Pedoman dalam Menguasai Teknik Dasar Navigasi Darat Bagi Pendaki Gunung


Teknik Navigasi Darat yakni salah satu keahlian yang harus dikuasai oleh seorang pendaki gunung atau pegiat alam bebas pada umumnya itu kalau anda tak ingin hanya disebut sebagai follower saja dalam sebuah tim pendakian.

Sebenarnya ada banyak keahlian yang harus anda kuasai dalam mendaki gunung atau melaksanakan aktifitas di alam bebas menyerupai keahlian survival, managemen pendakian, logistik, komuniasi, navigasi dan lain sebagainya. Di postingan kali ini penulis akan membahas wacana salah satu keahlian tersebut yaitu navigasi darat.


A. Maksud dan Tujuan Navigasi Darat


Navigasi darat yakni ilmu yang mempelajari wacana kemampuan memilih posisi dan arah perjalanan. Makara dalam sebuah pendakian teknik navigasi sudah mulai diterapkan mulai dari memilih titik awal perjalanan, titik final atau tujuan perjalanan dan arah perjalanan itu sendiri. Navigasi darat juga sangat mempunyai kegunaan untuk acara SAR atau keperluan olahraga menyerupai orientaring. Oleh alasannya yakni itu keberadaan seorang pendaki dengan keahlian navigasi punya peranan yang sangat krusial dalam tim.


B. Peralatan Dalam Navigasi Darat


Secara lebih sederhana teknik navigasi darat hanya membahas dua perkara utama yaitu menentukan posisi dan menentukan arah, memilih posisi memakai peta dan arah memakai kompas. Oleh kerena itu menguasai kedua peralatan tersebut yakni hal utama sebelum mempelajari lebih dalam wacana navigasi darat. Selain kedua peralatan tersebut diharapkan juga beberapa peralatan pendukung lainnya untuk mempermudah proses bernavigasi seperti:
  • busur derajat
  • kurva meter
  • protaktor (rumer)
  • penggaris
  • pensil
  • penghapus
  • altimeter
  • GPS

1. Peta

Dari beberapa jenis peta yang ada, khusus untuk kebutuhan navigasi darat peta yang digunakan yakni jenis peta topografi atau peta kontur yaitu peta yang menggambarkan bentuk bumi menjadi garis – garis kontur, dengan setiap garis kontur mewakili satu ketinggian. Ada dua jenis peta topografi yang sering digunakan untuk navigasi yaitu :
  • AMS (Army Map Service)
  • Map of the Earth Digital Indonesia (diterbitkan oleh BIG)

Peta yang diterbitkan oleh BIG (Body Geospatial Information) punya info yang lebih detail dan lebih umum digunakan untuk bernavigasi. Adapun ciri – ciri peta topografi tersebut yakni :


Peta Topografi Sumber : buletinbw.blogspot.co.id/

Peta terdiri dari bagian bingkai peta dan bab isi peta kedua bab tersebut berisi info yang saling berafiliasi wacana peta tersebut.


Pada Bagian Bingkai Peta Terdapat :

1. Judul Peta

Menunjukan lokasi yang ditunjukan oleh peta, biasanya untuk peta keluaran BIG ada dibagian kanan dan peta AMS ada dibagian atas.

2. Nomor Peta

Terdapat di bab kanan atas peta, fungsinya yakni sebagai nomor pendaftaran dari tubuh pembuat peta dan juga sebagai petunjuk bila anda memerlukan peta kawasan lain yang anda butuhkan. Biasanya dibagian bawah terdapat juga nomor – nomor peta yang ada disekeliling peta tersebut.

3. Skala Peta

Pada peta topografi terdapat dua macam penulisan skala yaitu skala angka dan skala garis. Skala peta sendiri yakni perbandingan jarak pada peta dan jarak bekerjsama dilapangan.

4. Skala Angka



1 : 1.500.000 artinya setiap 1 cm jarak di peta sama dengan 1.500.000 cm jarak sebenarnya.

5. Skala Garis  


Skala garis diatas pertanda bahwa setiap 1 cm sama dengan 15 km jarak yang sebenarnya, jadi jarak pada peta 2 cm berarti jarak bekerjsama dari titik A ke titik B yakni 30 km.

6. Legenda Peta


Legenda peta merupakan symbol – symbol yang digunakan dalam peta yaitu :

- Merah merupakan symbol untuk jalan
- Biru symbol untuk air bisa sungai atau danau
- Hitam symbol untuk bangunan dan
- Hijau symbol untuk hutan atau belantara

7. Tahun Pembuatan Peta

Menunjukan tahun pembuatan peta, semakin gres tahun pembuatan peta semakin uptodate data yang terdapat dalam peta tersebut terutama untuk medan yang sudah mengalami perubahan menyerupai terkena peristiwa tanah longsor atau gunung api yang gres meletus. 


8. Arah Utara Peta



Terdapat di bab bawah peta biasanya terdiri dari tiga garis arah utara yaitu :

- Garis utara bekerjsama (US) yaitu utara bumi.
- Garis utara grid (UG) yaitu utara garis – garis di peta.
- Garis utara magnetic (UM) yaitu utara yang ditunjukan oleh jarum kompas.

