7 Objek Wisata Romantis di Semarang yang Harus Kamu Kunjungi

Semarang  sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah, tentunya menjadi salah satu destinasti wisata favorit di Jawa Tengah. Di Semarang sendiri terdapat banyak sekali jenis wisata, mulai dari wisata religi, sejarah, alam hingga kuliner.

Nah, dari banyaknya wisata di Semarang, terdapat beberapa wisata yang memiliki suasana cukup romantis, bagi kamu yang sedang mencari tempat romantis di Semarang, dibawah ini 7 tempat wisata romantis yang harus kamu kunjungi dengan pasanganmu.

1. Lawang Sewu

Objek wisata Lawang Sewu
Foto : @bangkitbagaskr

Salah satu tempat wisata yang terbilang cukup romantis di pusat kota Semarang adalah Lawang Sewu, ya, siapa yang tidak tahu mengenai Lawang Sewu, tempat wisata ini sudah menjadi ikon bagi pariwisata di Semarang.

Lawang Sewu memiliki arsitektur yang cukup menarik dan fotogenik, sebenarnya Lawang Sewu tidak memiliki seribu pintu layaknya nama tempat itu sendiri, namun karena terlalu banyak pintu di bangunan ini jadi untuk mempermudah, disebut saja dengan nama Lawang Sewu (Pintu Seribu).

Ajaklah pasanganmu berlibur kesini, berkeliling di Lawang Sewu melihat keunikan arsitektur bangunan bersama pasangan menjadikan suasana kian romantis, apalagi jika kamu datang ketika sore menjelang malam, maka kamu akan disuguhkan lampu-lampu cantik yang menghiasi bangunan Lawang Sewu.

Lokasi wisata : Komplek Tugu Muda, Jalan Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah.

2. Citra Grand


bianglala. foto : @andi_apallya

Citra Grand merupakan salah satu perumahan elit di Semarang, perumahan ini mengusung konsep City Of Festival, dimana terdapat taman dan wahana bermain yang bisa kita coba. Salah satu wahana populer di Citra Grand Semarang adalah Bianglala yang memiliki tinggi sekitar 30 meter.

Setiap harinya Citra Grand selalu ramai oleh pengunjung, terutama kalangan anak muda, biasanya mereka datang di malam hari untuk merasakan suasana yang lebih nyaman. Nah, kamu bisa mengajak pasangan naik Bianglala di kawasan Citra Grand.

Dengan ketinggian 30 meter, kita bisa melihat Kota Semarang dari atas, pemandangan dan suasananya akan membuatmu terlihat seperti pasangan romantis ketika mengajak pasangan datang kesini.

Lokasi Objek Wisata : Jl. Kompol R. Soekanto, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

3. Sam Poo Kong



pelataran utama klenteng sam poo kong. foto : @iphinuno

Sam Poo Kong adalah sebuah tempat wisata bernuansa Budha, karena memang Sam Poo Kong merupakan bangunan Klenteng yang digunakan untuk beribadah para umat Budha di Semarang. Namun terlepas dari fungsi utamanya itu, Sam Poo Kong ternyata memiliki pemandangan dan arsitektur yang keren lho.

Klenteng Sam Poo Kong merupakan peninggalan Laksamana Cheng Ho, bagi kamu yang sedang mencari tempat wisata sederhana namun menyenangkan dan cukup murah, maka kamu harus berkunjung ke Sam Poo Kong.

Setiap harinya Sam Poo Kong selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama kalangan anak muda, disini kita bisa berkeliling Klenteng atau hanya sekedar duduk bersantai di kursi-kursi yang sudah disediakan.

Lokasi tempat wisata: Simongan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

4. Bukit Gombel



citylights semarang. foto : @adityanurfadly

Nah, kalau tempat wisata yang satu ini pasti semua setuju jika Bukit Gombel merupakan salah satu tempat wisata paling romantis dan direkomendasikan di Semarang. Bukit Gombel terletak di dataran tinggi Semarang, bukit ini menawarkan pemandangan kota Semarang dari ketinggian yang terlihat sangat cantik.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Bukit Gombel adalah saat malam hari, dari bukit ini kita bisa melihat kerlap-kerlip lampu kota Semarang yang terlihat layaknya bintang di Bumi. Mengajak pasangan bersantai di Bukit Gombel ditemani dengan pemandangan indah dan jagung bakar akan membuatmu tak mau ingin berlama-lama disini.

Lokasi tempat wisata : Jl. Setyabudi, Semarang, Jawa Tengah

5. Pantai Marina



Foto : @mhdbalae

Beralih sejenak ke wisata pantai, di Semarang terdapat pantai yang sudah sangat populer, yaitu Pantai Marina, memang pemandangan di Pantai Marina tak seindah di pantai-pantai di Bali maupun Lombok. Walaupun begitu, objek wisata Semarang satu ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Datanglah saat sore hari bersama pasangan, maka kamu akan mendapatkan suasana pantai Marina yang sedikit lebih sepi dari biasanya, bersantai di pinggir pantai dengan backsound deburan ombak, angin sepoi-sepoi dan pemandangan indahnya matahari terbenam akan membuatmu lupa waktu.

Lokasi tempat wisata : Jalan Yos Sudarso, kompleks PRPP (singkatan dari Pekan Raya Promosi dan Pembangunan), kelurahan Tawangsari, Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah.

6. Candi Gedong Songo



Foto : @liarahma05

Inilah tempat wisata alam yang sangat populer di Kabupaten Semarang, Candi Gedong Songo merupakan sebuah komplek candi yang terletak di lereng gunung Ungaran, komplek ini tebilang cukup luas karena tersebar di lereng gunung Ungaran dari bawah hingga atas.

Di Gedong Songo terdapat 5 Candi utama, untuk menuju ke Candi V (5) maka kamu harus berjalan sekitar 30 menit dari tempat parkir, komplek Candi Gedong Songo dikelola dengan baik sehingga terlihat terawat.

Ajaklah pasanganmu berkeliling dari Candi I hingga Candi V, selama perjalanan kamu bisa membahas banyak hal, contohnya pemandangan indah yang ditawarkan objek wisata ini.

Disini kita bisa melihat samar-samar gunung Merbabu dan Sumbing yang terlihat gagah berdiri, selain itu kamu juga bisa berkeliling dengan menunggangi kuda lho, di kawasan wisata ini juga terdapat pemandian air panas yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit, tertarik ?

