengan 10-15 menit perjalanan darat anda akan sampai ke lokasi. Wisata Religi Makam syiah kuala dapat di kunjungi di Gp. Deah Raya, Syiah Kuala, Deah Raya, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh.


6. PLTD Apong



PLTD Apung Banda Aceh
PLTD Apung Banda Aceh, Foto; ihwanulparis

PLTD Apung I adalah kapal pembangkit listrik seberat 2.600 ton dan luas 1.600 m2 milik PT. PLN (persero) yang ditambatkan di pelabuhan Ulee Lheue sejak tahun 2003 untuk membantu suplai arus listrik bagi masyarakat di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.


Tsunami 26 Desember 2004 kapal tersebut terdorong ke daratan lebih kurang 3 km dan terdampar ditengah Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru. Saat tsunami menerjang di atas kapalnya ada 11 ABK tetapi dari 11 orang hanya 1 ABK yang selamat. 1 ABK yang selamat karena tetap berada di atas kapal ketika tongkang itu terbawa ombak ke daratan.


Lokasi :


Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh


7. Kapal Apung



Kapal Apung Lampulo
Kapal Apung Lampulo, Foto ; teddy_dronnel

Kapal Lampulo merupakan kapal nelayan yang sering digunakan oleh masyarakat Lampulo di Banda Aceh untuk melaut. Tetapi tragedi besar di Aceh pada tahun 2004 silam, membuat kapal ini memiliki keunikan tersendiri dan kini sudah menjadi salah satu objek wisata sejarah di Banda Aceh. Kapal Apung Lampulo yang terdampar ini terletak tidak jauh dari pelabuhan perikanan, hanya sekitar 1 Kilometer dari dermaga.


Lokasi :


Gp. Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh


Nah itulah tempat wisata religi di kota banda aceh yang akan menambah wawasan anda tentang sejarah, dan dahsyatnya gempa bumi dan tsunami. Semoga bermanfaat.

Tempat Wisata Sunrise terbaik di Puncak Kuta Malaka - Aceh Besar [FOTO]

Provinsi Aceh memiliki banyak tempat wisata alam yang indah seperti pantai, gunung dan masih banyak lainnya. Artikel kali ini bermula saat membongkar file pribadi foto-foto di google foto, nampaklah beberapa foto saat menikmati sunset di Puncak Kuta Malaka. Perjalanan ini tercatat di cloud 17 Januari 2015, kalau melihat pemandangannya sangat layak di jadikan salah satu objek wisata adventure favorit pada destinasi anda selanjutnya.

Puncak Kuta Malaka terletak pada pegunungan gugusan Bukit Barisan kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Kuta Malaka Kemukiman Samahani.

Lokasi Menuju Puncak Kuta Malaka

Wisata Puncak Kuta Malaka Aceh Besar

Untuk menuju lokasi dari Banda Aceh, Anda harus menempuh perjalanan sepanjang 45 km atau kurang lebih sekitar 20 menit. Satu-satunya petunjuk yang mengarah ke lokasi Kuta Malaka adalah sebuah papan nama penunjuk bertuliskan PT Kuta Malaka Lemonia. Setengah perjalanan aspal dan pada saat hampir memasuki atau mendaki kerikil dan anda akan dihadapkan dengan pemandangan keasrian hijaunya sawah.


Bila anda menoleh ke belakang dari kejauhan tampak pula Gunung Seulawah Agam yang berdiri gagah. Belum lagi pemandangan tersebut anda dapatkan pada saat berada di atas puncak kuta malaka.

Sebelum mencapai puncak, anda akan sampai air terjun 17 tingkat samahani telah siap menunggu untuk beristirahat sejenak. Banyak wisatawan yang menuju ke puncak kuta malaka pada hari libur di dominasi oleh mahasiswa dan pelajar untuk menikmati sunrise pada pagi hari, tentunya para pengunjung berkemah diatas puncak dengan di temani api unggun.

Jalan berbatu dan dakian yang curam mengharuskan turun dari motor. Akhirnya setelah melakukan perjalanan selama lebih kurang sekitar 50 menit akhirnya sampai lah ke puncak.

Ketika malam hari Anda akan melihat penampakan malam kota Banda Aceh dan Aceh Besar dari ketinggian lebih dari 600 mdpl. Saat beristirahat saya dan rombongan berada di area terbuka dengan api unggun, dan lampu nesting atau lampu badai, saat itu tidak ada yang membawa tenda, namun saat itu ada sebuah bangunan permanen yang berada di puncak bukit yang akan dijadikan cafe.

