Wisata Rumah Pohon Bekasi, Objek Wisata Alam Yang Lengkap Untuk Buah Hati

Rumah Pohon Jatiasih
Rumah Pohon Jatiasih Bekasi. Foto: Tribunwisata.com

Wisata Keluarga - Tempat Wisata Rumah Pohon bekasi ini wisatawan akan merasakan suasana yang sangat sejuk dan pemandangan yang hijau. Ada banyak sekali rumah pohon yang ada di tempat ini untuk anda bisa memasukinya dan sekaligus juga untuk mengambil foto sebagai dokumentasi. Ada satu peraturan yang harus ditaati oleh semua pengunjung yaitu tidak boleh merokok ketika berada di dalam rumah pohon, sebab kawasan wisata ini sudah menyediakan lokasi khusus bagi para perokok di objek wisata ini.

Objek wisata alam yang menampilan rumah-rumah yang disusun oleh pohon sehingga menjadikan sebuah  bangunan yang benar-benar natural. Lokasinya yang dikelilingi oleh pohon-pohon besar dan sebuah danau membuat suasana yang teduh dan asri. Tidak hanya rumah pohon saja yang dapat kita jumpai disini karena terdapat banyak wahana permainan yang dapat kita nikmati dengan harga yang terjangkau.

Rumah pohon Jatiasih Bekasi ini juga menyediakan paket liburan untuk anak-anak sehingga sangat pas jika digunakan untuk libur akhir pekan bersama keluarga. Sehingga berkunjung ke tempat ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk anda melihat sekaligus memasuki rumah-rumah yang dibangun di atas pohon saja namun juga sekaligus melakukan kegiatan fisik yang sangat menyenangkan.


Fasilitas dan Permainan di Objek Wisata Rumah Pohon Bekasi

Fasilitas dan aktifitas di Wisata Rumah Pohon yang bakal memacu adrenalin buah hati yang berkunjung, misalnya flying fox dan wall climbing yang menuntut keberanian sang anak. Untuk menikmati flying fox ini anak-anak harus memanjat sebuah menara lalu meluncur melalui lintasan tali menyeberangi sebuah danau dan begitu juga dengan wall climbing yang mengasah mental mereka.


Tempat wisata  di bogor ini memang khas dengan kegiatan outbound. Permainan lainnya seperti meniti tali, jembatan gantung, rumah pohon atau kejar tangkap di labirin dijamin bakal membuat anak-anak jagoan betah berlama-lama.
Rumah Pohon Jatiasih
Foto: Lintasbekasi.com
Bagi anak-anak dan dewasa yang mempunyai minat mobil-mobilan di tempat wisata jatiasih wisatawan dapat mencoba berkeliling track mengendarai motor ATV untuk melatih koordinasi, konsentrasi dan ketangkasan.

Dengan fasilitas yang begitu lengkap banyak wisatawan dari luar kota yang lebih menyukai untuk menghabiskan lebih dari satu hari di sini sehingga terdapat berbagai pilihan hotel murah di Bekasi yang juga ramah keluarga dan anak-anak.

Baca Juga:
Wisata Rumah Pohon juga menyediakan sebuah kolam untuk perlombaan menangkap ikan. Dan Wisata Rumah Pohon juga tersedia danau mini yang dipenuhi berbagai jenis ikan serta saung untuk bersantai sambil mengawasi anak-anak yang bisa berkeliling danau memakai rakit sambil memberi makan ikan.

Bagi adik yang masih balita, di Wisata Rumah Pohon tersedia fasilitas taman bermain yang cukup lengkap seperti tabung luncur, ayunan hingga kolam pasir. Orang tua bisa mengawasi anak-anak bermain di playground sambil menyantap bakso atau pilihan menu makan siang lainnya yang bisa dipesan dari kantin. Tersedia juga musholla dengan toilet yang cukup bersih untuk Anda yang ingin menunaikan ibadah sholat.


Harga Tiket dan Daftar Paket Outbond Rumah Pohon Bekasi



Harga tiket masuk ke tempat wisata rumah pohon Jatiasih adalah Rp 70,000.00. Ada baiknya saat weekend atau hari-hari besar konfirmasi harga lewat call center dulu. Karena sewaktu-waktu harga tiket dapat berubah.

Daftar harga paket outbond di Rumah Pohon Bekasi
  • Paket Full Outbond Rp 70,000,- kegiatan yang akan berlangsung selama satu jam dan meliputi permainan ice breaking, labirin, climbing wall, flying fox, tangkap ikan, jembatan gantung, pentagon dan juga disediakan paket makan dan minum.
  • Paket Mini Outbond Rp 50,000,- kegiatan ini hanya berdurasi selama 15 menit saja.
  • Penyewaan ATV untuk menyusuri track berlumpur dengan tarif Rp 40,000,- untuk orang dewasa, dan Rp 30,000,- untuk anak-anak.
  • Flying fox dan wall climbing Rp 25,000,- bagi anda yang enggan mengikuti kegiatan paket full outbond.
  • Kegiatan memancing khusus untuk orang tua dengan HTM Rp 10,000- dan bagi anda yang belum membawa alat pancing bisa menyewanya dengan biaya Rp 20,000,- saja.

Kuliner

Berlibur rasanya tentu kurang pas jika tidak diselingi dengan wisata kuliner, dengan suasana alam yang begitu kental rasanya sayang untuk tidak diisi dengan menyantap makanan yang tradisional pula, di lokasi Rumah Pohon Bekasi ini anda juga bisa menemukan saung-saung yang bisa digunakan untuk menyantap menu-menu istimewa yang telah disediakan, diantaranya adalah nasi bakar, nasi timbel, sayur asem dan masih banyak lagi menu tradisional lainnya.

Suasana santap siang anda akan semakin nikmat karena saung-saung tersebut sengaja diarahkan ke danau untuk menambah keindahan suasana.

