-->

Sawahlunto, Pesona Wisata Unik di Tempat Bekas Penambangan Batu Bara Belanda

Daftar Isi [Tampil]

Foto Danau Biru sawahlunto
Foto Danau Biru sawahlunto, @wisataselfie

Travellink InfoSawahlunto adalah salah satu kota di Padang, Sumatera Barat. Meskipun kotanya tidak terlalu luas, namun Sawahlunto memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk anda kunjungi.

Berdasarkan sejarah sawahlunto merupakan sentra penambangan watu bara pada zaman penjajahan Belanda. Kini cadangan batubara Sawahlunto telah habis sehingga menyisakan bangunan heritage serta pesona alam yang penuh sejarah.

Jika kamu sedang berwisata ke Padang Sumatera Barat, tidak ada salahnya mengunjungi tempat wisata Sawahlunto. Nah Berikut ini Travellink Info akan membahas tentang objek wisata di Sawahlunto untuk liburan yang asyik dan menyenangkan bersama dengan keluarga anda

1. Danau Biru

Gambar Danau Biru Sawahlunto
Menikmati Pesona Danau Biru, Bekas Galian Batu Bara. Image credit: instagram

Walaupun menyisakan kerusakan lingkungan yang parah, namun bekas galian tambang batubara di Sawahlunto ternyata juga meninggalkan potensi wisata yang banyak. Seperti Danau Kaolin di Pulau Bangka Belitung, Danau Biru tercipta dari bekas galian tambang batubara yang telah ditinggalkan. Jalanan sekitar danau yang berbatu menciptakan rute perjalanan menuju Danau Biru ini cukup menantang.

Perjalanan yang panjang dan memacu adrenalin akan terbayar tuntas saat setibanya anda di lokasi danau. Walaupun sudah viral di media sosial, akomodasi pendukung wisata untuk wisatawan masih sangat minim. Pastikan anda membawa bekal makanan yang cukup ya, semoga tidak kelaparan dan kelelahan selama perjalanan.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

2. Danau Kandih

Foto Danau Kandih Sawahlunto
Eksotisme Perbukitan Cadas Danau Kandih. Image credit: @ronitidin

Selain Danau Biru ternyata ada danau bekas galian tambang batubara yang telah lebih dulu populer, namanya Danau Kandih. Meski airnya tidak berwarna biru menyerupai di danau biru, panorama alam perbukitan bekas area tambang di sini tidak kalah menariknya untuk dikunjungi.

Air di danau Kandih ini bersumber dari Sungai Batanghari. Tidak heran bila ada sebagian orang yang memancing di tepian danau. Fasilitas wisata yang ada di sini juga sangat lengkap, ada sepeda air, banana boat, dan bahkan area outbond. Sehingga tempat ini sangat menarik untuk menghabiskan waktu liburan anda.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

3. Lubang Mbah Soero

Foto lubang Mbah soero
Menjelajahi Terowongan Masa Lalu Sawahlunto, Lubang Mbah Soero. Image credit: @cihuhuy (kiri), @kuntumchairaa (kanan)

Siapa sangka bila di bawah Kota Sawahlunto terdapat terowongan sepanjang 1,5 kilometer? Terowongan ini merupakan salah satu objek wisata andalan Sawahlunto, namanya Lubang Mbah Soero. Lubang ini dulunya merupakan salah satu akomodasi untuk penambangan watu bara. Nama Soero diambil dari nama mandor tambang batubara kala itu.