Lokasi : Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang

7. Setiya Aji Flower Farm



Setiya Aji Flower Farm merupakan sebuah kebun bunga krisan yang terletak di Bandungan, tempat wisata satu ini sudah cukup populer dikalangan anak muda, terutama para cewek. Nah bagi kamu yang sedang mencari wisata romantis murah di Bandungan, datang saja ke Setiya Aji Flower Farm.

Di kebun bunga Bandungan ini kita bisa melihat cantiknya warna warni bunga krisan, selain itu kita juga bisa membeli bunganya juga lho, romantis kan?

Lokasi : Dusun Ngasem, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Nah, itulah 7 tempat wisata romantis di Semarang yang bisa kamu kunjungi bersama pasangan, sedikit saran, jika kamu ingin lebih puas berkeliling di tempat-tempat wisata tersebut, datanglah ketika hari biasa (senin-kamis) karena biasanya saat hari libur dan weekend akan ramai oleh pengunjung.

14 Objek Wisata Alam Padang Savana Rumput di Indonesia

Padang savana yang ada di Indonesia bukanlah pasir, melainkan rerumputan. Di Indonesia sendiri terdapat banyak tempat menarik yang memiliki pemandangan padang savana.

Sebagian besar padang savana rumput yang ada di Indonesia terletak di gunung, nah dibawah ini merupakan padang savana rumput yang populer dan sangat indah di Indonesia, dimana sajakah itu ?

1. Sabana di Gunung Merbabu, Jawa Tengah

Padang Savana di Gunung Merbabu, Jawa Tengah

Gunung Merbabu terkenal dengan pemandangannya yang sangat indah, bahkan sebagian besar pendaki mengaku jika gunung Merbabu merupakan gunung terindah di Jawa Tengah, hal ini tak lepas dari padang sabana rumputnya.

Di gunung Merbabu terdapat dua jalur pendakian yang melewati padang sabana rumput, yaitu melalui Selo, Boyolali dan Suwanting, Magelang, nah, salah satu yang sudah sangat populer adalah padang sabana di jalur Selo, kita akan menemukan dua tempat, yaitu Sabana 1 dan Sabana 2.
Foto : @knuga88

2. Gunung Lawu Via Candi Cheto, Karanganyar, Jawa Tengah


Foto : @anitahapsa

Gunung Lawu sebagai gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah tak mau kalah dengan keindahan alamnya, siapa sangka di Gunung Lawu terdapat sebuah sabana yang cukup indah, untuk melihat sabana tersebut kita harus mendaki melalui jalur Candi Cheto.

Sabana rumput di jalur ini terletak setelah Pos V, disini kita akan melihat sebuah pemandangan yang sangat indah dengan dikelilingi bukit dan pepohonan yang menjadikan suasana layaknya di gunung Semeru, ditambah lagi setelah kita melewati sabana tersebut kita akan menemukan kebun bunga edelweis.

3.Kawah Wurung, Bondowoso, Jawa Timur


Foto : @andresutantoo

Kawah Wurung merupakan sebuah tempat luas yang dipenuhi oleh rerumputan hijau, lokasi ini juga sering digunakan untuk kegiatan paralayang dan motor trail, di kawasan Kawah Wurung terdapat sebuah bukit bernama bukit Cincin, di Kawah Wurung sejauh mata memandang hanya terdapat rerumputan hijau saja.

4. Pul Kenawa, Sumbawa, NTB

foto : ndaydarmawan

Pulau Kenawa merupakan sebuah pulau kecil yang masih termasuk dalam provinsi Nusa Tenggara Barat, pulau ini terkenal dengan padang rumputnya yang sangat indah, tak hanya itu, di area pulau Kenawa juga terdapat sebuah bukit kecil, kamu bisa naik keatasnya untuk melihat keseluruhan pulau, saat kita berada di pulau ini, rasanya seperti berada di pulau pribadi.

5. Padang Rumput Cihideung, Bandung, Jawa Barat


hijau dan segar. foto : sebandung.com
Padang rumput ini terletak di Lembang, Bandung, banyak orang menjuluki padang rumput Cihideung ini sebagai New Zealand-nya Bandung, rumput-rumput liar yang tumbuh di kawasan ini menjadikan pemandangan sangat indah.

6. Savana Cikasur Gunung Argopuro, Jawa Timur


foto : qayyumayu

Gunung Argopuro terletak di Situbondo, savana Cikasur menjadi lokasi favorit bagi pendaki, pemandangan disini sangat mempesona, savana ini akan terlihat sangat hijau di musim hujan, dan menguning di musim kemarau, disamping padang savana Cikasur terdapat sungai kecil yang ditumbuhi selada air, jika kamu kehabisan logistik, kamu bisa memanfaatkan selada air tersebut sebagai makanan darurat.

7. Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur


foto : aldiainun

Selain Taman Nasional Baluran, di Banyuwangi juga terdapat satu Taman Nasional lagi, yaitu Alas Purwo, uniknya, padang savana ini terbentuk akibat kerusakan hutan, inilah salah satu tempat indah di Indonesia yang terbentuk oleh kerusakan alam.

8. Taman Nasional Baluran, Jawa Timur

foto : b_agusd

Taman Nasional Baluran
terletak di dua wilayah, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Situbondo, tempat ini sudah sangat terkenal sebagai Afrikanya Indonesia, bukan tanpa alasan, pemandangan di Baluran memang sangat mirip dengan padang savana di Afrika, lengkap dengan gunung dibelakangnya.

9. Oro – Oro Ombo Gunung Semeru, Jawa Timur


bunga verbena brasielis foto : annisatiani

Selain danau Ranu Kumbolo, di gunung Semeru terdapat satu tempat keren lagi, yaitu Oro-Oro Ombo, saat musim kemarau kita akan mendapati pemandangan rerumputan yang mulai menguning, dan saat musim hujan, pemandangan berubah drastis, lokasi ini akan ditumbuhi oleh bunga lavender yang terlihat indah.

10. Savana Sembalun Gunung Rinjani, Lombok, NTB


Foto : kristosil

Gunung Rinjani yang merupakan salah satu gunung terindah di Indonesia juga tak mau kalah, gunung yang terletak di pulau Lombok ini juga menawarkan pemandangan savana rumput yang sangat mempesona dan juga membuat mental kita down.

Karena savana di gunung Rinjani sangat luas, serasa tidak ada habisnya, savana ini bisa kita nikmati jika mendaki melalui Sembalun, dari Basecamp sampai Pos 3 kamu akan melihat hamparan luas rerumputan dengan bukit bukit kecil.