Bagi anda yang ingin berkunjung ke Rumah Pohon Jatiasih Bekasi ini bisa langsung bertandang ke Jalan Raya Parpostel, Jatiasih, Bekasi dan dibuka mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB. Happy traveling...

Persiapan Melakukan Pendakian Gunung Pulosari Pandeglang

Wisata alam Gunung Pulosari
Lanscape Gunung Pulosari, Pandeglang. Foto: Instagram


Gunung Pulosari adalah sebuah gunung mungil yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, bisa dibilang Gunung Pulosari adalah gunung paling populer di Banten karena selain tidak terlalu tinggi, pemandangan yang ditawarkan juga cukup indah.

Gunung Pulosari sendiri memiliki ketinggian 1346 Mdpl, walaupun tingginya yang tidak melebihi Gunung Andong di Magelang, tapi jangan salah, jalur pendakian di Gunung Pulosari cukup menguras tenaga.

Bagi masyarakat sekitar, Gunung Pulosari adalah gunung yang penuh misteri karena ditemukan banyak arca dan situs-situs kuno disekitar kawasan gunung.

Di Museum Nasional Indonesia di Jakarta terdapat sejumlah arca yang disebut "arca Caringin" karena pernah menjadi hiasan kebun asisten-resisten Belanda di tempat tersebut. Arca tersebut dilaporkan ditemukan di Cipanas, dekat kawah Gunung Pulosari.

Menurut pengalaman para pendaki yang sudah mendaki di Gunung Pulosari, walaupun tingginya hanya 1346 Mdpl, namun jalur pendakiannya hampir mirip dengan jalur Gunung Cikuray dan Gunung Gede via Putri.



Pendakian Gunung Pulosari, Banten
Pendakian Gunung Pulosari, Banten

Nah, bagi kamu yang ingin mendaki di Gunung Pulosari, sebelumnya kamu bisa membaca informasi berikut sebagai referensi.



Cara Menuju ke Basecamp Gunung Pulosari


Untuk menuju ke Basecamp Gunung Pulosari, kita bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, namun lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Dari Pandeglang kamu tinggal menuju kearah pertigaan Mengger, setelah sampai di Mengger kamu tinggal lurus saja menuju Mandalawangi, tetap lurus hingga kamu sampai di Pari hingga kamu menemukan Pasar Pari.

Tidak jauh dari Pasar Pari akan terdapat petunjuk bertuliskan Tempat Wisata Pulosari, ikuti saja petunjuk tersebut hingga kamu sampai di lokasi.

Sedangkan bagi kamu yang ingin menggunakan transpotrasi umum, kamu bisa naik kereta dengan jalur :

Tanah Abang/Duri - Rangkasbitung, St. Rangkas - Terminal Mandala, Terminal Mandala - Pandeglang, Pandeglang - Pasar Pari, dari Pasar Pari menuju Warung/Basecamp harus naik ojek.

Atau kamu juga bisa menggunakan bus dengan jurusan Kalideres – Labuan dan turun di pertigaan Mengger lalu dilanjutkan dengan naik angkot menuju Pari dan dilanjutkan lagi dengan ojek menuju Basecamp.


Biaya Retribusi Gunung Pulosari


Rp. 10.000/orang

(harga tiket bisa berubah kapanpun)

Lokasi Camp Terbaik

Lebih disarankan untuk mendirikan tenda di sekitar kawah karena areanya yang sangat luas dibandingan di puncak yang cukup sempit dan akan langsung penuh saat banyak pendaki.


Sumber Air di Gunung Pulosari


Ya, di Gunung Pulosari terdapat sebuah air terjun bernama Curug Putri yang dijadikan sebagai tempat wisata, lokasi Curug Putri setelah kita melewati Pos 1, biasanya para pendaki lebih memilih berlama-lama disini untuk bersantai.

Apakah Terdapat Warung di Jalur Pendakian Gunung Pulosari ?

Terdapat warung di Basecamp dan Kawah, namun untuk warung di area kawah biasanya memiliki harga yang cukup mahal.

Apakah Jalur Pendakian Gunung Pulosari Mudah ?

Sesuai pengalaman para pendaki, jalur pendakian Gunung Pulosari bisa dibilang cukup menguras tenaga, jalur akan semakin berat setelah kita melewati Curug Putri, dari situ jalur lebih didominasi oleh tanjakan dan sangat minim “bonus”.

Berapa Lama Pendakian di Gunung Pulosari ?

Rata-rata waktu pendakian di Gunung Pulosari sekitar 3 jam, tergantung kecepatan kita dalam berjalan, terutama ketika dari kawah menuju puncak, disini terdapat dua jalur yang bisa kita pilih.

Pertama dengan mendaki melalui jalur Vertikal dengan kemiringan hampir 70 derajat namun hanya memakan waktu kurang lebih 45 menit saja, atau memutari punggung gunung tapi memakan waktu lebih lama, yaitu sekitar 1 jam lebih.


Tips Mendaki di Gunung Pulosari Banten:


  1. Waktu terbaik untuk mendaki di Gunung Pulosari adalah saat musim kemarau, karena saat musim hujan jalur akan sangat licin.
  2. Sumber air yang jernih adalah di Curug Putri, selain itu biasanya keruh karena ulah para pendaki nakal.
  3. Lokasi camp terbaik adalah di Kawah
  4. Di Kawah terdapat warung dan kamar mandi, jadi kamu tidak perlu kawatir buang air sembarangan.
  5. Disarankan utnuk melatih fisik seminggu sebelum mendaki, karena walaupun tidak terlalu tinggi tapi Gunung Pulosari memiliki jalur yang cukup susah.

Nah, jadi kapan kamu berencana mendaki di Gunung Pulosari.