Pada Bagian Isi Peta Terdapat :


Garis Kontur

Garis kontur merupakan garis hayal untuk pertanda ketinggian yang sama dalam satu tempat. Garis kontur mempunyai beberapa sifat yaitu :
  • Merupakan petunjuk ketinggian tertentu, pada peta biasanya tercantum nilai ketinggiannya.
  • Daerah landai mempunyai jarak garis yang lebih lebar sementara kawasan curam mempunyai garis yang lebih rapat.
  • Beda ketinggian antara dua garis kontur yakni tetap walaupun kerapatannya berubah – ubah.
  • Punggungan gunung dipeta ditunjukan sebagai rangkaian kontur berbentuk’U’ melengkung menjauhi puncak dan lembah berujung tajam dan menjorok ke puncak ditunjukan sebagai rangkaian kontur berbentuk ‘V’.
  • Garis kontur tak pernah saling berpotongan
Koordinat Peta

Koordinat peta yakni kedudukan suatu titik pada peta yang ditentukan dengan memakai system sumbu yaitu garis yang berpotongan tegak lurus. Ada dua system koordinat yaitu :
  • Koordinat geografis, sumbu yang digunakan yakni garis bujur dan garis lintang yang sejajar dengan katulistiwa yang dinyatakan dalam satuan derajat, menit dan detik, contohnya 03º 22' LS 114º 40' BT
  • Koordinat Grid (UTM), yaitu suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak setiap titik acuan. Garis vertical diberi nomor urut dari selatan ke utara dan garis horizontal diberi nomor dari barat ke timur. Sisi koordinat mengenai penomoran 4,6, dan 8 dimana penomoran 4 angka digunakan untuk kawasan yang lebih luas sementara penomoran 8 anggka untuk kawasan yang lebih sempit.

2. Kompas


Kompas yakni alat utama dalam navigasi selain peta yang berfungsi sebagai penunjuk arah, sebelum mempelajari navigasi terlebih dahulu anda harus khatam soal kompas. Tetapi perlu di ingat arah utara yang ditunjukan oleh kompas yakni arah utara magnetic jadi bukan arah utara sebenarnya. 

Dari beberapa jenis kompas yang paling sering digunakan untuk navigasi yakni :


Kompas Bidik



Kompas bidik berfungsi untuk membidik besar derajat pada sebuah medan atau bentang alam bekerjsama untuk di proyeksikan dipeta. Kelebihan kompas ini yakni besar sudut bidikan bisa eksklusif terbaca melalui prisma dan sanggup eksklusif diketahui azimuth dan back azimunthnya.

Bagian - Bagian Dari Kompas Bidik


Keterangan :
  • Dial yaitu permukaan tempat angka dan huruf. Pada dial terdapat satuan derajat mulai dari 0°  360° dan huruf: N (north ), E (east) W, (west), S (south).
  • Tutup dial dengan dua garis bersudut 45° bab ini sanggup di putar.
  • Visir yaitu lubang dengan kawat halus pembidik sasaran.
  • Kaca pembesar yaitu untuk melihat derajat kompas.
  • Jarum penunjuk yaitu jarum yang selalu menunjuk utara magnet
  • Alat penggantung yaitu tempat ibu jari untuk menopang kompas ketika membidik.

Cara Menggunakan Kompas Bidik

  • Buka kompas dan tutupnya tegak lurus ke atas.
  • Tutupkan prisma di atas beling kompas.
  • Tarik cincin ibu jari jauh ke bawah.
  • Masukkan ibu jari dalam cincin dan letakkan jari telunjuk menekan kotak kompas.
  • Bawalah prisma ke depan mata.
  • Arahkan kompas pada medan yang dicari, sudut kompasnya dengan melihat celah melalui bidikan pada prisma, garis rambut berada pada satu garis dengan sasaran bidik.
  • Baca melalui prisma nilai skala mendatar yang ditunjukkan plot yang ada dalam kompas (ini merupakan sudut kompas).

Kompas Orientering


Kompas orienteering yakni kompas yang digunakan dalam orientasi atau perhitungan dan pembacaan peta secara langsung. Kompas ini mempunyai wadah transparan yang memudahkan membaca peta yang diletakkan dibawahnya.

Bagian - Bagian Kompas Orientering


Setelah mengetahui teori dasar wacana peta dan kompas maka pembahasan selanjutnya yakni navigasi darat memakai kedua peralatan tersebut, adapun keahlian dasar umum yang harus dikuasi yakni sebagai berikut :

C. Navigasi Darat


Orientasi Peta Dengan Bantuan Kompas

Orientasi peta yakni cara mengarahkan peta pada posisi yang benar yaitu memperlihatkan arah utara, sehingga sanggup memperlihatkan citra yang terang antara keadaan di peta dengan medan sebenarnya.

Langkah-langkah yang harus dilakukan yakni :
  1. Buka lembaran peta dan letakkan peta pada tempat yang datar
  2. Letakkan kompas orientering di atas peta tersebut dan sejajarkan arah utara kompas dengan utara peta
  3. pelajari dan amati keadaan medan dengan citra di peta secara seksama. Cari gejala medan yang paling menonjol di sekeliling dan temukan gejala tersebut di dalam peta. Lakukan untuk beberapa tanda medan. Ingat gejala medan itu, baik itu bentuknya dan tempatnya di medan bekerjsama maupun di peta.

Orientasi peta harus dilakukan sebelum perjalanan dimulai, tujuannya semoga kalau terjadi perubahan pada gejala medan, kita sanggup segera mengetahuinya. Perubahan tanda – tanda medan bisa saja terjadi contohnya lantaran peristiwa alam.


Azimuth

Azimuth atau sudut kompas yakni sudut yang terbentuk lantaran penyimpangan dari arah utara peta, besarnya azimuth dinyatakan dengan derajat (°) dan sudut dihitung sesuai arah jarum jam. 

