Tampilkan postingan dengan label Gunung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung. Tampilkan semua postingan

Cara Packing Barang di Carrier Menurut Kebutuhan Ketika Mendaki Gunung

Packing Tas Untuk Perjalanan Wisata

Gunung - Ada aturan yang menjadi standar dikala akan packing barang ke dalam carrier, rule tersebut tentunya dibentuk untuk memudahkan anda dalam mengambil peralatan tersebut dikala dibutuhkan. Bahkan dikalangan pendaki, packing yakni seni. Dimana setiap pendaki mempunyai caranya sendiri biar semua perlengkapan gampang untuk dimuat dan dibongkar dengan tetap tidak meninggalkan rule yang benar dikala packing.

Packing perlengkapan mendaki dengan benar mempunyai beberapa tujuan antara lain :

  • Barang bawaan terlindungi dengan aman, menyerupai tidak berair dikala terkena air
  • Mudah diambil dikala dibutuhkan
  • Carrier tetap nyaman di punggung dikala dipakai

Untuk tujuan tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dikala packing perlengkapan mendaki, antara lain :



Buat List Perlengkapan


Setiap ingin mendaki niscaya banyak barang yang akan dibawa oleh alasannya yakni itu buat list perlengkapan, mulai dari perlengkapan pribadi, kelompok dan juga logistik selama pendakian. Hal ini untuk memastikan barang apa saja yang dibawa dan masuk ke dalam carrier ataupun untuk mengetahui kalau ada barang yang tidak jadi dibawa.


Sesuaikan Dengan Kapasitas Carrier


Perhatikan kapasitas carrier alasannya yakni anda mustahil membawa banyak perlengkapan bila kapasitas carrier kecil. Sesuaikan barang bawaan anda dengan kapasitas carrier, bawa hanya barang – barang terpenting saja sesuai skala preoritas.

Beri Perlindungan Barang Agar Tahan Air


Setelah barang terkumpul sesuai list, selanjutnya beri pelindung anti air ke setiap item barang tadi, kalau tidak punya drybag dapat dibungkus dengan plastik kresek sesuai ukuran barang. Misalnya pakaian ganti di bungkus dalam 1 plastik kresek dan pastikan tidak bocor begitu juga dengan sleeping bag, logistik dan yang lainnya terutama barang yang dilarang basah.

Lapisi Bagian Dalam Carrier Dengan Plastik


Selanjutnya perlakuan untuk carrier sebelum dimasukan barang yakni terlebih dahulu melapisi carrier bab dalam dengan plastik besar menyerupai trashbag, pastikan plastik dilarang bocor. Tujuannya untuk menjaga carrier biar tidak berair dikala terkena rembesan air selama perjalanan. Bahkan di kondisi tertentu dapat tetap mengapung dikala menyeberang sungai.

Beri Matras Sebagai Frame Carrier


Setelah dilapisi plastik selanjutnya di isi matras kedalamnya dengan melingkar mengikuti besar bundar carrier. Tujuannya biar carrier lebih tegak dan kokoh sehingga lebih gampang dalam mengisi barang kedalamnya, dari pada meletakkan matras di luar samping, atas atau bawah carrier yang tak berfungsi dan cenderung menyulitkan perjalanan dikala harus melewati semak-semak yang rapat.
Cara Packing Carier untuk Mendaki Gunung
Foto By Gambar Dokumenter


Susun Barang Sesuai Kebutuhan


Tahap terakhir yakni memasukkan semua barang kedalam carrier, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun barang yang akan dimasukan ke dalam carrier antara lain :

1. Utamakan penempatan barang berasarkan prioritas kebutuhan, yaitu barang yang paling sering digunakan di posisi paling atas, kemudian tengah dan yang paling jarang digunakan di paling bawah.

Untuk barang yang berat dimanapun posisinya usahakan ditempatkan terdekat dengan punggung atau melempel dengan punggung gres diikuti barang lebih ringan disisi menjauhi punggung.

2. Carrier harus seimbang, dikala mengisi barang usahakan carrier harus tetap seimbang tujuannya biar anda tetap nyaman dikala membawa carrier. Tes keseimbangan carrier tidak sulit, cukup dengan menciptakan carrier bangun tanpa disandarkan bila miring ke satu arah sebaiknya atur ulang barang bawaan

Namun terkadang tetap tegak pun belum tentu seimbang coba pukul ringan carrier bila gampang sekali miring ke satu arah dapat jadi juga carrier belum seimbang.