6 Cara Memilih Tas Gunung Serta Fitur Kelengkapannya yang Harus Dimiliki

Tas Gunung Consina

Tas gunung atau tas carrier perlengkapan penting dalam kebutuhan mendaki gunung. Dengan tas ini kita bisa menyimpan berbagai barang bawaan karena kapasitasnya yang lebih besar dari tas biasa.

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali jenis tas carrier yang bisa kita beli dengan mudah, tapi untuk menjamin kualiatasnya tentu diperlukan ketelitian. Nah, di bawah ini ada beberapa cara dalam membeli dan memilih tas carrier yang baik untuk melakukan kegiatan pendakian.

1. Pilih Merek/Brand yang Sudah Terjamin Kualitasnya

Semakin populernya kegiatan mendaki gunung, kini juga semakin menjamurnya produsen-produsen tas gunung yang mematok harga cukup bersaing.

Tapi, agar kamu tidak menyesal, sangat disarankan untuk membeli tas gunung dari produsen yang sudah terkenal kualitasnya seperti Eiger, Consina, Rei, Deuter dan masih banyak lagi.

Walaupun cukup mahal, namun produk dari brand-brand diatas sudah teruji kualitasnya.

2. Pilih Sesuai Fungsi Utama
Apa tujuanmu membeli tas gunung ? untuk mendaki gunung atau sekedar traveling biasa? Sebelum memutuskan untuk membeli tas carrier, perhitungkan terlebih dahulu tujuan utamamu membeli tas carrier.

Pilih lah sesuai dengan fungsi utama, Karena setiap tas carrier memiliki fungsi masing-masing.

3. Kapasitas Tas Gunung

Selain fungsi, kapasitas tas gunung juga menjadi salah satu faktor yang harus kamu perhatikan.

Kapasitas tas gunung ini akan menyesuaikan seberapa lama pendakian yang kamu lakukan, jika cukup lama tentu kamu harus memiliki tas gunung berkapasitas besar bukan?

4. Berat Badan dan Tinggi

Jika kamu memiliki berat badan dibawah rata-rata atau kurus, lebih disarankan untuk menggunakan tas gunung berkapasitas medium.

Walaupun hal ini tidak menjadi faktor utama, namun juga harus kamu perhatikan karena tidak semua orang memiliki kekuatan yang sama.

Dan jika kamu memiliki tinggi badan dibawah rata-rata, pilihlah tas yang tidak terlalu tinggi juga.

5. Pilih Tas Carrier yang Ringan Tapi Kuat

Tidak semua tas gunung yang kuat memiliki berat yang ringan, jadi sebelum membeli tas gunung, cobalah angkat tas tersebut, apakah beratnya cukup ringan atau sudah berat walaupun tidak ada isinya.

Sebab, jika tas gunung tersebut cukup berat, maka akan bertambah berat jika sudah terisi barang. Sebaliknya, tas gunung yang ringan juga tidak selalu kuat, jadi pintar pintarlah dalam memilih.

6. Memiliki Fitur Cukup Lengkap

Nah, inilah salah satu faktor terpenting dalam memilih tas gunung, selain faktor-faktor diatas, pastikan juga tas gunung yang kamu pilih memiliki fitur yang cukup lengkap.


Fitur yang harus ada di miliki tas gunung adalah :


Cover Bag

Tidak semua tas gunung memiliki cover bag bawaan, walaupun kita bisa membelinya secara terpisah, tapi alangkah lebih baik jika kamu membeli tas gunung yang sudah lengkap dengan cover bagnya.

Memiliki Banyak Kantong
Tas gunung yang baik adalah yang memiliki banyak kantong, kantong-kantong ini bisa kita isi dengan botol minum atau makanan ringan yang dapat kita ambil sewaktu-waktu, jadi tidak perlu membuka reslesting utama.

Tali Pengatur Atas

Tas gunung yang sudah terisi penuh, bagian atasnya cenderung menggelantung ke belakang, karena itu pastikan tas gunung pilihanmu memiliki tali pengatur atas yang terletak diantara puncak bantalan bahu atas dan badan ransel.

Tali Bahu atau Bantalan Bahu

Pilihlah bantalan bahu yang empuk tapi tidak kempes jika ditekan, dan juga terdapat tali webbing yang dihubungkan ke bagian atas ransel.

Tali Pinggang

Tali pinggang merupakan salah satu komponen terpenting dalam tas gunung, karena sebagian besar berat tas akan ditopang oleh tali pinggang ini. Karena itu pilihlah tali pinggang yang empuk dan nyaman.

Tali Dada
Tali dada adalah tali yang menghubungkan antara kedua bantalan bahu, tali ini berfungsi menjaga bantalan bahu agar tetap di tempatnya.

Rangka Dalam atau Besi Alumunium

Dalam tas carrier modern, kini sudah terdapat besi alumunium yang menjaga bentuk tas agar tetap tegak supaya tas tetap stabil dengan punggung kita. Pilihlah tas gunung yang memiliki double frame atau dua besi alumunium.

Bantalan Punggung

Pilihlah bantalan punggung yang nyaman ketika bersentuhan dengan punggung kamu, juga pastikan bantalan punggung tersebut dapat menyerap keringat dan empuk.

Nah, itulah tips memilih tas gunung yang baik sebelum anda membeli. Untuk masalah style bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

Kerkhoof Peucut Bukti Perlawanan Pejuang Aceh, Wisata Banda Aceh

Wisata Banda Aceh
Gerbang Kherkhoof Peucut, Wisata Banda Aceh. Foto: Instagram
Wisata Sejarah - Kеrkhооf Pеuсut аtаu Kuburаn Kerkhoof lеtаknуа bеrѕеbеlаhаn dеngаn Muѕеum Tѕunаmі di Banda Aсеh. Kherkhoof Peucut Adalah komplek kuburаn рrаjurіt Bеlаndа уаng tеwаѕ dalam Perang Aceh.