Back Azimuth

Back Azimuth yakni sudut balik dari satu arah, back azimuth bertujuan untuk melaksanakan pengecekan apakah perjalanan yang dilakukan berada dalam satu garis lurus atau tidak. Dimana nilai sudutnya diperoleh kalau :
  • Arah kurang dari 180° maka back azimuthnya yakni (arah + 180° = back azimuth)
  • Arah lebih dari 180° maka back azimuthnya yakni (arah - 180° = back azimuth)

Adapun fungsi mengetahui azimuth dan back azimuth ini yakni untuk memudahkan anda melaksanakan ploting peta atau penarikan garis lurus di peta menurut sudut bidikan. Selain itu digunakan juga dalam metode pergerakan sudut kompas (lurus - man to man).

Prinsipnya yakni menciptakan lintasan berada pada satu garis lurus dengan cara membidikaan kompas ke depan dan ke belakang pada jarak tertentu.

Langkah-langkahnya yakni sebagai berikut:
  1. Plot titik awal dan titik final perjalanan di peta, tarik garis lurus dan hitung sudut yang menjadi arah perjalanan (sudut kompas). Lalu hitung juga sudut dari titik final ke titik awal. Sudut ini dinamakan back azimuth.
  2. Lihat tanda alam pada titik awal perjalanan dan perhatikan tanda alam lain pada lintasan yang dilalui.
  3. Bidikkan kompas seusai dengan arah perjalanan anda, kemudian tentukan tanda medan lain di ujung lintasan/titik bidik. Sudut bidikan ini dinamakan azimuth.
  4. Pergi ke tanda alam di ujung lintasan dan bidik lagi ke titik pertama tadi, hal ini untuk mengecek apakah arah perjalanan sudah sesuai dengan sudut kompas (back azimuth).
  5. Sering juga tidak ada tanda alam yang bisa dijadikan sasarn. Dalam hal ini sanggup dibantu oleh seorang rekan sebagai tanda. Sistem pergerakan semacam ini sering disebut sebagai sistem man to man.


Resection

Resection yakni memilih posisi kita pada peta dengan memakai dua atau lebih tanda alam.
Langkah-langkah dalam melaksanakan resection yakni :
  1. Lakukan orientasi medan.
  2. Temukan tanda alam yang gampang terlihat dan temukan di peta, minimal dua tanda alam.
  3. Bidik gejala alam tersebut dan ingat pada waktu membidik posisi anda dihentikan berubah.
  4. Lalu pindahkan sudut bidikan yang didapat ke peta, dan hitung sudut pelurusnya dari tanda alam tersebut.Titik perpotongan garis yang ditarik dari sudut pelurus tersebut yakni posisi kita.


Intersection

Kalau resection memilih posisi anda dipeta maka Intersection yakni memilih posisi benda lain di peta dengan memakai dua atau lebih tanda alam. Sebelum melaksanakan intersection sebaiknya anda melaksanakan resection terlebih dahulu lantaran untuk melaksanakan intersection anda lebih dahulu harus yakin dengan posisi anda di peta. 

Langkah-langkah dalam melaksanakan intersection antara lain :
  1. Lakukan orientasi medan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan resection.
  2. Bidik obyek yang ingin anda masukkan ke peta.
  3. Pindahkan sudut bidikan yang di sanggup ke peta.
  4. Lalu bergerak ke posisi lain dan lakukan resection, kemudian lakukan langkah b dan c.
  5. Titik perpotongan garis dari dua sudut yang didapat yakni posisi obyek yang dimaksud.

Sebenarnya ada banyak lagi materi yang harus dipahami dan dikuasai dalam mempelajari teknik navigasi darat ini, belum lagi perkara dilapangan yang sering sekali tidak sesuai dengan yang diharapkan. Navigasi bukan ilmu teoritis tetapi yakni ilmu yang sangat aplikatif jadi terus berguru dengan yang sudah mahir dan berpengalaman akan sangat membantu anda untuk cepat menguasai keahlian yang satu ini. 

Sumber : 
http://scdc.binus.ac.id/swanarapala/
http://pramukaria.blogspot.co.id/
https://buletinbw.blogspot.co.id/
https://wanabuana.wordpress.com/
http://organisasipecintaalambumi.blogspot.co.id/
https://rebanas.com/

Raja Ampat, Wisata Alam Eksotis Yang Ada Di Bumi Papua

Foto Ekosistem Bawah Laut Raja Ampat

Wisata Raja Ampat ialah tempat wisata di Papua yang telah mendunia. Ketenaran Raja Ampat sebagai salah satu destinasi perjalanan paling menarik telah didokumentasikan dalam film dokumenter yang berjudul “Edis Paradise 3″ dengan pemutaran perdananya di Swiss. Film dokumenter yang dibentuk oleh Avant Premiere ini mengangkat keindahan alam bawah maritim Raja Ampat di Papua yang disebut sebagai Amazon Lautan Dunia.

Julukan ini disandang alasannya ialah posisi Raja Ampat tersebut berada di sentra segitiga karang dunia. Raja Ampat yang termasuk dalam teritorial Papua Barat ini ialah formasi pulau dengan 610 pulau yang tersebar, tetapi gres hanya 35 pulau yang ditempati oleh penduduk.

Baca Juga:

Perlu diketahui bahwa 75% spesies ikan di dunia ini berada di perairan Raja Ampat. Lautan di Raja Ampat ialah ekosistem alam yang masih terjaga kelesetariannya hingga kini. Tingginya nilai strategis alam maritim di Papua tersebut menyebabkan wisata Raja Ampat di Papua dilindungi dengan undang-undang RI.