Bawa Tas Kecil



Tas kecil sangat bermanfaat untuk meletakkan barang – barang berharga menyerupai ponsel, dompet, camera dan sebagainya. Selain itu tas ini juga sangat berguna dan memudahkan mengambil barang. Tas kecil ini juga sebagai tempat mengisi barang – barang yang penting saja menyerupai air, First aid dan sebagainya.

Demikian lah artikel cara mengemas barang sesuai dengan kebutuhan dalam mendaki gunung, juga cara tersebut dapat dipakai untuk berbagai perjalanan wisata lainnya.

Cara Berpakaian Yang Sempurna Dikala Mendaki Gunung dengan Metode Layering System


Gunung - Saat mendaki gunung banyak dari kita yang tidak terlalu memperdulikan problem berpakaian, terkesan asal padahal dikala ditanya, beberapa pendaki sudah paham betul ihwal cara berpakaian yang sempurna tetapi dalam prakteknya tetap saja asal enak.

Misalnya problem penggunaan celana jeans yang sangat tidak di anjurkan untuk mendaki, tetapi hingga hari ini tetap saja dikala mendaki gunung tertinggi atau gunung yang standar untuk di daki dan bertemu dengan teman pendaki lain yang menggunakan celana tersebut. Tak ada yang salah dengan hal tersebut selama perjalanan lancar-lancar saja dan nyaman buat pendaki.

Namun demikian setiap pendaki haruslah mengetahui cara berpakian yang benar. Walau nanti diaplikasikan berbeda bisa dimaklumi itu niscaya alasannya alasan penyesuaian saja. Cara Pakaian terbaik dikala mendaki gunung ialah yang menganut layering system, bagi yang belum tahu apa itu layering system simak pejelasan berikut.

Layering System


Layering system atau sytem pelapisan sangat membantu anda dalam hal mengatur keadaan badan terhadap cuaca dikala mendaki. Ada 3 lapis pakaian dalam system ini, yaitu :

- Base Layer (Lapisan pertama)
- Mid Layer (Lapisan kedua)
- Shell Layer (Lapisan ketiga)

Layering System mendaki Gunung
Base Layer; Polyester

Base Layer


Lapisan pertama ialah pakaian yang pribadi menyentuh kulit, fungsi dari lapisan pertama ini ialah untuk menyerap keringat sesudah menyerap kemudian menguapkannya ke udara atau ke lapisan berikutnya. Bahan yang punya sifat demikian bisa dari jenis sintetis atau wool, pola :

Bahan sintetis : polyester, polyamide, elastane, polypropylene, lycra
Bahan wool : smartwool, merino wool

Bahan – materi tersebut mempunyai sifat menyerupai yang telah diterangkan sebelumnya, jika diperhatikan tak ada materi katun disitu. Ini artinya materi katun tidak disarankan untuk dijadikan lapisan pertama, hal ini alasannya walaupun materi katun menyerap keringat tetapi tidak menguapkannya ke udara, semakin digunakan baju dari materi katun malah semakin berair dan lepek, kondisi ini bisa menigkatkan hipotermia. Maka untuk lapisan pertama sebaiknya berbahan sintetis atau wool, jika masih bingung, pakai saja baju jersey, umumnya baju jersey berbahan polyester.

Baca: Tips Bagi yang pertama kali Naik Gunung

Mid Layer; Polar

Mid Layer


Tips berpakaian yang benar mendaki gunung dengan cara Mid Layer Lapisan kedua atau tengah, ini berfungsi untuk menghangatkan tubuh, ‘jaket hangat’ sebagian orang menyebutnya, berbahan polar atau sejenisnya. Lapisan kedua ini hanya menghangatkan badan tetapi tidak bisa menahan angin, udara lembap apalagi air hujan.


Shell Layer


Lapisan ketiga atau lapisan terluar, lapisan ini harus mempunyai kemampuan menahan angin, udara lembab dan air hujan. Jenis terbaiknya ialah jaket waterproof, alasannya yang waterproof sudah niscaya windproof. Ini potongan terpenting untuk pertahanan, jika lapisan terluar ini tembus maka punahlah system layer.

Yang perlu diketahui ialah bukan alasannya system 3 lapis kemudian anda selalu menggunakan ketiganya sekaligus selama pendakian. Ini hanyalah salah satu cara untuk berpakaian yang benar, dalam aplikasinya sangat tergantung pada keadaan. Misalnya dikala mendaki sebaiknya hanya menggunakan lapisan pertama (base layer) semoga keringat gampang kering, tak perlu layer kedua apalagi hingga layer ketiga (jaket waterproof).