Untuk dapat masuk ke sini anda wajib mengenakan helm pengaman serta safety shoes ya. Kamu bisa mendengar sendiri sejarah lengkap lubang Mbah Soero ini dari pemandu yang akan menemani sepanjang perjalanan menyusuri terowongan. Meski suasana di dalam terowongan agak seram, dijamin tidak rugi deh tiba kemari.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

4. Hotel Ombilin Dan Kota Tua

Foto Hotel Ombilin sawahlunto
Hotel Ombilin @tsanjaya_

Sekitar 100 meter dari lapangan segitiga, terdapat sebuah hotel tua dan legendaris yaitu Hotel Ombilin. Sejak zaman penjajahan Belanda, hotel ini telah menjadi tempat menginap bagi para tamu-tamu terhormat dari Belanda. Bangunannya sangat unik dan menyisakan beberapa bagian yang masih original.

foto Kota Tua
Foto Kota Tua sawahlunto @fadilpororo (kiri), @babbytiaraa (kanan)

Tidak jauh dari area hotel anda bisa menjelajahi sentra kota tua Sawahlunto yang menyisakan banyak bangunan cagar budaya unik. Kalau pergi ke Sawahlunto jangan lupa menginap di sini ya.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

5. Museum Kereta Api Sawahlunto

Foto Museum kereta api
Menelusuri Jejak Sejarah Panjang Perjalanan Mak Itam. Image credit: @karakkaraknasi

Museum kereta api ini awalnya merupakan stasiun Sawahlunto yang menjadi salah satu bagian dari jaringan rel kereta api Sumatera. Sejak tahun 2005, stasiun ini berubah fungsi menjadi museum kereta api dengan koleksi gerbong, lokomotif uap dan aneka dokumentasi kereta api di Sumatera.

Museum Kereta Api Sawahlunto yaitu museum kereta api tertua kedua di Indonesia sehabis Museum Kereta Api Ambarawa. Pada hari ahad anda bisa mencoba naik kereta wisata yang ditarik dengan lokomotif uap ikonik Mak Itam. Seru sekali, bukan?

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

6. Makam Belanda Sawahlunto

makam Belanda sawahlunto
Uji Nyali Di Makam Belanda Sawahlunto. Image credit: @m.iqbal.noviandri

Selain di Aceh yang mempunyai Kerkhoof Peucut, ternyata makam Belanda dapat kita temui di Sawahlunto. Walaupun bulu kuduk bisa merinding ketika memasuki area pemakaman, kompleks pemakaman yang terletak di area perbukitan Lubang Panjang ini menghadirkan keunikan tersendiri.

Di dalam kompleks pemakaman, tercatat setidaknya 90 makam dengan bentuk nisan yang berbeda-beda. Kompleks pemakaman ini tidak jarang dikunjungi oleh turis Belanda yang ingin mencari keberadaan makam nenek moyangnya juga lho.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

7. Museum Goedang Ransoem

Berfoto Dengan Gaya Vintage Di Area Museum Goedang Ransoem. Image credit: @sunildvt (kiri atas), @ejaanisa (kiri bawah), @cinderalin (kanan)

Banyak sekali bangunan bersejarah yang tersebar di Kota Sawahlunto. Salah satu yang terkenal yaitu Museum Goedang Ransoem. Museum ini menempati bekas area dapur umum para pekerja tambang dan telah didirikan semenjak tahun 1918.

Meski sudah berumur satu abad, namun bangunan ini tetap berdiri kokoh. Tempat ini sering dijadikan tempat berfoto ria karena banyak spot-spot vintage unik yang sayang untuk dilewatkan.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

8. Masjid Agung Nurul Islam

Masjid Agung Nurul Islam
Indahnya Masjid Bekas PLTU, Masjid Agung Nurul Islam. Image credit: @tantokdikdik

Masjid ini tergolong unik karena merupakan bekas bangunan sentra pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Bangunan ini dialihfungsikan menjadi masjid semenjak tahun 1952. Bagian kubah merupakan bagian pelengkap yang dipakai untuk menutupi cerobong asap.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

9. Gereja Nasrani Santa Barbara

Gereja Unik Peninggalan Belanda, Gereja Nasrani Santa Barbara. Image credit: @chacoffee (kiri), @grld_amtr (kanan)

Dari luar, bangunan gereja ini terlihat anggun, sehingga menciptakan banyak wisatawan berhenti sejenak untuk sekedar berfoto. Gereja ini sudah ada semenjak tahun 1920-an lho, jadi arsitektur sisi luarnya pun merupakan arsitektur gereja khas Belanda. Sedangkan bagian dalamnya banyak didominasi oleh perabotan kayu yang menciptakan kesan bersahaja begitu terasa. Untuk dapat masuk ke dalam gereja, jangan lupa meminta izin pada penjaga ya.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

10. Puncak Cemara

Kota Tua Sawahlunto
Image credit: @nitarahmaputri10

Puncak Cemara berlokasi di area perbukitan yang tidak jauh dari sentra Kota Sawahlunto. Letaknya yang berada di ketinggian membuatnya menjadi tempat yang pas sebagai view point pemandangan Kota Sawahlunto.

