Masjid Baiturrahim, Masjid bersejarah yang selamat dari 2 Amukan Bencana Gempa dan Tsunami

Wisata Religi - Masjid Baiturrahim adalah salah satu masjid bersejarah di provinsi Aceh, Indonesia. Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Aceh pada abad ke-17. Masa itu masjid tersebut bernama Masjid Jami’ Ulee Lheue. Pada 1873 ketika Masjid Raya Baiturrahman dibakar Belanda, semua jamaah masjid terpaksa melakukan salat Jumat di Ulee Lheue. Dan sejak saat itu namanya menjadi Masjid Baiturrahim.


Wisata Tsunami Masjid Baiturrahim
Serambi Masjid Baiturrahim. Foto: Flickr
Pada Awalnya Masjid ini di bangun dari material kayu, namun pada tahun 1922 di pugar oleh Pemerintahan Hindia Belanda secara permanen material semen dan batu bata yang ber arsitektur eropa.

Guratan sejarah yang mengukir pada masjid Baiturrahim juga sangatlah panjang. Gempa dan tsunami pada tahun 1983 dan 2004 menjadi 2 kejadian dahsyat dalam perjalanan sejarah nya. pada tahun 1983 gempa dan tsunami telah meruntuhkan kubah masjid. Masyarakat membangun kembali dengan tidak lagi memasang kubah masjid.

26 Desember 2004 kembali Masjid ini menjadi saksi bisu dari gempa dan tsunami di aceh, dengan melihat kekuatan dahsyat yang meluluhlantakkan seluruh bangunan di kawasan Ulheu Lheu, hanya menyisakan satu bangunan yakni Masjid Baiturrahim. Sehingga mengundang wisatawan baik domestik dan luar negeri ingin menyaksikan sendiri bagaimana hanya mesjid Baiturrahim ulee lheue ini bisa selamat dari amukan dahsyat Gempa dan Tsunami.

Jika anda berniat untuk berkunjung ke situs bersejarah ini, lokasinya sangat mudah ditemukan karena terletak di pinggir jalan menuju pantai Ulee lheue Banda Aceh.

Lokasi Masjid Baiturahim