Hal ini untuk mencegah aneka macam tindakan pengrusakan ekosistem maritim yang semata-mata mengejar laba bisnis. Bukan tanpa alasan! Wisata Raja Ampat telah menjadi fokus wisata dunia pada saat-saat kini ini.

Ekosistem bawah Laut di Raja Ampat


Ekosistem bawah maritim wisata Raja Ampat
Wisata Raja Ampat di Papua memperlihatkan sejumlah objek wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan mancanegara pada khususnya, yakni diving. Kegiatan diving (penyelaman bawah laut) dan snorkeling di Raja Ampat akan memperlihatkan keindahan alam bawah maritim Raja Ampat di Papua yang begitu mempesona, dengan aneka macam jenis spesies ikan serta terumbu-terumbu karang yang hidup natural.

Diving di Raja Ampat akan memperlihatkan kepada Anda aneka macam aneka spesies ikan yang bahkan belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Ingat, 75% spesies ikan dunia berada di Raja Ampat. Pernahkah Anda melihat ikan pari manta? Lebar badan ikan pari ini bahkan mencapai 2 m.

Paling sedikit terdapat 1500 spesies ikan, 537 spesies koral, dan 699 binatang tak bertulang belakang yang sanggup Anda temukan di alam bawah maritim Raja Ampat. Untuk diving, Anda akan ditemani oleh ahlinya dan memakai peralatan menyelam yang lengkap. Jika Anda pernah melaksanakan diving di pantai-pantai lain, maka Anda akan begitu takjub terhadap keindahan bawah maritim Raja Ampat Papua.

Terumbu karang yang hidup menjadi tempat sumber makanan ribuan spesies ikan dan satwa maritim lainnya. Ekosistem yang sangat natural dan demikian mempesona inilah yang menciptakan Raja Ampat dijuluki sebagai Amazon Lautan Dunia.

Pesona Alam bawah Laut Raja Ampat


Foto Terumbu Karang
Alam bawah maritim wisata Raja Ampat (Foto Via annisazainal.wordpress.com)
Sebagian orang menyebutkan wisata Raja Ampat di Papua ini ialah nirwana wisata tersembunyi yang dimiliki oleh Indonesia. Wisata Raja Ampat mungkin sanggup dinobatkan sebagai wisata alam bawah maritim paling mempesona yang dimiliki oleh Indonesia. Yang sanggup menandingi keindahan alam bawah lautnya mungkin hanya wisata Pulau Weh di Sabang, Aceh. Jika tempat wisata Raja Ampat berada di potongan timur Indonesia, maka wisata Pulau Weh Sabang berada di potongan paling barat Indonesia.

Uniknya, kedua tempat wisata dengan acara diving-nya yang termasuk paling menarik di dunia tersebut justru menerima atensi yang besar dari para wisatawan luar negeri. Ketertarikan warga ajaib dan jumlah kunjungannya dengan tren yang meningkat waktu demi waktu menciptakan kedua tempat wisata maritim Indonesia ini menjadi begitu terpopuler di kalangan internasional. Justru para penikmat perjalanan dari dalam negeri yang kalah dalam mengunjungi tempat wisata maritim tersebut.

Harus diakui, faktor biaya ialah penyebab utama yang menciptakan kedatangan wisatawan domestik ke tempat wisata Raja Ampat Papua masih tergolong sedikit. Kondisi infrastruktur di Papua yang belum memadai serta besarnya biaya transportasi ke/dari Papua menciptakan sebuah tempat menarik di Papua ini belum ramai dikunjungi wisatawan Indonesia. Belum lagi perihal biaya fasilitas dan logistik yang harus dikeluarkan selama menikmati wisata di Raja Ampat tersebut.

Berbeda dengan turis ajaib yang mempunyai tingkat pendapatan lebih tinggi daripada warga Indonesia, kondisi keuangan yang lebih baik tersebut memungkinkan mereka untuk menikmati diving sebagai salah satu objek wisata Raja Ampat yang paling populer. Hal demikian juga terlihat di kawasan wisata Pulau Weh di Sabang Aceh. Tingkat kedatangan turis mancanegara lebih banyak ketimbang wisatawan domestik.

Keunikan wisata Raja Ampat


Diving dan snorkeling ialah salah satu acara wisata Raja Ampat yang paling terkenal. Namun, Anda harus tahu bahwa tempat wisata di Papua ini juga memiliki  hutan yang lebat, formasi kerikil kapur yang berwarna-warni, aneka spesies tumbuhan langka, serta sarang penyu di tepi pantai.

Sebagian wisatawan akan berselancar di Raja Ampat alasannya ialah tempat wisata ini mempunyai ombak maritim yang cukup menantang. Beberapa pulau di Raja Ampat yang paling sering dikunjungi ialah Pulau Wayag, Pulau Waiwo, Pulau Karang, Kepulauan Gam, dan Pulau Arborek. Jika Anda ingin melihat burung Cendrawasih yang menjadi satwa khas Papua, Anda sanggup mengunjungi Kepulauan Gam. Terdapat 4 jenis burung cendrawasih yang hidup di Kepulauan Gam tersebut, yaitu cendrawasih merah, cendrawasih besar, cendrawasih kecil, dan cendrawasih belah rotan.

Pulau Karang


Gugusan Pulau Karang, salah satu tempat wisata Raja Ampat (Foto via travel.detik.com)
Jika Anda tertantang untuk mendaki karang, pergilah ke Pulau Karang. Di pulau ini Anda akan mendaki karang dengan tingkat kemiringan mencapai 90 derajat. Jika berhasil hingga di atas, Anda akan terpukau dengan keindahan panorama maritim Raja Ampat. Di puncak karang tersebut, Anda sanggup melihat keselurahan pulau hijau yang dikeliling birunya air laut.

