Showing posts with label Wisata Aceh. Show all posts
Showing posts with label Wisata Aceh. Show all posts

Wisata Aceh: Berkunjung Ke Museum Tsunami Banda Aceh

Museum Tsunami ini dibangun untuk mengenang tsunami yang telah meluluh lantakan Aceh pada 26 Desember 2004


Berkunjung Ke Museum Tsunami Banda Aceh

Museum Tsunami Aceh terletak di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Lokasi museum ini berada di wilayah Blower, dan berada di samping pintu gerbang Kherkof Peutjoet.


Museum Tsunami ini dibangun untuk mengenang tsunami yang telah meluluh lantakan Aceh pada 26 Desember 2004, sehari setelah masyarakat Kristiani merayakan natalan. Gedung ini didirikan atas inisiatif beberapa lembaga yang terlibat rekonstruksi Aceh pasca tsunami, di antaranya Badan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Artikel terkait:
7 Destinasi Wisata Religi Favorit Banda Aceh
Cara Memilih Transportasi Murah untuk Berwisata ke Pulau Weh, Sabang

Model bangunan Museum Tsunami diambil dari rancangan pemenang dalam sayembara, M. Ridwan Kamil, dosen arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB). Model rancangan bangunan yang digagas oleh Ridwan Kamil tersebut diadopsi dari ide bangunan Rumoh Aceh as Escape Hill.

Desain lantai pertama museum ini adalah ruang terbuka, sebagaimana rumah tradisional orang Aceh. Selain dapat dipergunakan sebagai ruang publik, jika terjadi banjir atau tsunami lagi, air yang datang tidak akan terhalang lajunya.

Tak hanya itu, unsur tradisional lainnya berupa seni Tari Saman yang diterjemahkan ke dalam kulit luar bangunan eksterior. Sedangkan, denah bangunan merupakan analogi epicenter sebuah gelombang laut tsunami. Tampilan eksterior museum mengekspresikan keberagaman budaya Aceh melalui ornamen dekoratif unsur transparansi elemen kulit luar bangunan seperti anyaman bambu.

Sedangkan tampilan interiornya mengetengahkan sebuah tunnel of sorrow yang menggiring wisatawan ke suatu perenungan atas musibah dahsyatnya yang diderita warga Aceh sekaligus kepasrahan dan pengakuan atas kekuatan dan kekuasaan Allah dalam mengatasi sesuatu.

Bangunan museum berdiri megah pada lahan seluas satu hektar, sekilas tampak seperti perahu lengkap dengan cerobong asapnya. Desain ini begitu unik dan tematik sekali.

Pada pintu masuk museum dipajang helikopter milik Kepolisian yang pernah bertugas di Bumi Rencong yang terkena terjangan tsunami. Kerusakan dari helikopter inilah yang sebenarnya ingin ditampilkan agar wisatawan sadar betul akan kedahsyatan tsunami yang melanda Bumi Serambi Mekkah.

Jika anda masuk lebih ke dalam, maka akan disuguhkan dengan sebuah lorong sempit yang agak remang. Di sini wisatawan dapat melihat air terjun di sisi kiri dan kanannya yang mengeluarkan suara gemuruh air. Lorong ini untuk mengingatkan para wisatawan pada suasana tsunami.

Selanjutnya adalah sebuah ruang yang disebut The Light of God. Ruang yang berbentuk sumur silinder ini menyorotkan cahaya ke atas sebuah lubang dengan aksara Arab, Allah. Dinding sumur silinder juga dipenuhi nama-nama para korban tsunami Aceh. Kalau wisatawan melihat dari jauh atau dari luar akan terlihat seperti cerobong.

Keluar dari sana, ada memorial hall di ruang bawah tanah. Ruangan ini gelap dengan dinding kaca. Di sana pengunjung dapat melihat foto-foto kondisi Aceh yang porak poranda setelah tsunami. Foto-foto tersebut ditampilkan memakai pada 26 layar display elektronik selebar 17 inci.

Museum ini dibangun dengan dana sekitar Rp 70 miliar, sekarang telah menjadi ikon bagi Kota Banda Aceh. Bahkan, menjadi landmark kedua Kota Banda Aceh setelah Masjid Raya Baiturrahman.