Tidak hanya sekedar menikmati pemandangan kota, anda juga dapat bermain di arena playground atau bersantai di gazebo dengan ditemani simpanse ekor panjang yang sesekali muncul.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

11. Lubang Kalam

Lubang kalam sawahlunto
Image credit: @aditya_suci

Lubang kalam merupakan terowongan kereta api terpanjang di Sumatera. Terowongan ini menembus kaki Bukit Barisan sejauh 835 m. Meski sudah tidak aktif, terowongan ini masih berpengaruh berdiri. Film Law of The Jungle bahkan pernah mengambil setting adegan di sini.

Terowongan kereta api ini menghubungkan Stasiun Kereta Api Sawahlunto dengan Stasiun Kereta Api Muara Kalaban yang berjarak 7 km. Lubang Kalam saat ini hanya dilewati oleh Mak Itam, kereta wisata uap legendaris ikon Kota Sawahlunto.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

12. Puncak Batu Runcing Dan Puncak Microwave

Puncak Batu Runcing Dan Puncak
Menantang Adrenalin Di Puncak Batu Runcing Dan Puncak Microwave. Image credit: @tantodikdik (kiri), @m.abdulrais (kanan)

Meski mempunyai kemiripan, yakni sama-sama merupakan puncak bukit batu, Puncak Batu Runcing dan Puncak Microwave terletak di lokasi yang berbeda. Puncak Batu Runcing terletak di Kecamatan Silungkang sedangkan Puncak Microwave terletak di Lumindai Kecamatan Barangin.

Batuan kapur ini terbentuk oleh pelapukan air hujan selama ratusan bahkan ribuan tahun. Tidak banyak yang mengetahui lokasi persis kedua puncak watu ini. Untuk menuju lokasi ini anda harus menyewa guide agar tidak tersesat. Jangan lupa untuk tetap utamakan keselamatan bila ingin menaiki puncaknya.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi Puncak Batu Runcing

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi Puncak Microwave

13. Air Terjun Sungai Bikan

Sungai Bikan
Image credit: @rean_zain99 (kiri), @liadwipuspitasari (kanan)

Selain destinasi wisata gedung cagar budaya, Sawahlunto juga ternyata mempunyai panorama alam pedesaan yang indah lho. Desa Rantih yaitu salah satu desa di Sawahlunto yang telah dikembangkan menjadi desa wisata. Desa rantih bahkan pernah menjadi tuan rumah kejuaraan silat internasional pada 2012 lalu.

Salah satu objek wisata yang jadi daya tarik utama desa ini yaitu teladas sungai Bikan. Air terjun di tengah hutan ini seolah menjadi oase segar di Kota Sawahlunto. Di area teladas terdapat bumi perkemahan yang dijadikan tempat menginap bagi para pecinta alam. Selain air terjun, anda dapat berjalan-jalan di area persawahan serta jembatan gantung unik Sungai Bikan.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

14. Padang Savana ala Sawahlunto, Kolok

Padang savana sawahlunto
Image credit: @auliafeldautari93

Di Sawahlunto anda juga bisa menemukan padang savana ala Sumbawa. Padang savana ini letaknya di Desa Kolok, tepatnya di area perbatasan Talawi dan Sulit Air. Lokasinya memang belum persis sempurna termuat di peta, namun anda bisa bertanya pada warga sekitar mengenai lokasi padang savana ini.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

15. Gedung Pusat Kebudayaan

Gambar gedung pusat kebudayaan
Mengunjungi Gedung Pesta Zaman Kolonial. Image credit: @bams_gusti

Masih di daerah bangunan peninggalan Belanda, Gedung Pusat Kebudayaan ini dulunya merupakan tempat berpesta para pejabat Belanda. Setelah pendudukan Hindia Belanda berakhir, gedung ini menjadi gedung pertemuan masyarakat kemudian diubah lagi menjadi kantor Bank Dagang Negara dan kemudian menjadi kantor Bank Mandiri hingga tahun 2005.