Setelah hingga di camp site bisa menambah layer kedua semoga tetap hangat dikala beraktifitas di campsite, jika cuaca mulai hujan barulah tambah layer ketiga. Tetapi sebaiknya, jika di campsite cukup hangat anda bisa melepas layer kedua dan beraktifitas hanya menggunakan base layer saja. Dengan memahami penggunaan system layer ini anda akan lebih gampang beradaptasi dengan perubahan cuaca yang terjadi dikala di gunung.

Nah, itulah tips cara berpakaian yang benar, namun untuk berpakaian dalam mendaki gunung tergantung dari pendaki bagaimana tingkat kenyamanan dan melihat geografis dan karakter gunung yang akan di jelajahi.

Pemandangan Eksotis dari Puncak Jaya Wijaya Papua


Puncak Jaya Wijaya Papua
Puncak Jaya Wijaya Foto : telertraveller.blogspot.co.id
Puncak Jaya Wijaya atau yang lebih dikenal dengan Piramida Carstensz, begitulah para pendaki dari seluruh dunia menyebutnya. Memiliki ketinggian 4.844 MDPL dan mempunyai salju abadi mengakibatkan Puncak Jaya Wijaya menjadi salah satu destinasi dan tantangan bagi para pendaki gunung seluruh dunia untuk mencoba menaklukannya.

Fakta uniknya Puncak Jaya Wijaya yang berada di Indonesia merupakan wilayah yang di lewati garis khatulistiwa, yang berarti mempunyai trend tropis dan tidak memungkinkan adanya salju. Tapi itulah salah satu keajaiban dan keatraktifan Puncak Jaya Wijaya, salah satu dari 7 gunung tertinggi di dunia.

Puncak Jaya Wijaya atau Piramida Carstensz terletak di Papua, Indonesia. Nama Cartenz sendiri diambil dari seorang penjelajah Belanda yang melihat fenomena aneh di sepanjang garis khatulistiwa yang mustahil terjadi, yaitu turunnya es alami. Jan Carstensz, pada tahun 1623, melihat gunung yang begitu unik di tempat tropis nusantara, gunung yang tertutup salju dan pribadi saja menamainnya dengan nama belakangnya.

Namun seiring berkembangnya jaman, banyak penjelajah yang menemukan gletser – gletser lain atau penuruan salju es di tempat tropis yang menciptakan anggapan bahwa tempat yang dilewati garis khatulistiwa tidak turun salju sanggup terbantahkan. Adapun lokasi turunnya salju abadi tersebut ialah di Glacier Meren dan Puncak Trikora yang terekspos antara tahun 1939, 1962 dan 1994 hingga tahun 2000.

Begitu mendengar 7 gunung tertinggi, para pendaki mana yang tidak tertantang untuk menaklukannya. Menjerit sekeras – kerasnya di puncak tertinggi, mencicipi kemenangan lantaran sudah berhasil menaklukan salah satu gunung tertinggi dengan usahannya sendiri.

Terlebih di Puncak Jaya Wijaya medannya sangat sulit, diharapkan teknik khusus untuk berhasil menaklukan gunung ini dan hanya pendaki – pendaki profesional saja yang diizinkan untuk mendaki Gunung Jaya Wijaya. Karena puncak tertinggi antara Himalaya dan Andes ini mempunyai tiga titik pendakian tersulit dari lima titik pendakian.
Puncak Jaya Wijaya Papua

Orang pertama yang menaklukan Puncak Jaya Wijaya ialah Heinrich Harrer, bersama tiga temannya Huizinga, Kippax dan Temple. Heinrich Harrer tetapkan untuk menaklukan Puncak Jaya Wijaya sehabis kembali dari tibet tahun 1950, beliau kembali dari tibet sehabis 12 tahun mengeskplorasi tempat tersebut dan berhasil menciptakan maha karya yaitu sebuah buku yang sangat populer berjudul “7 Tahun di Tibet”. Pada tahun 1962 Heinrich Harrer melaksanakan perjalanannya ke Papua, Indonesia dan berhasil untuk pertama kalinya menjadi penakluk Puncak Jaya Wijaya.

Persiapan sebelum mendaki Puncak Jaya Wijaya?


1. Budget

Mendaki Gunung yang menakjubkan satu ini memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Makara untuk anda yang berniat mendaki gunung ini maka disarankan dari kini untuk menabung uang supaya perjalanan anda kesini menjadi lancar. Rincian biaya mendaki ke Puncak Jaya Wijaya untuk turis mancanegara sekira USD 10 ribu hingga USD 11 ribu. Sementara itu, untuk wisatawan domestik biayanya mulai Rp 30 juta, tergantung dari paket yang anda minati.