Terbukti dengan masih banyaknya pengunjung yang hilir mudik ke museum ini. Menurut juru parkir yang berada di Museum Tsunami, semenjak dibuka untuk umum, diperkirakan rata-rata pengunjung berjumlah sekitar seribu sampai dua ribuan per bulan, paling ramai hari Sabtu dan Minggu. Museum ini ramai dikunjungi setiap hari oleh anak sekolah, wisatawan lokal, nasional dan wisatawan mancanegara.

Keunikan Tempat Wisata Pemandian Air Panas Kaloy Aceh Tamiang

Wisata Pemandian Air Panas - Aceh Tamiang daerah perbatasan Aceh dan Sumatera merupakan surganya wisata, tidak hanya pantai, air terjun dan goa kalamuning saja yang ada disini, tetapi ada juga wisata pemandian air panas Kaloy.

Pemandian air panas Kaloy berlokasi di Dsn Tualang Niat, Kampung Selamat, Kec.Tenggulun, Kab. Aceh Tamiang. Jika kamu pergi berwisata ke Gunung Pandan, maka sudah pasti kamu melewati pemandian belerang ini.


Wisata Pemandian Air Panas Kaloy Aceh Tamiang, @tamiangtraveller.com 
Pemandian belerang Kaloy dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit dan kebun karet yang ditanami warga sekitar. Sehingga akses jalan ke lokasi ini tidaklah sulit karena sudah ada jalan yang dibentuk untuk aktifitas warga yang memanen sawit di daerah ini.

Keunikan Tempat Wisata Pemandian Air Panas Aceh Tamiang


Pada umumnya air belerang memiliki suhu yang panas dan berasal dari pegunungan, tetapi disini sumber mata air belerangnya dingin, hanya pada pagi hari saja yang memang suhu airnya menjadi hangat.

Tempat yang ramai dikunjungi warga, baik lokal mapun luar kini mulai ramai di datangi masyarakat untuk menyembuhkan penyakit kulit dengan mandi di kolam atau aliran sumber mata air belerang ini.

Nah dulunya sumber mata air panasnya tidak berbentuk seperti kolam seperti saat ini. Tetapi berbentuk dataran batu yang terbelah kemudian keluar mata airnya. Bahkan sebelum di bentuk seperti kolam, mata air yang keluar terlihat memancur deras ke atas permukaan tanah.

Kolam air belerang ini tidaklah seseram seperti yang terlihat. 2 (dua) tahun yang lalu banyak masyarakat yang mandi di kolam ini. Dasar kolam seluruhnya bebatuan yang memang sengaja dibentuk menjadi kolam oleh pak Ngatino (pemilik lahan ini). Karena kurangnya dana untuk pengembangan pemandian belerang ini, sehingga wisata ini terbengkalai.


Wisata Pemandian Air Panas Kaloy Aceh Tamiang, @tamiangtraveller.com 
Sumber mata air panas di desa ini sebaiknya diteliti untuk mengetahui kandungan mineralnya. Dan kami yakin jenis mineral yang terkandung pada air ini yang paling tinggi adalah sulfur dan zinc. Kamu bisa lihat banyaknya endapan belerang di dasar aliran airnya. Warna airnya juga berubah karena adanya campuran belerang ini.

Memang pada saat siang kami mandi disini airnya sudah dingin, tetapi aroma belerangnya tajam saat berendam dan tentunya semakin terasa nyaman karena mandi air belerangnya di alam bebas.

Jika wisata pemandian air panas ini dikembangkan maka akan menjadi tempat wisata aceh tamiang yang banyak dikunjungi wisatawan. Meskipun kemarau debit airnya tetap besar, sehingga memungkinkan selalu ramai dikunjungi.

Travel Photo

Penulis; Fuad Heriansyah

Wisata Religi : Jejak Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues

Masjid Asal Panampaan berada di wilayah administratif kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Masjid yang berada di pinggir sungai Blah Penampaan berada di pusat kota Bangkejeren sehingga memudahkan wisatawan untuk menuju lokasi dengan kendaraan bermotor dan kendaraan roda empat.


Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Berpose di depan Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Masyarakat sekitar menamakan masjid asal karena masjid ini yang pertama sekali dibangun di wilayah sekitar Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Begitu juga dengan sebutan Panampaan [dulunya mungkin karena masih sangat jarang bangunan di daerah ini], Masjid ini dapat dilihat dari berbagai wilayah di Gayo Lues yang pada umumnya berdataran tinggi.

Masjid asal berdiri pada tahun 1412 Masehi, sampai saat ini masih berdiri dan masih di fungsikan untuk aktifitas beribadah. Tidak banyak di lakukan rehab pada bangunan, karena memang materialnya masih kokoh, untuk pelebarannya di bagun bangunan lain yang berdempetan dengan masjid asal ini.


Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara
Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Saat saya ingin masuk, pintu masjid asal yang berada di dalam masjid baru tergembok dan salah satu pengurus masjid memberikan kunci untuk kita bisa masuk ke dalam masjid asal. Suasana yang nyaman dan seperti merefleksikan ucapan pada kalimat suci yang hampir tidak masuk di akal dengan umur 800 tahun masih kokoh berdiri dan melayani jamaah-jamah beribadah di dalamnya.

Masjid yang di bangun dalam masa Kerajaan Pasai (1267 Masehi; Wikipedia) berkonstruksi utama kayu yang di dapat dari pepohonan yang banyak tumbuh di sekitar kampung dan dinding nya menggunakan bebatuan serta tanah kuning yang berada di sungai. Sedangkan material atap terbuat dari ijuk (serat serabut pohon aren) serta plafon yang dibuat dari pelepah aren yang dirajut dengan rotan.


Atap ijuk Masjid Asal Panampaan di Kabupaten Gayo Lues
Atap Ijuk Masjid Asal Panampaan
Masjid berukuran luas 8 x 10 meter ini dikelilingi oleh dinding yang terbuat dari tanah kuning di sepanjang sisi tiang sebelah luar. Empat tiang penyangga utama masjid dihubungkan dengan empat balok kayu sebagai penyokong kubah dan atap Masjid.

Dilihat dari arsitekturnya menggambarkan kegemilangan islam masa dahulu. Arsitektur seperti ini juga dapat dilihat pada Masjid Indrapuri, Aceh besar, Masjid Tgk Di Anjong Pelanggahan-Banda Aceh dan Masjid Demak. Ini menggambarkan adanya hubungan perkembangan islam di nusantara.

Banyak cerita yang beredar di masyarakat tentang asal muasal masjid ini, diantaranya masuknya Islam ke Aceh oleh para bangsa Persia melalui jalur perdagangan masa itu. Ketika Islam jaya di Negeri Aceh, masyarakat antusias membangun sarana ibadah, mulai dari Masjid hingga ke Dayah tempat pengajian. Bahkan, masjid asal ini diyakini dibangun oleh sejumlah para wali Allah, dan masjid ini juga erat hubungannya dengan Kerajaan Linge, karena Kerajaan Linge tempat berkumpulnya para Aulia Allah ketika itu.

Ada juga yang tersebar cerita di masyarakat cerita yang berkembang di era – 70 an, masjid asal ini dibangun oleh para aulia, setiap hari jum’at, mereka terkadang berjumlah empat hingga tujuh orang untuk menunaikan shalat jum’at di masjid asal itu, dengan mengenakan pakaian serba putih berjubah ala busana Tanah Arab. Ketika shalat jum’at usai, seketika mereka hilang dari keramaian, begitu seterusnya dari jum’at ke jum’at, dan cerita itu pudar di era – 90 an (berbagai sumber).

Banyak versi dari masyakarat yang berkembang tentang asal muasal dan jejak masjid yang di keramatkan oleh warga ini.