Rute transportasi ke wisata Raja Ampat


Untuk hingga di kepulauan Raja Ampat, tempat terdekat yang sanggup dijangkau pesawat terbang ialah kota Sorong, dengan jarak tempuh sekitar 6 jam penerbangan dari Jakarta. Biasanya pesawat akan transit di Makassar atau Manado. Maskapai yang mempunyai agenda penerbangan menuju Sorong antara lain Silk Air, Garuda Indonesia, Pelita Air, dan Merpati. Selanjutnya, Anda akan menuju Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Kota Waisai  ini terletak di Pulau Waigeo, salah satu dari 4 pulau utama (pulau besar) di Kepulauan Raja Ampat. Pulau besar di Raja Ampat ialah Pulau Misool, Pulau Salawati, Pulau Batanta, dan Pulau Waigeo.

Pulau Rumberpon, Pulau Nirwana Peminat Diving Di Papua

Foto Pulau Rumberpon Papua

Berbicara parawisata Papua memang tak akan pernah ada habisnya, Papua benar ibarat kata orang-orang: Surga kecil yang jatuh ke Bumi.

Jika Raja Ampat merupakan salah satu belahan nirwana Papua, maka serpihan-serpihan selanjutnya masih sangat banyak di daerah lain untuk mengakibatkan Papua benar-benar ‘surga’, salah satunya Pulau Rumberpon di Papua Barat. Pulau ini berada di sebelah utara Kabupaten Teluk Wondama atau berada di Selatan Kabupaten Manokwari. Jika dilihat di peta, Pulau Rumberpon akan nampak persis di bersahabat perbatasan kedua wilayah ini.

Pulau Rumberpon mengatakan suasana yang tenang, baik pulaunya maupun suasana air laut. Membuat pengunjung yang tiba kesana ibarat berada di pulau pribadi.

Salah satu kelebihan pulau ini yaitu terdapat beberapa objek untuk pengambilan gambar atau melaksanakan sesi pemotretan ibarat di Pantai Panjang, pantai dengan pasir putih yang halus, juga padang ilalang serta hutan manggrove di sisi-sisi pulau yang menambah manis pemandangan Pulau Rumberpon.

Baca Juga : Tempat Wisata Alam Fantastis di Papua yang Ramai di Kunjungi Wisatawan

Tak cuma itu, aktifitas pengunjung di Pulau Rumberpon sanggup dihabiskan dengan bersantai menyusuri pantai, snorkeling, menyelam, bermain ski air, berselancar, hingga memancing pun sanggup dilakukan.

Biota-biota bahari ibarat terumbu karang masih sangat alami disana dan tersebar hampir di sekeliling pulau. Ini memungkinan pengunjung bebas menentukan spot untuk bersantai.

Pulau Rumberpon (foto: Adi Uwphotography) Via harianpapua.com
Keunikan lain Pulau Rumberpon alasannya yaitu mempunyai binatang langka burung rusa (cervus timorensis), kuskus, elang bahari dan ikan duyung yang akan menambah keceriaan kalian berlibur kesana.

Untuk hingga di daerah ini memerlukan waktu sedikit usang alasannya yaitu harus ditempuh selama 5,5 jam memakai speedboat dari Manokwari. Alternatif lainnya dari Manokwari perjalanan lebih dulu melewati jalur darat menuju Ransiki selama 3 jam, dan dilanjutkan dengan speedboat selama 2 jam ke Pulau Rumberpon.

Dari Pulau Rumberpon kalian bisa mengunjungi salah satu pulau terdekat yaitu Pulau Misowaar yang mempunyai keindahan serupa. Namun, di Pulau Misowaar terdapat sumber air panas dengan kandungan sulfur yang dipercaya ilmu medis bisa menyembuhkan beberapa jenis penyakit kulit.

Rumah Adat, Istiadat dan Kebudayaan Daerah di Indonesia

Rumah Adat Indonesia – Berbicara tentang Rumah adat di indonesia tidak akan ada habisnya sebab banyak sekali banyak sekali jenis dengan nama dan ornamen bahkan arti yang berbeda-beda. Bangsa indonesia populer dengan banyak sekali adat istiadatnya ibarat semboyan bangsa ini bhineka tunggal ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Bhinneka tunggal ika menunjukan bahwa indonesia sangat bermacam-macam akan kebudayaan, suku, ras, dan agama termasuk salah satunya rumah adat Indonesia. Selain sebagai tempat tinggal rumah adat juga merupakan peninggalan sejarah nenek moyang bangsa indonesia yang harus dilestarikan.

Sebagai penerus bangsa ini anda sebagai pemuda bangsa harus mengenali rumah-rumah adat dan merawatnya dengan baik. Caranya dengan mengetahui dan mengenali nama-nama kebudayaan indonesia. Merupakan langkah awal yang dapat anda lakukan.


Mengenal Rumah Adat Indonesia


Rumah adat indonesia kurang lebih ada sekitar 35 jenis rumah adat yang berbeda. Saking banyak mungkin anda juga tidak terlalu hafal kalau dituntut untuk menghafalkannya secara spontan.

Nah untuk menambah wawasan anda perlu membaca artikel ini. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa rumah adat indonesia yang masih dipakai dikala ini.

1. Rumah Honai Provinsi Papua


Gambar Rumah Honai Provinsi Papua

Masyarakat papua populer dengan adatnya yang kental terbukti hingga dikala ini masih memakai adat-adat tradisional dalam menjalankan kehidupan mereka. Salah satunya yakni tempat tinggal mereka yang kebanyakan masih memakai desain rumah adat khas papua yaitu rumah Honai.

