Tugas Leader, Navigator Dan Sweeper Dalam Mendaki Gunung

Pendakian Gunung

Salah satu kunci suksesnya sebuah pendakian yaitu menciptakan perencanaan yang matang, dengan demikian dibutuhkan team sudah tau apa yang harus dilakukan bahkan untuk kondisi terburuk sekalipun. Dalam satu team pendaki penunjukan seorang untuk posisi leader, navigator dan sweeper sangat penting, berikut ini akan dijelaskan kiprah dan fungsi dari masing-masing posisi tersebut.


Definisi Leader dalam Pendakian Gunung


Leader yaitu orang yang bertanggung jawab pada suksesnya sebuah pendakian, pengambil keputusan, pemimpin dalam suatu kelompok pendakian, dan orang yang memastikan sebuah pendakiann berjalan dengan sukses. Suksesnya sebuah pendakian ukurannya bukan saja puncak tetapi yang lebih penting yaitu dapat membawa seluruh anggota team turun dengan selamat. Sebenarnya di setiap pendakian sudah niscaya ada leadernya walaupun sebelumnya tidak ditunjuk secara langsung, tetapi dalam perjalanannya niscaya ada satu orang yang sadar ataupun tidak sudah berperan dalam posisi tersebut.



Adapun kiprah seorang leader yaitu :


  1. Memberikan informasi wacana gunung yang akan didaki serta semua planning dan scenario yang akan dilakukan hingga suksesnya pendakian. Ia memberitahu apa boleh dan dilarang dilakukan ketika mendaki.
  2. Leader juga mempersiapkan peralatan dan melaksanakan investigasi terhadap barang yang akan dibawa, leader harus memberitahu peralatan apa saja yang harus dibawa jauh-jauh hari sebelum mendaki semoga persiapan peralatan benar-benar matang dan sesuai rencana.
  3. Leader juga harus dapat memastikan seluruh anggotanya dapat selamat hingga kembali kerumah masing-masing.


Tugas Navigator dalam Pendakian Gunung


Tugas utama dari navigator yaitu memastikan seluruh anggota team berjalan dijalur pendakian yang semestinya. Makara navigator yaitu penunjuk arah semoga team tidak tersesat. Navigator akan selalu berkoordinasi dengan leader sebagai pengambil keputusan, biasanya berjalan paling depan, navigator juga bertugas menyidik rute pendakian, Ia juga jadi penentu irama pendakian dapat cepat ataupun lambat. Oleh alasannya itu navigator selain dari team anggun juga dari kalangan masyarakat sekitar gunung yang sudah hapal mati dengan medan yang akan dilewati.



Tugas Sweeper dalam Pendakian Gunung


Kalau leader dan navigator biasa didepan atau bersama rombongan sebagai pembuka jalur maka sweeper yaitu penutupnya. Sweeper yaitu orang yang berjalan paling belakang dalam pendakian, tugasnya memastikan tidak ada barang atau pendaki yang tertinggal.


Walau terlihat santai dan menyenangkan tetapi posisi ini bahu-membahu menuntut fisik yang kuat, bukan itu saja seorang sweeper terkadang harus merangkap sebagai medis yang selalu sigap membantu, mengobati atau menjaga anggotanya di perjalanan.

Sedangkan untuk anggota lainnya yang hanya mengikuti pendakian disebut Follower, posisi follower dapat dimana saja tetapi harus didepan sweeper.

Teknik Fotografi Tingkat Dasar Ihwal ISO, Speed Dan Diafragma

Teknik Fotografi

Fotografi berasal dari kata Photo (cahaya) dan Grafo (menggambar) jadi sederhananya fotografi yaitu suatu teknik menggambar dengan cahaya, jadi dalam fotografi terperinci sekali keberadaan cahaya yaitu yang paling utama. Untuk kameranya sendiri yang paling umum ketika ini yaitu memakai kamera SLR (Sigle Lens Reflex) dan aksara D yaitu akronim dari Digital.

Fungsi kamera pada fotografi yaitu sebagai alat untuk mengatur cahaya yang di tanggap image sensor (sensor gambar pada camera) baik kamera digital atau konvensional. Lensa dalam fotografi berfungsi untuk memfokuskan cahaya sampai bisa aben medium penangkap (film). Pada bab luar lensa terdapat 3 cincin yaitu cincin untuk mengatur panjang focus (lensa jenis variable), cincin diagfarma dan cincin focus.

3 Unsur Utama Pembentuk Gambar dalam Fotografi

ISO (ASA)


ISO yaitu tingkat kepekaan dari sensor kamera terdahap cahaya, sensor ini untuk merekam cahaya dan menjadikannya kedalam sebuah gambar. Intensitas cahaya disekitar kitakan berbeda-beda oleh alasannya yaitu kebutuhan ISO pun berbeda-beda, contohnya untuk foto diluar ruangan pada siang hari memakai ISO 100 dan untuk di dalam ruangan diharapkan ISO 400.