Ada ѕеkіtаr 2.200 tеntаrа belanda dаn Jenderal di makam dіѕіnі Inі juga ѕеbаgаі bukti bagaimana раrа Pеjuаng Aсеh dаlаm mеmреrtаhаnkаn “Negerinya” dengan hаrtа dan nyawa, уаng ѕаngаt gigih melawan kolonialisme Benlanda.


kоmрlеk реmаkаmаn Kerkhoof Peucut
Foto: Instagram

Dаlаm ѕеjаrаh Bеlаndа, Perang Aсеh Mеruраkаn Pеrаng yang раlіng раhіt yang melebihi раhіtnуа pengalaman mеrеkа pada ѕааt “perang nероlеоn”. Kuburаn Kеrkhоff mеruраkаn pemakaman tеrbеѕаr kedua tеntаrа belanda ѕеtеlаh уаng реrtаmа tеrbеѕаr di Bеlаndа.

kоmрlеk реmаkаmаn Kerkhoof Peucut, jugа tеrdараt mаkаm Mеrаh Pupok, Putra Sultаn Iѕkаndаr Mudа уаng telah dimakamkan jauh lеbіh аwаl dаrі keberadaan kuburan Prаjurіt Bеlаndа.

Candi Ratu Boko, Tempat Wisata Yogyakarta untuk Menyaksikan Sunset

Yogyakarta adalah salah satu pilihan tempat wisata favorit yang banyak dikunjungi di Indonesia. Mengapa tidak, banyak jenis wisata lengkap yang menarik dari kota yogyakarta ini dari wisata kuliner khas Jogja, Malioboro wisata yang sudah kerap terdengar, wisata alamnya, Wisata sejarah, Wisata Candi dan juga masih banyak potensi wisata baru yang muncul di kota jogjakarta ini.

Bagi sebagian orang, berwisata ke Candi menjadi pilihan favorit, karena ketika kita berkunjung ke Candi, kita bisa belajar sejarah sambil berwisata. Berbicara mengenai Candi, di Jogja terdapat sebuah komplek candi yang tak kalah menarik untuk kita kunjungi. Yaitu Istana Ratu Boko atau juga disebut Candi Ratu Boko, yang terletak tak jauh dari Candi Prambanan


Wisata Yogyakarta Candi Boko
View sunset di candi ratu boko. foto : Instagram

Keunikan Candi Ratu Boko

Selain Candi Plaosan, biasanya wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan juga menyempatkan untuk berkunjung ke komplek Candi Ratu Boko ini, ketenaran dari tempat wisata Jogja satu ini memang tak sepopuler Candi Prambanan, namun pemandangannya tak kalah indah lho.

senja di gerbang masuk candi ratu boko
senja di gerbang masuk candi ratu boko. foto : @ivepaw


Jika kamu sedang berkunjung ke Candi Prambanan, mungkin juga akan ditawari tiket terusan menuju ke Candi Ratu Boko, ya, karena kedua objek wisata ini berada dalam satu pengelola. Saat pertama kali kita sampai di lokasi komplek Candi Ratu Boko, hal pertama yang akan kita lihat adalah gerbang dari Candi Ratu Boko yang terlihat kokoh berdiri.

Di objek wisata Candi Ratu Boko, komplek candinya sendiri bisa dibilang cukup sedikit, namun jangan salah, keseluruhan luas dari objek wisata ini sekitar 25 hektar lho, jadi siapkan fisikmu jika ingin mengelilingi kawasan ini.

Candi Ratu Boko memang sedikit berbeda dari kebanyakan candi pada umumnya. Jika zaman dahulu candi dibangun untuk keagamaan, tapi komplek Candi Ratu Boko lebih mirip dengan istana, yang lengkap dengan gerbang masuk, pendopo, goa, hingga pagar pelindung.

Di kawasan Candi Ratu Boko ini juga terdapat gardu pandang yang menawarkan pemandangan Candi Prambanan dari kejauhan dan gunung merapi, merbabu juga akan terlihat jika cuaca sedang cerah.

Letak Candi Boko berada di dataran tinggi menjadikan udara di komplek Candi cukup sejuk, terlebih lagi pengelolaannya yang terlihat profesional karena menjadi satu dengan pengelolaan Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

Candi Ratu Boko juga terkenal dengan pemandangan sunsetnya, matahari terbenam yang terbingkai oleh bangunan candi memang terlihat sangat menarik untuk kita lihat dan abadikan kedalam kamera.

Tiket masuk di komplek Candi Ratu Boko dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

Bagian Pertama (reguler)

Tiket biasa mulai dari jam buka hingga tutup dengan harga sekitar Rp. 25.000/orang.

Bagian Kedua (sunset view)

Bagian tiket kedua kategori sunset, yaitu mulai dari jam 3 sore hingga tutup dengan harga sekitar Rp. 100.000/orang.

Tips berkunjung untuk menyaksikan sunset di candi boko:

Jadi jika kamu ingin melihat sunset, kamu bisa datang jam 2 siang atau pagi hari, walaupun harus menunggu cukup lama, tapi kamu hanya membayar tiket reguler saja, berbeda jika kamu datang sekitar jam 4-5 sore, maka kamu harus membayar harga tiket kategori sunset.


suasana candi ratu boko saat musim kemarau. foto : @mytrip.id
Walaupun berada di ketinggian, namun cuaca di Candi Ratu Boko saat siang hari terkadang bisa sangat panas, apalagi jika musim kemarau, jadi pastikan kamu menggunakan penutup kepala dan pakaian yang menyerap keringat ya.