Bahan bangunan rumah ini hanya berasal dari ilalang dan kayu. Sedangkan desainnya bercirikan tanpa jendela dengan ukuran yang kecil.  Dengan atap berbentuk melengkung dan kalau dilihat akan ibarat jamur. Tentunya rumah ini mempunyai arti dan sejarah tersendiri bagi masyarakat papua.


2. Rumah Adat Gapura Candi Bentar Bali


Rumah Adat Gapura Candi Bentar Bali
Rumah Adat Gapura Candi Bentar Bali
Jika anda berkunjung ke provinsi bali niscaya akan disuguhkan pemandangan ornamen khas rumah bali yang sangat indah. Rumah adat gapura candi bentar ini merupakan rumah adat bali yang masih dipertahankan dikala ini. Tidak jarang juga design hotel, restaurant atau tempat umum lainnya masih kental dengan budaya bali.

Namun rumah-rumah gres yang dibangun dalam kurun waktu akrab ini sudah sangat sedikit yang menentukan gaya arsitektur rumah adat ini sebab bahan baku dan perawatannya cukup memakan banyak biaya.


3. Rumah Joglo Jawa Tengah


Gambar Rumah Joglo Jawa Tengah
Rumah Joglo Jawa Tengah
Jawa tengah mempunyai sebuah rumah adat dengan julukan nama Joglo. Dalam arsitektur rumah Joglo terbagi menjadi  beberapa kepingan dengan nama fungsi masing-masing. Bagian tersebut  yaitu di posisi paling depan berjulukan pendopo, kemudian pringgitan, dilanjutkan kepingan dalem,sentong, gandok tengen, kemudian gandok kiwo.

Masih banyak masyarakat jawa tengah masih mempertahankan arsitektur rumah Joglo ini. Pada umumnya rumah yang masih bergaya Joglo merupakan rumah tinggalan dari orang renta atau nenek moyang mereka. Namun beberapa ornamen dari hotel-hotel atau sebuah pendopo pengayoman di balai kabupaten juga masih banyak yang mengusung ciri khas jawa tengah ini.


4. Rumah Gadang Sumatera Barat


Rumah Gadang Sumatera Barat
Rumah adat indonesia hingga kini ini masih dapat dijumpai di beberapa wilayah di indonesia. Namun rumah gadang rumah adat Minangkabau ini dapat anda jumpai di beberapa wilayah indonesia yang berbatasan pribadi dengan indonesia. Kenapa demikian sebab dahulu pernah berkembang budaya melayu sami ke semenanjung malaya.

Rumah adat ini mempunyai ciri khas dari sisi atapnya yang berbentuk ibarat sebuah tanduk kerbau yang berbahan dasar ijuk. Sedangkan sisi tubuh rumahnya berbentuk ibarat tubuh sebuah kapal. Rumah adat sumatera barat ini mempunyai nama lain yaitu rumah adat Bagonjong sebab atap nya yang mempunyai nama Gonjong.


5. Rumah Bangsal Kencono Daerah spesial Yogyakarta


Rumah Bangsal Kencono Daerah spesial Yogyakarta
Daerah istimewa yogyakarta mempunyai sebuah keraton yang masih memakai rumah adat bangsal kencono. Rumah adat ini memang khusus dirancang khusus untuk para penguasa tempo dulu baik itu rata atau ratu. hingga kini keraton Jogjakarta masih memakai rumah adat ini.

Ciri khas dari akan gayanya yang menggambarkan rumah tempo dulu. Rumah ini mempunyai beberapa filosofi yaitu sebagai hakikat bagi kehidupan manusia, menggambarkan alam yang terus bekerja, kegiatan insan dalam menjalankan hidup, dan masih banyak lainnya mengenai lambang kehidupan.


6. Rumah Kebaya Dki Jakarta



DKI jakarta sering kita kenal dengan budaya Betawi. Adat Betawi yang masih sangat kental hingga dikala ini juga terlihat dari rumah adatnya yang masih diletariskan hingga kini ini. Rumah adat Betawi yakni rumah kebaya dengan struktur bangunan bermaterial kerikil kali dan kayu.

Bentuk dari rumah adat indonesia yang satu ini mempunyai ciri khas mempunyai jendela dan pintu dengan dua buah daun pintu. Dan masing-masing mempunyai sebuah fentilasi berbentuk horizontal. Sedangkan pada kepingan teras ada sebuah pagar keliling rumah. Setiap rumah mempunyai gesekan khas Betawi yaitu gesekan ibarat kebaya.


7. Rumah Adat Sumatera Utara ( Rumah Bolon)



Bolon merupakan sebuah nama salah satu rumah adat indonesia yang berasal dari sumatera utara yang mempunyai ciri khas mempunyai banyak ornamen. Rumah ini merupakan ciri khas rumah orang batak. Rumah Batak bahwasanya ada banyak sekali macam jenisnya. Salah satunya yakni rumah balai Batak Toba.

Rumah ini mempunyai ciri khas ornamennya  berbentuk kerbau dengan atap yang melengkung ibarat tanduk kerbau. Banyak masyarakat samosir yang masih memakai gaya rumah adat ini. Karena rumah ini merupakan identitas masyarakat suku batak.


8. Rumah Adat Nanggroe Aceh Darussalam (Rumah  Krong Bade)



Provinsi aceh mempunyai rumah adat berjulukan rumah krong bade. Untuk dikala ini rumah dari aceh ini sudah jarang digunakan. Hanya beberapa saja, sebab kejadian tragedi tsunami yang mempora-porandakan wilayah aceh. Maka dari itu semua bangunan gres kini lebih ke bentuk arsitektur gaya rumah modern.