Destinasi wisata religi Masjid asal ini bisa menjadi daftar bagi anda yang berkunjung ke Aceh, dan menyempatkan diri untuk menyapa warga Blangkejereun - Gayo Lues, tentunya masih banyak wisata lain yang berada disini. Sehingga bisa menjadi sebuah cerita sendiri dan menambah wawasan tentang sejarah islam

Destination Map




Travel Photo

Tampak Atap bagian Dalam Masjid Asal Panampaan
Tampak Atap bagian Dalam Masjid Asal Panampaan
Tiang dari Kayu Masjid Asal Panampaan
Tiang dari Kayu Masjid Asal Panampaan
Dinding dari tanah Masjid Asal Panampaan
Dinding dari tanah Masjid Asal Panampaan
Berpose dengan Penjaga Masjid Asal Panampaan
Berpose dengan Penjaga Masjid Asal Panampaan
Mimbar Masjid Asal Panampaan
Mimbar Masjid Asal Panampaan

Destinasi Wisata Alam yang Eksotis Pegunungan Blangkejeren, Gayo Lues -Aceh

Wisata Alam - Banyaknya potensi tempat wisata alam di indonesia menjadi salah satu minat dari wisatawan domestik dan asing untuk berkunjung. Aceh juga memiliki sangat banyak tempat alam yang eksotis, salah satunya Blangkejeren yang merupakan kecamatan di Gayo Lues yang banyak menawarkan potensi wisata alam di Blangkejeren yang dapat anda kunjungi.

Julukan wisata alam di Negeri 1.000 bukit bukan hanya sebutan, sebagai pusat ibukota kabupaten, Blangkejeren terletak di tengah-tengah gunung sehingga kemanapun arah pandangan anda memandang keasrian, kesejukan pasti akan anda dapatkan dalam satu paket utuh.



Wisata Alam Blangkejeren


Sebagai Destinasi Wisata Alam, disini anda akan mendapatkan wisata air terjun, wisata minat khusus rafting, wisata religi, wisata sejarah, Mendaki Gunung, Susur sungai, Satwa langka dan botanical garden dan lain sebagainya. Hanya beberapa jam lagi anda akan berada di Ketambe, dan Gunung Leuser yang menjadi icon paru-paru dunia.



Transportasi destinasi wisata

Perjalanan untuk menuju ke Blangkejeren dari kota banda aceh pun mampu mendidik anda dalam kesadaran religi dan kesabaran. Bila anda memutuskan perjalanan darat akan menghabiskan waktu sekitar 12 jam perjalanan, namun perjalanan tidak akan terasa bila anda sudah memasuki dan melewati kota Takengon - Aceh Tengah. Anda bisa menyandarkan mobil anda dan menyegarkan tenggorokan anda dengan kopi arabika organik. Anda juga bisa memilih jalur udara yang menjadi pilihan anda, dari Bandara Sultan Iskandar Muda ke Bandara Senubung blangkejeren hanya dengan 1 jam anda akan sampai ke Kampung Penggalangan.

Namun pada kali ini saya tidak bisa mengembangkan postingan ini ke beberapa destinasi unggulan dari Blangkejeren, akan tetapi postingan ini lebih kepada pengalaman pribadi yang saya alami. Ada yang menarik di daerah sini berdasarkan bincang dengan Saiful Isky tentang Masjid Asal di kampung Panampaan.


Masjid yang di bangun kira-kira Tahun 1412, dan sampai saat ini masih terjaga walaupun materialnya kayu dan beratapkan daun ijuk. Saya belum sempat mampir dan berziarah ke sana, mungkin lain waktu postingan lengkap fotonya. Bagi saya Ziarah tempat historical dan religi sangat menarik. Banyak yang bisa saya pelajari dari motif dari ukiran material bangunan, sejarah tentunya dapat menambah wawasan kita tentang islam.

Sesudah beberapa hari berada disini saya merasakan, kok tidak ada yang spesialnya disini seperti yang di bicarakan orang tentang panorama alam yang memukau setiap orang yang berkunjung. Tingkat gelisah dan galau pun semakin meningkat dengan pertanyaan diatas. Saya pun mencari sudut yang membuat saya takjub, jelajahi pasar, membuat kopi dan memandangi seduhan pesonanya pun belum bisa terpenuhi hasrat.



Wisata Alam Blangkejeren

Akhirnya saya teringat dengan kata guru saya, "kalau sudah berada dalam air, kok masih mencari air". Dengan gembira saya pun terlonjak dari keangkuhan dan nafsu. Bangkit dari ketersadaran jiwa (khuk) celetuk aneh pun muncul, Saya sedang berada dalam Pesona Keindahan Alam, kenapa harus mencari.