Pada kamera digital ketika ini kita tinggal mengatur range ISO sesuai kebutuhan dari 50 – 1600 bahkan bisa lebih. Tetapi penggunaan ISO tinggi akan menciptakan :
  • Semakin tinggi noise, noise yaitu bintik bintik pada foto paling sering terjadi kalau memakai foto HP di ruang kurang cahaya.
  • Hasil foto lebih terang dari kondisi bekerjsama hal ini alasannya yaitu sensor semakin sensitive.
  • Kualitas gambar semakin menurun, akhir noise yang terjadi sehingga menggangu detil foto.

Sebaiknya kalau ingin motret di luar ruang kondisi terik gunakan ISO 100 – 200, sedangkan untuk di dalam ruangan dengan cukup cahaya gunakan ISO 400 – 800, untuk malam hari di ruang minim cahaya gunakan ISO 1600 – 3200. Untuk jenis camera digital kini sudah cukup cangging mengurangi noise walau dalam ISO tinggi.

Aperture (Diafragma)


Ini yaitu istilah untuk bukaan lensa, kalau diibaratkan sebuah jendela maka Diafragma yaitu gordennya. Diafragma pada kamera dilambangkan dengan aksara (f), semakin kecil angka satuan maka bukaan semakin besar, contohnya f/1.4 lebih besar bukaannya daripada f/4.0.

Semakin kecil nomor f nya, maka :
  • Bukaan akan semakin besar
  • Lebih banyak cahaya yang masuk
  • Gambar menjadi semakin terang
  • Depth of field atau ruang fokos akan semakin menyempit

Untuk foto model biasanya dipakai depth of field yang sempit fungsinya untuk memisahkan latar dengan objek, artinya background akan blur. Sedangkan untuk foto landscape atau pemandangan nomor f nya yang kecil supaya hasil foto nya tajam keseluruhan.

Shutter Speed


Menunjukan seberapa kecepatan shutter kamera untuk meng expose cahaya ke dalam sensor kamera. Speed disini siukur dalam detik. Pada kamera biasa tertulis 125 artinya 1/125 detik atau 0.008 detik. Pada kamera digital ketika ini shutter speed mencapai 1/8000 detik biasa dipakai pada action film laga.

Semakin lambat shutter speed maka :
  • Semakin banyak cahaya yang terekam oleh sensor
  • Foto akan menjadi semakin terang

Tangan insan hanya bisa memegang camera tanpa getaran di kecepatan 1/60 - 1/200 jadi gunakan range tersebut ketika memotret dengan camera dipegang. Untuk memotret action yang cukup cepat gunakan speed diatas 1/200.

Dengan mempertimbangkan ke tiga parameter tersebut anda akan dapat menghasilkan foto yang sempurna, bagi yang sedang berguru jangan takut untuk bereksperimen dengan ketiga parameter diatas. Namun untuk hasil yang optimal upayakan selalu gunakan ISO terendah.

Pengertian Dan Konsep EDC (Everyday Carry)

Pengertian Dan Konsep EDC (Everyday Carry)

Mungkin bagi sebagian orang Indonesia masih belum familiar dengan istilah kata yang satu ini, namun dewasa ini istilah tersebut sudah mulai populer. Tetapi untuk ukuran diluar negeri EDC sudah sangat terkenal dan menjadi gaya hidup bagi kebanyakan orang terutama yang sudah memahami betapa pentingnya menerapkan konsep EDC ini di kehidupan sehari – hari.

EDC (Every Day Carry) yaitu bawaan harian yang biasanya berkaitan dengan peralatan yang digunakan untuk acara sehari – hari terutama ketika situasi darurat. Dalam arti yang lebih luas EDC itu yaitu sebagai gaya hidup ataupun filosofi perihal sebuah kesiapan.

Dalam konsep EDC ciri khas peralatannya yaitu berukuran kecil namun multi fungsi serta kuat, namun bersama-sama tak ada patokan baku untuk peralatan EDC ini sebab setiap orang dapat saja mempunyai jenis EDC yang berbeda – beda sesuai keahlian, budget, lokasi dan jenis acara yang dilakukan sehari – hari. Pemakaian peralatan EDC tidak hanya mengacu pada situasi darurat saja tetapi benar – benar peralatan yang sangat berkhasiat untuk menuntaskan kiprah sehari – hari, menyiapkan sejumlah uang untuk keadaan tertentu juga termasuk EDC.