Rumah ini berbentuk ibarat rumah panggung dengan sebuah tangga di yang berada di depan rumah. Ada tiga kepingan pada rumah ini yaitu serambi depan, serambi tengah, dan serambi belakang. Atau dalam bahasa aceh seuramoe keue, seuramoe teungoh, seuramoe likot. Ada 1 kepingan lagi yaitu dapur atau dalam bahasa aceh rumoh dapu.


9. Rumah Adat Banten (Rumah Badui)



Rumah badui merupakan rumah adat khas Banten Rumah ini meskipun bermaterial materi dasar yang sederhana namun masih tetap di pakai oleh masyarakat suku badi. Jenis rumah adat ini terbuat dari atap ilalang, dinding anyaman bambu dan ganjal dari batangan bambu yang dipotong-potong.

Masyarakat Banten di Ujung Kulon rata-rata masih memakai rumah adat ini. Selain bahannya yang gampang ditemukan perawatannya juga lebih mudah. Rumah ini mempunyai bentuk atap yang runcing di ujung atapnya. Dan mempunyai gaya rumah ibarat layaknya rumah panggung. Namun hanya materi dasarnya saja yang lebih sederhana.

Demikian artikel rumah adat, Istiadat dan Kebudayaan di Indonesia. Indonesia dengan memiliki banyak sekali ciri khas, nama-nama dan asal usul rumah adat indonesia yang dappat kita jelajah sebagai aksesori pengetahuan bagi kita. Ada beberapa rumah adat diatas tadi yang hingga kini masih dipakai sebagai bentuk melestarikan kebudayaan indonesia. Selain itu juga sebagai lambang identitas suatu suku tertentu.

Ciri Khas Pakaian Adat dan Kebudayaan Daerah di Indonesia

Pakaian Adat Indonesia – Negara Indonesia memang dikenal dengan keanekaragaman suku dan budayanya. Salah satunya yaitu pakaian adat Indonesia yang menjadi ciri khas masing-masing provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Meskipun dengan perkembangan zaman yang semakin banyak terciptanya pakaian-pakaian modern, pakaian adat Indonesia ini ternyata masih banyak digunakan kalangan masyarakat. Jika dilihat dari segi kebudayaan, tentunya kita sebagai anak muda penerus bangsa yang wajib untuk melestarikannya.

Selain sebagai simbol masing-masing tempat dan provinsi, pakaian adat Indonesia ini sanggup digunakan sebagai media pengenalan ragam budaya Indonesia ke mancanegara, yang nantinya akan semakin menarik wisatawan absurd untuk berkunjung ke Indonesia.

Berbagai jenis dan corak pakaian adat dari Indonesia mempunyai ciri khas dan keistimewaan masing-masing dari setiap daerah. Untuk itu, dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan beberapa macam pakaian adat khas Indonesia yang mungkin akan bermanfaat sebagai materi berguru para penerus bangsa untuk tetap melestarikan kebudayaan yang ada.

Pakaian Adat Dari Beberapa Wilayah Provinsi Di Indonesia


Berikut nama-nama dan uraian singkat beberapa macam pakaian adat yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Walaupun tidak seragam, pakaian-pakaian adat ini mempunyai banyak sekali corak yang sangat menarik.

Tentunya dengan ciri khas yang terdapat dari masing-masing daerah, suku, dan budayanya. Berikut macam-macam pakaian adat yang ada di Indonesia :


1. Pakaian Adat Ulee Balang Provinsi Aceh

Pakaian Adat Aceh
Pakaian Adat Aceh
Aceh sangat populer dengan keanekaragaman budayanya yang khas. Salah satunya yaitu pakaian adatnya yang berjulukan Ulee Balang. Pakaian adat Ulee Balang ini biasanya hanya digunakan oleh para raja Aceh dan keluarga-keluarga kerajaan dalam program sakral kerajaan ataupun upacara adat tertentu.

2. Pakaian Adat Betawi Provinsi DKI Jakarta


Pakaian Adat Betawi Provinsi DKI Jakarta
Pakaian Adat Betawi Provinsi DKI Jakarta
DKI Jakarta memang dikenal dengan suku betawinya yang sangat dominan. Begitu juga dengan pakaian adatnya yang berasal dari pakaian adat betawi.

Pakaian adat ini sangat dipengaruhi dari beberapa macam budaya menyerupai budaya Arab, Barat, dan Melayu. Pakaian adat ini populer dengan menggunakan sarung untuk kaum laki-laki dan kerudung untuk kaum perempuan.

3. Pakaian Adat Tradisional Kebaya Provinsi Jawa Barat


Pakaian Adat Tradisional Kebaya Provinsi Jawa Barat
Pakaian Adat Tradisional Kebaya Provinsi Jawa Barat
Walaupun digunakan oleh banyak sekali kalangan mulai dari darah biru sampai masyarakat biasa, namun pakaian adat dari Jawa Barat ini mempunyai masing-masing perbedaan.

Terutama yang digunakan untuk kaum laki-laki dan perempuan. Untuk membedakan golongan, perbedaan terletak pada materi dan corak yang digunakan untuk menciptakan pakaian adat ini.

4. Pakaian Adat Tradisional Kebaya Provinsi Jawa Tengah


Pakaian Adat Tradisional Kebaya Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah sangat kental akan ragam budayanya yang masih alami dari tahun ke tahun. Dengan banyak menggunakan corak batik untuk pakaian bawahan dan kebaya untuk atasan. Namun keduanya dari dulu mempunyai khas yang unik sesuai dengan adat Jawa.