2. Latihan Fisik dan Mental

Mendaki Gunung Jaya Wijaya bukanlah kasus mudah. Medan yang berat menciptakan badan seringkali ingin mengalah dengan sendirinya. Jika sudah begitu biasanya tanpa sadar kita akan terserah penyakit yang biasa diderita para pendaki, yaitu Hypothermia. Terlebih kalau anda sudah melewati ketinggian 4000 mdpl di Gunung Jaya Wijaya, badan akan sangat drop, lantaran dari situlah dimulai turunnya salju es yang menyelimuti Puncak Jaya Wijaya selama bertahun – tahun lamanya. 

Olehkarena itu kalau anda tertantang untuk menaklukan atau sekedar melihat keajaiban dari Gunung Jaya Wijaya maka cobalah untuk memulai latihan fisik dan mental atau kalau perlu menyewa trainer yang berpengalaman.

3. Surat Izin Mendaki (SIMAKSI)

Sulitnya perizinan untuk mendaki Puncak Jaya Wijaya ini kerap memunculkan ungkapan satir: ”lebih sulit mengurus izinnya daripada mendaki gunungnya”. Begitu banyak persyaratan dan surat izin yang harus dilampirkan menciptakan geram para pendaki, yang tidak jarang menciptakan para pendaki membatalkan niat mereka untuk mendaki Puncak Jaya Wijaya. Makara kalau anda yang ingin mendaki Puncak Jaya Wijaya harus bersabar dalam mengurus surat izinnya.

Alternatif lain kalau anda mempunya budget lebih dan tidak sabar untuk mengurus surat izin sendiri, yaitu dengan menyewa operator. Sehingga anda hanya tinggal menunggu dan biar semua izin diurus oleh operator, lantaran mereka sudah berpengalaman dan mempunyai banyak koneksi maka pengurusan surat izin ini menjadi gampang dan cepat.

Salah satu operator yang biasa menangani pendakian ke Gunung Jaya Wijaya ialah Adventure Indonesia, Indonesia Trekking dan Rakata Adventure. Paket yang ditawarkan cukup bermacam-macam dan biasanya mendapat kemudahan berupa tenda, makanan, porter, transportasi, pemandu, kemanan, serta bermalam di homestay sehabis pendakian.

4. Mempersiapkan Alat – Alat Mendaki Gunung Es

Alat – Alat mendaki menyerupai hidup seorang pendaki, kalau alatnya hilang atau tidak lengkap maka kemungkinan para pendaki untuk bertahan di alam yang keras menjadi tipis. Makara disarankan untuk mempersiapkan peralatan mendaki yang lengkap dan baik, supaya tidak terjadi kerusakan ketika mendaki.

Dan harus diperhatikan juga bahwa alat – alat mendaki gunung es berbeda dengan alat – alat mendaki gunung biasa, jadi cari tahu alat pendakian apa yang anggun dan cocok untuk pendakian gunung es dan persiapkan diri anda secara matang. Biasanya toko outdoor yang besar menyiapkan semua kebutuhan peralatan tersebut atau kalau anda tidak ingin repot, anda sanggup menyewa jasa operator untuk menyiapkan semua kebutuhan alat anda.

5. Jalur Pendakian

Memilih jalur pendakian ialah syarat utama keberhasilan seorang pendaki, lantaran tidak sanggup dipungkiri kalau berbeda jalur pendakian maka berbeda pula kesulitan yang akan ditempuh. Ada beberapa jalur pendakian menuju Puncak Jaya Wijaya, namun ketika ini jalur pendakian yang paling ideal dan sering dilewati para pendaki ialah melalui Sugapa kemudian Ugimba dan terakhir Puncak jaya Wijaya.

Selain menjadi jalur yang paling aman, jalur Sugapa juga menyimpan banyak panorama yang menarik untuk dilihat. Contohnya mirip Sungai Kemabu yang mempunyai wisata arung jeram, Sungai Nabu  dengan anutan terbalik ke arah Gunung Jaya Wijaya. Bahkan ada sungai yang mempunyai amis harum serta menjadi sumber garam di atas gunung. Ada pula jeram dan padang golf di Putigapa.


Transportasi menuju Puncak Jaya Wijaya


Biasanya para pendaki yang ingin mendaki Puncak Jaya Wijaya memakai jasa operator yang khusus melayani pendakian ke Puncak Jaya Wijaya. Karena perjalanan dengan operator atau pemandu profesional lebih kondusif dan sangat dianjurkan

Nabire ialah kota yang paling bersahabat dengan jalur pendakian, jadi biasanya para pendaki berkumpul dulu di Bali kemudian terbang ke Timika, Papua dan terakhir Nabire.