11. Savana Rumput Gunung Bromo, Jawa Timur


keren ya. foto : suzielantina
Siapa bilang Gunung Bromo hanya ada lautan pasir saja, di kawasan Gunung Bromo juga terdapat padang savana rumput lho, lokasinya berada di balik pasir berbisik, pemandangan disini tidak perlu dipertanyakan lagi, hamparan rumput akan membuatmu terkagum kagum.

12. Tegal Panjang Gunung Papandayan, Jawa Barat


foto : adventureideas

Gunung Papandayan sebagai salah satu gunung terindah di Jawa Barat juga tak mau kalah, tepatnya di Tegal Panjang terdapat sebuah padang savana rumput yang sangat menyegarkan mata.

Padang savana ini dikelilingi oleh pepohonan disampingnya, namun sayang lokasi ini sering dibakar oleh warga sekitar untuk mencegah terjadinya kebakaran karena rumput yang mulai meninggi.

13. Bukir Teletubbies Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah


foto : lisabudiharjo

Gunung Prau, walaupun tidak terlalu tinggi namun memiliki pemandangan yang cukup indah, di puncaknya terdapat sebuah perbukitan bernama bukit teletubbies, apabila kamu beruntung kamu bisa melihat hamparan perbukitan hijau, pemandangan tersebut biasanya dapat kamu lihat setelah penutupan gunung Prau selesai.

14. Kawah Ilalang, Bondowoso, Jawa Timur

. foto : deyroby

Di Bondowoso masih terdapat satu tempat keren lagi, yaitu Kawah Ilalang, lokasi kawah Ilalang berada di samping Kawah Wurung sehingga karakteristik dari kedua tempat tidak jauh berbeda, hanya saja Kawa Ilalang lebih sepi dan alami karena tidak terlalu banyak pengunjung yang datang.

Nah, itulah beberapa tempat yang memiliki padang savana rumput keren dan indah di Indonesia.

10 Destinasi Wisata Air Mancur Spektakuler dari Berbagai Negara

Jet d'Eau, Geneva, Swiss
Destinasi wisata buatan kini semakin favorit dan marak di dunia pariwisata. Salah satu contohnya adalah destinasi air mancur. Bentuknya yang unik membuat wisatawan terpana dan berhenti sejenak untuk menikmati air mancur yang memikat.

Berbagai macam air mancur dengan segala bentuk dan kecanggihan telah tercipta di belahan dunia ini, dan tidak kalah dengan panorama alam. Air mancur tercipta dari aliran air yang menyebar secara diagonal dari sebuah sumber. Air mancur dapat di buat dengan berbagai wadah seperti logam, batu dan lainnya.

Baca juga:
Wisata Taman Bunga Cihideung, Bandung

Di beberapa negara air mancur menjadi ikon dan selain sebagai tempat wisata juga menjadi tempat berkumpul. berikut beberapa kumpulan tempat wisata air mancur di beberapa negara yang dapat membuat anda berdecak kagum, dan semoga menjadi inspirasi objek wisata di indonesia.


1. Font Màgica de Montjuïc, Barcelona



Font Màgica de Montjuïc, Barcelona
Font Màgica de Montjuïc, Barcelona @cityofbarcelona
Font Magica de Montjuic, air mancur ini dibangun untuk 1929 Barcelona International Exposition. Pada tahun 1980-an, musik diputar dengan latar belakang pertunjukan cahaya dan air mancur. Apabila Anda ingin menyaksikan keindahan atraksi cahaya dan musik di Font Magica de Montjuic.


2. Fountain of Wealth, Singapura



Fountain of Wealth, Singapura
Fountain of Wealth, Singapura @jennalimphotography
Fountain of Wealth Suntec City Singapore ini terbuat dari perunggu, Dipercayai oleh ahli fengshui akan memberikan keseimbangan antara air dan logam. Konon katanya bagi orang yang make a wish di Suntec Fountain of Wealth ini, permintaan nya akan terkabulkan.


3. Moonlight Rainbow Fountain di Jembatan Banpo, Seoul, Korea Selatan



Moonlight Rainbow Fountain
Moonlight Rainbow Fountain di Jembatan Banpo, Seoul, Korea Selatan @rsvsholiday
Korea di malam hari juga punya tempat wisata yang tak kalah menariknya seperti di pagi hari. Salah satunya adalah Banpo Bridge (Banpodaegyo). Jembatan Banpo ini terletak di pusat kota Seoul, tepatnya di sungai Han. Ini adalah jembatan double deck pertama di Korea selatan. Pembangunan jembatan ini memerlukan waktu selama lebih dari 2 tahun yaitu antara 11 Januari 1980 sampai 25 Juni 1982.

4. Unisphere Fountain, New York City


Unisphere Fountain, New York City
Unisphere Fountain, New York City @nathaliawalsh
Air mancur yang indah ini dapat Anda temukan di kota New York. Air mancur ini dibuat sebagai bagian dari World's Fair di tahun 60an dan sekarang masih ada

5. Fountain of Joy, Kolkata, India





6. Jet d'Eau, Geneva, Swiss



Jet d'Eau, Geneva, Swiss
Jet d'Eau, Geneva, Swiss @lejetdeau
objek wisata di Genewa, Jet d’Eau juga merupakan salah satu air mancur yang terbesar di dunia. Terletak di titik di mana Danau Jenewa bermuara ke Sungai Rhone, air mancur ini bisa terlihat dari seluruh kota dan dari udara karena bisa mencapai ketinggian 10 km (33.000 kaki).

Lima ratus liter (sama dengan 132 galon) air per detik di letuskan air mancur ini dengan ketingian 140 meter dan mendorong 500 liter air per detik pada kecepatan 200 kilometer per jam. Ketika air mancur ini muncul, pada saat tertentu, ada sekitar 7.000 liter air di udara, dan pengunjung yang melihat Jet d’Eau (tersedia tempat bagi para wisatawan untuk melihat air mancur ini, yaitu di dermaga yang berada di sebelah kiri danau) bisa terkena semprotan air mancur ini


Air mancur Jet d’Eau pertama muncul pada tahun 1886 di Coulouvreniere. Awalnya Jet d’Eau digunakan sebagai katup pengaman untuk jaringan listrik hidrolik , namun karena danau Rhone memberikan tekanan air yang cukup kuat pada turbin ini, ada seorang insiyur yang tidak diketahui namanya membuat sebuah lubang di katup ini untuk melepaskan tekanan air yang berlebihan dari danau, dan muncullah air mancur setinggi 30 meter yang kemudian menjadi sebuah wisata nomor 1 yang wajib dikunjungi di Jenewa.