Lazimnya pada pagi hari, pengunjung Puncak Kuta Malaka setelah sunrise berlalu maka mereka akan turun dari puncak dan melakukan aktivitas di air terjun 17 tingkat.

Tempat wisata ini termasuk wisata yang menantang, Namun keindahan yang tersembunyi di dalamnya, akan membuat lelah perjananan terbayar lunas. Bila anda berniat ber wisata ketempat ini sebaiknya menghubungi teman, saudara atau orang yang telah berpengalaman berpergian ke tempat wisata kuta malaka.


Tips Wisata

  • Bawalah Jacket, Lotion anti nyamuk, Lotion Pelembab, perlengkapan mandi, korek
  • Tidak disarankan peralatan kecantikan
  • Bawalah makanan yang cukup, perlengkapan makan, peralatan masak
  • Tidak disarankan berkunjung kemari pada musim penghujan.
  • Jalan menuju ke lokasi wisata ini harus melewati lima anak sungai dengan air setinggi lutut orang dewasa.
  • Tak ada jembatan yang menghubungkan sungai-sungai itu. Tempat ini cocok untuk menguji adrenalin.
  • Anda bisa rehat sejenak untuk menikmati kesegaran yang dipercikkan air sungai yang masih alami tersebut.
  • Sekitar 5 Km mendekati lokasi air terjun, jalan berubah menjadi menanjak dan berkelok-kelok.
  • Perlu kewaspadaan tingkat tinggi dalam berkendara sehingga tidak terperosok.


Travel Map



Travel Photo

Sunrise Puncak Kuta Malaka Aceh Besar
Sunrise Puncak Kuta Malaka Aceh Besar

Wisata Alam Puncak Kuta Malaka Aceh Besar
Pose diatas Puncak Kuta Malaka
Wisata Aceh Besar
Suasana Pagi hari di Puncak Malaka

Masjid Baiturrahim, Masjid bersejarah yang selamat dari 2 Amukan Bencana Gempa dan Tsunami


Wisata Religi - Masjid Baiturrahim adalah salah satu masjid bersejarah di provinsi Aceh, Indonesia. Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Aceh pada abad ke-17. Masa itu masjid tersebut bernama Masjid Jami’ Ulee Lheu. Pada 1873 ketika Masjid Raya Baiturrahman dibakar Belanda, semua jamaah masjid terpaksa melakukan salat Jumat di Ulee Lheue. Dan sejak saat itu namanya menjadi Masjid Baiturrahim.


Wisata Tsunami Masjid Baiturrahim
Masjid Baiturrahim @anggafara
Pada Awalnya Masjid ini di bangun dari material kayu, namun pada tahun 1922 di pugar oleh Pemerintahan Hindia Belanda secara permanen material semen dan batu bata yang ber arsitektur eropa.

Guratan sejarah yang mengukir pada masjid Baiturrahim juga sangatlah panjang. Gempa dan tsunami pada tahun 1983 dan 2004 menjadi 2 kejadian dahsyat dalam perjalanan sejarah nya. pada tahun 1983 gempa dan tsunami telah meruntuhkan kubah masjid. Masyarakat membangun kembali dengan tidak lagi memasang kubah masjid.

26 Desember 2004 kembali Masjid ini menjadi saksi bisu dari gempa dan tsunami di aceh, dengan melihat kekuatan dahsyat yang meluluhlantakkan seluruh bangunan di kawasan Ulheu Lheu, hanya menyisakan satu bangunan yakni Masjid Baiturrahim. Sehingga mengundang wisatawan baik domestik dan luar negeri ingin menyaksikan sendiri bagaimana hanya mesjid Baiturrahim ulhee lheu ini bisa selamat dari amukan dahsyat Gempa dan Tsunami.

Menikmati Dekapan Bakau di Hutan Mangrove Kota Langsa

Dekapan Bakau di Hutan Mangrove kota Langsa


Wisata Alam - Kota Langsa salah satu kota di provinsi Aceh - Indonesia. Terkenal sebagai kota pendidikan, kota perdagangan, kota kuliner/makanan, dan kota wisata. Artikel sebelumnya tentang wisata kota langsa tentang hutan lindung langsa sebagai wisata edukasi bagi anak-anak untuk menambah penguasaan mereka pada satwa dan lingkungan.

Pada kali ini masih berada di sekitar kota langsa dengan wisata yang favorit saat ini dan bisa melepas dahaga wisata alam anda dengan Ekowisata hutan mangrove yang berada di kota Langsa.