Ciri – ciri orang yang secara sadar ataupun tidak sudah menganut konsep EDC ini yaitu suka pada peralatan yang mudah dan multi fungsi, mengkoleksi peralatan tersebut serta selalu dibawa kemanapun walaupun secara sekilas belum tentu bergunakan bagi sebagian orang tetapi justru sebab alasan itulah persiapan EDC ini penting baginya, yaitu untuk mengantisipasi keadaan tertentu menyerupai situasi darurat yang dapat terjadi tanpa diduga.

Peralatan EDC yang berkualitas tentu saja mahal tetapi sebanding dengan kepuasan ketika memakainya, hingga ketika inipun penulis masih terus melengkapi peralatan – peralatan tersebut. Dilain waktu penulis akan menulis perihal peralatan – peralatan yang umum digunakan dalam EDC.

7 Puncak Gunung Tertinggi di Pulau Sumatera

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Sumatera

Indonesia selain memiliki panorama pantai yang fantastis juga memiliki gunung tertinggi yang layak mengalihkan pandangan pendaki gunung dunia dan domestik. Tidak hanya itu kerapatan hutan tropis yang sangat rimbun dan asri menjadikan pilihan tepat untuk di daki.

Dalam bingkai Indonesia, Pulau Sumatera adalah salah satu wilayah yang memiliki Gunung yang pantas di jejelajah untuk mendaki ke gunung tertinggi tersebut. Berikut ini yaitu (tujuh) 7 gunung yang terletak di pulau sumatera diantaranya yaitu :


GUNUNG KERINCI



Gunung Kerinci

Letak : Propinsi Jambi
Ketinggian : 3.805 mdpl
Koordinat Lokasi : 1° 41′ 48″ LS, 101° 15′ 56″ BT

Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di Sumatera dan gunung merapi tertinggi di Indonesia. Masuk dalam Wilayah Taman Nasional Gunung Kerinci – Seblat yang merupakan habitat hidup harimau dan rino sumatera yang hampir punah.

GUNUNG LEUSER


Taman Nasional Gunung Leuser

Letak : Propinsi Aceh tepatnya di daerah Taman Nasional Gunung Leuser
Ketinggian : 3.119 mdpl
Koordinat Lokasi : 3° 47′ 51″ LU, 97° 13′ 9″ BT

Gunung Leuser mempunyai 3 jejeran puncak tertinggi diantaranya puncak leuser (3.119 mdpl), puncak loser (3.405 mdpl) dan puncak tanpa nama (3.445 mdpl). Untuk dapat kepuncak gunung tertinggi di Propinsi Aceh ini dapat memakan waktu selama 14 hari. Taman Nasional Gunung Leuser dinobatkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO.

GUNUNG DEMPO


Gunung dempo Propinsi Sumatera Selatan

Letak : Propinsi Sumatera Selatan
Ketinggian : 3.159 mdpl
Koordinat Lokasi : 4° 0′ 57″ LS, 103° 7′ 42″ BT

Gunung dempo merupakan gunung merapi tipe kerucut (stratovolcano) yang masih aktif gunung ini merupakan gunung tertinggi di sumatera selatan kota terakhir menuju gunung ini dalah Kota Pagaralam.

GUNUNG BANDAHARA



Letak : Propinsi Aceh
Ketinggian : 3.030 mdpl
Koordinat Lokasi : -

Gunung bandahara bukan tipe gunung merapi, gunung tertinggi kedua di Propinsi Aceh dan ke empat di Sumatera, letak gunung ini tepatnya 50 km disebelah tenggara timur Kota Blang Kejeren ibukota Gayo Lues – Aceh.

GUNUNG TALAMAU



Letak : Propinsi Sumatera Barat
Ketinggian : 2.982 mdpl
Koordinat Lokasi : 0° 4′ 45″ LU, 99° 59′ 0″ BT

Gunung ini merupakan gunung merapi tidak aktif dan gunung tertinggi di Sumatera Barat, disebut juga gunung ophir, yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat - Sumbar. Gunung ini setidaknya mempunyai 13 telaga dengan hutan yang dapat dibilang masih perawan.

GUNUNG MERAPI



Letak : Propinsi Sumatera Barat
Ketinggian : 2.891 mdpl
Koordinat Lokasi : 0° 22′ 47″ LS 100° 28′ 16″ BT

Gunung kedua tertinggi di Propinsi Sumatera Barat letaknya di Kabupaten Agam tetangganya gunung singgalang, Gunung ini merupakan salah satu gunung yang paling aktif di Indonesia dan gunung favorit para pendaki lokal. 

GUNUNG GEUREUDONG



Letak : Propinsi Aceh
Ketinggian : 2.885 mdpl
Koordinat Lokasi : -

Gunung yang terletak di Kabupaten Bener Meriah – Aceh ini merupakan gunung merapi. Informasi jalur wacana gunung ini masih sangat sedikit sebab memang sangat jarang didaki, kalah terkenal dengan gunung burnitelong yang berada disebelahnya, sebab posisi yang bersebelahan itu juga banyak orang yang salah sebut dengan kedua gunung ini.