Fasilitas Objek Wisata Candi Boko :

  • Pusat Informasi
  • Tempat Parkir
  • Warung Makan
  • Dan masih banyak lagi.
Harga Tiket Masuk Candi Ratu Boko :
  1. Anak Anak (dibawah 6 tahun) : Rp. 10.000/orang
  2. Dewasa (diatas 6 tahun) : Rp. 25.000/orang
Jam Buka tempat wisata :

06:00 - 17:00 WIB

Akomodasi (Penginapan)

Untuk penginapan, sudah terdapat banyak hotel tak jauh dari komplek wisata Candi Ratu Boko, tinggal dipilih-pilih saja.

Lokasi :

Alamat Wisata Candi Boko di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta
  • 15 km dari pusat kota Yogyakarta melalui Jl. Laksda Adisucipto (33 menit)
  • 25 km dari pusat kota Klaten melalui Jl. Raya Solo (43 menit)
  • (perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala) 

Tips Saat Berlibur Ke Candi Ratu Boko :

  1. Datanglah saat pagi atau sore hari, karena biasanya saat siang cuaca akan terasa panas.
  2. Sangat cocok untuk kamu yang menyukai wisata sejarah.
  3. Jangan mencoret coret bagunan.
  4. Jangan membuang sampah sembarangan.
  5. Pastikan kamu melihat sunset
Nah begitulah ulasan singkat tentang Wisata Candi Boko salah satu candi tebesar di Yogyakarta ini, objek wisata ini layak menjadi salah satu tujuan tempat wisata yang wajib anda kunjungi di jogja, untuk mempelajari sejarah dan menikmati alam terbuka.

Hutan Pinus Pengger, Spot Foto Instagramable dan Romantis di Yogyakarta

Wisata Yogyakarta
Pemandangan Hutan Pinus Pengger dimalam hari. foto: instagram

Berbagai tempat wisata di Yogyakarta yang keren memang tidak ada habisnya jika di ulas terutama wisata alam. Mungkin kamu sudah tidak asing dengan deretan pantai cantik di Gunung Kidul yang mengundang banyak wisatawan yang berkunjung.

Namun bagaimana dengan Kabupaten lainnya seperti Bantul? Pasti, Kabupaten Bantul tidak kalah menariknya untuk anda kunjungi, karena Kabupaten satu ini memiliki banyak sekali wisata alam yang didominasi oleh perbukitan, salah satunya adalah Hutan Pinus Pengger.



Keunikan tempat wisata Hutan Pinus Pengger


Selama ini wisata alam hutan pinus memang sedang digandrungi oleh kalangan muda, kita lihat saja, di beberapa daerah di Indonesia ikut meramaikan jenis wisata ini. Setelah foto-foto kerennya muncul di sosial media, kini Hutan Pinus Pengger menjadi salah satu spot favorit yang harus dikunjungi, terutama bagi pecinta fotografi.

Hutan Pinus Pengger tak hanya menawarkan rimbunnya pepohonan pinus saja, melainkan di tempat wisata Yogyakarta satu ini juga terdapat banyak spot foto keren yang romantis dan instagramable.

Pemandangan eksotis saat senja di hutan pinus pengger. Foto: @noviahaling

Berbeda dengan hutan pinus pada umumnya, jika hutan pinus lainnya hanya cocok dikunjungi saat siang, Hutan Pinus Pengger malah cocok dikunjungi ketika malam hari.

Di Hutan Pinus Pengger ini kita akan disuguhi kerlap-kerlip lampu kota yang nampak layaknya bintang di bumi. Tapi bagi kamu yang ingin berkunjung di siang haripun tak masalah akan disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan.


Fasilitas


Untuk memanjakan pengunjung Hutan Pinus Pengger telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang cukup lengkap, selain itu di Hutan Pinus Pengger juga terdapat gardu pandang atau rumah pohon berbentuk jembatan seperti yang ada di Bukit Gancik Selo, Boyolali.

Jadi anda jangan kuatir tentang fasilitas objek wisata alam hutan pinus, fasilitas yang telah disediakan yaitu:
  • Mushola
  • Tempat Parkir
  • Gazebo
  • Rumah Pohon
  • Spot Foto Romantis Malam Hari
  • Dan masih banyak lagi.
wisata yogyakarta
Gardu pandang atau rumah pohon . foto : @ama_bibu

Walaupun sangat direkomendasikan untuk berkunjung di malam hari. Tapi tidak ada salahnya kamu berkunjung lebih awal, yaitu saat sore hari, karena kita bisa melihat sunset dari salah satu spot kece di Hutan Pinus Pengger bernama Watu Ngadeg.

Pemandangan di Watu Ngadeg hampir mirip dengan Puncak Becici, karena itu kamu wajib mampir kesini. Bagaimana, apa kamu tertarik berkunjung ke Hutan Pinus Pengger Dlingo ?

Spot Watu Ngadeg Yogyakarta
Pemandangan di Watu Ngadeg. Foto: @dasyratnasari

Harga Tiket Masuk Hutan Pinus Pengger Bantul :
Hanya membayar parkir, namun banyak yang berkeluh kesah tentang keberadaan parkir.



Akomodasi (Penginapan)


Bagi kamu yang ingin menginap, sudah terdapat banyak penginapan tak jauh dari wisata alam Hutan Pinus Pengger.

Lokasi :
Alamat ; Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
20 Km dari pusat Kota Jogja melalui Jl. Pleret-Pathuk (47 menit)
(perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)


Tips Berlibur ke Hutan Pinus Pengger :

  1. Kapan saja merupakan waktu terbaik untuk berkunjung ke Hutan Pinus Pengger.
  2. Tapi, lebih direkomendasikan untuk berkunjung saat sore hari dan malam.
  3. Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.
  4. Sangat cocok untuk wisata keluarga atau wisata romantis bersama pasangan.
  5. Sangat cocok dikunjungi bagi kamu pecinta fotografi.
  6. Lebih disarankan untuk berkunjung menggunakan kendaraan pribadi.