Destinasi Ekowisata hutan bakau atau mangrove di langsa ini layak anda kunjungi bila anda sedang berkunjung ke kota langsa. Destinasi wisata yang berada 10 Km dari pusat kota langsa menawarkan berbagai keindahan alami dan keteduhan bila anda berada di dalam kawasan.

Sebelum sampai ke destinasi ekowisata mangrove dari pusat kota langsa, kiri dan kanan jalan sudah dapat kita nikmati pemandangan alam, tambak-tambak ikan, dan kegiatan masyarakat yang dominan dengan nelayan.

Saat anda sudah sampai di objek wisata, anda bisa memarkirkan kendaraan anda pada lokasi yang telah di sediakan, biaya parkir kadang bisa tidak tentu harganya antara 2 ribu - 5 ribu rupiah. Selanjutnya anda akan masuk ke kawasan dari gapura.

Anda akan di kenakan biaya masuk 3 ribu rupiah per orang. Dominan satwa monyet melengkapi kehadiran anda di objek ini. Sebelum anda memasuki objek wisata pastikan anda membawa bekal seperti air mineral, makanan ringan dan jangan membuang sampah sembarangan agar ekosistem wisata tidak tercemar dengan sampah.

Ekowisata mangrove memiliki luasan sekitar 8 ribu hektar, dengan puluhan jenis bakau yang bisa anda nikmati bersama keluarga, partner atau dengan pasangan anda. Fasilitas hutan mangrove sedang di kembangkan oleh pemerintahan kota langsa, dari gazebo, boat untuk susur sungai mangrove, cafe, dan pelabuhan kecil tempat bersandar perahu kecil.

Perjalanan anda akan dituntun dengan sebuah jembatan tembok berwarna hijau dengan kiri dan kanan pohon bakau yang bisa anda sentuh daunnya dan merasakan bagaimana berada diantara kelebatan hutan bakau.

Pertengahan perjalanan anda akan menemukan cafe yang rencana nya sebagai tempat istirahat, penjualan souvenir, tentu anda tidak meninggalkan camera untuk ber foto bersama mengabadikan kunjungan anda di objek ekowisata ini.

Selanjutnya anda akan berada pada persimpangan kiri mengarah ke tempata persandaran perahu kecil yang akan menyusur sungai. Bila anda melanjut kan perjalanan anda akan bertemu dengan menara yang tinnginya 10 meter. Dari atas menara anda dapat menikmati keindahan keseluruhan dari hutan bakau, pemandangan alur sungai yang berkelok mengikuti garis bakau yang tumbuh lebat, menimbulkan sensasi tersendiri memandang pemandangan yang menakjubkan ini. Saat sore menjelang sunset pun menghadirkan panorama alam yang menakjubkan, transisi warna siang dan malam yang tidak akan lupakan.

Keindahan panorama alam yang lengkap sanggup dihadirkan dalam objek wisata ini. Menjadi kesan tersendiri bila anda berwisata dengan keluarga anda, anda bisa mengajarkan anak anda sejak dini dengan mencintai alam. Pengaruh psikologi anak pada pandangan dominan hijau dan satwa-satwa yang berada di wisata bakau sangatlah baik untuk pertumbuhan aspek pola pikir mereka.

Objek wisata hutan mangrove ini akan tutup pada jam 06.00 Wib sore hari, petugas pun berkeliling untuk memberitahukan tempat ini akan ditutup dan anda di minta untuk meninggalkan lokasi tersebut.

Nah tunggu apalagi....Objek Wisata Hutan Mangrove kota langsa memiliki banyak potensi untuk di nikmati, puluhan jenis bakau, satwa, sunset, menara pantau, susur sungai dan berbagai keramahan lainnya layak anda kunjungi bersama keluarga anda, partner, dan pasangan anda.

Tips perbekalan wisata mangrove

  1. Lotion anti nyamuk
  2. Perbekalan yang cukup
  3. Kamera
  4. Dilarang berkhalwat

Travel Photo

Aksi coretan dari oknum yang tidak bertanggung jawab, menunjukkan bahwa belum ada pemahaman yang jelas bagi pengunjung tentang bagaimana merawat tempat wisata di daerah. Tindakan solutif harus mampu di lakukan baik pemerintah, masyarakat atau pegiat sosial untuk meningkat kan pemahaman tentang objek wisata di kota langsa, baik melalui leaftlet di pintu masuk wisata alam mangrove.