7 Puncak Tertinggi Di Indonesia

7 Puncak Tertinggi Di Indonesia

Berikut ini ialah (tujuh) 7 puncak tertinggi di Indonesia atau seven summitnya Indonesia diantaranya ialah :

PUNCAK CARTENZS




Letak : Propinsi Papua
Ketinggian : 4.884 mdpl
Koordinat Lokasi : 04º 03′ 48″ LS 137º 11′ 09″ BT

Puncak tertinggi di Pulau Papua, di Indonesia, dan di Benua Australia dan Ociania (karena tertinggi di Asia ialah Everest) oleh sebab itu Puncak Cartenzs masuk dalam world seven summit atau tujuh puncak tertinggi di dunia. Puncak Cartenzs ialah gunung karang dengan salju awet diatasnya. Jalur pendakian sanggup dari jalur utara melalui Ilaga atau jalur selatan melalui Singa dan Tembagapura.

PUNCAK INDRAPURA GUNUNG KERINCI



Letak : Propinsi Jambi
Ketinggian : 3.805 mdpl
Koordinat Lokasi : 1°41'48.0"LS 101°15'51.0"BT

Puncak tertinggi di Pulau Sumatera dan puncak gunung api tertinggi di Indonesia. Pendakian pertama kali pada tahun 1877 oleh Arend Ludolf van Hasselt dan Daniël David Veth.

PUNCAK DEWI ANJANI GUNUNG RINJANI



Letak : Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)
Ketinggian : 3.726 mdpl
Koordinat Lokasi : 8°24'37.1"LS 116°27'29.8"BT

Puncak tertinggi di Pulau Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara juga Gunung api tertinggi kedua di Indonesia sesudah Gunung Kerinci. Pada ketinggian 2000 meter terdapat sebuah caldera yang membentuk danau segara anak, di tengahnya terdapat gunung barujari. 

PUNCAK MAHAMERU GUNUNG SEMERU



Letak : Propinsi Jawa Timur
Ketinggian : 3.676 mdpl
Koordinat Lokasi : 8°06'30.4"LS 112°55'23.7"BT

Puncak tertinggi di Pulau Jawa dan gunung api tertinggi ke tiga di Indonesia. Di pertengahan jalur pendakian terdapat sebuah danau yang sangat indah yaitu danau ranu kumbolo. Pendakian pertama kali dilakukan pada tahun 1838 oleh Clignet.

PUNCAK RANTEMARIO GUNUNG LATIMOJONG



Letak : Propinsi Sulawesi Selatan
Ketinggian : 3.430 mdpl
Koordinat Lokasi : 3°23'06.0"LU 120°01'26.8"BT

Puncak tertinggi di Pulau Sulawesi, bukan gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Akses jalur normal pendakian sanggup dari desa Karangaan.

PUNCAK BINAIYA GUNUNG BINAIYA



Letak : Propinsi Maluku
Ketinggian : 3.027 mdpl
Koordinat Lokasi : 3°10'23.7"LS 129°27'17.9"BT

Puncak tertinggi di Kepulauan Maluku tepatnya berada di Pulau Seram wilayah Maluku Tengah. Gunung ini tidak termasuk gunung api. Untuk rute pendakian sanggup di mulai dari Desa Kanike. Gunung termasuk jarang dijamah sebab dihadapkan pada tantangan titik awal pendakian yang dimulai dari 0 mdpl.

PUNCAK KAKAM GUNUNG BUKIT RAYA



Letak : Propinsi Kalimantan Tengah
Ketinggian : 2.278 mdpl
Koordinat Lokasi : 0°39'33.0"LS 112°41'17.9"BT

Sebenarnya puncak tertinggi di Pulau Kalimantan ialah Puncak Kinabalu (4.095 mdpl) tetapi sebab letaknya di Negara tetangga maka jadilah Puncak Kakam Gunung Bukit Raya tertingginya di Pulau Kalimantan.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Dunia


Berikut ini yaitu 7 puncak gunung tertinggi dunia diantaranya yaitu :


1. Gunung Everest




Letak : Tibet
Ketinggian : 8.850 mdpl

Gunung tertinggi di Benua Asia dan tertinggi di Dunia, menerima julukan sebagai “Atap Dunia” tepatnya berada di perbatasan antara Nepal dan Tibet namun puncaknya berada di Tibet, Gunung ini menerima nama inggrisnya dari Sir George Everest, di Nepal gunung ini disebur Sanggarmatha di Tibet Chomolangma. Radhanath Sikdar seorang pakar matematika yang pertama menyatakan Gunung Everest yaitu puncak tertinggi dunia pada tahun 1852 melalui perhitungan trigonometri. 