Jika anda dari Jakarta atau Denpasar, anda sanggup memakai maskapai Garuda Indonesia, Kartika, dan Merpati yang mempunyai penerbangan ke Papua. Biasanya, mereka transit di Makassar sebelum ke Sorong, Timika, atau Biak, dan hingga di Jayapura.

Ada juga maskapai Lion Air yang terbang ke Ambon kemudian Bali dan terakhir ke Timika

Dari Timika ada beberapa maskapai yang melayani perjalanan ke Nabire, yaitu Trigana Air, Susi Air, dan Avia Star.

Tips Memilih Jaket Untuk Mendaki Gunung

Gunung - Saat ini ada beberapa pilihan jaket yang sanggup anda temukan dipasaran yang dirancang sesuai dengan kebutuhan. Bagi anda yang menyukai kegiatan di alam bebas sangat disarankan untuk mempunyai atau menentukan jaket yang paling sesuai dengan kegiatana anda. Berdasarkan bahannya ada 3 jenis jaket yang perlu diketahui diantaranya yaitu :

Tips Memilih Jaket Untuk Mendaki Gunung
Jaket Warm up

WARM UP


Jaket jenis ini berfungsi untuk mempertahankan panas badan biar tidak banyak keluar, untuk jenis bahannya terbuat dari materi polar jadi biasa disebut juga jaket polar, jaket ini sangat cocok digunakan untuk pendakian pada demam isu kemarau.

Saat demam isu kemarau biasanya suhu udara lebih hambar daripada demam isu hujan hal ini alasannya yaitu pada demam isu kemarau jumlah air di daratan berkurang sehingga daya yang sanggup dipantulkan juga sedikit oleh risikonya pada demam isu kemarau biasanya menjadi lebih dingin. Bahan polar ini biasanya juga diaplikasikan di jenis jaket water proof untuk sirkulasi udara ketika demam isu hujan.

JAKET WARM UP

WINDPROOF

Jaket anti angin ini sangat cocok digunakan untuk acara traveling atau berkendara, tetapi hanya untuk demam isu kemarau saja, ciri jaket ini yaitu jikalau bahannya anda goresan terasa licin. Perbedaan jaket windproof dengan waterproof yaitu di seemsheeld atau perisai jahitan, biasanya pada jaket jenis windproof di jahitan sambungan materi atau resleting tidak terdapat seemsheeld.

JAKET WINDPROOF

WATERPROOF

Semakin tinggi sifat waterproof pada sebuah jaket semakin tinggi juga sifat windproofnya artinya jaket waterproof sudah niscaya bersifat windproof tetapi berbanding terbalik dengan sifat dalam melepas panas tubuh. Oleh alasannya yaitu itu pemilihan jaket waterproof dengan system breadhable (system keluar masuk udara) yang baik juga menjadi pertimbangan yang sangat penting. Untuk jaket jenis waterproof ketika ini banyak dibentuk memakai teknologi Gore-tex, yaitu sebuah teknologi materi yang anti air, kedap udara tetapi tetap sanggup mengalirkan panas jaket keluar.

Bahan goretex terbagi tiga yaitu :

Gore-tex Standar : Cocok untuk aktifitas sehari-hari menyerupai berkendara dan sanggup melindungimu dari air dan angin pada  demam isu hujan

Gore-tex Active : Sangat sesuai digunakan untuk aktifitas yang lebih ektrim menyerupai mendaki gunung, jenis ini disain bahannya lebih kuat dari gore-tex standar sehingga cocok digunakan untuk medaki di demam isu hujan.

Gore-tex Pro : Untuk pendakian dengan cuaca yang extreme menyerupai puncak cartenz jaket jenis ini yaitu yang paling sesuai, desainnya lebih kuat berkali-lipat sehingga lebih tahan air, angin dan lebih awet.

Cara Mencuci Jaket Waterproof Dengan Benar


Mencuci jaket berbahan gore-tex memerlukan perlakuan khusus mengingat kesalahan dalam mencuci sanggup besar lengan berkuasa terhadap daya tahannya terhadap air. Jaket jenis ini jangan dicuci memakai deterjen atau apapun yang mengadung soda sebaiknya memakai air saja. Kalau ada bab yang kotor sebaiknya bersihkan memakai sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut di bab yang kotor saja. Cukup demikian dan jangan berlebihan. Menjemurnya juga tidak perlu terkena matahari eksklusif ini alasannya yaitu sifatnya yang tidak menyerap air jadi cukup di angin-anginkan saja ditempat yang teduh. Jika sudah kering sebaiknya jangan dilipat tetapi digantung memakai hanger.