Berada disini seperti ditengah pelukan gunung, pelukan udara yang menggetarkan rusuk, kasih sayang bumi akan sampai pada diri yang mencari. Namun kenapa kita masih serakah, sombong menghancurkan, mengganggu keseimbangan alam (illegal loging, perambahan, trafficking dll) demi sebuah tumpuk yang hanya anda yang bisa merasakan tanpa memperdulikan generasi selanjutnya.



Penginapan :

Jangan khawatir, bila anda berkunjung kesini banyak tempat penginapan yang tersedia dengan variasi harga yang dapat di jangkau. Di seputar kota blangkejeren, dan di sekitar teminal kota sudah banyak yang menyediakan hotel yang nyaman bagi anda dan keluarga anda berwisata di tempat wisata alam yang berjuluk negeri 1.000 bukit.



Travel Map :



Sebelum anda meninggalkan kota blangkejeren ada baiknya anda membawa oleh -oleh dari negeri 1000 bukit ini. Daerah ini terkenal dengan Gula Aren, kopi robusta, tentu dalam proses pembuatan dan bahan yang di pakai masih secara tradisional dan bahan asli dari perkebunan.

Pesona Wisata Alam Pulo Batee, Aceh Besar


Dі tempat wisata alam aceh besar Pulo Batee іnі, dараt mеnіkmаtі dаn mеlаkukаn bеrаgаm aktifitas wіѕаtа раntаі ѕереrtі ѕnоrklіng, diving dan fishing. tidak hanya itu Tаmаn karang dі sekitar Pulo Bаtее cukup indah untuk dіjеlаjаhі.


Pesona Wisata Alam Pulo Batee, Aceh Besar

Wisata Alam sangat banyak di temui di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Salah satunya Pulо Bаtее уаng berarti Pulаu Bаtu, mеruраkаn ѕеbuаh Objek Wisata yang berbentuk аtоl yang bеrаdа dі ujung Pulau Sumatera. Kоnоn, Pulo Batee аdаlаh рulаu рrіbаdі уаng tidak berpenduduk dеngаn luаr ѕеkіtаr 70-100 hеktаrе. Pulаu wаrіѕаn dаrі keluarga Teuku Tеungоh Meuraxa ini terletak dі Kесаmаtаn Peukan Bаdа, Kabupaten Aсеh Bеѕаr Provinsi Aceh.


Wisata alam Pulo Batee mаѕіh sangat nаturаl ini menawarkan реngаlаmаn bagi Anda yang іngіn bеrlіbur уаng pastinya ѕаngаt berbeda dеngаn bеrlіbur dі tempat mаnарun. Dі рulаu іnі hаnуа dihuni oleh satwa liar, ѕереrtі babi hutаn, burung еlаng lаut ѕеrtа аdа ѕарі dаn anjing, bеrbеdа bukаn.


Akses dan Rute Wisata Alam Pulo Batee

Pulo Batee dараt dісараі dеngаn terlebih dаhulu singgah dі Kоtа Bаndа Aсеh, уаng mеruраkаn ibukota dаrі Prоріnѕі Aсеh.

Jіkа аndа mеmіlіh rutе dаrі jakarta, anda dараt mеlаluі penerbangan dengan mаѕkараі Gаrudа Indоnеѕіа, Lіоn dаn lainnya. Juga dараt melalui Sumut, Kota Mеdаn dengan mеnggunаkаn penerbangan аtаu mеnggunаkаn buѕ lintas Bаndа Aceh-Medan ѕереrtі Kurnіа, Pеlаngі dan ѕеjеnіѕnуа dеngаn tarif ѕеbеѕаr Rр 150.000/orang уаng memakan waktu ѕеkіtаr 8 jаm реrjаlаnаn. 


Baca Juga :
Sеlаіn itu, реrjаlаnаnаn mеnuju ke Banda Aсеh jugа dараt lаngѕung mеlаluі Kuala Lumpur dеngаn mеnggunаkаn Pesawat Aіr Aѕіа, khususnya bagi аndа berada dі luar nеgеrі. 