Manusia pertama yang berhasil ke puncak everest yaitu Edmund Hillary pendaki asal Selandia Baru bersama Tenzing Norgay seorang Sherpa tahun 1953. Sedangkan orang Indonesia pertama yang hingga di “Atap Dunia” itu yaitu Asmujiono seorang anggota Kopasus pada tanggal 27 April 1997 dan menjadi orang pertama yang berhasil se-Asia Tenggara.

2. Gunung Aconcagua



Letak : Argentina
Ketinggian : 6.962 mdpl

Puncak tertinggi di Benua Amerika tepatnya pegunungan Andes Propinsi Mendoza di Negara Argentina Amerika Selatan. Pendakian pertama pada tahun 1897 oleh ekspedisi Inggris yang dipimpin Edward FitzGerald. Puncak tersebut berhasil dicapai berkat panduan Swiss Matthias Zurbriggen pada tanggal 14 Januari dan oleh dua anggota ekspedisi lainnya beberapa hari kemudian. Bendera merah putih juga pernah berkibar di puncak tersebut tepatnya tahun 2016 yang kemudian oleh Tim The Women Indonesia’s Seven Summits Expedition dari UNPAR.

3. Gunung Denali



Letak : Alaska
Ketinggian : 6.194 mdpl

Puncak tertinggi di jantung pegunungan Alaska masih daerah Amerika Serikat, Denali sendiri yaitu bahasa Amerika Asli yang artinya “Yang Tertinggi”. Gunung ini disebut juga dengan Gunung McKinley dan termasuk dalam daerah Taman Nasional Denali di Amerika. 

4. Gunung Kilimanjaro



Letak : Tanzania
Ketinggian : 5.895 mdpl

Puncak tertinggi di Benua Afrika, Kilimanjaro terdiri dari 3 kerucut gunung berapi yang tidak aktif dan tertinggi di Afrika. Puncak tertingginya berjulukan puncak Uhuru (5.895 mdpl) yang selalu ditutupi oleh salju abadi. Mendaki gunung ini biasanya membutuhkan waktu selama 4 – 5 hari pendakian. 

5. Gunung Elbrus



Letak : Perbatasan antara Rusia dan Georgia
Ketinggian : 5.642 mdpl

Puncak tertinggi di Benua Eropa, Tim The Women Indonesia’s Seven Summits Expedition dari UNPAR berhasil mencapai puncak tersebut pada bulan Mei tahun 2015 yang lalu.

6. Gunung Vinson



Letak : Antartika
Ketinggian : 4.897 mdpl

Puncak tertinggi di Benua Antartika ini letaknya lebih kurang 600 mil dari kutub selatan. Vinson populer sebagai gunung tersulit untuk di akses, pendaki yang telah mencapai puncak ini yaitu kelompok pendaki yang di pimpin oleh Nicholas Clinch dari Amerika. Namun untuk ketika ini telah ada beberapa operator yang mengatakan wisata ke gunung tersebut.

7. Puncak Cartensz



Letak : Indonesia
Ketinggian : 4.884 mdpl

Puncak tertinggi di Benua Australia dan Oceania, sekaligus puncak ke tujuh tertinggi dunia, terletak di Propinsi Papua – Indonesia. Puncaknya selalu ditutupi oleh salju kekal yang semakin usang semakin berkurang akhir pemanasan global dan sanggup saja suatu ketika akan lenyap.

Cara Menentukan Carrier Yang Benar Untuk Naik Gunung

Carrier atau enaknya disebut keril yakni peralatan utama yang harus dibawa ketika mendaki alasannya yakni semua perlengkapan dan kebutuhan penting pendakian dibawa dalam carrier tersebut. Sebenarnya carrier bukan hanya dipakai untuk mendaki, dapat saja untuk keperluan lain ibarat traveling dan sebagainya. Tetapi label ‘pendaki’ akan eksklusif tersemat ketika anda memakai carrier.
Tips memilih tas gunung

Ada beberapa tips ketika akan membeli carrier untuk aktifitas mendaki atau traveling yang perlu anda pertimbangkan antara lain :


Pilih Merek Terkenal


Merek yang sudah populer dan disukai oleh banyak pendaki tentu menjadi jaminan dan menjadi pertimbangan ketika akan menentukan carrier, memang harga akan tidak mengecewakan mahal tetapi cukup sekali beli dan anda tak akan kecewa dalam waktu yang lama. Brand luar negeri ibarat Deuter, Osprey, Salewa menjadi jaminan untuk kualitas, untuk merk local ada Eiger, Consina, Avtech dll juga sudah cukup baik.