7. Trevi Fountain, Roma, Italia



Trevi Fountain, Roma, Italia
Trevi Fountain, Roma, Italia @dominiclane93
Air mancur ini sangat kental dengan seni arsitektur Eropa pada abad 17. Hal tersebut terlihat dari banyaknya detail hiasan-hiasan berupa ukiran dan patung-patung di sekitarnya.

Bangunan yang oleh masyarakat setempat disebut Fontana di Trevi ini dibangun pada tahun 1732 berdasarkan perintah dari Paus Clement XII dan didesain oleh Nicola Salvi. Pembangunan air mancur ini baru selesai pada tahun 1762 setelah pekerjaannya sempat tertunda karena meninggalnya  Nicola Salvi pada tahun 1751. Giuseppe Pannini, seorang arsitek asal Italia yang kemudian melanjutkan pekerjaan ini dan kemudian mendesain cerita kiasan yang tergambar di patung Trevi Fountain yang sekarang. Patung-patung tersebut menggantikan rencana awal pembuatan patung Agrippa dan Trivia rancangan Nicola Salvi.


Air mancur yang terletak di Kota Roma ini mempunyai tinggi 26,3 m dan lebar 49,5 m dengan banyak patung-patung yang menambah eksotisme air mancur ini. Patung-patung tersebut bercerita mengenai “Taming of The Waters” atau cerita tentang seseorang yang menjinakan air.


8. Giant Wild Goose Pagoda Fountains, Xi'an, China



Giant Wild Goose Pagoda Fountains, Xi'an, China
Giant Wild Goose Pagoda Fountains, Xi'an, China_visitourchina.com

Giant Wild Goose Pagoda Fountains merupakan pagoda Budha yang terletak di Xi'an selatan, provinsi Shaanxi, Cina. Itu dibangun pada 652 selama dinasti Tang dan awalnya memiliki lima lantai.



9. Friendship of Nations Fountain, Moskow, Rusia



Friendship of Nations Fountain, Moskow, Rusia
Friendship of Nations Fountain, Moskow, Rusia @don.illusions
Air terjun yang juga dikenal dengan nama “Friendship of Nations” ini menampilkan 16 patung gadis yang mengenakan busana nasional dari masing-masing negara yang tergabung dalam Uni Sovyet.


10. Water Boat Fountain, Valencia, Spanyol



Water Boat Fountain, Valencia, Spanyol
Water Boat Fountain, Valencia, Spanyol @artenflama

Water Boat Fountain merupakan kolam yang sangat terkenal di Valencia dan seperti sudah menjadi ciri khasnya Valencia. Airnya mampu membentuk perahu. Apalagi ketika malam hari sudah datang, bentuk perahunya akan semakin terlihat. Membuat kolamnya tampak sangat ajaib. Memang kolam ini didesain oleh arsitek ternama.


Nah itulah destinasi wisata air mancur yang spektakuler dari berbagai negara, menarik bukan..?

Kuliner Aceh Sambal Udang Rebon / Udeng Sabè Teupeh

Kuliner sambal
Kuliner Aceh Sambal Udang Rebon / Udeng Sabè Teupeh
Tempat wisata di aceh sangat banyak untuk bisa di jelajahi, dengan potensi wisata pantai, alam, adat dan kebudayaan. Namun dibalik itu aceh juga kaya dengan kuliner lokal yang berbeda-beda tiap daerahnya, dan mempunyai ciri khas serta cita rasa yang berbeda.

Kuliner aceh kali ini yang tidak kalah rasanya dengan kuliner lainnya yaitu sambal udang rebon atau Udeng Sabè Teupeh (bahasa aceh)Udeng sabè teupeh atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ‘udang rebon digiling’ merupakan makanan yang mengundang selera pada saat makan siang. Bahan baku pembuatannya pun sangat terbatas, yaitu, cabai, bawang, udang rebon, belimbing, dan garam.

Baca juga:
Resep Gulai Kuah Pliek U

Udang rebon yang dijadikan sambal harus terlebih dahulu dikeringkan. Selanjutnya, udang tersebut digongseng sebelum digiling bersama dengan bumbu dapur lainnya. Untuk menjaga cita rasa yang khas, udang rebon yang dipilih dijadikan sambal, haruslah udang rebon yang baru dijemur. Selain udang rebon, teri juga cocok dibuat serupa apabila tidak ada udang rebon.

Keunikan Sambal Udang Rebon / Udeng Sabè Teupeh


Ibu-ibu rumah tangga di Aceh sering membuat kuliner ini untuk bekal makan siang suami yang berkeja di ladang. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, udeng sabè teupeh kian diminati oleh semua kalangan, sehingga makanan ini masuk dalam menu makanan di restoran.

Ada kenikmatan tersendiri sehingga banyak kalangan menyukai udeng sabè teupeh. Hal ini disebabkan udeng sabè teupeh ini memilik cita rasa yang unik, pada saat pertama kali lidah mencicipi makanan ini, pastilah rasa asam, pedas, dan bercampur gurih menjadi satu pada sambal udang tersebut.

Dijamin setelah menyantap udeng sabè teupeh  pasti makan siangnya akan lebih dari satu porsi.

Bahan - bahan Sambal Udang Rebon


  • 15 buah cabe rawit
  • 6 siung bawang merah
  • 1 ons udang pukul campur udang kering
  • 6 buah belimbing wuluh
  • Garam secukupnya


Langkah Pembuatan


  1. Siapkan bumbu sambal, buang kepala udang nya dan goreng udangnya
  2. Giling cabai rawit kasar. Bubuhi garam secukupnya.
  3. Masukkan bawang giling kasar.
  4. Masukkan udang giling kasar.
  5. Masukkan belimbing potong2 giling kasar.
  6. Sambal sudah siap dihidangkan
Demikianlah Artikel resep kuliner aceh sambal udang rebon / Udeng Sabè Teupeh. Bila anda berkunjung ke aceh anda bisa mencicpi kuliner unik satu ini.

Pantun tentang Kuliner: Peunajôh Aceh (Penganan Aceh)

Di  Indonesia, pantun  tidak  hanya  dikenal  dalam masyarakat  beretnis Melayu,  tetapi  juga dikenal  luas dan  digemari, antara  lain  oleh  etnis Aceh, Jawa, Batak, Banjar, Sunda, Kaili, Bima, Toraja, dan Bugis. Pantun dapat dianggap sebagai puisi  rakyat atau  puisi tradisional  Nusantara karena sangat digemari masyarakat Nusantara.