Video Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta


Source: Ayah NuzHa Channel

Keunikan Wisata Alam Air terjun Gedad, Air Terjun Favorit di Kabupaten Gunung Kidul



Wisata Alam Yogyakarta
Air Terjun Gedad. foto : Instagram

Kabupaten Gunung Kidul merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dan memang terkenal dengan wisata pantai. Namun ternyata Gunung Kidul memiliki potensi wisata jenis lain yang tak kalah keren dengan Kabupaten lain di Yogyakarta. Seperti wisata alam air terjun Gedad yang belakangan ini ramai di kunjungi. Keberadaan wisata alam air terjun Gedad yang sangat asri dan alami ini dalam sekejab langsung menarik hati banyak wisatawan.


Keunikan Air Terjun Gedad Gunung Kidul


Dinamakan Air Terjun Gedad karena wisata Gunung Kidul satu ini berada di Dusun Gedad. Uniknya, penataan wisata Air Terjun Gedad ini mirip dengan Taman Sungai Mudal di Kulon Progo.

Tempat wisata Jawa Tengah
Pose didepan Air Terjun Gedad. foto : @rajif.ny

Air Terjun Gedad memang tidak terlalu tinggi, hanya memiliki ketinggian sekitar 10-15 meter saja, dengan karakteristik berundak atau bertingkat-tingkat. Aliran air di Air Terjun Gedad juga terbilang cukup jernih, tepat di bawah Air Terjun Gedad terdapat kolam mini yang dapat kita gunakan untuk menyegarkan muka dari panasnya siang hari. Suasana di Air Terjun Gedad bisa dibilang masih cukup alami, dengan rimbunnya pepohonan di sekitar air terjun yang membuat kita betah berlama-lam disini.

Pesona Wisata Alam Air terjun Gedad, Gunung Kidul. foto : @@novanirz

Fasilitas :


Fasilitas di wisata Air Terjun Gedad bisa dibilang masih minim dan dalam tahap pengembangan.



Harga Tiket Masuk Air Terjun Gedad :


Rp. 2.000/motor



Akomodasi (Penginapan)


Sejauh ini belum terdapat penginapan di sekitar Air Terjun Gedad.



Lokasi :

Alamat ; Dusun Gedad, Desa Banyusoco Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Jogja.
42 Km dari pusat Kota Jogja melalui Jl. Patuk-Dlingo (1 jam 28 menit)
(perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)

Rute Menuju Air Terjun Gedad Playen Gunung Kidul


Akses menuju Air Terjun Gedad Playen bisa dibilang susah-susah gampang, Air Terjun Gedad ini masih satu arah dengan Air Terjun Sri Gethuk, jadi kamu tinggal mengambil arah menuju Air Terjun Sri Gethuk saja.



Tips Berlibur ke Air Terjun Gedad Playen :


  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke Air Terjun Gedad adalah saat pagi hari, karena saat itu suasana masih terasa segar.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan outdoor.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.
  • Lebih disarankan menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor.
  • Bawalah bekal sendiri untuk berjaga jaga.
  • Jika tidak tahu arah, jangan malu untuk bertanya ke warga sekitar.


Peta Air Terjun Gedad Gunung Kidul



Pesona Sunset Pantai Drini, Salah Satu Pantai Unik Di Gunung Kidul Yogyakarta

Pesona Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta. Foto: Instagram

Gunung Kidul Yogyakarta, sebuah tempat wisata dimana terdapat banyak sekali tempat wisata pantai indah dan unik, salah satunya adalah Pantai Drini yang terletak di Desa Banjarejo, Tanjungsari. 

Pantai drini terletak tepat di sebelah timur Pantai Baron, karakteristik dari Pantai Drini sendiri cukup mirip dengan Pantai Indrayanti, dimana di Pantai Drini kita juga bisa menemukan sebuah pulau batu karang. Pulau inilah yang menjadi salah satu daya tarik dari Pantai Drini, karena seakan Pantai Drini dipotong oleh pulau tersebut menjadi dua bagian.
Pesona Sunset Pantai Drini Gunung Kidul, Yogyakarta. Foto : Instagram
Every sunset bring a promise for a new dawn.” -Ralph Waldo Emerson
Bagian timur Pantai Drini memiliki ombak yang lebih tenang, sedangkan di bagian barat ombak lebih besar karena mungkin dekat dengan Pantai Baron yang terkenal dengan ombaknya yang cukup besar, nah, sisi barat ini dijadikan nelayan sebagai jalur untuk berlayar.


Keunikan Tempat wisata Pantai Drini


Pada sisi barat Pantai Drini, kita bisa menemukan perahu-perahu nelayan yang terparkir di pinggir pantai, sedangkan di sisi timur terlihat deretan tebing besar yang berdiri kokoh. 
Di pulau karang tersebut banyak ditumbuhi tumbuhan santigi atau warga setempat biasa menyebutnya tumbuhan Drini, alhasil pantai inipun dinamakan Pantai Drini.
pulau karang di pantai drini. foto : @moehidayanto
Layaknya di Pantai Kukup, di Pantai Drini, tepatnya disebelah timur kita bisa menemukan beraneka ragam biota laut, seperti ikan hias dan lainnya yang bersembunyi dibalik karang.

Karena di sisi timur ombaknya lebih tenang, jadi banyak wisatawan yang lebih memilih mandi di sebelah timur daripada di sebelah barat.

Saat air laut surut, kamu bisa naik ke Pulau Karang tersebut, tidak perlu kawatir bersusah susah memanjat, karena sudah ada jalan menuju ke puncak, diatas Pulau Karang kita bisa melihat indahnya Pantai Drini dari ketinggian.