Lihat Kapasitas Carrier


Setelah menentukan merek, selanjutnya tentukan kapasitas carrier, kapasitas carrier ditentukan oleh jenis aktivitas dan usang aktivitas rata – rata yang anda lakukan, dibawah ini yakni table untuk kapasitas carrier :




Perhatikan Kenyamanan Saat Digunakan


Ada beberapa parameter untuk kenyamanan memakai carrier, ibarat anda harus menyesuaikan carrier dengan berat badan, ukuran tubuh terutama punggung, sesuai dengan lingkar pinggang, strap yang besar lengan berkuasa dan tidak gampang kendor.  Selain itu carrier juga di desain menurut jenis kelamin, untuk perempuan sebaiknya jangan menentukan carrier standar tetapi carrier dengan label women series alasannya yakni sudah didesain sesuai anatomi tubuh wanita.


Perhatikan Kelengkapan Fitur


Pilih carrier yang mempunyai fitur lengkap, ibarat daerah khusus sleeping bag, daerah rain cover, mempunyai beberapa kantong untuk penyimpanan dan yang tak kalah penting pilih sesuai gaya anda supaya persentase ketamvanan anda kian meroket.

Cara Menentukan Sleeping Bag Yang Paling Sesuai Untuk Mendaki Gunung

Sleeping bag atau biasanya para pendaki sering menyebutnya dengan ‘SB’ yaitu termasuk dalam perlengkapan langsung dalam mendaki gunung, artinya setiap pendaki harus punya sleeping bag. Saat ini ada beberapa jenis sleeping bag dipasaran, sebelum membeli ada baiknya anda mempunyai pengetahuan wacana barang tersebut, diantaranya yaitu :

Jenis Sleeping Bag


Berdasarkan bentuk sleeping bag terbagi 3 yaitu :

Gambar Sleeping Bag Untuk Naik Gunung

Human Shape : Bentuk dari sleeping bag ini mengikuti bentuk badan insan atau lebih tepatnya ibarat baju asronot.


Rectangular Shape : Bentuknya ibarat tikar, sangat terkenal di Indonesia alasannya yaitu resletingnya dapat dibuka sehingga dapat dialih fungsi menjadi selimut atau sebagai alas. Sleeping bag jenis ini favorit para traveler dan backpacker.


Mummy Shape : Sleeping bag jenis ini lebih mudah dan banyak digunakan oleh para pendaki gunung alasannya yaitu lebih hangat dari pada bentuk tikar.

Bahan Sleeping Bag


Ada 3 jenis materi pembuatan sleeping bag antara lain :

Polar : Memiliki 2 lapisan dapat dari materi polar atau parasut, tidak mengecewakan tipis dan menciptakan badan cepat hangat, kekurangannya yaitu alasannya yaitu lapisannya cenderung tipis jadi gampang ditembus oleh udara dingin, jadi tidak disarankan untuk gunung yang sangat dingin.

Dacron : Untuk jenis ini biasanya ada 3 lapis didalamnya, ibarat isi boneka. Sangat efektif menahan udara hambar dari luar, kelemahannya yaitu tebal sehingga membutuhkan space yang lebih luas di carrier.

Kombinasi Polar dan Dacron : Bahan polar anggun untuk menghangatkan badan dari dalam sedangkan materi dacron dapat menghalangi udara hambar dari luar. Kombinasi keduanya akan memperlihatkan kehangatan yang sangat baik. Tetapi tentu saja harganya juga lebih mahal.

Selain sleeping bag dari materi – materi sintetis di atas ada juga sleeping bag dari materi bulu angsa, terbaik dalam menjaga badan tetap hangat tetapi umumnya tidak cocok untuk gunung – gunung di Indonesia.

Setelah mengetahui jenis dan materi sleeping bag, barulah anda sesuaikan dengan kebutuhan pendakian, ada beberapa pertimbangan dalam menentukan sleeping bag diantaranya yaitu :

Ukuran Sleeping Bag


Pilih ukuran yang sesuai dengan tinggi anda, terlalu besar akan boros ruang dan kinerjanya berkurang alasannya yaitu ruang kosong yang terlalu besar didalam, terlalu kecil pun jangan apalagi hanya dapat menghangatkan dari kaki ke pinggang saja. 

Resleting Berkualitas


Resleting sleeping bag harus yang lancar dan berkualitas, merek terbaik untuk resleting yaitu YKK. Sebaiknya pilih celah resleting ukuran kecil alasannya yaitu lebih efektif menghalau udara luar. Terutama untuk sleeping bag jenis tikar paling banyak rusak dibagian resletingnya.

Tingkat Kehangatan


Perhatikan rating kehangatan dari sleeping bag yang tertera di covernya, biasa di singkat EN, disana ada comfort rating, limit rating, extreme dan lain-lain.

Cara Merawat Sleeping Bag


Sebelum dimasukan ke dalam carrier sebaiknya gunakan pelapis perhiasan ibarat dimasukan kedalam plastic kresek, ikat dan pastikan tidak akan bocor bila kecemplung kedalam air. Hal ini penting mengingat dikala digunakan sleeping bag harus benar-benar kering supaya anda nyaman istirahat sepanjang malam. 