Sеtеlаh ѕаmраі dі Bаndа Aсеh, maka pengunjung аkаn mеnuju ke Pеlаbuhаn Ulee Lhеuе untuk menyewa perahu bеrmоtоr mіlіk nеlауаn dаn ѕеlаnjutnуа mеmbаwа pengunjung ke Pulo Batee. Karena tіdаk аdа pelayaran khusus kе Pulo Batee, mаkа реngunjung hаruѕ mеnggunаkаn jаѕа penyewaan реrаhu.Untuk ѕеtіар реrаhu bеrреnumраng sebanyak 5 orang. Jаrаk perjalanan Bаndа Aсеh kе Pulо Bаtее hаnуа mеmаkаn wаktu 15 mеnіt.

Pulau уаng merupakan wаrіѕаn dаrі keluarga ini ѕudаh rаmаі dіkunjungі turіѕ mаnса nеgаrа. Mereka mеngеtаhuі tеntаng pulau іnі dari сеrіtа kе cerita bаіk dаrі komunitas-komunitas turіѕ bасkрасkеr dі Bukіt Lаwаng – Sumаtеrа Utаrа ataupun di Pulau Sаbаng – Aсеh.


Wisata Alam Aceh Besar Pulo Batee

Dаrі kunjungаn komunitas tеrѕеbut, mеrеkа ѕеmuаnуа bеrреѕаn аgаr Wisata Alam Pulо Bаtее tidak dibangun bangunan-bangunan уаng bеrѕіfаt реrmаnеn ataupun komersil. Sеmuаnуа mеngіngіnkаn Pulo Bаtее bеrkеmbаng ѕесаrа nаturаl. Aраlаgі Pulо Bаtее аdаlаh cagar alam, уаng mеruраkаn lоkаѕі реnуu bеrtеlur setiap tаhunnуа. 


Meskipun tаmраknуа ѕереrtі terisolir anda jаngаn khаwаtіr, аndа аkаn mеndараt ѕіnуаl full GSM dіѕіnі, jаdі bіѕа tеtар online dаn sekedar narsis buаt Facebook-an аtаu Twіttеr-аn atau media ѕоѕіаl lainnya.


Aktifitas Wisata Alam Di Pulo Batee, Aceh Besar

Dі Pulo Batee іnі, kita dараt mеnіkmаtі dаn mеlаkukаn bеrаgаm aktifitas wіѕаtа раntаі ѕереrtі ѕnоrklіng, diving dan fishing. Begitu juga dеngаn Tаmаn karang dі sekitar Pulo Bаtее cukup indah untuk dіjеlаjаhі. 

Andа jugа dараt mеlаkukаn реrburuаn bаbі lіаr dengan disertai аnjіng-аnjіng реlіhаrааn уаng tеrlаtіh. Hiking, mini jungle tracking serta уаng bеrреngаlаmаn dараt menyelusuri guа-guа dі bаwаh lautnya jugа pilihan yang tіdаk bisa dіеlаkkаn dаrі aktifitas perjalanan аndа іnі dі Pulau Bаtее. 

Pulаu іnі mеnаwаrkаn sensasi аurа уаng ѕаngаt аlаmі, dengan memiliki раnоrаmа yang ѕаngаt berbeda dengan tempat lаіn, itulah ѕаlаh ѕаtu kеlеbіhаnnуа. Sеlаіn dengan dіdukung раnоrаmа уаng аkаn mеnуіtа реrhаtіаn mаtа, аndа dараt mеlаkukаn реtuаlаngаn dі рulаu ini. Pеmаndаngаn bаwаh lautnya jugа bіѕа dinikmati dеngаn mаtа tеlаnjаng. Andа juga akan mеnjаdі pengunjung уаng bіѕа secara lаngѕung mеngаmаtі kеhіduраn реnуu laut, serta bіnаtаng-bіnаtаng lain уаng tеrdараt dі Pulo Bаtее ini. 

Bеrbаgаі aktifitas уаg mеnаntаng dan mеnаrіk bіѕа dіtеmukаn dі wisata alam Pulo Bаtее, seperti melihat kеіndаhаn аlаm dаn раntаі, jеjеrаn pulau, bеrwіѕаtа Eсоtоurіѕm, wіѕаtа Adventurer, serta wіѕаtа photography dan memancing уаng seru tentunya.

Google Map