Setelah puas bermain air dan berkeliling, kamu bisa beristirahat di gazebo-gazebo yang sudah disediakan, hanya membayar sekitar Rp.10.000 kamu bisa menyewa gazebo tersebut yang berkapasitas sekitar 2-5 orang, menyantap makan siang sambil melihat indahnya Pantai Drini adalah kegiatan favorit sebagian wisatawan.

Salah satu yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Pantai Drini adalah melihat sunrise, karena Pantai Drini juga terkenal sebagai salah satu spot menarik untuk melihat indahnya matahari terbit di Jogja, jadi kamu tidak boleh melewatkan momen tersebut.

senja di pantai drini. foto : @fandyodiska

Fasilitas :


  • Gazebo
  • Tempat Parkir
  • Mushola
  • Warung Makan
  • Dan masih banyak lagi.

Harga Tiket Masuk Pantai Drini :

Rp. 10.000/orang (Pos Retribusi Pantai Baron)

Akomodasi (Penginapan)

Bagi kamu yang ingin menginap, sudah terdapat Hotel tak jauh dari Pantai Baron, kamu bisa mencarinya disana.


Rute Menuju Pantai Drini

Akses menuju Pantai Drini bisa dibilang cukup mudah karena jalannya yang halus ditambah dengan pemandangan tebing kapur disamping jalan yang nampak keren, kamu hanya perlu menuju ke arah Pantai Baron saja, lokasi Pantai Drini berada setelah Pantai Baron.

Tips Saat Berlibur Ke Pantai Drini :

  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pantai Drini adalah saat pagi atau sore hari.
  • Jangan lupa membawa pakaian ganti apabila kamu ingin mandi.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.
  • Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Map:


Objek Wisata Sumur Gumuling Masjid Bawah Tanah, Tempat Ibadah Para Raja Yogyakarta

Objek Wisata Sumur Gumuling, Masjid Bawah Tanah
Lorong Masjid Bawah Tanah Sumur Gumuling Foto: Instagram
Yogyakarta banyak memiliki tempat wisata unik selain dari keindahan alam dan pantai nya yang sudah menjadi tujuan wisata mancanegara dan domestik. Salah satu tempat wisata unik di Yogyakarta adalah Sumur Gumuling Masjid dibawah tanah.

Dua Ratus tahun yang lalu dari beberapa sumber Sumur Gumuling yang berarsitektur Jawa - Portugis adalah masjidnya para Raja-raja Yogyakarta. Sesuai dengan namanya, gumuling yang dalam Jawa berarti berputar dalam lingkaran, dan terdapat sebuah sumur di tengah bangunan sehingga menyerupai teater melingkar dengan telaga buatan di tengah serta rongga ditengahnya.

Baca juga:
Candi Ratu Boko, Tempat Wisata Yogyakarta untuk Menyaksikan Sunset

Sumur Gumuling masih bagian dari kompleks pesanggrahan Taman Sari Yogyakarta, dan masjid yang di bangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758 M. Untuk menuju Sumur Gumuling dulu ada dua buah jalan yaitu melalui gerbang barat dan gerbang timur. Sebenarnya gerbang – gerbang ini adalah bagian dari urung – urung (gorong – gorong). Gerbang barat saat ini hanya tinggal sisa – sisanya saja karena telah runtuh sehingga tidak mungkin dilewati, sedangkan gerbang timur masih dalam kondisi yang cukup baik dan urung – urungnya pun masih bisa dilewati.


Sumur Gumuling, Objek Wisata Instagramable di Yogyakarta
Sumur Gumuling, foto: @pesonaid_travel

Keunikan Masjid Bawah Tanah Sumur Gumuling


Menurut cerita yang beredar jika berjalan melalui gerbang timur menuju gerbang barat maka akan sampai ke pantai laut selatan tepatnya di Parangtritis, sekarang jalan tembus tersebut sudah ditutup.

Sumur Gumuling terdiri 2 lantai, pada waktu itu lantai 2 diperuntukan untuk imam dan jemaah pria, sedangkan lantai dasar diperuntukan untuk jemaah wanita. Meski berada di lantai bawah cahaya dan udara tetap masuk dengan baik disebabkan desain ruang tengah yg seperti cincin memiliki atap terbuka sehingga udara dan cahaya bisa masuk dengan leluasa. Inilah yang membuat design / bentuk masjid Sumur Gumuling banyak membuat orang terkagum – kagum.

Secara fungsi, lorong tersebut memang sengaja dibuat untuk mengelabui penjajah Belanda. Tepat di ujung lorongnya, terdapat area melingkar dengan satu titik di tengah yang dihubungkan oleh lima tangga di sekitarnya.


Lorong Masjid Bawah Tanah, Sumur Gumuling. foto: @feri_ekasulastyo

Selama ini memang belum diketahui secara pasti siapa arsitek yang membangun Tamansari.
Namun, menurut ahli dari luar negeri J Groneman, Pesanggrahan Tamansari dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I. Pelaksananya adalah Tumenggung Mangun dipuro dan di bantu Lurah Dawelengi. Dalam catatannya, J Groneman mengatakan, dalam proses pembangunan, Tumenggung Mangundipuro dua kali ke Batavia untuk mencari inspirasi bangunan gaya Eropa. Karena itu, bangunan Pesanggrahan Tamansari memiliki gaya Jawa dan Eropa.

Sumur Gumuling memiliki ketebalan tembok kurang lebih 1,25 meter. Sebab di sebelah utara, barat, dan selatan Sumur Gumuling dahulu merupakan segaran atau lautan, istilah orang jaman dahulu untuk menyebut kolam besar tempat penampungan air.

Baca juga:
Pantai Goa Cemara, Tempat Wisata Fotogenik dan Instagramable Yogyakarta

Letak Sumur Gumuling yang dikelilingi air membuat udara di dalamnya sejuk sehingga sangat nyaman dan bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah lima waktu dengan khusyuk. Meskipun Sumur Gumuling dikelilingi air, bangunannya tidak runtuh karena temboknya setebal 1,25 meter dan pembangunannya tidak menggunakan semen. Kolam segaran ini dihubungkan dengan kolam segaran yang mengelilingi Pulo Gedong yang luasnya 155×125 meter.