Saat memakai sleeping bag sebaiknya melepas jaket waterproof alasannya yaitu jaket tersebut dapat menghambat pelepasan uap ditubuh ini dapat menyebabkan anda dehidrasi.

Adakalanya sleeping bag tidak hangat saat berada di temperature udara yang rendah. Nah agar Sleeping Bag hangat, anda dapat memasukkan botol berisi air hangat ke dalamnya sebelum digunakan.

Cara Menentukan Tenda Dome Yang Sesuai Untuk Mendaki Gunung

Gambar Tenda Dome Yang Sesuai Untuk Mendaki Gunung

Tenda Dome tergolong perlengkapan kelompok yang paling utama yang harus disediakan dikala akan melaksanakan aktivitas di alam bebas seperti mendaki gunung atau camping. Tenda ialah pelindung utama dari terpaan cuaca dingin, hujan atau panas dikala mendaki.

Dalam menentukan tenda dome haruslah benar-benar baik semoga nyaman dikala digunakan dan tahan lama. Ada beberapa tips yang harus anda perhatikan dalam menentukan tenda yang baik dan benar semoga sesuai dengan kebutuhan anda, diantaranya ialah :

Ukuran Tenda


Saat pertama kali ingin membeli tenda pertanyaan pertama yang muncul ialah ukuran tenda atau kapasitas tenda, tentukan dulu ingin membeli tenda untuk kapasitas berapa orang. Syukur – syukur anda dapat membelinya secara pribadi, maklum saja harga tenda tidak mengecewakan mahal. Bagi sebagian pendaki alasannya tenda akan digunakan secara bersama – sama maka dibeli secara patungan.

Baca: Cara Memilih Sleeping Bag untuk mendaki Gunung

Jenis Tenda


Walaupun ada beberapa jenis tenda tetapi berdasarkan penulis tenda terbaik untuk camping ialah jenis tenda dome, dikala ini tenda mempunyai system 2 pelapis perlindungan, yaitu bab dalam terbuat dari jarring untuk pernafasan juga anti serangga dan lapisan kedua terluar ialah materi waterproof. Prinsip tersebut untuk mengatasi faktor kondensi yang dihasilkan oleh badan dan aktivitas memasak.

Berat Tenda


Tenda memang tidak mengecewakan berat dan cukup menguras daerah didalam carrier apalagi untuk kapasitas yang besar. Hal ini alasannya pada tenda dome terdiri dari beberapa layer, frame dan pasak yang terbuat dari aluminium semoga kekuatannya optimal. Walaupun memang tidak mengecewakan berat tetapi carilah berat tenda yang masuk nalar dengan dimensi yang kecil sehabis dikemas.

Warna Tenda


Warna tenda juga perlu jadi perhatian, salah satu fungsinya semoga lebih gampang menandai mana tenda anda, selain itu warna tenda juga dapat menjadi signaling yang anggun dari kejauhan, anda akan gampang melihat lokasi tenda walau dari kejauhan. Pilihlah warna tenda yang terang atau kontras dengan alam, jangan menentukan warna gelap ibarat hitam, coklat dll kecuali untuk keperluan tertentu ibarat penelitian hingga dapat menyatu dengan binatang liar.

Perhatikan Detail Tenda


Periksa semua komponen detail tenda, jangan ada yang cacat ibarat detail jahitan, resleting dan bab lainnya pada tenda. Mintalah tenda di dirikan terlebih dahulu semoga lebih rinci dalam melihat detailnya. Terakhir mintalah garansi, kalau ada.

Cara Menentukan Jenis Sepatu Yang Paling Cocok Untuk Mendaki Gunung

Gambar sepatu gunung

GunungSepatu Gunung merupakan perlengkapan mendaki yang juga sangat penting, kesalahan dalam menentukan jenis sepatu dapat menciptakan anda sangat tidak nyaman mendaki gunung, bahkan dapat mebuat kaki terluka.

Sepatu gunung mempunyai disain yang lebih kokoh dan berpengaruh dari pada sepatu sport atau sepatu untuk jalan datar biasa. Saat ini banyak sekali sepatu gunung dengan banyak sekali merek dan kelebihan oleh lantaran itu pinter  -pinterlah menentukan sepatu yang paling sesuai.

Sebelumnya anda harus tahu dulu bagian dari sepatu, dengan mengetahui jenis dan fungsi bagian masing – masing sepatu tersebut anda akan lebih jeli dalam menilai sepatu.

Jenis Sepatu Naik Gunung


Outsole : bersentuhan dengan permukaan tanah, fungsinya yaitu menunjukkan traksi antara kaki dan permukaan tanah,batu dll.