Jaket gak mesti dicuci tiap kali habis melaksanakan pendakian cukup bersihkan saja bab yang kotor, jangan terlalu rajin mencuci jaket. Kalau jaket rada amis itu masuk akal lagipula tiap jaket baunya berbeda khas amis pemiliknya, selama pemiliknya masih nyaman anggap saja amis jaket sebagai terapi yang membuat tidur gampang terlelap jadi gak perlu dicuci.

Perlengkapan Mendaki Gunung Yang Paling Prioritas

Perlengkapan Mendaki Gunung

Saat mendaki gunung ada beberapa peralatan yang harus dibawa, semua peralatan tersebut tentunya dipakai biar anda siap menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi sehingga pendakian dapat berjalan sesuai sasaran yang direncanakan. Gunung bukan daerah rekreasi tanpa persiapan yang matang gunung dapat membunuhmu, oleh alasannya itu persiapkan segala kebutuhan yang diperlukan. Mempersiapkan perlengkapan dikala mendaki gunung juga mengajarkan anda untuk komitmet terhadap keputusan yang anda buat.

Misalnya dikala masih dibawah sobat – sobat anda akan mendaki memakai sepatu gunung sementara anda cukup percaya diri hanya memakai sandal gunung. Oke kalau perjalanan kondusif lancar tanpa kendala, tetapi kalau terjadi hal-hal yang tidak dinginkan dengan kaki anda tentu ini sangat disayangkan dan yang paling apes yaitu teman-teman lain yang ikut terhambat dan harus mendengar semua keluhan anda cuma gara-gara keputusan anda menyepelekan memakai sepatu dikala masih dibawah.

Oleh alasannya itu jangan mengangap remeh perlengkapan dikala mendaki tetapi jangan pula berlebihan dalam membawa peralatan, utamakan peralatan yang memang benar-benar akan dipakai saja. Peralatan mendaki itu terbagi dua yaitu peralatan perorangan menyerupai pakayan, sleeping bag dll dan peralatan kelompok menyerupai tenda, peralatan masak dll. Berikut ini beberapa peralatan langsung paling preoritas berdasarkan penulis yang harus bawa dikala mendaki :


Perlengkapan prioritas Mendaki Gunung

Jaket atau Baju Hangat


Sangat terasa deritanya ketika diserang cuaca cuek di gunung baik dalam diperjalanan atau dikala beraktifitas di camp site. Jaket berdasarkan penulis menjadi preoritas paling utama. Sebaiknya gunakan jaket water proof atau tahan air, jaket water proof berbeda dengan jas hujan. Jaket berfungsi untuk menjaga suhu badan sehingga sangat mempunyai kegunaan untuk menimimalisir kemungkinan terjangkit hipotermia.

Sepatu


Setelah jaket penggunaan sepatu menjadi preoritas selanjutnya, sepatu tidak hanya mempunyai kegunaan sebagai pelindung tapak kaki dari medan terjal dikala mendaki, sepatu juga berfungsi untuk mengamankan kaki dari gigitan binatang kecil berbisa dalam perjalanan. Penggunaan sepatu yang sempurna sangat kuat pada lancarnya perjalanan. Medan tanjakan dan turunan terang sangat menyiksa kaki, oleh alasannya itu untuk mendaki sebaiknya jangan gunakan sepatu yang tidak nyaman dalam waktu yang usang alasannya medan yang berat dapat melukai kaki anda.

Sleeping Bag


Preoritas selanjutnya yaitu Sleeping bag atau kantung tidur yang perlu di bawa dikala mendaki. Pilih sleeping bag sesuai ukuran anda jangan terlalu besar ataupun sebaliknya. Saat tidur badan lebih simpel diserang suhu cuek alasannya badan tidak beraktifitas menyerupai biasa dan sleeping bag sangat efektif untuk menangkal hal tersebut. Sleeping bag juga kerap dipakai untuk mengatasi hipotermia pada pendaki.

Bagi penulis langsung hanya dengan 3 jenis perlengkapan diatas sudah cukup percaya diri dikala diajak mendaki dengan catatan; peralatan kelompok, logistic, atau peralatan lainnya sudah ditanggung beres oleh anggota yang lain. Namun demikian bergotong-royong ada 2 jenis peralatan lagi yang wajib dibawa walaupun sangat dihindari penggunaannya yaitu :

First Aid Kit


Bisa berupa kotak kecil atau tas kecil yang berisi obat-obatan langsung dan obat – obatan darurat untuk cedera umum yang mungkin terjadi dikala digunung. Obat – obatan langsung yaitu obat- obatan untuk penyakit yang sudah anda derita yang sewaktu-waktu dapat saja kambuh menyerupai contohnya anda menderita asam lambung atau asma maka obat – obatan untuk penyakit tersebut wajib dibawa. Kedua yaitu obat – obatan darurat (P3K) juga sangat penting menyerupai obat luka berdarah, antibiotic dan lain sebagainya.