Kuliner Aceh, wisata kuliner


Pantun mendapat tempat yang istimewa, karena bukan saja digunakan di kalangan anak-anak muda, tetapi  juga  dalam  upacara-upacara  adat,  seperti  dalam  pidato, upacara  perkawinan,  mempersilakan  makan,  makan  sirih,  melepas  mayat,  dan melepaskan keluarga menunaikan ibadah haji, juga kegiatan-kegiatan hari besar lainnya.

Masyarakat Aceh dikenal sebagai salah satu etnis yang sangat  menggemari bahasa bersajak atau ber irama, yang salah satu jenisnya adalah pantun. Pantun (pantôn) merupakan puisi yang paling kaya dan paling sering digunakan dalam berbagai sisi kehidupan masyarakat aceh. Tidak hanya pada hari-hari besar dan upacara adat, pantun juga mewarnai pada sisi kuliner. Dengan penuturan dan penjabaran yang berirama tentang kekayaan kuliner yang ada di aceh pastinya menarik untuk di dendangkan. Oleh karena itu, pantun  menjadi  hiasan  dalam  berbagai  komunikasi,  baik  komunikasi  formal  maupun komunikasi  non formal.

Baca Juga :

Nah, berikut ini ada satu pantun dengan racikan yang sangat mahir di rangkai oleh Azwardi, Dosen Gemamastrin FKIP Unsyiah tentang kuliner aceh, berjudul Peunajoh Aceh (Penganan Aceh). Pantun ini menjabarkan segala jenis kuliner yang ada di aceh. Dan tentunya untuk dapat di mengerti oleh semua pembaca, telah disertakan artinya ke bahasa indonesia.

Peunajôh Aceh (Penganan Aceh)


Boh labu ie syuruga nikmat
(Labu air surga nikmat)
boh mamplam mangat barô meutapéh
(mangga enak baru berserabut)
beuna tatupat peunajôh mangat
(harus kita ketahui makanan enak)
di Nanggroe Aceh rasa beuabéh.
(di Nanggroe Aceh rasakan sampai habis.)

Idin lônrawi mupadum bagoe
(Izin untuk saya ceritakan beberapa hal)
bhah peunajôh droe nyang kaya rasa.
(tentang makanan kita sendiri yang kaya rasa.)
meu-’ah lônlakèe menyo na tuwö
(Saya mohon maaf bila ada yang terlupakan)
maklum nyo adoe pih manusia
(maklum saya ini juga manusia.)

Tumpoe buleukat adat di nanggroe
(Tumpoe ketan adat dalam negeri)
geupai lam jaroe peusijuek raja
(kepal dalam jemari peusijuek raja)
kupi ngön bada cit ka teumön droe
(kopi dan pisang goreng memang sudah kawannya)
pulôt ie teubèe mangat lagoina
(pulot dan air tebu enak sekali.)

Dudôi ngön wajéb tamah meuseukat
(Dodol dan wajik ditambah meuseukat)
susun lam tabak intat keu lintô
(susun dalam talam antar kepada pengantin laki-laki)
di cuda mawa götthat meukarat
(perempuan-perempuan paruh baya sangat terburu-buru/
kesulitan)
bak seuôn idang keu darabarô.
(menjunjung hidang untuk pengantin perempuan.)

Ie u boh muda ngön timön beukah
(Air kelapa muda dan timun suri)
peulé lam reukueng buka puasa
(teguk dan basahi tenggorokan untuk buka puasa)
bhôi ngön seupét tamah keukarah
(kue bhoi dan kue seupet tambah kue karah)
peulalè lidah bak uroe raya
(pelalai lidah di hari lebaran)

Leugh’ok h’ana u jileupak tan saka
(leugh’ok tanpa kelapa diaduk tanpa gula)
tarayueng u blang keu ureueng mu’ue
(kita bawa ke sawah untuk orang bajak sawah)
pajôh bu leuhô barô meurasa
(makan siang baru terasa)
boh iték masén ngön kuah pliek u
(telur bebek asin dan kuah plik)

Kuah beulangöng ngön sie teureubôh.
(kuah belanga dan daging rebus.)
pajôh bak jambô ngön eungköt paya
(Santap di dangau dengan ikan paya)
bu teupeungat jampu ruti gôh
(nasi lemak campur roti tawar)
pajôh beuseunggôh di Aceh Raya.
(santap dengan sungguh-sungguh di Aceh Raya.)

Adèe meureudu ngön mi teucaluek
(Kue adee meureudu dan mi caluek)
götthat meucuehu di Pidie Jaya
(sangat terkenal di Pidie Jaya)
drien Beuracan pih tan meuaneuk
(durian Beuracan juga tidak berbiji)
saboh takuak jeuet puléh hawa.
(satu kita kupas bisa sembuhkan rasa ingin memakannya.)

Saté meuasap di keudèe Matang
(Satai berasap di kedai Matang)
boh giri maméh tan reuhang rasa
(jeruk bali manis tidak sepat rasanya)
mulôh teupeuda sabé na barang
(bandeng terpeda selalu ada)
keuripèp pisang pih h’ana dua
(keripik pisang juga tiada duanya)

Pisang meusalè di Pantön Labu
(pisang salai di Panton Labu)
Kicap teurasi di Kota Langsa
(Kecap terasi di Kota Langsa)
cempeudak maméh Tamiang Hulu
(cempedak manis Tamiang Hulu)
cukôp jai bieng u di Bendahara.
(kepiting kelapa di Bendahara.)

Limbèk kukuet ngön eungköt masén
(Lele kukut dan ikan asin)
kayém sabé na di Aceh Barat
(sering selalu ada di Aceh Barat)
lokan Krueng Woyla pih hana la-én
(lokan Krueng Woyla juga tiada lain)
limeueh lam anoe ruah u darat.
(gali dalam pasir curahkan ke darat.)

Pala meusaka ngön meulisan unoe
(Pala bergula dan manisan lebah)
musahô sidéh Aceh Selatan
(bersatu tempat di Aceh Selatan)
ngön minyeuk pala pupuléh igoe
(dengan minyak pala sembukan gigi)
bren badan taplöh ngön minyeuk nilam
(pegal badan kitapulihkan dengan minyak nilam)

Deupék Takengon meuseuké barang.
(depik Takengon sulit ada barangnya)
peutren u Bireuen nyang ka meuadèe
(Bawa turun ke Bireuen yang sudah dijemur)
sambai beukeueueng tarayueng u blang
(sambal pedas kita bawa ke sawah)
tasurung bacut keu soe nyang lakèe
(kita sorong sedikit kepada siapa yang minta.)