Dari luar, bangunan gedung ini tampak sangat menarik, terutama dari segi ciri khas bangunan gaya Belanda. Buat anda yang suka berburu foto kota tua, gedung sentra kebudayaan ini jadi spot yang jangan anda lewatkan.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

16. Museum Tambang Batubara Ombilin

Museum Tambang batubara ombilin
Napak Tilas Sejarah Penambangan Batu Bara, Museum Tambang Batubara Ombilin. Image credit: @iga_yolanda

Ombilin merupakan nama salah satu areal pertambangan watu bara yang terkenal di Sawahlunto. Di museum ini anda dapat melihat aneka macam macam artefak dan dokumentasi sejarah penambangan watu bara, khususnya yang ada di Sawahlunto.

Bangunan museum juga merupakan gedung bersejarah yang sempat dijadikan rumah peristirahatan mantan presiden Soeharto.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

17. Lapangan Segitiga

Image credit: @exploresawahlunto

Lapangan segitiga berlokasi di seberang kantor PT Bukit Asam UPO (Unit Pertambangan Ombilin). Lapangan yang berbentuk segitiga ini seolah menjadi alun-alun kota bagi masyarakat Sawahlunto.

Tidak hanya menyediakan arena playground untuk anak-anak, kantor ini juga menyediakan ruang terbuka hijau yang asyik untuk dinikmati di kala jalan-jalan sore. Kantor PT BA UPO sendiri mempunyai arsitektur unik sekaligus landmark Kota Sawahlunto.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

18. Taman Satwa Kandih

Taman Satwa Kandih
Wisata Seru Bareng Keluarga.. Image credit: @marisa_rzzn (kiri), @alazhar_desi (kanan)

Taman satwa ini ternyata dulunya merupakan areal penambangan PT Bukit Asam. Kini, daerah tersebut direklamasi menjadi taman Flora dan Fauna. Selain bisa melihat aneka satwa, anda juga dapat melakukan aneka macam macam kegiatan seru bersama keluarga, mulai dari aneka permainan air, flying fox, hingga paintball. Taman Satwa Kandih sangat cocok dijadikan tempat liburan final pekan.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

19. Puncak Polan

Image credit: @aditya_suci (kiri), @robby_andiska (kanan)

Tidak jauh dari Puncak Cemara, ada view point lain di kota Sawahlunto yang tidak kalah menarik; namanya Puncak Polan. Tidak hanya menyajikan pemandangan kota tua Sawahlunto, di sini anda juga bisa melakukan kegiatan olahraga paralayang lho. Jika ingin menikmati pemandangan dari Puncak Polan lebih lama, anda bisa menginap di homestay unik berbentuk rumah gadang.

Klik di sini untuk melihat koordinat lokasi

Event Sawahlunto International Music Festival (SimFest)

Image credit: @jessonatine

Untuk meningkatkan musim para wisatawan ke Sawahlunto, pemerintah menggelar event internasional tahunan bertajuk Sawahlunto International Music Festival. Festival ini biasanya diadakan pada bulan Oktober dan mengundang musisi musik etnik dari aneka macam benua.

Pastinya seru sekali berkunjung ke sawahlunto karena banyak kegiatan wisata yang dapat anda nikmati. Meski hanya merupakan kota kecil, namun keindahan dan potensi wisata Sawahlunto tidak bisa dipandang sebelah mata. Jadi kapan anda akan berkunjung ke sawahlunto

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sawahlunto, Pesona Wisata Unik di Tempat Bekas Penambangan Batu Bara Belanda "

tempat wisata

tempat wisata

tempat wisata

tempat wisata