Survival Kit


Dari pada first aid kit, penggunaan survival kit yaitu yang paling tidak diinginkan oleh para pendaki hal ini alasannya jikalau sudah dipakai berarti anda sudah tersesat atau kalaupun tidak anda niscaya sudah dalam keadaan darurat. Seperti yang sudah diterangkan diatas, walau dihindari penggunaannya tetapi kedua perlengkapan tersebut wajib dibawa dikala mendaki alasannya anda tak akan pernah tau situasi terburuk apa yang dapat saja menimpa anda dikala digunung.  

Sebenarnya kalau mau di urut ada berbagai peralatan mendaki contohnya untuk perlengkapan langsung mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki belum lagi logistic dan juga peralatan kelompok. Namun di artikel ini hanya membahas beberapa peralatan paling prioritas versi penulis saja. Untuk perlengkapan secara umum yang harus dibawa dikala mendaki akan dibahas di artikel yang lain.

7 Puncak Gunung Tertinggi di Pulau Sumatera

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Sumatera

Indonesia selain memiliki panorama pantai yang fantastis juga memiliki gunung tertinggi yang layak mengalihkan pandangan pendaki gunung dunia dan domestik. Tidak hanya itu kerapatan hutan tropis yang sangat rimbun dan asri menjadikan pilihan tepat untuk di daki.

Dalam bingkai Indonesia, Pulau Sumatera adalah salah satu wilayah yang memiliki Gunung yang pantas di jejelajah untuk mendaki ke gunung tertinggi tersebut. Berikut ini yaitu (tujuh) 7 gunung yang terletak di pulau sumatera diantaranya yaitu :


GUNUNG KERINCI



Gunung Kerinci

Letak : Propinsi Jambi
Ketinggian : 3.805 mdpl
Koordinat Lokasi : 1° 41′ 48″ LS, 101° 15′ 56″ BT

Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di Sumatera dan gunung merapi tertinggi di Indonesia. Masuk dalam Wilayah Taman Nasional Gunung Kerinci – Seblat yang merupakan habitat hidup harimau dan rino sumatera yang hampir punah.

GUNUNG LEUSER


Taman Nasional Gunung Leuser

Letak : Propinsi Aceh tepatnya di daerah Taman Nasional Gunung Leuser
Ketinggian : 3.119 mdpl
Koordinat Lokasi : 3° 47′ 51″ LU, 97° 13′ 9″ BT

Gunung Leuser mempunyai 3 jejeran puncak tertinggi diantaranya puncak leuser (3.119 mdpl), puncak loser (3.405 mdpl) dan puncak tanpa nama (3.445 mdpl). Untuk dapat kepuncak gunung tertinggi di Propinsi Aceh ini dapat memakan waktu selama 14 hari. Taman Nasional Gunung Leuser dinobatkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO.

GUNUNG DEMPO


Gunung dempo Propinsi Sumatera Selatan

Letak : Propinsi Sumatera Selatan
Ketinggian : 3.159 mdpl
Koordinat Lokasi : 4° 0′ 57″ LS, 103° 7′ 42″ BT

Gunung dempo merupakan gunung merapi tipe kerucut (stratovolcano) yang masih aktif gunung ini merupakan gunung tertinggi di sumatera selatan kota terakhir menuju gunung ini dalah Kota Pagaralam.

GUNUNG BANDAHARA



Letak : Propinsi Aceh
Ketinggian : 3.030 mdpl
Koordinat Lokasi : -

Gunung bandahara bukan tipe gunung merapi, gunung tertinggi kedua di Propinsi Aceh dan ke empat di Sumatera, letak gunung ini tepatnya 50 km disebelah tenggara timur Kota Blang Kejeren ibukota Gayo Lues – Aceh.

GUNUNG TALAMAU



Letak : Propinsi Sumatera Barat
Ketinggian : 2.982 mdpl
Koordinat Lokasi : 0° 4′ 45″ LU, 99° 59′ 0″ BT

Gunung ini merupakan gunung merapi tidak aktif dan gunung tertinggi di Sumatera Barat, disebut juga gunung ophir, yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat - Sumbar. Gunung ini setidaknya mempunyai 13 telaga dengan hutan yang dapat dibilang masih perawan.

GUNUNG MERAPI



Letak : Propinsi Sumatera Barat
Ketinggian : 2.891 mdpl
Koordinat Lokasi : 0° 22′ 47″ LS 100° 28′ 16″ BT

Gunung kedua tertinggi di Propinsi Sumatera Barat letaknya di Kabupaten Agam tetangganya gunung singgalang, Gunung ini merupakan salah satu gunung yang paling aktif di Indonesia dan gunung favorit para pendaki lokal. 