Bahan batik yang digunakan pun populer batik orisinil yang ditulis secara manual, bukan merupakan batik menyerupai jaman modern ini yaitu dengan menggunakan cap.


5. Pakaian Adat Tradisional Kesatrian Provinsi D.I.Yogyakarta


Pakaian Adat Yogyakarta
Selain populer akan wisatanya yang menjadi daya tarik, Provinsi Yogyakarta memang masih mempunyai adab jawa yang kental. Tak jarang kalau provinsi ini dikenal sebagai provinsi yang masih sakral.

Pakaian adat yang digunakan pun dipercaya dihentikan digunakan untuk program sembarangan. Mereka yang menggunakannya harus menjaga dan merawat sesuai dengan peraturan dari pihak keraton.



6. Pakaian Adat Tradisional Pesa’an Provinsi Jawa Timur




Pakaian adat Indonesia yang berikutnya yaitu dari Madura Jawa Timur. Untuk pakaian ini populer sangat sederhana yang hanya berupa kaos garis putih yang dilengkapi dengan celana yang longgar untuk pihak laki-laki. Sedangkan untuk wanita biasanya hanya menggunakan kebaya yang dilengkapi dengan rok panjang.



7. Pakaian Adat Tradisional Provinsi Bali


Pakaian Adat Tradisional Provinsi Bali
Untuk tempat yang satu ini mempunyai pakaian adat dengan corak dan warna yang sangat dikenal. Walaupun sekilas terlihat sama, namun corak dan ornamen yang ada dalam pakaian adat Bali ini dibedakan sesuai dengan program upacara yang diadakan.

Kita juga sanggup membedakan kelas sosial, umur, dan jenis kelamin melalui corak busana dan pemanis yang digunakan sebagai ornamennya.



8. Pakaian Adat Tradisional Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat



Pakaian adat yang digunakan di Provinsi NTB yaitu pakaian adat khas Lombok Mataram. Untuk Pakaian ini biasa digunakan dalam acara-acara penting menyerupai pernikahan, upacara, ataupun program adat lainnya.

Pakaian adat dari lombok sangat populer dengan kain songketnya yang khas, elegan dan terkesan berkelas. Tak jarang kain songket ini dijadikan buah tangan para wisatawan yang berkunjung ke NTB.



9. Pakaian Adat Perang Provinsi Kalimantan Barat



Pakaian adat dari Kalimantan Barat yaitu sejenis pakaian perang yang terbuat dari materi dasar kayu yang diolah menjadi kain. Kayu yang digunakan tak sembarang kayu pada umumnya, kulit kayu yang digunakan yaitu dari kayu ampuro.

Keahlian para masyarakat Kalimantan dalam menciptakan pakaian adat ini yaitu warisan turun temurun dari nenek moyang mereka.



10. Pakaian Adat Tradisional Nggembe Provinsi Sulawesi




Pakaian nggembe di Sulawesi ini dikenal dengan bentuknya yang segi empat, berlengan lebar, berkerah bulat, dan mempunyai panjang sampai pinggang.


Jenis pakaian adat ini digunakan bukan untuk sembarang program melainkan hanya dalam acara-acara penting tertentu saja. Misalnya menyerupai upacara adat ataupun program pernikahan.


11. Pakaian Adat Baju Cele Provinsi Maluku



Baju Cela khas Maluku mempunyai corak dengan ciri-ciri kotak kecil dengan geometris yang bergaris-garis. Pada umumnya baju Cele ini dipadukan dengan kain sarung yang mempunyai warna yang hampir sama. Pakaian adat ini hanya digunakan dalam upacara adat Provinsi Maluku saja.



12. Pakaian Adat Provinsi Gorontalo



Biasa disebut dengan Billu untuk kaum wanita dan Mukuta untuk kaum pria, pakaian adat khas Gorontalo ini biasanya digunakan dalam program sakral pernikahan.


Pakaian adat ini secara umum mempunyai 3 jenis warna dasar dimana masing-masing warna mempunyai arti dan makna sendiri-sendiri. Warna tersebut terdiri dari warna kuning keemasan,warna hijau, dan warna ungu.



13. Pakaian Adat Provinsi Papua



Pakaian adat Indonesia yang terakhir yaitu pakaian adat yang berasal dari provinsi Papua. Untuk pakaian adat yang digunakan antara laki-laki dan wanita mempunyai bentuk dan corak yang hampir sama.

Mereka menggunakan baju dan hanya menggunakan epilog untuk bab bawahnya. Selain menggunakan pakaian khas adat, biasanya penampilan mereka ditunjang dengan banyak sekali macam dekorasi untuk kepala dan hiasan pada wajah.

Sebagai penghias, mereka juga sering menggunakan cincin, gelang, kalung sampai rumbai-rumbai yang dipasang di pergelangan kaki dan tangan.

Untuk kaum lelaki dilengkapi dengan bawaan perisai dan tombak yang semakin menambah aroma kejantanan dan untuk wanita ditambah dengan melaksanakan riasan pada wajah dan menggunakan pemerah bibir yang berasal dari buah merah.

Itulah beberapa macam pakaian adat Indonesia yang menjadi ciri khas dan kebudayaan untuk masing-masing provinsi. Walaupun belum pernah melihat dan memakainya secara langsung.

Setidaknya kita sudah mendapat ilmu pengetahuan perihal salah satu keanekaragaman budaya Indonesia. Yang tentunya kita sebagai generasi penerus bangsa wajib untuk menjaga dan melestarikan.