Gula teubuliet di Kutacane
(Gula aren di Kutacane)
peugöt boh rômrôm buleuen puasa
(bikin kue boh romrom bulan puasa)
h’ana mupat lé timphan beureunè
(tidak ada lagi timphan beureune)
bak sagèe tan lé di dalam paya.
(pohon sagu tidak ada lagi di dalam paya.)

(Meunasah Papeun, Februari 2011)
Azwardi, Dosen Gemamastrin FKIP Unsyiah

Demikianlah Pantun tentang kuliner di aceh dengan judul Peunajoh Aceh, sehingga menjadi sebuah gambaran bagaimana kayanya aceh. Bukan hanya kaya di sisi wisata, panorama dan potensi alamnya, adat dan kebudayaan serta kearifan lokal aceh sangat menarik untuk di gali dan di kembangkan.

Objek Wisata Sejarah Rumah Cut Nуаk Dhien Srіkаndі Aсеh

Wіѕаtа ke museum Cut Nуаk Dhien, anda dараt mеngеnаng kеmbаlі kepahlawanan ѕеоrаng Srikandi Aceh. Lokasi museum Cut Nуаk Dhien di Lhok Nga Aceh Besar


Objek Wisata Sejarah Rumah Cut Nуаk Dhien Srіkаndі Aсеh
Rumah Cut Nyak Dhien (Replika), Aceh Besar

Wisata Sejarah - Muѕеum Cut Nyak Dhіеn bеrbеntuk rumаh trаdіѕіоnаl Aceh (rumоh Aсеh), mеruраkаn replika rumah srikandi Aсеh, Cut Nуаk Dhіеn. Pаdа awalnya rumah ini аdаlаh tempat tinggal раhlаwаn wаnіtа Cut Nуаk Dhіеn. Dі era Pеrаng  Aсеh, rumаh іnі ѕеmраt dіbаkаr оlеh раrа tentara Belanda (1893) yang kеmudіаn  dіbаngun kembali pada awal tahun 1980 аn dаn dіjаdіkаn muѕеum. Pоndаѕі  bаngunаn іnі mаѕіh аѕlі.

Bagi аndа уаng іngіn bеrkunjung kе objek wіѕаtа sejarah ke museum Cut Nуаk Dhien, pengunjung dараt mеngеnаng  kеmbаlі kеbеrаnіаn dаn kepahlawanan ѕеоrаng Srikandi tеrkеnаl Aceh dalam реrjuаngаn  mеmреrtаhаnkаn tanah аіr dаrі реnjаjаhаn Belanda.

Muѕеum іnі mempunyai nіlаі-nіlаі ѕеjаrаh, budауа dаn berarsitektur khаѕ Aceh. Di dаlаm mеѕеum terdapat buktі dan bеndа-bеndа ѕеjаrаh, kоlеkѕі peninggalan Cut Nyak Dhien dаn Teuku Umar.

Lоkаѕі wisata sejarah muѕеum tеrlеtаk dі sebelah Barat Jаlаn Banda Aсеh-Lhоk Ngа, dі daerah реdеѕааn dengan hаmраrаn sawah уаng hіjаu, tераtnуа dі Desa Lаmріѕаng, Kecamatan Lhоk Ngа, Kabupaten Aceh Bеѕаr, Prоvіnѕі  Nanggroe Aсеh Darussalam, Indоnеѕіа. 

Jаrаk lokasi muѕеum dеngаn kоtа  Bаndа Aceh, kurаng lеbіh 6 km. Dari Kоtа Bаndа Aceh dараt dіtеmрuh dengan  kendaraan pribadi dalam waktu kurаng lеbіh 10 mеnіt. Cut Nyak Dhien аdаlаh ѕеоrаng раhlаwаn wanita Aсеh уаng  gаgаh bеrаnі. Iа lаhіr dі Lampadang tаhun 1848, dаn mеnіkаh pada usia duа bеlаѕ  tahun.

Pada tаhun 1878 ѕuаmі реrtаmаnуа, Ibrаhіm Lamnga meninggal kаrеnа tеrtеmbаk dalam ѕеbuаh реrtеmрurаn mеlаwаn Bеlаndа. Dua tahun kеmudіаn, ѕеоrаng  рrіа bernama Tеuku Umar datang ke pihak kеluаrgа Cut Nуаk Dhien untuk  mеlаmаrnуа.

Secara pribadi, Cut Nуаk Dhіеn bersedia menerima lamarannya asalkan  Teuku Umаr mеnеrіmа реrmоhоnаnnуа, yaitu араbіlа menikah dеngаnnуа аgаr іа  dііzіnkаn іkut bersama suaminya berperang mеlаwаn Bеlаndа. Permohonan Cut Nуаk  Dhien dіtеrіmа Teuku Umar dan раdа tаhun 1880 mereka рun menikah. Sеbаgаі ѕеоrаng  іѕtrі, іа setia dan ѕеlаlu mendukung реrjuаngаn ѕuаmіnуа. 

Pеrіѕtіwа kelam tеrjаdі pada tahun 1899, Tеuku Umаr mеnіnggаl karena dіtеmbаk dеngаn реluru emas oleh tentara Bеlаndа. Akhirnya, Cut Nyak Dhien mеngаmbіl аlіh kереmіmріnаn suaminya.

Sеlаmа еnаm tаhun іа bеrjuаng bеrѕаmа аnаknуа Cut Gаmbаng, mеmіmріn раѕukаn, mеnеrарkаn strategi perang  gеrіlуа dan hіduр bеrѕаmа раѕukаnnуа dі dalam hutаn. Akhіrnуа, di uѕіаnуа уаng  ѕеnjа dengan mаtа уаng rabun іа dіtаngkар oleh tеntаrа Belanda dі hutan dan diasingkan  kе Kabupaten Sumedang, Jаwа Barat. Pada tаnggаl 6 Nоvеmbеr 1908 іа meninggal dan dіkеbumіkаn dі Gunung Puуuh, Kаbuраtеn Sumedang.

Nah itulah artikel tentang objek wisata sejarah rumah cut nyak dhien yang merupakan pejuang dan srikandi aceh yang saat ini makamnya di Sumedang, Jawa Barat.

Wisata Alam Paling Favorit di Kudus, Air Terjun Montel dengan Ketinggian 50 Meter

air terjun montel. foto : @dwi_komara

Kudus adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang kurang dilirik wisatawan, bukan tanpa alasan. Kudus memang tidak memiliki banyak tempat wisata yang dapat kita kunjungi.

Terlepas dari itu, ternyata di Kudus ada satu wisata alam yang layak dan harus kamu kunjungi, yaitu Air Terjun Montel


Menarik untuk ditelusuri Apa yang Menarik di Air Terjun Montel Kudus? Akomodasi (Penginapan), dan Tips Berlibur ke Air Terjun Montel Kudus.