Insole :  Bagian yang berkenaan langsung dengan telapak kaki. Insole yang nyaman akan menciptakan kaki juga makin terasa nyaman untuk memijak.

Midsole : bagian ini terletak antara Outsole dan Insole. Berfungsi sebagai peredam antara kaki dengan permukaan bidang yang akan dilalui.

Padding engkel : Bagian yang persis mengenai engkel kaki, berkhasiat untuk melindungi engkel kaki.

Lidah Sepatu : Bagian ini berkhasiat untuk melindungi kaki kepingan atas.

Upper : Bagian yang melindungi permukaan kaki termasuk kepingan engkel kaki. Khusus untuk sepatu yang waterproof, kepingan ini yaitu yang menciptakan sepatu gunung menjadi anti air.

Rubber toe bumper : Bagian terdepan dari sepatu, tepatnya di jari-jari kaki. Fungsinya melindungi dan meredam ujung kaki dari dampak terkena benturan kerikil atau benda keras lain.

Backstray : fungsinya melindungi tendon achiles belakang kaki dan melindungi jahitan sepatu kepingan belakang yang memungkinkan friksi lantaran terkena batuan atau benda keraslainya.

Untuk soal kekuatan, sepatu gunung rata-rata di disain memang harus berpengaruh mengingat beratnya medan yang akan dilalui, apalagi sepatu dengan merk yang sudah cukup terkenal. Kaprikornus pertimbangan utama dalam menentukan sepatu gunung sebetulnya yaitu soal kenyamanan. Dibawah ini akan dijelaskan beberapa hal penting yang menjadi pertimbangan dalam menentukan sepatu.

Memiliki Sol Medium


Outsole atau sol sepatu, untuk ukuran medan pendakian di Indonesia sol dengan tingkat kekerasan medium yaitu yang paling disarankan. Soft sol sangat manis dipakai di permukaan yang keras ibarat bebatuan dan hard sol baik dipakai di tanah becek.

Tetapi untuk ukuran jalur pendakian di gunung – gunung Indonesia kombinasi dari jalur bebatuan keras, tanah lembek hingga berlumut menimbulkan medium sol pilihan yang terbaik. Untuk materi terbaik yaitu dari karet atau sintetis dengan permukaan sol bergerigi atau tidak gampang terpeleset.


Sepatu Berleher Tinggi



Ada 3 jenis leher sepatu yaitu berleher pendek, sedang dan berleher tinggi. Untuk jenis pendakian yang cukup terjal apalagi dalam waktu yang usang pilihan terbaik yaitu sepatu berleher tinggi lantaran akan melindungi mata kaki dan kaki secara keseluruhan dari cedera. Sepatu leher pendek tidak melindungi mata kaki tetapi masih nyaman dipakai untuk olahraga outdoor atau pendakian – pendakian ringan yang tidak begitu terjal. Sedangkan sepatu dengan leher sedang tidak melindungi mata kaki secara keseluruhan, sudah manis tetapi masih dapat menimbulkan kaki cedera pada jalur yang cukup terjal.

Waterproof



Kaki yang berair lantaran rembesan dari sepatu tentu menciptakan kaki bahkan kondisi tubuh jadi tidak nyaman apalagi anda harus berjalan seharian dalam kondisi tersebut dan kondisi ini dapat menciptakan resiko cedera semakin besar. Menjaga kaki tetap kering sangat penting salah satunya dapat mencegah hipotermia dikala mendaki di cuaca sedang sangat dingin. Oleh lantaran itu sebaiknya pilih sepatu yang sudah waterproof.

Lebihkan Satu Nomor dalam memilih Ukuran


Sebaiknya lebihkan satu nomor dari ukuran sepatu yang biasa anda pakai, contohnya ukuran sepatu anda 40 maka untuk sepatu gunung sebaiknya 41, hal ini berfungsi untuk tetap menciptakan ujung jari kaki dan tumit tetap nyama dikala melalui medan tanjakan atau turunan yang terus menerus. Dengan melebihkan satu ukuran akan mengurangi dampak sentuhan pribadi ujung jari dengan ujung sepatu yang menciptakan ujung jari kaki anda sakit.

Bobotnya Cukup Ringan


Mungkin diawal-awal anda masih cukup nyaman memakai sepatu yang sebetulnya cukup berat, tetapi akan terasa tidak nyaman bahkan sangat menggangu dikala anda mulai menanjak dengan medan terjal. Oleh lantaran itu pilihlah sepatu yang mempunyai bobot cukup ringan.

Demikianlah 5 hal yang harus diperhatikan dikala menentukan sepatu gunung, singkatnya poin yang perlu anda ingat dikala sedang menentukan sepatu untuk kegiatan mendaki gunung. Kcuali jenis sepatu untuk kebutuhan di medan khusus mungkin akan berbeda pertimbangannya.