Air untuk memenuhi dua kolam segaran ini diambil dari Sungai Winongo dan Gajah Wong. Bekas saluran airnya masih ada, yakni berukuran 30×360 meter yang memotong jalan di sebelah utara Regol Gadung Mlati. Sehingga, jalan tersebut dilengkapi dengan jembatan gantung. Sedangkan di sebelah barat jembatan gantung ada panggung yang digunakan untuk melihat aktivitas perahu di kolam segaran.


Gerbang Masjid Bawah Tanah Sumur Gumuling. foto: @naiia119


Lokasi Sumur Gumuling


Lokasi Sumur Gumuling sendiri berada tepat di utara pemandian taman sari, atau bisa juga jika pengunjung memasukinya lewat Pasar Ngasem karena posisinya tepat di sebelah selatannya. Untuk yang belum tahu lokasi Taman Sari bisa melalui Alun – alun Utara ambil arah Pasar Ngasem lewat jalan sebelah barat Kraton Yogyakarta, sesampainya di pertigaan Ngasem belok ke kiri (timur), ikuti jalan hingga bertemu barisan tembok putih, dari situ akan ada petunjuk arah ke Taman Sari (Water Castle).

Nah bagi anda yang ingin melakukan perjalanan atau berwisata ke kota pelajar yogyakarta, jangan hanya singgah di Malioboro. Objek Wisata Sumur Gumuling bisa menjadi tujuan wisata anda yang ingin melihat kebudayaan dan arsitektur masjid bawah tanah yang telah dibangun ratusan tahun yang lalu.


Objek Wisata Taman Sari Yogyakarta
Taman Sari Yogyakarta. foto: @supsupjjang
Source artikel: berbagai sumber

Map


Wisata Telaga Sarangan, Tempat Wisata Favorit Keluarga

Magetan merupakan sebuah Kabupaten yang terletak berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah, tak heran kedua Kabupaten ini memiliki karakteristik alam yang tak jauh berbeda. Berbicara mengenai alam, di Magetan ada satu tempat wisata yang sudah sangat populer dan juga menjadi ikon wisata di Kabupaten tersebut. Namanya Telaga Sarangan.

Tempat Wisata Telaga Sarangan
Tempat Wisata Telaga Sarangan

Pict:   @ajieaerial


Apa yang Menarik di Telaga Sarangan Magetan ?


Bagi masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur, Telaga Sarangan merupakan tempat wisata yang sudah tidak asing di telinga mereka, karena memang Telaga Sarangan sudah sangat populer dikalangan wisatawan.


 Tugu Telaga Sarangan; foto : @egyzee

Telaga Sarangan merupakan sebuah danau atau telaga dengan luas kurang lebih 30ha dan kedalaman sekitar 28 meter yang berada di bawah kaki Gunung Lawu, yaitu gunung tertinggi ketiga di Jawa Tengah yang berada di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.Telaga Sarangan sendiri berada di ketinggian kurang lebih 1.000 Mdpl, membuat udara di tempat wisata Magetan ini cukup sejuk dengan suhu rata-rata 18oC.

Telaga Sarangan menjadi tempat wisata keluarga favorit di Magetan dan sekitarnya, setiap harinya Telaga Sarangan tak pernah sepi dan selalu dipenuhi wisatawan. Kegiatan favorit yang biasa dilakukan wisatawan di Telaga Sarangan adalah berkeliling telaga menggunakan speedboat.

Selain berkeliling telaga menggunakan speedboat, bagi kamu yang takut naik speedboat, kamu juga bisa menggunakan alternatif lain. Yaitu berkeliling objek wisata Telaga Sarangan menggunakan kuda atau delman yang sudah disiapkan.Walaupun secara administratif Telaga Sarangan berada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Tapi kenyataannya Telaga Sarangan malah lebih dekat dengan Tawangmangu, Karanganyar. Tak heran jika pengunjung di Telaga Sarangan lebih banyak dari Jawa Tengah.


pemandangan disekitar telaga sarangan. foto : @tukangperahu
pemandangan disekitar telaga sarangan. foto : @tukangperahu

 Fasilitas :
  • Speedboat
  • Berkeliling Menggunakan Kuda
  • Berkeliling Menggunakan Delman
  • Warung Makan
  • Air Terjun
  • Toilet
  • Mushola
  • Toko Souvenir
Dan masih banyak lagi.

Harga Tiket Masuk Telaga Sarangan :

Dewasa : Rp. 7.500/orang

Anak-anak (4-12 tahun) : Rp. 5.000/orangSpeedboat : Rp. 40.000 (1x putaran)

*harga speedboat tidak pasti, kadang naik tanpa pemberitahuan

Jam Buka :
Setiap hari : 08:00 - 18:00 WIB

Akomodasi (Penginapan)
Sudah terdapat banyak sekali hotel dengan harga murah hingga mahal di sekitar objek wisata Telaga Sarangan.

Tips Berlibur ke Telaga Sarangan :


  • Waktu yang tepat untuk berlibur ke Telaga Sarangan adalah di pagi hari.
  • Datanglah saat hari biasa, karena saat hari libur dan weekend Telaga Sarangan akan sangat penuh dengan pengunjung.
  • Jika kamu ingin naik Speedboad, pastikan untuk bertanya harga terlebih dahulu, dan sebisa mungkin untuk menawar.
  • Jangan lupa untuk menggunakan jaket ya, karena udara disini cukup dingin.

Nah begitulah artikel tempat wisata Telaga Sarangan sebagai tempat wisata keluarga di kabupaten jawa tengah.