GUNUNG GEUREUDONG



Letak : Propinsi Aceh
Ketinggian : 2.885 mdpl
Koordinat Lokasi : -

Gunung yang terletak di Kabupaten Bener Meriah – Aceh ini merupakan gunung merapi. Informasi jalur wacana gunung ini masih sangat sedikit sebab memang sangat jarang didaki, kalah terkenal dengan gunung burnitelong yang berada disebelahnya, sebab posisi yang bersebelahan itu juga banyak orang yang salah sebut dengan kedua gunung ini.

7 Puncak Tertinggi Di Indonesia

7 Puncak Tertinggi Di Indonesia

Berikut ini ialah (tujuh) 7 puncak tertinggi di Indonesia atau seven summitnya Indonesia diantaranya ialah :

PUNCAK CARTENZS




Letak : Propinsi Papua
Ketinggian : 4.884 mdpl
Koordinat Lokasi : 04º 03′ 48″ LS 137º 11′ 09″ BT

Puncak tertinggi di Pulau Papua, di Indonesia, dan di Benua Australia dan Ociania (karena tertinggi di Asia ialah Everest) oleh sebab itu Puncak Cartenzs masuk dalam world seven summit atau tujuh puncak tertinggi di dunia. Puncak Cartenzs ialah gunung karang dengan salju awet diatasnya. Jalur pendakian sanggup dari jalur utara melalui Ilaga atau jalur selatan melalui Singa dan Tembagapura.

PUNCAK INDRAPURA GUNUNG KERINCI



Letak : Propinsi Jambi
Ketinggian : 3.805 mdpl
Koordinat Lokasi : 1°41'48.0"LS 101°15'51.0"BT

Puncak tertinggi di Pulau Sumatera dan puncak gunung api tertinggi di Indonesia. Pendakian pertama kali pada tahun 1877 oleh Arend Ludolf van Hasselt dan Daniël David Veth.

PUNCAK DEWI ANJANI GUNUNG RINJANI



Letak : Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)
Ketinggian : 3.726 mdpl
Koordinat Lokasi : 8°24'37.1"LS 116°27'29.8"BT

Puncak tertinggi di Pulau Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara juga Gunung api tertinggi kedua di Indonesia sesudah Gunung Kerinci. Pada ketinggian 2000 meter terdapat sebuah caldera yang membentuk danau segara anak, di tengahnya terdapat gunung barujari. 

PUNCAK MAHAMERU GUNUNG SEMERU



Letak : Propinsi Jawa Timur
Ketinggian : 3.676 mdpl
Koordinat Lokasi : 8°06'30.4"LS 112°55'23.7"BT

Puncak tertinggi di Pulau Jawa dan gunung api tertinggi ke tiga di Indonesia. Di pertengahan jalur pendakian terdapat sebuah danau yang sangat indah yaitu danau ranu kumbolo. Pendakian pertama kali dilakukan pada tahun 1838 oleh Clignet.

PUNCAK RANTEMARIO GUNUNG LATIMOJONG



Letak : Propinsi Sulawesi Selatan
Ketinggian : 3.430 mdpl
Koordinat Lokasi : 3°23'06.0"LU 120°01'26.8"BT

Puncak tertinggi di Pulau Sulawesi, bukan gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Akses jalur normal pendakian sanggup dari desa Karangaan.

PUNCAK BINAIYA GUNUNG BINAIYA



Letak : Propinsi Maluku
Ketinggian : 3.027 mdpl
Koordinat Lokasi : 3°10'23.7"LS 129°27'17.9"BT

Puncak tertinggi di Kepulauan Maluku tepatnya berada di Pulau Seram wilayah Maluku Tengah. Gunung ini tidak termasuk gunung api. Untuk rute pendakian sanggup di mulai dari Desa Kanike. Gunung termasuk jarang dijamah sebab dihadapkan pada tantangan titik awal pendakian yang dimulai dari 0 mdpl.

PUNCAK KAKAM GUNUNG BUKIT RAYA



Letak : Propinsi Kalimantan Tengah
Ketinggian : 2.278 mdpl
Koordinat Lokasi : 0°39'33.0"LS 112°41'17.9"BT

Sebenarnya puncak tertinggi di Pulau Kalimantan ialah Puncak Kinabalu (4.095 mdpl) tetapi sebab letaknya di Negara tetangga maka jadilah Puncak Kakam Gunung Bukit Raya tertingginya di Pulau Kalimantan.