Air Terjun Montel terletak di Daerah Colo, Kudus, tepatnya di kaki Gunung Muria, yaitu gunung paling terkenal di Kabupaten Kudus.




Foto 2 : @saiffuul

Bisa dibilang Air Terjun Montel merupakan primadonanya wisata alam di Kudus, Air Terjun Montel menjadi wisata alam paling populer di Kabupaten ini yang tak boleh kamu lewatkan.

Karakteristik dari Air Terjun Montel ini tak jauh berbeda dengan Curug Lawe dan Grojogan Sewu, hanya saja Air Terjun Montel lebih kecil.

Suasana di tempat wisata Kudus satu ini bisa dibilang cukup sejuk karena berada di dataran tinggi, ditambah dengan rimbunnya pepohonan dan tanaman hijau yang berada di sekitar air terjun membuatnya terlihat alami.

Air Terjun Montel memiliki ketinggian kurang lebih 50 meter dengan debit air yang cukup deras, tepat di bawah air terjun terdapat kolam alami yang bisa digunakan untuk mandi atau sekedar membasuh muka.


Dari tempat parkir kita harus berjalan kaki sekitar 10 menit, ada dua pilihan, kamu bisa naik ojek atau jalan kaki, tapi lebih disarankan jalan kaki saja karena jaraknya yang tidak terlalu jauh.

Selain itu terdapat dua jalur yang dapat kita lalui untuk bisa sampai di lokasi air terjun, ketika kamu sampai di tempat parkir (kiri jalan) kamu akan melihat papan petunjuk bertuliskan “jalur alternatif Air Terjun Montel” di sebelah kanan, jika kamu melalui jalur alternatif tersebut, kamu akan sampai di lokasi air terjun dengan melewati sisi sebelah kanan.


Sedangkan apabila kamu melewati jalur utama (masih keatas lagi) kamu akan melewati sebelah kiri air terjun.

Air Terjun Montel cukup direkomendasikan bagi pecinta wisata alam atau pecinta fotografi karena pemandangannya yang indah, hanya saja, saat musim liburan Air Terjun Montel akan sangat dipadati oleh wisatawan.



Foto 3 : @robbikepet

Fasilitas objek wisata alam air terjun Montel :


- Warung Makan
- WC
- Ojek
Tempat Parkir
- Mushola


Harga Tiket Masuk Air Terjun Montel :


Rp. 7.500/orang

Akomodasi (Penginapan)


Sudah terdapat penginapan tak jauh dari Air Terjun Montel, jadi kamu tidak perlu kawatir.

Lokasi :
Alamat : Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
19 Km dari Alun Alun Kudus (Simpang 7) melalui Jl. Raya Kudus-Colo (37 menit)
(perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)


Rute Menuju Air Terjun Montel Kudus :


Akses menuju Air Terjun Montel sangatlah mudah, kamu bisa mengikuti rute di bawah ini.

- Menggunakan Kendaraan Pribadi


Dari Simpang 7 Kudus, ambil arah menuju Colo/Makam Sunan Muria, cukup ikuti jalan hingga kamu sampai di tempat parkir Makam Sunan Muria, dari situ kamu masih harus lurus lagi hingga menemukan belokan di kiri jalan (ikuti arah tukang ojek).

Silahkan belok (kiri), tetap ikuti jalan hingga kamu sampai di tempat parkir Air Terjun Montel

- Menggunakan Transportasi Umum


Dari pusat Kota Kudus, kamu bisa menuju ke Terminal Kudus, di terminal silahkan naik angkutan umum dengan jurusan Colo dan turun di Makam Sunan Muria. Dari Makam Sunan Muria kamu bisa naik ojek sampai lokasi atau memilih jalan kaki dengan mengikuti arah para tukang ojek.


Tips Berlibur ke Air Terjun Montel Kudus :


  1. Waktu terbaik berkunjung ke Air Terjun Montel adalah saat hari biasa, sebab saat liburan biasanya akan banyak sekali wisatawan yang berkunjung.
  2. Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi.
  3. Datanglah saat pagi untuk merasakan udara yang masih sejuk dan suasana yang lebih nyaman.
  4. Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan ya.


Demikianlah sekilas informasi pendukung wisata alam tentang objek wisata air terjun montel di Jawa Tengah.

Curug Cibeureum, Pesona Alam Air Terjun di Lereng Gunung Gede Pangrango

Objek Wisata Alam Air Terjun Curug CibeureumHi sobat traveller... berikut ini sedikit review tentang objek wisata di Jawa Barat, Sukabumi. Objek Wisata di Sukabumi memang lebih didominasi oleh wisata alam, ada banyak sekali wisata keren di Sukabumi yang sangat sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke Kabupaten tersebut, salah satu objek wisata alam di Sukabumi yang sudah cukup populer adalah Curug Cibeureum.

Sebelum anda bertandang ke objek wisata Curug Cibeureum, sebaiknya anda mengetahui informasi pendukung tentang Sejarah Curug Cibeureum, keunikan objek wisata alam Tips Berlibur ke Curug Cibeuruem, Fasilitas Air Terjun Curug Cibeureum, Akomodasi (Penginapan) yang tersedia di tempat wisata, dan bagaiamana Tips Berlibur ke Curug Cibeuruem.

Curug merupakan bahasa Sunda yang berarti Air Terjun, Curug Cibeureum Sukabumi ini terletak di kaki gunung Gede Pangrango, dan masih dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango, air terjun Cibeureum ini terbilang sudah sangat populer, terutama dikalangan pendaki yang sering atau pernah naik di gunung Gede maupun Pangrango.

foto 1 : ilhamadiyatna26

Keunikan Air Terjun Curug Cibeureum


Curug Ciberueum memiliki karakteristik aliran air yang cukup deras namun tidak terlalu tinggi, ditambah dengan jernihnya air yang mengalir dan segarnya udara sekitar menjadikan wisatawan betah beralama-lama disini.
Tak hanya itu saja, Curug Cibeureum sendiri sebenarnya terdiri dari tiga air terjun, yaitu Curug Cibeureum yang menjadi air terjun utama dan dua air terjun lainnya bernama Curug Cidendeng dan Curug Cikundul.

Curug Cibeureum terletak paling kiri dengan aliran air paling deras dan paling pendek, di kanan Curug Cibeureum adalah Curug Cidendeng dengan ukuran lebih langsing dan lebih tinggi, dan disamping Curug Cidendeng (paling kanan) merupakan Curug Cikundul, lokasinya yang tersembunyi diantara tebing menjadikan tidak banyak wisatawan yang mengunjungi air terjun tersebut.

Ketiga air terjun ini berada di ketinggian sekitar 1675 Mdpl dengan memiliki tinggi rata-rata sekitar 40-50 meter, keindahan inilah yang menjadikan kawasan wisata alam Curug Cibeureum selalu ramai dikunjungi wisatawan, tak hanya wisatawan lokal saja, melainkan wisatawan daerah hingga mancanegara juga tertarik untuk berkunjung.

Objek Wisata Alam Air Terjun Curug Cibeureum

foto 2 : melodenyo

Tapi, untuk bisa menikmati keindahan Curug Cibeureum ini tidaklah mudah, dari tempat parkir atau gerbang masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kita harus berjalan kaki melewati jalan setapak dengan jarak sekitar 1 km dan dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 1 jam.

Jalan setapak ini juga menjadi jalur pendakian gunung Gede Pangrango, jadi jangan heran ketika kamu datang ke Curug Cibeureum, kamu bertemu dengan banyak pendaki yang juga sedang berwisata di air terjun tersebut.

Curug Cibeureum terletak di kawasan Pondok Halimun, atau tepatnya di hulu Sungai Cipelang, selama perjalanan menuju lokasi Curug Cibeureum ini kita akan disuguhkan pemandangan alam kaki gunung Gede Pangrango yang terlihat sangat asri dan menyegarkan mata, jadi tidak perlu kawatir bosan ketika menuju ke lokasi air terjun.

Di sepanjang perjalanan menuju Curug Cibeureum, kita akan menemukan beberapa Pos yang berfungsi sebagai tempat beristirahat, setelah sekitar 30 menit kita akan sampai di Pos petama, di Pos pertama ini tersedia pusat informasi, tempat istirahat, dan toilet.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju pos kedua yang terletak di dekat Telaga Biru, sesuai namanya, telaga ini memiliki air berwarna biru kehijau-hijauan yang nampak sangat cantik.

Setelah pos kedua, kita akan menemukan pos ketiga di sebelah pertigaan bernama Panyancangan Kuda. Disini terdapat penunjuk arah, apabila kita kearah kiri maka akan menuju lokasi air panas, Kandang Badak dan Puncak Gede, sedangkan arah kanan menuju ke lokasi Curug Cibeureum dan puncak Pangrango.

Kolam Biru Objek Wisata Alam Air Terjun Curug Cibeureum


Foto 3 : dhienar6667


Sejarah Curug Cibeureum


“Ci” artinya “air” dan “beureum” artinya “merah”. Nah, anam Cibeureum sendiri terdapat dua versi, yang pertama, dinding tebing curug yang ditumbuhi lumut merah (Sphagnum gedeanum) menjadikan munculnya warna merah jika terkena sinar matahari, warna air pun terlihat berubah menjadi merah.

Versi kedua adalah, pada zaman dahulu terdapat seorang pertapa sakti yang sedang melakukan meditasi. Dikarenakan bertapa sangat lama akhirnya petapa tersebut berubah menjadi batu dan aliran air terjun berubah menjadi merah. Konon batu besar yang berada di tengah-tengah air terjun Cibeureum ini adalah perwujudan seorang pertapa sakti tersebut.

Tempat Wisata Wisata Alam Air Terjun Curug Cibeureum

foto 4: nsivaam


Fasilitas Air Terjun Curug Cibeureum

- Penginapan
- Tempat Camping
- Warung makan
- Tempat parkir
WC / Toilet
Mushola
- Dan masih banyak lainnya

Jam Buka :
08:00 – 17:00 WIB

Harga Tiket Masuk Curug Cibeureum :
Rp. 18.500/orang

Rp. 5.000/motor (ketika memasuki Kebun Raya Cibodas)

Akomodasi (Penginapan)


Sudah terdapat banyak penginapan disekitar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, atau apabila kamu ingin merasakan suasana bersama alam, kamu juga bisa berkemah dikawasan Taman Nasional kok, atau lebih seru lagi kamu dapat mendaki ke gunung Gede maupun Pangrango juga, tapi dengan syarat kamu harus registrasi terlebih dahulu ya.

Lokasi Air Terjun Curug Cibeureum


Alamat ; Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Desa Sindang Laya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
- 14 Km dari pusat Kota Sukabumu melalui Jl. Selabintana (43 menit)
- 41 Km dari Kabupaten Cianjur melalui Jl. Nasional III (1 jam 34 menit) perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala

Rute Menuju Curug Cibeureum


Bagi kamu yang menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil, kamu bisa melewati jalur Tol Jagorawi yang menuju Puncak - lurus sampai Cisarua - Puncak Pass - Ciloto hingga kamu sampai di pertigaan Cibodas. Setelah itu silahkan ambil arah kanan hingga kamu melihat papan petunjuk arah menuju Kebun Raya Cibodas.

Atau bagi kamu yang menggunakan transportasi umum, kamu bisa menggunakan bus umum dari Terminal Kampung Rambutan menuju Cianjur, tapi sebelumnya kamu harus bertanya dulu dengan sopir atau kondektur bus tersebut, apalah bus itu lewat Puncak atau tidak.
Karena di akhir pekan biasanya bus umum akan memilih jalur Jonggol untuk menghindari kemacetan. Jika sudah benar, kamu bisa naik bus tersebut dan turun di pertigaan Kebun Raya Cibodas, dari sini perjalanan dilanjutkan menggunakan angkot jurusan Cipanas-Cibodas dan turun di Terminal Cibodas. Dari Terminal perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki sampai kamu melihat papan penunjuk arah ke Curug Cibeureum.

Tips Berlibur ke Curug Cibeuruem :


  1. Waktu terbaik untuk berkunjung ke wisata Curug Cibeureum adalah di hari biasa (senin-jumat) karena di akhir pekan dan weekend, selain ramai dikunjungi wisatawan, jalan menuju lokasi juga sering macet.
  2. Datanglah di pagi hari agar kamu bisa lebih puas berkeliling di kawasan wisata.
  3. Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan ya.
  4. Persiapkan fisikmu untuk berjalan kaki selama kurang lebih 1 jam dengan jalur setapak ya.
  5. Jangan lupa gunakan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan outdoor.
Demikianlah sekilas review tentang Objek Wisata Alam Curug Cibeureum, Air Terjun yang berada di Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Semoga dengan sekilas review tersebut akan mendapat informasi wisata pendukung agar perjalanan wisata anda bernilai dan dapat menikmati keindahan alam di Jawa Barat.